Last Generation [ Chapter 16 ] Story By Christy Wu

Last generation 2

O R I G I N A L POSTER BY IRISH ART

Last Generation [ Chapter 16 ]

Cast : Krystal Jung ( Krystal Gremory ), Oh Sehun ( Sehun Rouler), Kim Jongin ( Kai Ozera)

Additional Cast : Kris Wu ( Kevin Gremory), Kim Junmyeon ( Suho Ozera), Park Hanna (OC), Park Chanyeol ( chanyeol Vandersmith), Irene RV (Irene Hathway/ Kim Juhyeon), Xi Luhan ( Luhan Rouler), Cheon Sera Sanders/ Sera Rouler ( OC),Sellena Gremory/ Lenna ( OC), Tiffany Hwang ( Tifanny Loudy)

Genre : Fantasy, Romance, Family, Friendship, Sad| Rating : PG17+ | Lenght : Chaptered

[Original Story By Christy Wu]

Disclaimer :

ff ini murni dari pemikiran Christy jadi jangan ada yang mencoba mengcopy atau menyebar luaskannya untuk kepentingan pribadi.

o0o

Kamar berukuran 6 m x 6 m bercat putih dan jendela besar yang disisi kanannya terdapat rolling dor menghubungkannya dengan balkon. Kasur king size yang sudah Krystal tinggalkan berbulan – bulan rasanya masih sama terasa nyaman sejak terakhir ia gunakan. Bedanya kini ia merasa kesepian karena sudah terbiasa tidur dengan ditemani pelukan hangat dari Sehun suaminya. Sungguh ia merasa bersalah harus meninggalkan EXO dan Sehun, begitu besar kesedihan yang ia tanggung jika tetap berada disana menatap semua pernak – pernik bayi yang sudah ia siapkan jauh lebih sakit dari pada melihat anaknya yang disemayamkan. Mulut bisa berkata ikhlas namun hati tidak bisa membohongi kalau masih ada rasa dendam, kecewa dan kehilangan disana.

Karena itu pula Krystal sadar kalau ibu angkatnya Yoona pasti juga merasakan hal yang sama saat ia menghilang beberapa bulan yang lalu. Ia baru merasakan menjadi seorang ibu selama 7 bulan dalam waktu sesingkat itu ia menyadari kekhawatiran seorang ibu yang kehilangan anaknya. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali kedimensi manusia tanpa membicarakannnya dahulu dengan Sehun. Egois ? benar ia memang egois namun lelaki pujaannya itu terlalu pengertian untuk menghadapi keegoisannya itu. Oh kini Krystal merindukan pemuda bermata biru itu lagi padahal belum genap 1 jam ia kembali kedalam rumah keluarga Jung. Krystal meraih Hp-nya menatap walpaper yang menunjukkan foto kebersamaannya, Sehun dan Aimee sebelum dimakamkan. Tampak dalam Foto Krystal menggendong Aimee dan Sehun yang mengusap pipi bayi perempuannya itu dari samping.

Matanya kembali memanas saat rasa kehilangan itu muncul lagi belum sepenuhnya hilang dan perasaan rindu serta bersalah menderanya meninggalkan Sehun disana.

“ Sehun maafkan aku, aku merindukanmu “ isak Krystal yang sudah tidak tertahankan lagi. Air mata itu terus mengalir membentuk anak sungai yang kian deras dipipinya.

“ Krystal apa kau sudah tidur “ ibunya Yoona masuk kedalam kamar dengan membawa baki penuh makanan, sontak Krystal lekas menghapus jejak air matanya dan menyembunyikan manik rubynya.

“ Belum, ibu membawa apa ? “ tanya Krystal bangkit dari tempat tidur membantu Yoona meletakkan baki yang berisi dua gelas susu Cokelat panas dan kue kering.

“ Ibu hanya ingin ngobrol denganmu “ ucap Yoona membelai surai cokelat putrinya sayang. “ padahal kau kabur dari rumah hanya satu minggu tapi rasanya ibu tidak melihatmu selama berbulan – bulan. Ah sayang jangan lakukan itu lagi. Kau membuat ibu khawatir “

Krystal tersenyum dengan penuh rasa bersalah “ Maaf ibu aku terlalu marah pada nenek saat itu “

“ Krystal sebenarnya yang dikatakan nenekmu itu mengenai kau buk- “

“ Sudahlah Bu aku tidak peduli, aku anak kandung ibu atau bukan yang jelas disini aku adalah Krystal Jung anak dari Jung Daehyun dan Jung Yoona itu sudah cukup. Aku tidak memperdulikan apa yang dikatakan orang “ tentu saja ia adalah anak Yoona dan Daehyun saat di dimensi manusia, tapi ia juga anak kandung dari pasangan Kevin Gremory dan Jesica Dragomir di dimensi EXO, putri mahkota dari kerajaan besar Gremory dan istri sah dari pangeran kerajaan Rouler.

Mata Yoona berkaca – kaca merasakan tatapan lembut yang tak biasa dari mata Krystal yang biasanya tajam. “ Ya, kau anakku Krystal. Anakku. Astaga dari mana kau belajar bersikap dewasa seperti itu hhmm “ ucap Yoona memeluk tubuh Krystal.

“ Kehidupan dan rasa kehilangan yang membuatku akan menghargai semua yang kuterima agar tidak ada kata penyesalan utuk yang kesekian kalinya “

***

Sungai Han menjadi salah satu tujuan Chanyeol pertama kali saat sampai di dimensi manusia. Tak banyak yang berubah memang karena Kai telah menyeting agar mereka kembali tepat satu minggu selama Krystal menghilang. Udara malam yang dingin tak lantas membuat pemuda jangkung itu kedinginan walau hanya menggunakan kemeja maroon dan celana kain hitam, kekebalan tubuhnya yang berbeda dari manusia normal membuatnya tidak merasakan itu. Terlalu lama di kerajaan membuatnya terbiasa memakai pakaian resmi kemanapun dengan tatanan rambut rapi ala pekerja kantoran seoul, berbeda dengan kesehariannya dulu yang senang memakai celana jeans atau training dan kaos dipadukan dengan berbagai jaket branded koleksinya.

Chanyeol merasa kalau pakaian yang ia kenakan saat ini tidaklah mencolok atau aneh, tapi setiap orang yang berpapasan selalu memandangnya seakan ia adalah makhluk dari planet asing. Namun ia tak ambil pusing hal itu, terserah mereka memandang penampilan Chanyeol seperti apa yang jelas tujuannya ke taman sungai Han hanya untuk menjernihkan fikiran karena terlalu banyak yang terjadi beberapa bulan terakhir ini. Kembali kedimensi manusia dan menata cita – citanya lagi menjadi sangat sulit untuk ia jalani.

“ Ah kau, bukankah kita pernah bertemu sebelumnya. Apa kau mengingatku “ suara ceria seorang gadis memaksa merebut perhatian Chanyeol. Gadis dengan sweater putih dan rok renda berwarna hitam diatas lutut. Mata violet dengan bingkai bulu mata lentik serta surai coklat madu yang masih sangat familiar dibenak Chanyeol walau sudah lewat beberapa bulan sejak pertemuan mereka.

“ Aku gadis yang membagikan bunga waktu itu, 3 hari yang lalu kita pernah bertemu di ta- “

“ Aku mengingatmu “ Chanyeol tersenyum untuk pertama kalinya hari ini. “ Tentu aku masih ingat gadis bunga dengan payung kertas ditengah taman “

“ Wah aku tidak menyangka kau masih ingat, namaku Freya senang bisa bertemu denganmu lagi “ senyuman dibibir itu membuat hati Chanyeol menghangat kala indra pendengarannya menangkap suara lembut yang mengalun bak simfoni menggusur kegundahan hatinya.

“ Namaku Chanyeol, aku juga sangat senang bisa bertemu denganmu lagi Freya “ ia tersenyum lagi dengan mata sayunya, seakan tak bisa menutupi kesedihannya dari gadis yang mencuri setengah dari diri Chanyeol tanpa ia sadari.

“ Apa kau sedang bersedih ? “ tanya Freya dengan dahi yang berkerut.

“ Apakah terlihat jelas diwajahku “ gadis itu mengangguk.

“ Apa ada hubungannya dengan sepupumu yang hilang itu ? bagaimana kabarnya, apa dia sudah ditemukan “

“ Dia sudah ditemukan hanya saja ada kejadian buruk yang menimpanya “ senyum diwajah Freya luntur seakan bisa merasakan kesedihan yang Chanyeol rasakan.

“ Kau pasti sangat menyayangi sepupumu itu sampai sesedih ini “ gadis itu tampak menarik nafasnya, sedangkan Chanyeol hanya tersenyum menikmati wajah rupawan yang ia rindukan tanpa sadar.

“ Kalau begitu izinkan aku mentraktirmu makan Ice Cream. Kita sudah bertemu dua kali aku yakin ini bukan sebuah kebetulan yang biasa, pasti tuhan telah merencanakan takdir kita agar bisa bertemu dan setidaknya aku ingin berusaha menghiburmu. Ayo kita beteman “ gadis yang begitu polos dan menebarkan kecerian dimanapun. Gadis yang Chanyeol fikir tidak akan ia temui lagi namun kini berada hadapannya dan menawarkan sebuah pertemanan.

“ Tentu ayo kita berteman “ tentu Chanyeol tidak akan menyia – nyiakannya.

***

Duduk berhadapan dengan memilih tempat duduk dekat jendela menjadi pilihan Chanyeol dan Freya kali ini. Sembari menunggu pesanan datang mereka bercerita banyak hal dan satu hal yang Chanyeol tangkap dari Freya adalah benar – benar gadis yang sangat ceria dan bisa menyebarkan virus bahagianya kesemua orang. Termasuk Chanyeol yang sudah bisa tertawa mendengar semua celotehan Freya.

“ Aku baru saja pulang dari mengantarkan bunga di sekitar sini, tidak kusangka ditengah jalan bertemu denganmu. Aku kira awalnya aku salah orang tapi aroma tubuhmu membuatku yakin kalau aku tidak mungkin salah “ kelakar Freya.

“ Aroma tubuhku ? “ tanya Chanyeol memandang Freya dengan mata memicing, lalu mengendus tubuhnya sendiri. Namun Chanyeol rasa tidak ada bau yang aneh walau dia memang tidak pernah memakai minyak wangi.

“ Iya, aku sangat hafal aroma tubuhmu yang seperti vanilla. Aroma tubuhmu aneh, sebenarnya aku alergi dengan segala sesuatu yang berbau vanilla. Jika aku mencium bau itu pasti akan membuatku pusing dan tak sadarkan diri. Tapi aroma Vanilla yang keluar dari tubuhmu tidak berefek mematikan untukku “ ujarnya dengan senyum cerah seakan membocorkan salah satu kelemahannya pada orang yang baru ia kenal bukanlah hal besar, padahal itu bisa mencelakaimu dikemudian hari jika didengar orang yang salah. Beruntungnya Chanyeol bukan orang seperti itu.

“ Bagaimana kalau kau salah orang ? “ tanya Chanyeol lagi seakan senang mendengar segala celoteh dari bibir mungil Freya yang terus ia rekam baik – baik dalam otaknya.

“ Aku tidak mungkin salah mengenali aroma seseorang walau orang itu sudah seratus kali merubah gayanya. Sepertimu yang hampir saja tidak aku kenali dengan pakaian formal seperti itu “ Chanyeol menatap tampilannya lagi, kembali ingat saat orang – orang disepanjang jalan menatapnya aneh.

“ Ngomong – ngomong apa pakaianku terlihat aneh karena sejak tadi aku menjadi bahan tontonan orang “ Chanyeol menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil melirik kearah sekitar.

Namun Freya malah tertawa, Chanyeol mengerutkan dahinya bingung. “ Jadi benar ada yang aneh dengan penampilanku “ tanya Chanyeol namun Freya malah menggeleng.

“ Kau salah, mereka hanya mengagumimu. Apa kau tidak sadar kalau wajahmu sangat tampan seperti pangeran di negeri dongeng dengan mata Hijau itu. Aahh benar – benar sempurna “ ujar Freya dengan sisa tawanya.

“ Aaahh pantas saja aku lupa mengubah warna mataku ke mode normal saat sampai, pantas semua orang menatapku aneh “ batin Chanyeol .

“ Sofelane yang kau gunakan sangat bagus hingga terlihat seperti manik mata asli. Kau sangat tampan hingga membuat gadis – gadis dipojok sana tidak berkedip dan menatap iri kearahku yang bisa duduk semeja denganmu “ dengan dagunya Freya menunjuk tiga bangku dibelakan Chanyeol yang berisi gadis – gadis seperti ia katakan. Wajah mereka tampak berbinar dengan melempar senyum manis saat Chanyeol menoleh kebelakang.

Chanyeol terkekeh “ Kau juga sangat cantik dengan manik mata Violet itu. Apa kau tahu mungkin mereka iri karena ada gadis secantik dirimu “ puji Chanyeol tulus dari hatinya.

“ Kau berlebihan “ rona kemerahan itu muncul di pipi Freya. Bertepatan dengan pesanan Ice cream yang datang.

“ Apa kesibukanmu akhir – akhir ini ? “ ia bertanya lagi menyembunyikan pipinya yang bersemu.

“ Mencari jurusan yang pas untuk ku ambil “

“ Kau baru lulus Senior High School tahun ini ? “ tanya Freya dengan ekspresi girang.

“ Iya, kau sendiri ? apa kesibukanmu “ tanya Chanyeol tak bisa menutupi ketertarikannya pada obrolan kali ini.

“ Aku juga baru saja lulus, kesibukanku tentu saja membantu ayahku di toko bunga dan yah aku tidak terlalu bingung memilih jurusan yang akan ku ambil. Aku ingin menjadi seorang arsitek sejak kecil . kalau kau bagaimana ? “

“ Sepertinya aku akan mengambil jurusan hukum. Aku ingin menjadi seorang jaksa “ Freya bertepuk tangan dengan wajahnya yang terlihat exited.

“ Kau pasti akan lebih keren dengan gelar jaksa itu, aku pasti akan bangga menjadi temanmu “ gumamnya sambil memasukkan satu suapan ice cream strowbery kedalam mulut.

“ Kalau aku lehih keren dan tampan apa kau akan jatuh cinta padaku ? “ gerakan memasukkan ice cream kedalam mulur Freya berhenti. Manik Violetnya menatap Chanyeol yang juga menatapnya dengan sorot mata serius. Freya meletakkan sendok ice cream ditangannya.

“ Kau memang tampan dan sangat mempesona Chanyeol tapi sayangnya hatiku sudah ada yang punya. Aku sudah punya Myungsoo Oppa yang baik sebagai kekasihku “ ujar Freya dengan sungguh – sungguh dalam setiap katanya tanpa berniat menyakiti hati Chanyeol sedikitpun. Ada jeda beberapa detik membuat mereka merasakan keheningan yang sedikit mencekam. Namun tawa Chanyeol membuat keheningan itu pecah.

“ Wajahmu sangat lucu saat sedang berkata serius. Aku tadi hanya bercanda jangan dimasukkan kehati “ gadis itu nampak menghembuskan nafasnya lega, berbeda dengan Chanyeol yang hatinya terasa perih.

“ Syukurlah aku kira kau sungguh – sungguh “ dengusnya sambil memukul lengan Chanyeol.

“ Maaf, karena dirimu moodku kembali membaik bersamaan dengan keisenganku. Ngomong – ngomong apa pemuda yang menjemputmu waktu itu ? “

“ Ya dia adalah Myungsoo, dia adalah kakak kelasku disekolah, sekarang dia sudah menjadi mahasiswa jurusan bisnis disalah satu universitas “ kelakar Freya.

“ Apa kalian sudah lama pacaran ? “ Chanyeol memakan ice cream cokelatnya, walau setiap suapannya terasa pahit karena jawaban dari Freya.

“ tidak kami baru saja menjalin hubungan lima bulan yang lalu. Dia tidak sengaja membeli bunga di tokoku dan yang seperti itulah kami akhirnya dekat dan pacaran “ mata gadis itu tampak berbinar walau sekedar menceritakan cerita singkat pertemuaanya dengan Myungsoo. Sepertinya peluang Chanyeol untuk merebut hati gadis itu sudah hilang.

Dalam benaknya Chanyeol berandai kalau dia duluan yang bertemu dengan Freya, apakah mungkin kalau mereka bisa menjadi sepasang kekasih seperti yang terjadi pada Myungsoo.

“ Kau melamun lagi ? “ Freya mengibaskan tangannya didepan wajah Chanyeol yang terdiam. Manik Chanyeol mengerjap beberapa kali menatap Freya yang menggelengkan kepalanya.

“ Makanlah ice creamnya agar suana hatimu membaik “ Freya menyendokkan ice sream strowberynya ke mulut Chanyeol. Dengan ragu Chanyeol membuka mulutnya dan barulah ia merasakan manisnya ice cream saat suapan itu berasal dari tangan gadis yang mencuri hatinya. “ Bagaimana, apakah rasanya manis ? “

“ Ya rasanya sangat manis “ ucap Chanyeol sambil menatap paras cantik didepannya dengan senyuman. “ Sangat manis saat aku memakannya sambil melihat senyummu “ batin Chanyeol.

***

Jam dinding berdentang. Makan malam masihlah berjam – jam lagi. Tifanny mendesah ringan membalik halaman partitur piano gusar memikirkan matang – matang keputusan yang akan ia ambil benar. Pikiran bersalah itu membuat sekujur tubuhnya menggigil. Dia bangkit dari piano dan mondar – mandir ditepi ruangan menghadap jendela besar yang menyuguhkan pemandangan malam hutan belantara. Tifanny kembali lagi kepianonya, jemarinya mencari – cari kunci dari sebuah lagu terkenal. Suana istanah menjadi sangat sepi sejak kembalinya anak – anak biang rusuh kedimensi manusia beberapa minggu yang lalu. Mungkin hanya mereka saja yang bisa menyulap istanah nan megah itu menjadi sangat berisik setiap harinya.

Jesica dan Kevin berjalan beriringan lalu berhenti dibelakang Tifanny. “ Ada apa kau memanggil kami kemari ? “ jemari Tifanny membeku diatas tuts gading.

Setelah merapikan lembar partiturnya, ia bangkit dari duduknya menghadap pasangan yang begitu serasi didepannya. “ Ada yang ingin kubicarakan dengan kalian, duduklah “

Sejenak Kevin dan Jesica bertatapan namun mereka akhirnya memilih untuk duduk di sofa bernuansa eropa empuk yang tertata rapi disana. Menunggu Tifanny bersuara tentang tujuannya mengumpulkan mereka.

“ Aku sudah memutuskan “ Tifanny nampak mencengkram gaun berwarna peach yang terlihat begitu cantik ia kenakan. Sedangkan Jesica sudah mewanti – wanti apa yang akan Tifanny ucapkan dan Kevin menatapnya datar seperti biasa.

“ Aku ingin kita bercerai “ ucap Tifanny membuat Jesica kaget sedangkan Kevin menyunggingkan senyum tipis setelahnya.

“ Aku sudah memutuskan untuk melepaskanmu. Melihatmu begitu bahagia dengan Jesica membuatku sadar sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa menggantikan posisinya dihatimu. Seberapa keras aku mencobanya Jesica akan tetap menjadi yang nomer satu tanpa bisa digantikan lagi “ ucap Tifanny dengan memandang lantai marmer dibawahnya.

“ Tifanny apa yang kau katakan, aku sudah bisa menerimamu kenapa sekarang malah kau seperti ini “ Kevin menggenggam tangan Jesica lembut, hangat usapan di punggung tangannya membuat tak bisa berkata apa – apa lagi. Ia tahu kalau Kevinlah yang kan mengambil keputusan dan itu sudah tidak bisa diganggu gugat lagi.

“ Baiklah kalau itu yang kau mau “ ucap Kevin. Tifanny menyunggingkan senyum pedihnya namun ada kelegaan disana.

“ Tapi aku punya permintaan, temani aku malam ini saja sebagai salam perpisahan kita “ ujar Tifanny memandang Jesica yang menatapnya dengan mata berkaca – kaca.

“ Apa aku boleh bersama suamimu malam ini saja “ pintanya, suaranya yang lembut itu menggetarkan hati Jesica. Mempertanyakan apakah ia sudah berbuatjahat pada perempuan lembut didepannya ini hingga harus ada kata perpisahan yang terlontar. Bukankah ia sudah menerima kehadirannya yang juga sangat mencintai Kevin.

“ Sayang “ sapuan lembut Kevin dipipinya mengembalikan Jesica pada realita yang ada. Mengerjap beberapa kali hingga air matanya turun. Tifanny sadar kalau hati Kevin selamanya akan menjadi milik Jesica. Melihat cara Kevin memandangpun tak perlu menjadi orang pintar untuk tahu sedalam apa rasa merah jambu itu tumbuh.

“ Ya aku boleh bersamanya “ Jesica bangkit dari tempatnya dan berhambur memeluk Tifanny, memeluk tubuh rapuh wanita itu erat. “ Maaf “ gumamnya, hanya kata itu yang terlintas diotak Jesica sekarang.

Tifanny tersenyum menyambut pelukan itu dengan senyum dibibir yang bergetar. “ Tidak seharusnya aku yang minta maaf karena sudah merebut suamimu dan merebut tahtamu beberapa tahun ini. Terima kasih karena kau sudah mau memaafkan aku dan untuk semua kebahagiaanmu yang telah kurebut. Aku benar – benar meminta maaf dan terima kasih untuk semua kemurahan hatimu. Sekarang kau memiliki Kevin seutuhnya tanpa perlu membaginya denganku “ Kevin tersenyum ditempatnya. Tifanny sebenarnya memang wanita yang sangat baik ia tahu itu. Mungkin karena suatu kehilafan dia bisa berbuat licik. Walaupun mereka akan berpisah tapi ia tetap akan menjaga Tifanny dan Lenna karena bagaimanapun mereka tetaplah salah satu bagian dari anggota kerajaan Gremory.

***

Bukit – bukit pencakar naik kederetan pegunungan. Tifanny memandang panorama hutan yang terlihat terang disinari cahaya bulan. Usapan hangat menyapu lengannya, membawa tubuh mungil itu dalam persinggahan dekapan hangat nan nyaman. Sekelebat bisikan setan meracau dalam benaknya berusaha membuat keputusannya goyah. Namun perasaan bersalah kembali menelusup hatinya, begitu amat perih hingga tak sanggup membuka mata menyaksikan keindahan yang dengan gratis tersuguh didepannya. Tangannya terkepal kuat disisi badan mengabaikan rasa hangat yang coba Kevin sampaikan.

“ Berhenti menyalahkan dirimu sendiri “ Tifanny kembali kerealita kala suara bariton menyapa rungunya. Nafas hangat yang menderu dipipi terasa nyaman hingga badannya tak lagi menegang merasakan penyesalan.

“ Aku merasa gagal menjadi seorang ibu, aku berfikir mungkin ini sebuah karma karena telah merusak kebahagiaan kalian. Pada akhirnya anaku juga yang merusak kebahag- “

“ Lenna anakku juga kalau kau lupa “ potong Kevin membuat Tifanny tercengang, pasalnya Kevin tak pernah sekalipun mengakui secara terus terang sebelumnya. Menyadari kekagetan Tifanny, Kevin memberikan senyuman yang begitu lembut hingga pipi ibu muda itu merona.

“ Dalam tubuhnya mengalir darah keturunan Gremory, dia akan sadar akan kesalahannya cepat atau lambat. Disini aku juga bersalah Fanny karena Lenna juga anakku “ papar Kevin , Tifanny menatapnya dengan mata berkaca – kaca.

“ Jesica sangat beruntung mempunyai pendamping hidup sepertimu Vin “ netra kelamnya menatap bulan penuh yang menghiasi malam. Mencoba menahan air mata yang mendesap dipelupuk mata. Bukankah ia menginginkan perpisahan tanpa air mata.

Kevin membalikkan tubuh Tifanny mengangkat dagunya hingga paras cantik wanita itu sejajar dengan wajah rupawan miliknya. Netra tajam nan menghanyutkan itu mengisyaratkan berjuta kata yang sulit untuk dijabarkan dalam satu kalimat singkat. “ Suatu saat kau akan menemukan orang yang mencintaimu sebanyak kau mencintainya. Orang yang bukan hanya menerima perasaan cintamu saja tapi juga akan membagi rasanya padamu. Fanny kau adalah wanita yang baik percayalah kau akan mendapat pendamping yang baik pula. Walaupun itu bukan aku “ sebuah senyuman mengakhiri ucapan Kevin. Air mata Tifanny mengalir namun ada senyum diwajahnya. Setidaknya keputasannya kali ini benar, ia harus melepaskan apa yang bukan menjadi miliknya sejak awal.

“ Terima kasih untuk perlindungan dan tanggung jawabmu selama ini Kevin “ tak menjawab apapun namun Kevin membawa Tifanny kembali pada dekapan hangatnya, membuat si wanita mendengar degup jantungnya untuk yang terakhir kali. Tangan mungil itu melingkar pada badah kokoh yang menghalangi dari angin malam yang mengigit permukaan kulit pucatnya.

“ Bolehkah aku meminta satu ciuman terakhir darimu “ tanya Tifanny dalam dekapan. Kevin melonggarkan pelukannya, menatap lekat mata kelam yang sudah menemaninya selama 17 tahun terakhir. Sebuah kecupan lembut dibibir ia berikan pada wanita yang memberikannya seorang putri itu. Sebuah kecupan lembut tanpa nafsu menyapu setiap inci dari bibir Tifanny yang menghantarkan mereka pada sebuah perpisahan manis.

***

Matahari bersinar hangat menyapa pagi dengan nyanyian burung gereja yang bersahutan dari pohon – ke pohon. Langit begitu cerah dengan hembusan angin musim semi begitu segar. Dengan Lamborgini Veneto-nya menerbangkan bunga sakura yang berguguran ditepi jalan Krystal menuju sekolah, menjalani hari menjadi seorang anak remaja biasa tanpa embel – embel putri mahkota dan lain sebagai. Dengan kecepan sedang seperti biasa ia menikmati perjalanan walau mobilnya bisa melesat dengan kecepatan 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,8 detik saja. Persetan dengan mesin mobil seharga Rp. 64,7 miliar yang akan cepat panas jika cara menyetirnya seperti itu.

Mobilnya memasuki halaman parkir Kyunghee High School dan seperti hari – hari biasanya ia akan menjadi bahan tontonan seperti orang yang sedang mendemonstrasikan iklan sabun mandi. Hei bukankah ini tahun ajaran baru dan banyak juga wajah baru yang tak kalah terpesonanya dengan Krystal.

“ Sudah kuduga kau akan menjadi bahan tontonan seperti biasa “ rungu Krystal menangkap suara menjengkelkan dari Kai setelah beberapa langkah keluar dari mobil.

Krystal memutar bola matanya jengah seperti biasa “ Kalau sudah kau duga kenapa masih terkejut. Bersiaplah dengan para Fansmu diujung koridor. Istrimu itu sangat pencemburu kalau kau lupa “ bisik Krystal diakhir kalimatnya jelas tak ingin semua orang mendengar percakapan ambigu mereka yang kini tengah menjadi sorotan semua orang. Tiga serangkai yang terkenal dengan prestasi dan wajah yang rupawan. Nama dan paras mereka seakan menajadi legenda disetiap sudut SMA seoul, semua siswa baru yang memasuki Kyunghee rata – rata memiliki motivasi yang sama hanya untuk melihat lebih dekat tiga serangkai yang terkenal itu. Apa kabar dengan Chanyeol yang kini sudah masuk Universitas, apakah masih sama dengan keadaan mereka yang menjadi pusat perhatian. Bisa dipastikan jawabannya IYA.

“ Hei aku dengar, terima kasih karena sudah mengingatkan suamiku yang mesum ini “ sahut Hanna cepat yang berjalan disamping kiri Krystal sambil memakan sandwich.

“ Ya ya Hanna Ozera mana bisa kau mengatai suamimu seperti itu. Mesum – mesum begini kau juga suka dengan servisku diranjang kan “ balas Kai terang – terangan, membuat pipi Hanna merona. Krystal hanya menghembuskan nafasnya pendek sambil menggelengkan kepala maklum, untung saja sedari tadi ia sudah membuat dinding penghalang yang membuat percakapan mereka tidak bisa didengarkan orang lain.

“ Dasar mesum kenapa kau terus membahas itu “ teriak Hanna. Krystal yang berada ditengah kedua pasangan labil itu memutar bola matanya bosan. Itulah alasannya ia tak mau satu mobil dengan mereka pasti yang akan dibahas saat mereka bertengkar tak jauh dari aktifitas ranjang mereka yang tak tau malu selalu diumbar didepan Krystal.

Merasa sudah risih dengan pertengkaran yang membuat telinganya sakit ia memutuskan mempercepat langkahnya meninggalkan pasangan antik itu. “ Baiklah aku akan kekelas dulu selagi kalian membahas urusan ranjang. Dalam hitungan ketiga dinding yang kubuat akan pecah jadi, bisa buat dinding penghalang sendiri kan kalau tidak ingin percakapan konyol kalian terdengar semua orang “ intrupsi Krystal yang panjang dan tanpa jeda membuat Kai dan Hanna diam sampai dinding penghalang yang diciptakan Krystal pecah menjadi serpihan serbuk merah Ruby cantik yang hanya bisa dilihat oleh mereka.

“ Hei Ny. Rouler “ panggil Kai lewat fikirannya, membuat Krystal berhenti tanpa menoleh kearahnya.

“ Sehun akan sangat marah kalau tahu kau berpakaian sexy seperti itu. Suamimu jauh lebih pencemburu dari pada istriku “ Krystal mengepalkan kedua tangan disisi tubuhnya hingga buku – buku lipatan tangannya memutih, menyadari penampilannya yang memakai rok sepuluh centimeter diatas lutut. Dua kancing atas seragamnya yang sengaja ia buka. Walaupun memakai jas almamater tapi lengkukan tubuhnya masih terlihat membuat semua orang berfantasi membayangkan tubuh dibalik seragam itu. ada rasa takut di benaknya.

“ Aku tahu tapi dia tidak ada disini untungnya, bukankah ini sudah gayaku sejak dulu. Kuharap kau jangan ikut tergoda ya. Walaupun sudah pernah hamil tapi badanku masih bagus kok “ ujar Krystal sambil melipat kedua tangannya didepan dada dengan bibir sedikit merenggut lucu. Kai dan Hanna kembali melongo kala melihat ekspresi Krystal yang tak biasa. Kalau Krystal yang dulu pasti akan melayangkan kata pedas dengan aksen dingin dan berakhir dengan tulang kering Kai yang menjadi sasaran kemarahannya. Tapi sekarang ia malah merajuk dengan lucunya.

“ Sehun kau apakan sahabatku hingga seperti ini “ batin Hanna dan Kai berbarengan tanpa sadar.

****

Seoul Nasional University,In Chanyeol Place.

Tak butuh waktu lama dalam waktu kurang dari satu minggu setelah menyandang gelar sebagai mahasiswa hukum di SNU Chanyeol sudah menjadi perhatian semua orang. Kebanyakan sudah mengetahui reputasinya yang cemerlang sebagai ketua tim basket SMA Kyunghee dan ketampanannya yang tak bisa dijangkau akal sehat. Chanyeol kira ia bisa lepas dari semua fans fanatik yang kerap ia temui dibangku sekolah, nyatanya keadaan semakin menggila bahkan saat dia masih dalam masa ospek sudah mendapat perlakuan khusus dari para senior perempuannya. Merepotkan .

Kembali pada dandanan masa kini dengan rambut sedikit berantakan, jeans hitam yang membalut kakinya, kemeja kotak – kotak pas badan, senyum ramah nan menawan merangkai kesempurnaan pada diri panglima muda itu menyembunyikan aura tiran dan kebringasannya dimedan pertempuran.

“ Ucapan Hanna sepertinya ada benarnya. Hidupku tidak akan tenang walau sudah masuk Universitas “ dengus Chanyeol seraya mencoba fokus pada buku yang ia baca. Mengabaikan beberapa gadis yang sudah memperhatikannya semenjak tadi. Sekarang ia sedang duduk dibawah pohon, maksud hati ingin menikmati waktu senganggnya sambil mereview mata kuliah hari ini tapi . sudahlah terima saja takdirmu menjadi orang tampan Chanyeol.

“ Wah sepertinya kau akan menjadi mahasiswa teladan jika baru semester awal saja sudah belajar giat begitu “ indranya menangkap suara yang sudah tak asing ia dengar akhir – akhir ini.

“ Aku tidak ingin kalah denganmu Frey “ balas Chanyeol memberikan ruang untuk Freya duduk.

“ Kalau begitu ayo sama – sama berjuang. Aku suka semangatmu “ senyum ceria itu benar – benar menjadi penyemangat Chanyeol tiap harinya untuk berangkat kekampus. Lebih cepat berangkat, lebih cepat mengerjakan tugas akan lebih cepat bertemu dengan Freya dan menghabiskan waktu yang lebih lama pula saat mereka bersama.

“ Chan apa kau sibuk “ tanya Freya.

“ Kau bisa lihat kalau waktu luangku sangat banyak, memang ada apa ? “ tanya Chanyeol.

“ Tidak aku hanya ingin mengenalkanmu pada ayah karena ia sangat penasaran saat aku sering menceritakanmu saat dirumah “ ada rasa bahagia saat ia bisa lebih dekat dengan Freya. Walau gadis yang ia sukai hanya menatapnya sebagai seorang teman, sejauh ini sudah membuat Chabyeol puas.

“ Benarkah ?. kuharap kau tidak menceritakan hal aneh pada ayahmu “ Chanyeol menatap Freya dengan mata memicing lucu membuat tawa gadis itu pecah. Menimbulkan gelombang suara merdu yang menggetarkan hatinya.

“ Ya, kecuali tentang wajahmu yang mirip seperti peri dalam anime. Aku tidak mengatakan hal yang aneh “

“ Aish kau itu “ geram Chanyeol dan menyerang Freya dengan menggelitiki pinggang gadis itu. Membuat iri beberapa pasang mata yang menatap mereka dari kejauhan, dalam waktu yang bersamaan pula Chanyeol mematahkan hati gadis – gadis yang menggilainya.

“ Ya ampun Chan hentikan, lihat penggemarmu patah hati semua “ Chanyeol berhenti setelahnya. Bukan karena penggemarnya namun karena wajah Freya yang sudah memerah karena tertawa.

“ Biarkan saja mereka, aku lebih khawatir kalau pacarmu akan cemburu “ ungkap Chanyeol walau ada rasa sakit saat menyebutkan kata ‘ pacar ‘.

“ dia bukan tipe pencemburu “

“ Apa dia tidak cemburu kalau kau mengenalkanku pada ayahmu, bisa – bisa ayahmu akan menyukaiku dan memilih aku menjadi menantunya nanti “ gurau Chanyeo namun ia amini dalam hati.

“ Berfantasi saja kau “ teriak Freya murka membuat Chanyeol kembali tertawa. Benar – benar pasangan yang serasi bagi siapa saja yang melihat.

***

Krystal hanya sanggup mematung ditempat duduknya tanpa bisa berkedip melihat sosok yang selama ini menghantui fikirannya, sosok yang menjadi bagian terpenting dalam hidup Krystal kini sudah berdiri gagah dengan pakaian yang sama dengan yang ia kenakan. Rambut hitam kelam, netra biru yang menggoda, hidung nan menjulang dan bibir tipis lembut yang biasa melumat bibir cerynya. Ingatkan Krystal untuk bernafas dan menahan diri untuk tidak berhambur pada pelukan hangat suaminya Sehun.

Krystal harap pendengarannya masih baik saat saem bilang kalau ada murid pindahan dari Prancis, demi semua naga dikandang Daddy ia tidak menyangka kalau muris pindahan itu adalah Sehun. Prancis ?? ya memang wajah blesterannya mendukung, dan tidak mungkin ada yang curiga dengan netra birunya yang mencolok.

“ Namaku Sehun Rouler pindahan dari Prancis, salam kenal “ dingin, singkat, padat dan jelas namun sangat mempesona. Krystal hanya menopang kepalanya dengan sebelah tangan sedikit menggoda dengan mengerling pada Sehun yang menatapnya. Mengabaikan keriuhan yang diciptakan teman – teman perempuannya dikelas.

“ Astaga akhirnya ada pangeran baru yang menggatikan Chanyeol Oppa “

“ Dia sangat tampan “

“ Mimpi apa aku semalam bisa satu kelas dengan murid tampan sepertinya “

“ Sehun – si bukankah kau dari Prancis lalu dimana kau tinggal saat ini ? “ Krystal sedikit berterima kasih pada siapapun yang menanyakan pertanyaan bermutu itu.

“ Aku tinggal dirumah rekan bisnis keluargaku yang juga sekolah disini, kurasa kalian sudah mengenalnya. Aku tinggal dirumah Hanna dan Chanyeol Hyung“ ucap Sehun, dari tempatnya Hanna melambai dengan semangat. Disusul Krystal yang menoleh kebelakang menghentikan aksi konyol Hanna dengan aura tirannya mengabaikan smirk Kai yang menjengkelkan.

“ Lalu apa yang kau sukai dan apa yang tidak kau sukai, sebenanya lebih spesifik pada tipe gadis yang kau suka “ tanya gadis yang lainnya tanpa tahu malu. Semua terlihat antusias. Sepertinya besok Sehun akan mendapatkan banyak bekal makan dari penggemarnya dan Krystal sedikit kesal. Itu salah satu alasan ia tidak mau Sehun ikut ke dimensi manusia. suaminya benar – benar tampan.

“ Aku sangat suka aroma mawar, rambut kecoklatan yang berkilau, suaranya yang lembut dan tatapan matanya yang tajam. Hal yang tidak kusukai adalah semua yang menjauhkanku dari hal yang aku sukai. Itu sangat menjengkelkan “ ucap Sehun sambil memandang Krystal.

“ Baiklah kau bisa duduk dibangku kosong sebelah Krystal, kalian bisa berkenalan dengan Sehun nanti saat jam istirahat” ujar saem sebelum memulai pelajaran, nada kecewa terdengar dipenjuru kelas dan Sehun dengan senyuman manisnya berjalan santai menuju bangku Krystal tak mempedulikan efek senyumannya yang mematikan pada gadis disekitarnya.

“ How are you My Queen, miss me ? “ sapa Sehun setelah sampai didepan Krystal dengan senyum menawan menjengkelkan yang anehnya sangat Krystal sukai.

TBC

hoollaaaaa balik lagi sama Last Generation dengan poster baru hehehe. makasi banget sama IRISH yang udah mau direpotin buat poster. moga gag kapok sama pesenan poster yang cast-nya bejibun hehehe. terima kasih untuk semua pembaca setia yang menemani perjalanan Last Generation sampai sejauh ini. hhmm apa lagi ya, Christy rasanya berat mau bikin END ff ini hiks hiks *author labil* hahaha biarin lah [ kok jadi alay ? ketularan Irish] *digampar orangnya kalo baca*

bagaimana sebagian dari reques kalian sudah Christy kabulkan disini. semoga sesuai harapan.

Salam sayang Christy Wu

XOXO

78 tanggapan untuk “Last Generation [ Chapter 16 ] Story By Christy Wu”

  1. Betulkan kataku , Sehun ikut aja ke dimensi manusia . Lagipula ada Krystal istrinya , jadi mereka kan nggak usah repot – repot saling merindukan , hahaha :v

  2. DEMI APAPUN SESTAL UDAH NIKAH LOHHHH!!! apa pernikahan mereka cuma berlaku di dunia dimensi EXO doang? di dimensi dunia nyata gimana? ayolah yoona sama daehyun harus tau. trus gimana cara mrk adopsi krystal? aku masih bingung soal itu 😄 omggggggg

  3. Lebih greget sama ceye nih, wkwk ceye dibanyakin dong dengan kelanjutannya dengan freya walaupun udah di bikin selingannya. Tetep aja lebih greget ke ceye. Kayanya aku kasih perminyaan yg berat hahaha. Semangat terus kak

  4. Oh ya ampunnn.. gak nyangka banget kalo sehun bakal ke kehidupan manusia . Aaaaa… Sekarang kayanya krystal gak bisa berpakaian seenaknya lagi 😀

  5. Hallo, salam kenal ya. Maaf jg bru kasih komentar ^^ ff nya kereeeen, chanyeol kasian ga ada pasangannya *pukpuk chanyeol* semangat trus berkarya yaa ^^9

  6. Chanyeol makin ngenest aja sbgai jomblo~ Demi otak jongin yg mesum, sehun bnran pindah gitu ke dimensi manusia?? Bklan ada fansclub baru buat sehun 😑 Author-nim jgn biarkan chanyeol menjadi jones terus menerus😂 Kasian atuh thorrr, tampan” menggoda gitu kok masih jomblo aja -,-
    Btw, fast updatesand keep writing ya thor 😁😁 saranghae

  7. Lama-lama kasihan juga liat chanyeol yang jones itu =D hahaha
    Aku juga enggak bisa berhenti ketawa liat kai-hanna yg ngomongin tentan “ranjang” dimanapun =D hahaha cute banget mereka.
    Dan demi celana pororo jongin, itu sehun beneran ke dimensi manusia? Wah.. Kayaknya fans kai bakalan berkurang gara” sehun nih 😀 hehehe
    Makin seru deh, walaupun hawa sedih karena meninggalnya aimee masih berasa sih 😦

  8. 😥 aku ketinggalan chapt yg ini.. mngkanya aku baca yg baru updat kq rada nggak nyambung nggak taunya ktinggalan..
    yang sabar yaa CY kamu pasti bisa dapatin hati si gadis bunga..
    akhirnya sehun nyusul jg.. waaa bkal jadi idola baru bau2nya.. jgn ada yg jadi perusak kryshun yaa teman2.. biarkan mereka berromantis ria hehe

  9. sukaaaa….
    hahahaha…
    chap ini komplit…
    ada yang bikin agak miris (kisah cinta chanyeol sama tiffany)
    ada yang bikin ngakak (kai dan hanna)
    ada yang bikin iri (tentu aja sehun sama krystal)
    lovely…
    hhehe

  10. kasiaaan si chanyeol gadis yg dia suka udah punya org.. cup.. cup.. cup..
    yeaaahhhh sehun nyusul krystal dan lainnya kedunia manusiaaa horeeeeeyyyyyyy ↖(^▽^)↗ヽ(^。^)ノ
    seneng bangeeeet elaaahhh ヽ(´▽`)/

  11. Ciee sehun nyusul krystalxD Penasaran gimana reaksi fans dadakan sehun waktu tau sehun udah sama krystal yakk?? Haha langsung patah hati tuh keknya wkwk
    Itu si freya sama chanyeol aja dehh.. putus aja sama myungsoo eh/? Ngga kasian apa chanyeol masi jomblo:p
    Btw, lenna ngga kluar sama skali di part ini dia kemana? Hm tiffany kasian, gegara anaknya dia makin merasa bersalah. Apa karna itu tiffany minta cerai sama kevin? Karna pengen jauhin lenna dari keluarga yg udah dibuat hancur sama lenna?? Tiffany bener2 baik banget, duhh salut..
    Jjangg!!

  12. aq kecolongan kirain chap 16 blum update, ehh pas bka blog malah nemu ini, sumpah demi apa mkin kesini makin seru aja ni ff, sukses bkin penasaran aja. Gk sbr chap 17 nya pasti makin greget (so pasti ya kan). Sebelumya aq lp id comm nan aq mg yg ini ya..

  13. frey? aku masih bingung sama satu cewek itu -_-emang aku yang lupa ceritanya atau itu emang cast baru sih -`- uuhh menyebalkan 😦 ditunggu ne lanjutannya 🙂

    1. Ealah okay ohh iya Ada ID line ngk ngomong2 kamu? Dan juga kamu line berapa kalau boleh tahu? 😀 hihi

  14. what should i say? semuanya udah di jawab sama teman² yang duluan comment
    jadi ini ff sudah mau end kah atau emg udah end? (untuk option kedua pls don’t)
    still nunggu LG chapter seterusnya. tapi sekarang jadwal ngepost christy cuma sehari ya?? huhuhu bakalan lama buat nunggu ff mu *syedihh
    note: maaf jika comment nya terlalu panjang

  15. Uwaaaaaa akhirnya ini FF lanjut jugaaaaaa. Senengnya Sehun ma Krystal ketemu jga d dimensi manusia. Duh.. Duh… Kasian ma tifanny akhirnya dia ngerelain Kris jga. Pa kbr Lenna? Duh kak cast yg stu itu slalu bkn penasaran and was was… Tpi gpp sih. Sehun gk diapa-apain ma dia. BUAHAHAHA….. Dan aku gk bosen bosennya buat nunggu lanjutannya. Kebayang muka krystal yg merah liat Sehun yg bnyk fansnya nnti kkkkkk~~
    Always support you unnie n keep writing ^^

  16. Woaaa akhirnya mereka bersama2 lagi di dimensi manusia.. suka suka.. tapi inget ya sehun krystal jangan macem2 lo ya nanti baru sma ada kabar gak enak lagi.. kekeke ceritanya makin seru thor.. kerreeennnn.. ditunggu banget next chapnya kekeke ^^

  17. Aaaaaa sumpah inii ff wow beutttt.. Hahahha
    Ditunggu next chap.. Ugh, aku gak tau lagi mau komen apa telampaaau seneng sih. Hehehe

  18. Terima kasih bnyakkkkkkkkkk bnyakkkkk bnyakkkkkk Krys hehheheeeh krna udh bkin Sehun tinggal d dunia manusia nahhhhhhh skrng tnggal crta seru mrka d dimensi manusia wkwkwkwkwkwk
    Mauuu udhan yhh???? Akhhhhhh syan bngetttt bngetttt bngetttttt jujur dehhh aq tuh bner2 suka sma smuaaaaaa cast y add dsni gk SehunKrystal JongInHana dn y Fresss ChanyeolFreya nahhhhhh bner2 deh puassssssssss nunggu lama juga gk mslah kerennnnnnnnnn

  19. Hari ini mood ku buruk banget, eh baca LG langsung senyum” gk jelas. Ngembaliin mood banget. Ah…setelah nunggu akhirnya dipost jugaa!! Bwaahahah….suka deh. Keep writing kak. Trs nanti gmn tiffany? Trs kabar lenna juga gk tau?

    1. cinta penuh pengorbanan dear. Ada banyak cara biar bisa bahagia tergantung sudut pandang orang yang menilai kebahagiaan itu.

      Kadarnya chanyeol segitu udah bahagia :p

      2016-01-16 12:53 GMT+07.00, EXO FanFiction Indonesia

  20. Kkk bilang saja sehun takut kalau krystal kenapa-kenapa dan juga lihatlah ia sangat lihai supaya jati dirinya tak diketahui oleh orang lain selain krystal,hanna,kai dan juga chanyeol. Oh semoga saja Freya mengetahui perasaannya chanyeol padanya. Benarkah ayahnya freya ingin bertemu dengan chanyeol. Lenna mengapa ia bisa tega seperti itu padahal ibu dan juga ayahnya orang baik. Walaupun pertama tiffany merebut kevin ayahnya krystal dan lenna dari ibu tapi ia telah menyesali perbuatannya . Next chapternya ya

    1. kepikiran jadiin Sehun orang Prancis karena wajahnya yang keliatan Blesteran kalo rambut Blonde kan mendukung banget tuh sama idungnya yang menjulan kayak menara eiffel. padahal mah cowok Korea Tulen

  21. Yeyyyy!!! Early update 😍 … asik sehunnya ikut ke dimensi manusia, king sama queen rouler emang gak bisa dipisahin hihi… chanyeol sama freya akhirnya ketemu lagi, yeay… gpp lah yeol, freya udah punya pacar juga sebelum ada ikatan pernikahan masih ada jalan buat dapetin freya hihi *ketawaevil… there are no rule between love and war
    Gak sabar liat kemesraan Mr ‘n Mrs rouler yang mau melepas rindu.. hihi, aduh padahal kalo diliat2 di setiap chapter itu udah panjang tapi gak tau kenapa pas baca berasa pendek kek nya saking keasyikannya deh he he, ditunggu kelanjutannya ya, fighting! Seminggu itu berasa lamaaa hmmm

  22. aaaa…… aduh!!!! aduh!!!! aduh!!!! gk kuat sama sestal momentnya….. kak aku gak bisa ngomong!!! baca sambil senyum-senyum gak jelas huh….. daebak….. tapi koq udah mau end ya…. T_T klo bisa demi aku kak buatin chapter yang isinya sestal moment semua pasti seru pas sehun sama krystal sama-sama cemburu (wkwkwkwkwk)

  23. Huuuuuaaaaaaa,,, aku suka deh sama kelanjutannya, gak sabar sama kehidupan mereka disekolah pasti makin seru, Dan kalo Cristy mau buat semkn panjng ak gk kebertan sama sekali,,,
    Dan sehun gak jadi jablai hahaha😘

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s