[D.O Birthday Project] Assassin – truwita

-Kyungsoo-do-kyungsoo-do-36037848-500-600

Assassin
by truwita
.
[EXO] D.O, Sehun and [OC] Alessa
Genre Comedy | Length Ficlet | Rating G
.
Kesan pertama tentang pertemuan Alessa dan Kyungsoo 😉

Happy reading!

Alessa duduk dengan posisi ternyaman. Satu kakinya ia tumpangkan di kaki lainnya. Punggung dan kepala mungil gadis itu merebah menyentuh sandaran sofa, sedangkan kedua tangannya saling bertaut. Heran, melihat kelakuan pamanya.

“Yah, Ahjusshi—”

Samchon! Samchon, Al. Ada bagusnya juga kau panggil aku oppa atau lelaki tampan!”

Alessa mencebik, lalu memutar bola matanya sebal.

Ahjusshi, berhenti mondar-mandir! Kau terlihat seperti ikan arwana setres yang dibeli ayah kemarin.”

Heh?

Sehun berusaha mengabaikan analogi keponakannya yang memang selalu berlebihan juga lain dari biasanya. Untuk kesekian kali, lelaki itu menatap jam dinding juga jam tangan yang melingkar di pergelangannya. Bibir bawahnya nyaris lecet karena terus-menerus digigit.

Ah, ya. Sehun memang sedang setres. Tapi ia tidak seperti ikan arwana yang nampak horror dengan mata bulat dan sehelai kumis di atas bibirnya. Karena berapa kalipun ia menatap cermin, yang tampak adalah sosok lelaki tampan dan menggemaskan.

Sejak empat puluh lima menit yang lalu, Sehun sudah siap sedia dengan busana dan tampilan terbaiknya. Bagaimana tidak, hari ini adalah salah satu hari terpenting dalam sejarah keremajaannya. Namun, salahkan jiwa remaja labilnya yang mudah dijatuhkan hanya dengan koleksi foto-foto limited edition dari seorang super model ternama asal Australia, Miranda Kerr. Oh tidak. itu bukan ‘hanya’ itu adalah sesuatu yang lebih dari fantastis!

ARRRRGGGH. Kadang Sehun benar-benar menyayangkan dan tak habis pikir dengan almarhum kakak perempuannya. Bagaimana bisa dia menikahi seorang pria menakutkan seperti Cho Kyuhyun lalu melahirkan anak seperti Alessa? Keduanya selalu membuat Sehun dalam masalah!

“Ahjusshi—”

Aish, jinja! Berhenti memanggilku ahjusshi!”

O-OW! Sehun tidak bermaksud membentak Alessa, tapi…

“Alessa, ma-maaf. Aku tidak bermaksud—”

“Sekali lagi ahjusshi membentakku,” gadis itu menggantungkan ucapannya lalu merogoh sesuatu dari dalam tas dan mengacungkannya di depan wajah Sehun. “Aku tak perlu menangis atau mengadu. Ayah bilang, aku hanya perlu menggunting semua koleksi poster dan majalah milikmu.”

 

Nuna, kau benar-benar melahirkan seorang monster!

***

Ting… Tong…

Sehun menghela napas lega. Bantuan telah datang, Sehun berjanji akan melakukan apapun untuk Kyungsoo yang bersedia menggantikannya menjaga Alessa. Sehun tak bisa menahan senyum dan menyembunyikan kegembiraannya lagi saat melihat sosok Kyungsoo yang berdiri di ambang pintu. “Ah, Hyung~ saranghaeyo.” Sehun memeluk Kyungsoo yang menatapnya heran.

“Ayo, masuk Hyung!”

“Nah, Alessa. perkenalkan teman samchon—”

“AAAAAAAAA TIDAAAAAKKK!”

“TIDAK! TIDAK!” Alessa malah berteriak histeris sambil mengacungkan gunting ke arah Kyungsoo yang baru saja memasuki ruangan. Kyungsoo yang kaget dengan respon gadis cilik itu, tentu saja memasang ekspresi andalannya. Membuat Alessa semakin ketakutan. Tubuhnya bergetar . Dan sepasang mata bulatnya berkaca-kaca.

Perlahan, gadis itu bergerak mendekati Sehun. Dengan fokus yang masih tertuju pada sosok Kyungsoo yang mematung di tempat. Sehun yang merasa aneh sekaligus khawatir dengan sikap Alessa yang tak biasanya, tentu saja mendekat dan langsung merengkuh gadis itu dalam sebuah pelukkan. Sesaat, tangis Alessa pecah di bahu Sehun.

“Yah Alessa, kau kenapa? Tidak seperti biasanya.” Sehun mengguncang tubuh halus dan mengusap-ngusap kepala Alessa. Memang, ini adalah hal yang tak biasa. Alessa tak pernah bersikap kasar terhadap orang yang baru ditemuinya. Apalagi bersikap cengeng seperti sekarang. Hidup bersama orang tua seperti Kyuhyun membentuk mental baja yang sangat kuat pada diri bocah cilik itu. Akan tetapi, kali ini berbeda. ada apa dengannya?

Ahjusshi,” Alessa mengangkat wajahnya, “Sapu tangan!” Pintanya pada Sehun yang langsung dituruti. “Al tidak mau bermain dengannya!” jari telunjuk terangkat Al mengarah pada sosok Kyungsoo yang masih terdiam. Setelah sebelumnya Alessa mengeluarkan ingusnya pada sapu tangan Sehun lalu melemparnya sembarangan. Ew, Sehun memasang ekspresi jijik.

“Kenapa? Memangnya apa salah temanku? Dia di sini hanya mau menjagamu menggantikanku, Al. ayolah… aku ada urusan. Penting, sekali.”

“Lagi pula, ini takkan lama.”

“POKOKNYA NGGAK MAU!” Alessa memukul jidat Sehun.

“Yak! Alessa Cho!”

“Kalau kau mau pergi, ya pergi saja! Biar aku telepon ayah untuk menjemputku!”

Sehun menggerang frustasi. Jika ia pergi dan membiarkan Alessa menelpon Kyuhyun, ia akan kehilangan foto-foto limited edition Miranda Kerr yang berharga. Tetapi jika ia memutuskan untuk tinggal… Sehun takkan pernah mendapatkan kesempatan lagi untuk pergi kencan dengan Runa sebelum masuk universitas. Mengingat padatnya jadwal belajar juga semakin dekatnya ujian kelulusan.

“Baiklah, baiklah.” Sehun mencoba tenang dan memikirkan cara lain untuk membujuk Alessa. “Tapi.. bisakah kau katakana alasannya, Al? kenapa kau tak mau bermain dengan temanku barang sebentar saja?”

“Paman, temanmu itu seorang pembunuh.” Alessa berbisik hati-hati.

Ye?! Pem-pembunuh?!”

“ssssttt…”

Sehun menatap Kyungsoo dengan kening berkerut. “Apa maksudmu?”

“Aku tak mau main dengannya karena dia seorang pembunuh! Bagaimana jika dia membunuhku, paman?”

“Alessa—”

“Kalau dia membunuhku, Ayah akan dengan senang hati menikah lagi dan bahagia! Sedangkan aku akan membusuk di dalam peti mati. Ini tidak adil!”

“Oh, oke. Tapi—”

“Tidak ada tapi-tapian!”

“Ada untuk kali ini, Alessa.” Sehun menatap tajam irish gadis itu lekat-lekat. “Kenapa kau bisa berpikir temanku itu pembunuh?”

“Karena aku milihatnya sendiri!”

“Melihat apa?”

Takut-takut gadis cilik itu melirik Kyungsoo. Sebelum kembali menangkupkan kedua tangannya di telinga Sehun dan berbisik…

“Dia membunuh seorang semut! Dia menginjaknya dengan sadis! Dia bukan hanya seorang pembunuh, paman. Dia psyco! Lihat wajahnya! Tidak memerlihatkan rasa penyesalan sedikitpun!”

 

LOL.

Oke… ini fict special birthday D.O

Saengil chukkaeyo, yeobo ❤ ❤ ❤
aku tau, tauuuu banget ini telat abis. Haha
maapkeun, dan.. memang sepertinya di sini dari pada jadi main character,
D.O lebih jadi main object. HAHA
tadinya aku nyiapin genre yang manis-manis gitu,
berhubung si akunya lagi ngambek sama Kyungsu gegara adegan gakukuganana yang bikin ati nyut-nyutan, jadi aku cancel dulu XD
okedeh, maksih buat yang udah baca, 😉

-tata<3

5 tanggapan untuk “[D.O Birthday Project] Assassin – truwita”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s