[EXOFFI FREELANCE] Unfair (Chapter 1)

1230102212

Title : Unfair

Author : Laras Amelia Ramadhani a.k.a Han Rami

Length : Chaptered

Genre : Romance, School, Slice of Life

Rating : General

Main Cast :

Jung Soojung [f(x)] // Oh Sehun [EXO]

Additional Cast :

Kim Jongin [EXO] // Bae Sooji [Miss A] // Park Chanyeol [EXO]

Sisanya, temukan sendiri.

Disclaimer : FF ini adalah FF pertama saya, jadi mohon maaf jika masih banyak kesalahan yang ada di FF ini, tanggapan dari readers akan sangat berpengaruh pada postingan berikutnya, don’t be a silent riders.

Author’s Note : Dalam beberapa chapter ke depan, bisa saja terdapat pergantian genre.

C H A P T E R O N E

Musim panas yang menyenangkan, semua murid sangat mendambakan liburan musim panas yang sempurna, apapun itu, akan terasa sangat menyenangkan nantinya. Berlibur bersama teman-teman, bersama orang yang kau sukai, itu benar-benar sempurna! Tapi bagaimana jika liburan musim panas hanya kau isi dengan memikirkanya?

***

Laki-laki itu menghentikan sepeda motornya, lalu ia pun memarkirkan motornya di tempat parkir yang sudah di sediakan di sekolah. Sedikit dilarang membawa motor ke sekolah, tapi apa yang tak bisa Sehun lakukan? Ia dapat melakukan semua hal yang ia inginkan.

Sehun berjalan menuju kelasnya, kelas akan sangat kosong jika sepagi ini. Ketika Sehun bertemu dengan seseorang yang merupakan teman satu kelasnya, ia menarik blazer milik laki-laki itu.

“Kau bisa bantu aku, kan?” tanya Sehun dengan tatapan dingin.

“Hm, kurasa bisa, apa itu?” tanyanya dengan ekpresi lugunya.

“Tolong bawa tasku ke kelas.” ujar Sehun.

“Tapi pagi ini aku harus menyerahkan beberapa artikel kepada Kim Songsaengnim.” laki-laki itu tampaknya menolak permintaan Sehun, Sehun menghela nafas pelan.

“Aku tak ada waktu ke kelas, terserah apa yang mau kau lakukan, tapi ketika aku sampai di kelas, tasku harus ada di mejaku, paham?” laki-laki culun itu hanya menganggukkan kepalanya.

Tubuh jangkungnya bahkan tak dapat melawan Sehun, laki-laki itu langsung segera berbalik arah dan berjalan menuju kelasnya.

Sehun benar-benar kejam.

***

“Ada beberapa hal yang perlu kulakukan di musim panas ini, ya, musim panas di Korea.” gadis itu tampak sedang berbicara dengan si penelepon, ia tak dapat berhenti menggerakkan kakinya.

“Hm, okay, kuusahakan.” setelah itu ekspresi wajahnya melemas, ia menghempaskan tubuhnya di atas ranjangnya.

Gadis itu pun memejamkan matanya, ia tak benar-benar ingin tinggal lama disini, sudah delapan tahun lamanya ia terjebak lagi di tempat ini, mengingat ia tak pernah berteman baik dengan siapapun disini, tujuan utamanya hanyalah, kembali ke Korea.

Namun keinginannya belum bisa terpenuhi, sekolahnya membutuhkannya untuk beberapa kegiatan minggu depan, menurutnya itu benar-benar menyebalkan.

Bukan hanya sekolah yang memaksanya untuk tetap tinggal disini, ibunya benar-benar menginginkan dia disini, itu semakin menyebalkan. Kakak perempuannya juga berpendapat sama dengan ibunya, ia benar-benar tak mengerti apa yang mereka pikirkan.

“Krys, bagaimana sekolahmu hari ini?” tiba-tiba saja seseorang muncul di balik pintu dengan suara khasnya, gadis ini benar-benar terkejut disaat memikirkan beberapa masalah.

“Mom, kau membuatku terkejut, mengapa tidak mengetuk pintu dulu?” gadis ini benar-benar tak menyukai perbuatan ibunya ini.

“Hm, okay, maafkan aku.Kurasa malam ini kita bisa ke restoran terdekat, hanya sekedar makan malam keluarga biasa, bersama Dad.”

“Tidak, kurasa tidak.” Krystal menolak mentah-mentah apa yang diucapkan ibunya.

“Mengapa?”

“Mom, kau sudah memaafkan Dad?” ibunya ini hanya tersenyum tipis.

“Memaafkan atau belum, ia tetap ayahmu.” lalu ia pun berjalan meninggalkan kamar anak gadisnya ini.

Krystal berpikir sejenak, sepertinya ini bukan hal yang buruk juga, ia bisa saja mendapatkan izin dari ayahnya untuk kembali ke Korea, dan yang ia tahu ayahnya pasti mengizinkan, dan ketika ayahnya sudah mengizinkan, ibunya dan kakak perempuannya, Jessica, tak dapat berbuat apa-apa lagi.

Malam pun tiba, Krystal menggunakan mini dress berwarna baby blue, dan itu benar-benar cocok dikenakannya, tubuhnya yang ideal benar-benar indah dibalik balutan mini dress ini.

Krystal turun ke bawah hanya sekedar memastikan kedua orang itu telah bersiap-siap, dan ketika ia turun, ia tahu jika persiapan mereka akan lebih cepat darinya. Ibunya pun tersenyum melihat anak gadisnya menggunakan balutan mini dress itu.

“Berangkat?” tanya Krystal dengan malu-malu.

“Hei, aku tahu jika kau akan secantik ini.” ujar Jessica, lalu mereka bertiga pun segera pergi ke tempat tujuan.

Tak lama kemudian mereka pun sampai di tempat tujuan, Krystal benar-benar terkejut ketika mendapati ayahnya tak benar-benar datang sendiri, ia bersama Alice, putrinya dari keluarga lain, ketika Krystal hendak membalikkan badan, ibunya menahan tubuh putrinya untuk tak menghindar lagi dari mereka berdua.

Ayahnya menyambut kehadiran mereka bertiga, Krystal benar-benar membenci Alice, ia menatapnya dengan penuh kebencian, Jessica hendak menghentikannya, tapi itu benar-benar sulit.

“Aku Alice.” ujarnya pelan.

“Aku sudah tahu, jalang!” bentak Krystal, emosinya benar-benar tak terkendali.Ibunya menatap putrinya itu dengan tajam.

“Tak apa, Mom. Dia akan baik-baik saja, benar, kan?”

“Sedikit.” jawab Alice.

“Dad mengajak Alice kesini untuk memperkenalkannya kepada kalian, Dad tahu kalian akan menjadi saudara yang baik untuk Alice.”

“Apakah Alice juga akan menjadi saudara yang baik untuk kami?”Krystal tak henti-hentinya menunjukkan kebenciannya terhadap Alice.

“Hm okay, kurasa, dia bisa.” ujar ayahnya.

“Baru perasaanmu saja, Dad.”

“Bagaimana sekolah kalian?” tanya ayahnya mengalihkan pembicaraan.

“Baik.” jawab Jessica.

“Cukup baik, aku memutuskan untuk ke Korea akhir pekan ini.”

Ayahnya dan ibunya benar-benar terkejut mendengar penjelasan Krystal, sampai-sampai mereka tak tahu harus berbicara apalagi kepada putri bungsunya itu.

“Bagaimana pendapat kalian?”

“Itu keputusan yang bodoh!” bisik Jessica.Krystal tak mendengarkan kakaknya.

“Apa alasanmu?” tanya ayahnya akhirnya.

“Hm, kurasa disana aku akan mempunyai teman yang lebih baik daripada disini.Dad tak usah khawatir, aku akan tinggal di rumah bibi Doyeon dan Ilhoon.”

“Memangnya bagaimana dengan disini?”

“Aku tak terlalu menyukai tempat ini, ya mungkin alasannya tak perlu kusebutkan, aku hanya ingin berteman baik di Korea.” ekspresi Krystal pun berubah 180 derajat, kini wajahnya terlihat lebih lembut dibandingkan tadi, aura kesedihan pun tersirat dari wajahnya.

“Kau harus benar-benar memutuskan ini semua, Krys.Bagaimana dengan Mom?Apakah ia akan setuju juga seperti aku?” ayahnya berpendapat, secara keseluruhan ayahnya menyetujui keputusannya.Suasana makan malam mereka menjadi hening seketika.

“Jika itu baik untukmu, walaupun Mom akan merasa kesepian, tapi Mom juga egois jika menahanmu pergi.” jelas ibunya.

“Aku berjanji, aku akan mendapatkan beasiswa universitas setelah lulus, aku tidak akan mengecewakan kalian berdua.”

“Bukan uang masalahnya,” kata ayahnya.“Kau harus baik-baik saja disana.”

***

Sekarang hari senin, setelah beristirahat mereka pun bersekolah kembali, seperti biasa, Sehun mengandalkan ibunya untuk membangunkannya.

“Sehun-ah, ya!Kau harus bangun, kau akan terlambat lagi!” teriak ibunya.

“Eomma, tak perlu khawatir, aku kan naik motor, jadi tak akan terlambat.” elak putranya.

“Aku sudah bosan mendapat telepon dari sekolahmu!” bentak ibunya, Sehun pun bangkit dari ranjangnya lalu mengambil handuk dan berjalan menuju kamar mandi tanpa memperdulikan ucapan ibunya.

“Aish, anak nakal!” teriak ibunya kesal.

“Eomma, kau sangat berisik!” timpal Hayoung ketika memasuki kamar kakaknya.

“Orabeonimu!” lalu ibunya pun keluar kamar dengan kesal, Hayoung hanya mengangkat bahu dan mengikuti jejak ibunya.

Tak lama kemudian Sehun pun keluar dari kamarnya, ia benar-benar terburu-buru hari ini, ia hanya meraih sehelai roti, lalu ia pun berlari dan menaiki motornya, ia pergi tanpa berpamitan dan itu sudah tertebak apa yang akan terjadi ketika pulang sekolah nanti.

***

“Kau terlambat lagi.” ujar Youngjae, sahabat Sehun.

“Hampir, sepertinya itu lebih tepat.”

“Lihat yang kulakukan kepada si bodoh Jongin.” Youngjae melihat Jongin dari kejauhan, ia terlihat kebingungan, Youngjae tertawa.

“Apa yang kau lakukan padanya?” tanya Sehun heran.

“Aku menukar lokernya, dia sepertinya kebingungan mencari beberapa artikel yang akan dipajang di mading sekolah, aku sudah muak dengan kebiasaannya itu.” jelas Youngjae, Sehun hanya mengangguk.

“Hei, kalian semua duduk di tempat duduk masing-masing!” semua murid kocar-kacir untuk mencari tempat duduknya, kecuali Jongin, ia masih mencari-cari lembaran-lembaran dari artikel yang dikirimkan oleh banyak murid untuk dimuat di mading.

Ketika Han Songsaengnim melihat Jongin masih berdiri, lantas ia berteriak, “Jongin! Duduklah di tempat dudukmu, aku tidak menyuruhmu untuk berdiri!” laki-laki jangkung itu hanya mengiyakan dan dengan lemas langsung duduk di tempat duduknya.

“Hari ini kelas 2-3 kedatangan murid baru.” semua murid terdengar riuh ketika mendengar ucapan Han Songsaengnim.

“Namja atau yeoja, Saem?” tanya salah seorang.

“Kau boleh masuk.” Han Songsaengnim tampak mengisyaratkan murid itu untuk masuk ke dalam kelas, kemudian ketika ia masuk kelas, semua murid laki-laki bertepuk tangan saat melihatnya, karena ya, ia benar-benar cantik.

“Annyeong, Jung Soojung imnida, mohon bantuannya!” gadis bernama Soojung itu membungkuk, semua murid terdengar riuh menyorakinya.

“Kau berasal darimana?” tanya Youngjae.

“San Fransisco.” ujar Soojung, lalu suara murid-murid semakin terdengar riuh.

“Kau bisa duduk di kursi kosong itu, di samping Jongin.” jelas Han Songsaengnim, ia hanya mengiyakan lalu berjalan menuju meja yang disebutkan Han Songsaengnim.

Langkah Soojung terhenti ketika ia melihat seseorang itu, lalu ia benar-benar terkejut jika ia akan berada satu sekolah dan satu kelas dengannya, ia masih ingat wajahnya, sedikit, walaupun tidak terlalu jelas. Ia duduk tepat di samping kirinya.

Soojung pun duduk di samping Jongin, ia menatap laki-laki itu, Sehun.

“Senang bertemu denganmu lagi, Oh Sehun.”

-to be continued

11 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Unfair (Chapter 1)”

  1. disini sehun jadi badboy gitu? ampuuuun kasian jong in lokernya di tuker gitu.. kesel sama mama,kakanya soojung masa sih masih mau maafin papa nya yang udah punya anak dari keluarga lain ini ceritanya broken home ya sampe soojung pindah ke korea gitu:’ Ditunggu chap 2 nya..

  2. hahaha baru kali ini aku baca ff kai karakternya jdi culun kkk biasanya dia yg sering menindas anak2 culun xD karma kali ya? #eh
    soojung ma sehun pernah bertemu? ‘-‘
    lanjuuut~
    penasaran jadinya 😀

Tinggalkan Balasan ke choijungri Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s