[EXOFFI FREELANCE] Perfect Love

PERFECT LOVE.png

Title: Perfect Love

Author: Kim Rye Na and Na Ya Kim

Main Casts: Kim Joon Myeon, Wu Yi Fan, Park Vyo Ra

Length:  Oneshoot

Rating : general

Genre: Romance, sad

Desclaimer: fanfiksi ini murni karya kami. Maaf jika ada typo yang tersebar. Mohon dimaklumi ! say no plagiat

 

AWAS FF GAJE !!!!

_

_

_

 

LOVE

“Kadang cinta itu menyedihkan, tapi kadangcinta membuat kita berbunga bunga”

‘sungguh, cinta ini sungguh rumit ’

 

Author POV

Pagi itu wajah Joon Myeon anak berumur 12 tahun itu terlihat marona dan berseri. Benar saja, ia baru saja bertemu dengan gadis cantik seumurannya bernama Park Vyo Ra yang ia temui di sungai Han beberapa hari yang lalu.

Setelah jarum jam menunjukkan pukul 14.30 korea selatan , ia segera bergegas mengambil dan bergegas pergi ke sungao Han. Dan belakang terdengar suara memanggilnya

“Kim Joon Myeon –Sshi ”. Ternyata Wu Yi Fan memanggilnya, Yi Fan adalah hyungnya Joon Myeon.

“Hei kemana kau ingin pergi?” tanya yi fan sambil mengerem sepedanya.

“ Aku terburu buru hyung “ Joon Myeon menghiraukan Yi Fan. Namun Yi Fan teteap mengikutinya dari belakang.

Joon Myeon  melihat Vyo Ra sedang menggesek dawai biolanya.

“ Alunan musik yang indah sekali, seperti wajahnya” batin Joon Myeon.

Yi Fan yang melihat dari kejauhan tersenyum manis.

“Kim Jeon -sshi” panggil gadis kecil itu. Joon Myeon pun mendekat dan membalasnya.

yoboseo !“disertai senyuman manisnya.

Lalu Joon Myeon pun menyodorkan sebatang coklat putih kepada Vyo Ra.

Jeongmal Gomawo “  jawab Vyo Ra sambil mengambil coklat itu. Mereka tersenyum. Setelah lama berbincang, waktu telah menunjukkan pukul 17.00 , Joon Myeon segera pulang ke rumahnya.

Dirumah Yi fan segera bertanya pada Joon Myeon

“Siapa gadis itu hyung“ tanya Yi Fan penasaran

“ Siapa yang kau maksud?” jawab Joon Myeon bingung.

“ Yang bersama mu di sungai Han, alunan biolanya menyentuh hatiku, seperti wajahnya yang cantik bagaikan derai air sungai Han” kata Yi fan tersipu malu

“Apakah kau menyukainya hyung? “

Ne!, sepertinya hatiku berkata begitu” Jawaban Yi Fan membuat Joon Myeon tersenyum, namun dalam hatinyaia menghela nafas dan memutarkan kedua maniknya pertanda ia kesal dengan kata kata hyungnya.

-000-

08.30 am at Seoul

Wu Yi Fan terbangun dari tidurnya. Ia bergegas mandi, sarapan, dan membawa 1 botol susu dan 1 kotak roti berisi daging. Ia bergegas mengayuh  sepedanya menuju sungai Han.

“ Hei kau gadis cantik berambut pirang !”.Vyora menoleh sembari tersenyum manis

Chonun Yi Fan- imnida, aku hyungnya Joon Myeon, ini untukmu ” katanya sambil menyodorkan makanan itu.

Gomawo, chonun Vyo Ra imnida- sshi, apa kita bisa berteman?” tanyanya dengan manis.

Ne” jawab Yi fan singkat. Sungguh tidak ada perkataan mereka yang pahit sepahit coklat putih yang berubah menjadi hitam ketika terlalu leleh.

Pertemuan pagi tadi membuat Yi Fan gila.

“Hey hyung aku sudah tahu Vyora sangat baik rasa kagumku kini semakin bertambah!”cetus Yi Fan pada Joon Myeon

Ne, aku tahu itu hyung” jawab Joon Myeon bermaksud mengiyakan.

Tiba tiba terdengar bunyi pesan dari ponsel Joo Myeon

In Ponsel Joon Myeon

My Vyo Ra :aku harus kembalike goyang, pertemuan singkat ini akan ku kekang, oh ya ! hyung mu itu sangatlah baik

Sontak membuat hati Joon Myeon rapuh melihat kata kata berbauhyungnya. Lalu ia mengubah kontak My Vyo Ra menjadi Vyora. Tanpa keistimewaan. Sedangkan Yifan pun sedih karena mengetahui Vyo Ra pergi.

-000-

3 tahun kemudian…..

Saat berada di sekolahnya, seorang seongsanim memperkenalkan seorang murid perempuan yang tak lain adalah Vyo Ra.

Joon Myeon melihatnya dan tersenyum kecil melihat Vyo Ra

“Apa kabarmu, apa kau masih ingat denganku?” tanya Joon Myeon

“ Joon Myeon –sshi!!”

-000-

Dua pemuda terduduk di salah satu bangku taman sekolah. Mereka saling tersenyum dan menatap bahagia. Salah satu diantaranya duduk dengan menendang nendang rumput liar dibawahnya sambil menggosok gosokkan kedua tangannya karena hawa dingin musim salju yang kini menyerang kota seoul korea selatan.

Salah satu pemuda yang lain pun duduk manis dengan cantiknya.

“ Dingin!” kata pemuda beduduk manis tersebut, hingga nafasnya mengeluarkan kebul asap pertanda dinginnya musim salju.

“ Memang, nikmati saja !” kata pemuda sampingnya yang tak lain adalah Kim Joon Myeon. Sedangkan pemuda cantik didekatnya yang bernama Park Vyo Ra pun hanya tersenyum.

“ Vyo Ra-shhi”

“hmmm..” jawabnya

“ada yang ku ingin bicarakan padamu” toreh Joon Myeon ingin berkata serius

Ne, katakan saja” Vyo Ra mempersilahkan JOON MYEON

“ Hal ini sudah ku pendam sejak tiga tahun yang lalu sejak pertama kita bertemu”

Kata Joon Myeon dengan matanya menatap Vyo Ra.( tahu gx, suho tuh matanya kayak orang tp tp, xixixi,lupakan :v)

“ maksudmu ?” tanya Vyo Ra kebingungan

“ JIKA KAU MAU, AKU INGIN KAU.. JADI KEKASIH..KU”

Joon Myeon mengatakannya dengan gugup, jantungnya berdegup lebih kencang menunggu jawaban dari calon kekasihnya. Kebul asap dingin pun keluar terus menerus dari mulut dan hidungnya. Berbeda dengan Joon Myeon, Vyo Ra terkaget hingga melotot tak bisa mengedipkan mata , ia pun juga tak bisa menghembuskan nafasnya, buktinya tidak ada kebul dingin yang keluar dari hidungnya.

“ Jika kau tak bisa juga tidak masalah” Joon Myeon gugup. Vyo Ra menelan ludahnya. Ia berpikir, jika ia memang dahulu juga pernah mengagumi pemuda sampingnya itu. Apa salahnya jika dirinya menerima Joon Myeon untuk jadi kekasihnya ?

Vyo Ra menghembuskan nafasnya ke udara sambil tersenyum. Ia pun mengangguk petanda ia menerima Joon Myeon menjadi kekasihnya. Joon Myeon yang mendengarnya pun sontak memeluk Vyo Ra sengan senang. Begitupun Vyora.

“ Kau yakin ingin lebih dari sahabat” Joon Myeon memegang tangan Vyo Ra kegirangan

Ne” pungkas Vyo Ra dengan senyum manisnya.

-000-

Beberapa hari kemudian…

Joon Myeon mengajak Vyo Ra ke kedai teh seberang jalan. Ia mempersilahkan duduk kekasih barunya dengan tangannya menarikkan kursi Vyo Ra. Romantis…. tetapi menyenagkan. Senyum mereka berdua selalu mengembang ketika bertemu. Mereka pun memesan Ice Green Tea couple.

“ JOON MYEON oppa!”panggil Vyo Ra sambil tersenyum simpul

“Hei kau memanggiku Oppa, bagaimana jika aku juga memanggilmu No—“

‘UHUK UHUK’ tak sempat melanjutkan perkataannya Joon Myeon terbatuk dan memegang dadanya yang kesakitan.

“ Oppa kau tidak apa apa?” tanya Vyo Ra tersontak kaget sambil memegang pundak kekasihnya.

“ aku tidak apa apa, ini hanyalah batuk biasa” jawab Joon Myeon datar namun ia sebenarnya menahan sakitnya. Ia berusaha tersenyum dan memindahkan tangan Vyo ra dari pundaknya ke meja.

“Oh bagaimana, jika ice green teanya ku ganti dengan yang hangat ” pungkas Vyo Ra khawatir pada Joon Myeon

“ sudahlah Nonna tidak usah” Joon Myeon tersenyum pada Vyo Ra sambil mengacak acak rambut Vyo Ra dengan gemas. Vyo Ra hanya tersenyum sambilmembenarkan rambutnya.

-000-

Vyo Ra mengetuk pintu rumah Joon Myeon. Dia bermaksud menemui Joon Myeon yang sudah sebulan yang lalu tidak bertemu. Joon Myeon memang melarang kekasihnya untuk bertemu dengannya setelah sebulan lagi. Jong Myeon membukakan pintu. Dia mempersilahkan Nonnanya untuk duduk bersamanya.

“ Hei bagaimana kabar kau oppa, apa kau senang pergi ke China untuk menyanyi?” Vyora bertanya pada Joon Myeon dengan senyuman kecilnya.

“Baik baik saja, aku senang” jawab Joon Myeon penuh kebohongan.

“ Tapi kenapa kau terlihat pucat “ heran Vyo Ra. Pantas saja Vyo Ra bertanya seperti itu. Joon Myeon sebenarnya di perintahkan dokternya untuk istirahat dulu dirumah selama kurang lebih satu bulan agar keadaan membaik, tetapi dia berbohong pada Vyo Ra, ia mengaku bahwa ia sedang ada pekerjaan menyanyi di China sebulan penuh. Itu dilakukannya agar Vyo Ra tidak khawatir padanya.

“Apa kau sedang sakit oppa?”Joon Myeon sontak meletakkan telunjuknya di depan mulut Vyo Ra bermaksud menyuruh Vyo Ra agar diam.

“ Huss.. tidak lah aku hanya—-“

“ ah sudah lupakan!”. Vyo Ra terheran sekaligus penasaran.

“ oh ya kau belum kenal dengan hyungku kan, mari ku kenalkan!!” kata Joon Myeon mengalihkan pembicaraan. Joon Myeon pun memanggil  Yi Fan. Ia menjemputnya ke belakang, belum sampai kebelakang tiba tiba ia sudah menemukan Yi Fan berdiri melamun di belakang pintu ruang tamu.

“Hei, kau mengaguminya!”bentak Joong Myeon tak terlalu keras namun mengagetkan Yi Fan.

“ hei !! tidaklah, memangnya dia siapamu ?” pungkas Yi Fan

“ dia teman lamaku, memangnya kenapa?”

“ dia cantik dan manis, rasa kagumku kini semakin bertambah ketika dia tersenyum”tutur Yi Fan tanpa mengetahui bahwa gadis yang dia lihat adalah kekasih Joon Myeon. Joon Myeon yang mendengarkan terkaget, ia teringat pada kata kata Yi Fan tiga tahun yang lalu .

“Hey hyung aku sudah tahu Vyora sangat baik rasa kagumku kini semakin bertambah!”cetus Yi Fan pada Joon Myeon

Joon Myeon teringat pada kalimat  Yi Fan

‘rasa kagumku kini semakin bertambah’

Joon Myon menghembuskan nafasnya ke udara.

“ Hyung, sebenarnya dia adalah kekasihku namanya Park Vyo Ra”

“ Park Vyo Ra—“ Yi Fan mengulang nama tersebut dari mulut Joon Myeon

“seperti pernah mengenalnya” lanjut Yi Fan

“ sudah lah lupakan”

“lalu ada apa kau menghampiriku ke sini”

“ tidak apa apa, aku hanya ingin mengambilkannya minum” Joon Myeon berbohong

-000-

“Hei Oppa, kenapa kau tidak bilang hal ini sejak dulu” tutur Vyo Ra dengan cemas sambil mendorong kursi roda Joon Myeon. Joon Myeon hanya memucat tanpa berkata kata. Semakin pucat. Vyo Ra menghentikan kursi roda Joon Myeon di dekat sungai Han. Tepat di kursi putih yang memiliki alunan sejarah bagi mereka berdua. Vyo Ra mengeluakan biolanya. Memainkannya dengan alunan gesekan biolanya yang lembut nan menyentuh hati. Di saat itulah  Joon Myeon dapat tersenyum ditemani tenangnya sungai Han. Vyo Ra menghentikan aksinya. Lantas ia menghampiri Joon Myeon setelah ia memainkan biolanya di kursi putih.

“ Oppa apakah kau senang?” tanya Vyo Ra pada Joon Myeon

Ne “ jawab Joon Myeon singkat

“Kau ingat tempat ini oppa?” tanya Vyo Ra kembali

Ne” jawabnya dengan singkat lagi

“ ada yang ingin ku katakan padamu Vyo Ra-ah” kata Joon Myeon dengan lemahnya. Vyo Ra tersenyum pertanda memperhatikannya.

“ku harap kau bahagia dengan orang lain” tutur Joon Myeon. Kata katanya berusaha di pahami oleh Vyo Ra sehingga mata Vyo Ra memicing. Vyo Ra tak menjawab, walaupun ia sudah tahu apa maksud dari perkataan kekasihnya.

-000-

Vyo Ra mendorong kursi Joon Myeon melewati koridor rumah sakit.

“Aku terkena penyakit leukimia, sebentar lagi aku akan mati seiring berjalannya waktu” kata Joon Myeon dengan tiba tiba

“ Jangan berkata seperti itu oppa, aku akan selalu menjagamu” pungkas Vyo Ra beserta senyum manis di bibir merahnya.

“ Maafkan aku tak bisa membahagiakanmu”. Joon Myeon memegang tangan Vyo Ra.

Vyo  Ra hanya kembali tersenyum sambil menghembuskan nafasnya.

-000-

Joon Myeon terbaring lemah tak bisa  apa apa. Wajahnya memucat bagaikan bunga mawar yang layu. Mungkin tidak bisa di sebut bunga mawar lagi, bahkan ia seperti bunga melati yang layu. Joon Myeon di temani dua orang tersayang dan berharga untuknya. Mereka berdua khawatir dan cemas dengan keadaan Joon Myeon yang seperti itu. Semakin parah keadaannya. Membuat Yi Fan kesana kemari sambil memegang kepalanya dengan tagannya yang mengepal.  Tangannya ia gunakan untuk memukul kepalnya sendiri yang tak sakit. Joon Myeon masuk ke ruang ICU. Keadaannya kritis. Membuat Vyo Ra kekasihnya sendiri menangis. Joon Myeon dengan mata nya yang merah bersama wajahnya yang layu berusaha berkata kata.

“ Aku ingin kalian berdua bersama” kata Joon Myeon dengan terbata bata sambil menyatukan tangan Vyo Ra dan Yi Fan menjadi satu. Vyo Ra tetap dengan keadaan cemasnya.

“ Aku tahu kau menyukainya kan hyung” kata Joon Myeon terhadap Yi Fan.

“ Jagalah  dia untukku hyung, buatlah dia bahagia—“

“ tidak seperti ketika dia ber.. saa.. ma…ku..” Joon Myeon berhasil menyelesaikan kata katanya. Joon Myeon telah kehabisan nafas. Waktu telah mentakdirkan dia untuk berhenti hidup. Kedua orang tersayangnya menagis histeris melihat Joon Myeon pergi meninggalkan mereka. Namun mereka harus tetap tegar karena ini takdirnya waktu. Tetesan air mungkin juga meneteskan air mata karena waktu sedang berduka. Joon Myeon pria 18 tahun telah tiada meninggalkan kekasihnya, dan Wu Yi Fan berjanji kan menjaga kekasihnya untuknya.

Kim Joon Myeon — Park Vyo Ra — Wu Yi Fan

——————————————-The end ————————————————

Gimana para readers? Komentar dan like kami butuhkan untuk memotivasi kami membuat karya berikutnya

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Perfect Love”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s