[D.O’s Birthday Project] Pervert Cute — L.Kyo

25. pervert-cute

Title: Pervert Cute | Author: L.Kyo♪ [ @ireneagatha ] | Cast: Ahn Taehee (OC/YOU), Do Kyungsoo (EXO) | Genre: Romance, Comedy, Drama, Fluff | Rating: PG-15 | Lenght: Vignette | Disclamer: This story is mine. Don’t plagiarize or copy without my permission.

[ https://agathairene.wordpress.com/ ]

Summary: Jangan percaya dengan sosok polos Kyungsoo.

H A P P Y R E A D I N G

 

“Aku tidak kuat dengan semua ini. Tugas ini membuatku gila, sungguh!” Taehee seakan frustasi. Ingin sekali ia merobek buku tebal dan membanting laptopnya dalam satu kibas tangannya. Laporan praktikum seakan sudah menjadi momok mengerikan dalam 16 tahun dalam menempuh pendidikan.

 

Yah, ini memang berlebihan. Ahn Taehee, gadis pemalas dan memang tak suka mengerjakan tugas individu pun seakan sudah membuatnya ingin berhenti kuliah. Ia akan lebih memilih menghapal rumus newton fisika, belajar liniar matematika, sistem musculuskeletal dalam biologi, rumus atom kimia saat duduk di bangku SMA.

 

Jangan anggap Taehee adalah seorang yang jenius dalam MIPA. Ayolah, ingat deskripsikan diatas tadi. Ahn Taehee, gadis pemalas dan memang tak suka mengerjakan tugas individu pun seakan sudah membuatnya ingin berhenti kuliah. Bukan karena ia jenius, bukan! Tapi ia masih mudah datang dipagi hari dan menyalin pekerjaan rumah didalam kelas sebelum pelajaran dimulai.

 

Bukankah lebih mudah dalam perkuliahan? Benar. Itu akan mudah jika Do Kyungsoo, pria jenius peraih IPK tertinggi dalam 3 tahun itu tak menjadi kekasihnya. Ia bak seperti berkunjung keneraka yang mengeluarkan lahar ganas ditiap kehidupan Taehee. Segala sesuatu seakan menjadi momok berat baginya, ingin menggedorkan kepala di tembok karena frustasi yang memuncak.

 

“Kyungsoo-ya. Aku ingin mati rasanya. Bantu aku! Aku bodoh dalam hal ini. Tolong aku! Hmm? Hmm? Hmm? Kumohon!” Segala cara dalam hidupnya ia isi dengan aegyo yang sudah terlatih bertahun-tahun untuk membuat hati baja Kyungsoo luluh. Tapi nyatanya, hanya lirikan maut. Bukan, tepatnya lirikan tajam Kyungsoo yang memandangnya dibalik bukunya. “Tidak! Kau harus mengerjakan sendiri”. Dingin. Nada datar Kyungsoo terdengar serius namun mengerikan.

 

Jujur, Taehee takut akan lirikan Kyungsoo yang notabene selevel dengan owl. Menakutkan. Jadi Taehee kembali terdiam, menelan salivanya samar dan kembali menfokuskan kedalam buku. Tapi lagi-lagi, otaknya tak mampu mengerjakan sendiri. Ia lelah membuka dan mencari berbagai referensi. Melelahkan. “Ya! Tidak bisakah kau membantuku? Kita bisa kencan lebih awal jika kau membantuku. Kau pelit sekali, aku tahu kau pintar, jadi…” Kembali lirikan mengerikan dari Kyungsoo membuatnya memutar bola matanya kembali kedepan.

 

“Baiklah”. Lanjut Taehee penuh sesal. “Kita bisa membatalkannya! Jadi lanjutkan pekerjaanmu”. Jaehee terdiam, menatap kekasihnya penuh amarah. Sudah jelas apa yang dikatakan Kyungsoo seperti sebuah perintah. “Aku tidak mau!” Dan pada akhirnya Taehee menyerah, menutup buku dan mendorongnya jauh dari tubuhnya. “Aku ingin pergi berkencan! Ya! Bersantailah sedikit. Itu tidak akan membuatku tak lulus karena nilai jeblok. Tidak akan!”

 

“Kenapa kau marah seperti itu? Saat ini aku menemanimu Nona Ahn!” Dan akhirnya Kyungsoo menurunkan bukunya, menatap kekasihnya yang sudah ‘membuang’ bukunya tak minat. “Jadi, bantu aku mengerjakan ini!”. Telunjuk Taehee mengarah pada laptop, berharap pria cerdas itu menarik laptopnya dan mengetiknya. Tapi hanya gelengan pelan dari kepalanya. Tentu saja Taehee seakan naik darah.

 

Do Kyungsoo. Pria itu kaku dan bisa disebut tak mengenal dunia indah yang sudah berseliweran di Abad-21. Bukan kuno, bukan! Sosok Kyungsoo yang susah beradaptasi dan tidak akan mau melakukan hal bodoh dan heboh. Itu tidak akan pernah. Lalu bagaimana saat Kyungsoo mendekatinya kala itu? Mungkin Kyungsoo menjadi sosok ‘waras’ saat pria itu mencoba mendekatinya. Saat itu Kyungsoo banyak menanyakan apapun tentang Taehee.

 

Bahkan Taehee sendiri sama sekali tak tertarik dengan Kyungsoo. Setelah menjalin hubungan, ia tidak tahu menyebut Kyungsoo apa. Apakah ia tak kembali waras seperti dulu? Ini kejam memang. Tapi begitulah sosok Kyungsoo sesungguhnya. Bukankah itu seperti dua sifat yang bertolak belakang? Berkepribadian ganda. Itu hal ternista yang muncul dalam benak Taehee.

 

“Aku tahu kau waras Do! Jadi hentikan drama cool mu ini!” Nada akhir Taehee meninggi, membuat Kyungsoo yang duduk disampingnya membesarkan bola matanya. “Apa yang kau katakan?” Dan begitu pula Kyungsoo yang sedikit naik darah. Ini bukan satu atau dua kali bercekcok hanya karena masalah sepele. “Tck, apa aku perlu aku mengatakan ini? Aku yakin kau akan menyesal!” Taehee mengancam.

 

Peringatan Taehee seakan seperti ancaman. Apa yang Kyungsoo lakukan memang? “Kau mencurigaiku berselingkuh atau semacam lainnya?” Dan ya benar. Kyungsoo yakin jika Taehee akan mengatakan itu setelah ini jika mereka bertengkar. Itu pasti. Tapi justru gadis itu menggeleng dan menatap seakan menusuk bola mata lebar Kyungsoo.

 

“Tidak! Tidak! Baiklah, jika kau tidak ingin membantuku, aku akan mengatakannya. Aku sengaja tak mengatakan ini, tapi karena kau tidak menuruti kemauanku, kau tidak boleh menyesal”. Taehee puas. Sungguh. Ia menatap angkuh seakan ingin membuat hati kekasihnya luluh dengan ancamannya. Namun lagi-lagi bukan sifat keras kepala Kyungsoo jika hanya tatapan datar darinya. Pria itu menghela nafas lalu kembali fokus pada bukunya.

 

Untuk kedua kalinya Taehee tak habis pikir. Terbuat dari apa hatinya? “Kau? Aku tahu kau suka wanita berdada besar!” Penekanan ‘berdada besar’ itu pun sontak membuat Kyungsoo menatap Taehee panik. “Kau yakin aku akan mengatakan hal ini lagi? Baiklah! Aku tahu kau sama waras dengan lainnya. Aku tahu kau suka wanita berdada besar. Aku tidak bodoh Kyungsoo-ya!” Dan lagi, Taehee semakin memperbesar volumenya, tak peduli beberapa mahasiswa lain menatap Kyungsoo ngeri.

 

“Apa yang kau katakan?” Bisik Kyungsoo murka. “Aku tahu orang-orang akan melihatmu pria kecil bermata besar yang imut, teladan dan entah apa itu. Aku tahu kau adalah fans Miranda Mikerr!” Satu kata Miranda Mikerr sontak dari beberapa dari mahasiswa lalu lalang menghentikan jalannya. Dan bagaimana dengan Kyungsoo? Pria itu mendelik dan menatap Taehee shock.

 

“Y… Ya! A.. Aku tidak suka wanita berdada besar. Si.. Siapa Miranda Mikerr? Aku tidak mengenalnya. Ayo kita keluar!” Skak mat Boy! Taehee tersenyum jahil, seakan puas melihat kegugupan Kyungsoo. Itu benar dan fakta yang sangat terlihat jelas. “Jangan bohong. Aku memegang rahasia ini. Aku dan pasti teman usilmu Oh Sehun yang tahu semua ini. Jangan pernah meragukanku, baby”. Wink dari Taehee seakan begitu mengerikan.

 

“Pervert, pervert, pervert cute! Sepertinya itu panggilan yang cocok untukmu Kyungsoo-ya”. Lanjut Taehee membuat Kyungsoo serasa ingin keluar dari ruangan ini. “Aku harus bertemu Sehun”. Kyungsoo beranjak namun Taehee menahannya. “Tidak! Jika kau memarahi Sehun, aku menyuruhnya untuk membeberkan hal ini. Kyungsoo-ya, jujur saja kau suka berdada besar. Dan ahh, jangan-jangan”. Taehee menutup mulutnya, menutup dadanya seakan tak ingin Kyungsoo melihatnya.

 

“Apakah aku tipe berdada besar?” Senyum pervert dari Taehee membuat Kyungsoo menarik kursinya menjauh, menatap kosong jendela sana. Mengabaikan godaan Taehee yang rasanya ia ingin bungkam saat itu juga. “Ya! Lihat aku!” Taehee menarik lengan Kyungsoo manja, namun bukan Kyungsoo jika ia terlalu risih dengan hal seperti ini. “Lupakan Miranda Mikerr. Baiklah, kita kencan setelah ini. Segera masukkan buku dan laptopmu. Kau senang?”.

 

Kyungsoo mengambil bukunya lalu memasukkan ranselnya. Setelah itu ia menatap Taehee, namun gadis itu tak bergeming. Justru menatapnya kesal. “Bantu aku dulu. Ayolah!” Dan untuk sekian kali lagi, Taehee ber aegyo, membuat Kyungsoo menghela nafasnya. “Bawa kemari!” Dan akhirnya, Kyungsoo menyetujuinya.

 

Kata ‘yes’ lolos keluar dari mulut Taehee. Ancaman ampuh Miranda Mikerr dengan mudah menghancurkan hati baja pemilik Do Kyungsoo. Suara ketikan dari tarian kecil jari Kyungsoo seakan tak menjadi pemandangan utamanya. Taehee menatap kekasihnya lama hingga Kyungsoo sering kali melirik gadisnya risih. “Apa yang kau lihat? Aku sedang berkonsentrasi mengerjakaan tugasku. Jangan membuat mood ku jelek Ahn”. Kyungsoo berdecak, merapatkan alis tebalnya didepan layar laptop, mengabaikan pandangan Taehee yang seakan ingin melahapnya.

 

“Aku tidak menduganya. Kau adalah seorang pervert. Pantas saja kau sangat mahir menciumku”. Kedipan nakal Taehee membuat jemari Kyungsoo terhenti. Pria itu memang tak memandangnya tapi sudah jelas bawa Kyungsoo menahan emosinya. Sial memang, rahasianya terbongkar. Ia tidak boleh menyangkal hal itu jika ia tak ingin mendengarkan celotehan Taehee sekali lagi.

 

Kyungsoo menutup matanya sejenak, marasakan luapan emosi dalam otaknya untuk sepersekian kali. Ia harus bisa menjaga image sebagai pria sejati. Chu! Dalam hitungan detik Taehee mencium pipi Kyungsoo gemas. “Aigoo, kekasihku begitu manis. Benar-benar membuatku penasaran”. Kalimat terakhir Taehee berbisik, seakan kembali mencoba menggoda Kyungsoo kembali. “Lanjutkan mengerjakannya, aku akan membeli beberapa minuman untukmu. Tunggu aku, baby”.

 

Pria itu menoleh setelah Taehee beranjak dan pergi dari hadapannya. Kyungsoo menggelengkan kepalanya dan merutuk dirinya sendiri. Sungguh. Matanya kembali fokus pada tabel-tabel dalam laptop Taehee. Merasakan muaknya ia saat bergelut dengan tugas yang bukan miliknya. Kesialan lain karena Sehun membongkar rahasia ternistanya.

 

Dan kenapa ia pula begitu tergila-gila dengan seorang bernama Ahn Taehee. Dan pada akhirnya ia tak bisa menolak. “Tck, apa salahnya jika aku menyukai model itu?” Gerutu Kyungsoo sembari melanjutkan menyelesaikan tugas Taehee, seorang diri tanpa Taehee pedulikan. “Tapi, aku suka sifatmu menggodaku tadi”. Lanjut Kyungsoo saat mengingat kata manis Taehee baru saja. “Menawan namun manis”.

 

-FIN-

Hihihihi~ Tauk ah, gak bisa bayangin kalau sosok DIo itu diem-diem suka sama idolanya Sehun. Si janda kembang Mbak Mikers yang udah montok kesana kemari. Aku hga bisa bayangin. :D:D #HappyKyungsooDay #HappyPinguinDay

11 tanggapan untuk “[D.O’s Birthday Project] Pervert Cute — L.Kyo”

  1. Kyungsoo ketauan 😂😂😂 ketularan sehun wkwkwk. Gawat sukanya yg besar2 *plak* ditunggu karya2 selanjutny y kak ^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s