[EXOFFI FREELANCE] Emotionless Girl ( Chapter 4 )

cpver

Emotionless Girl ( Chapter 4 )

Author : MiniBaek

Length : Chaptered

Romance, Comedy, Showbiz, Vampire

PG-17

Main Cast : Byun Baekhyun & OC ( Park Gem-Mi )

Additional Cast : All Member EXO dan sisanya baca aja.

Disclaimer :

Hanyalah cerita fiksi hasil otak sendiri. OC created by me. Tentang salah satu member EXO, yang di nikahkan dengan alasan “Iseng” oleh orang tua nya. Dia di jodohkan dengan seorang gadis aneh unik yang tidak terlalu menampilkan ekspresi.

Author’s note   :

Kalo ada kata-kata yang tidak di mengerti maaf saja saya hanya manusia biasa kadang kurang detail. Ha ha ha ha. Jika ada latar yang kurang dimengerti di maklum ya :”> Jangan lupa komen-komen nya biar semangat buat bikin next chapter nya.

Happy Reading~🐭

 

 

 

 

 

Di Kamar Baekhyun. Baekhyun memasukan barang-barang nya kedalam koper bersiap-siap untuk keluar dari rumah itu.

“Selesai sudah” Baekhyun menutup kopernya.

Baekhyun teringat kejadian di depan Hotel.

“Kenapa kau ingin membatalkan perjodohan nya?” Gem bertanya kepada Baekhyun.

“……” suasana pun sekejap langsung hening. Baekhyun masih terdiam belum menjawab.

“Ah? Uh…Pada akhirnya aku akan membenci diriku sendiri jika memaksakan diri lebih lama lagi” Baekhyun menjawabnya sembari menunduk melihat kebawah.

“Membenci dirimu sendiri?” Gem tidak mengerti maksud Baekhyun.

“Karena itu aku akan membatalkan perjodohan nya. Dari awal aku sudah ingin melakukan ini”Baekhyun mengangkat kepalanya melihat ke arah Gem.

“……” Gem terdiam shock dengan ucapan Baekhyun.

“Aku akan tetap merawatmu sampai semua ini selesai dan aku pindah ke asramaku. Jangan khawatir”Baekhyun tersenyum terpaksa mencoba menghibur Gem karna ia melihat ekspresi Gem yang terlihat shock.

Kembali ke masa sekarang.

“(Setelah itu Gem selalu menghabiskan waktunya di kamar dari pagi sampai malam. Aku telah meminta ijin dari orang tua ku dan Gem untuk membatalkan perjodohan itu. Aku hampir siap kembali pindah ke asrama ku yang dulu)” ucap Baekhyun dalam hati.

“Baek-hyung! Lihat ini!” Sehun semangat sekali memperlihatkan Gem yang sudah di dandani cantik oleh dirinya.

“……” sekejap Baekhyun terkejut. Kedua pipi Baekhyun memerah melihat penampilan Gem yang sangat cantik dan semakin mirip seperti boneka.“Ke-kenapa kau berdandan?” itulah kata-kata yang keluar dari mulut Baekhyun karna ia tidak tau harus berkata apa.

“……” Suasana menjadi hening.

“Hanya itu?” Wajah Sehun yang asalnya tersenyum semangat menjadi datar. Ia tidak mendapakatkan jawaban yang di inginkan dari Baekhyun. “Baek-hyung kau bodoh! Aku membencimu hyung! Hwaaaa!” Sehun mengeluarkan suara orang menangis dan berlari masuk kedalam kamarnya.

“Bodoh” Gem menatap Baekhyun dengan wajah lugunya tanpa ekspresi lalu pergi meninggalkan Baekhyun dan menyusul mengikuti Sehun.

“Eh? Kenapa sih” Baekhyun yang kebingungan melihat ke arah Gem pergi.

“Kau payah sekali~” Kebetulan Chaenyol melihat kejadian tadi“Seharusnya kau bilang ‘Kau terlihat imut’ atau ‘Kau terlihat tak tertahankan’ atau ‘Aku adalah Hakim, dan kau pelaku nya…” Chaenyol perlahan demi perlahan menghampiri Baekhyun sembari mengejeknya.

“Yang terakhir itu pelecehan” ucap Baekhyun dengan tatapan tidak setuju kepada Chaenyol.

“Ini” Chaenyol memberikan baju yang telah di siapkan Sehun kepada Baekhyun “Kita akan pergi ke Kuil malam ini”

“Ha?” Baekhyun memasang muka malas.

***

“Ayo hyung! Kita akan membuat permohonan” Sehun menarik-narik Chaenyol mengajaknya membuat permohonan.—Mereka berdua pun membuat permohonan.

“Oke. Kau membuat permohonan apa Sehun?” tanya Chaenyol kepada Sehun.

“Aku ingin bisa menembakan api dari tubuhku hahahaha” Sehun tertawa.

“Kau itu apa? Anak TK? hahahaha” Chaenyol ikut tertawa.—Baekhyun dan Gem menyusul di belakang Sehun dan Chaenyol.

“……” Gemterdiam kebingungan.

“Kenapa Gem?” Baekhyun melihat Gem yang kebingungan.

“Aku tidak tau harus meminta permohonan apa” jawab Gem lugu.

“Kenapa tidak mengharapkan novelmu mu berhasil?” Baekhyun memberikan saran.

“Tidak Perlu” Gem langsung menjawabnya dengan percaya diri.

“Oh?Kenapa?” Baekhyun sedikit penasaran.

“Aku sendiri yang akan membuatnya berhasil” jawab Gemlugu dan percaya diri.

“Kau menakjubkan, ya” Baekhyun tersenyum melihat Gem yang sangat percaya diri.

“Apanya yang menakjubkan?” Gemmenoleh melihat Baekhyun dan menyerongkan kepalanya tidak mengerti.

“Ah tidak, hanya saja terlalu cerah untuk ku” Baekhyun memandang langit malam yang mendung.

“Aku tidak bisa melihat bintang” Gem ikut memandang langit malam yang mendung tertutup awan.

“Hahaha kau benar, aku juga. Sampai awan nya menghilang” Baekhyun tertawa.

“Kapan?” Gem menoleh ke arah Baekhyun. Ia terdiam memandangi Baekhyun lalu membuat permohonan.“Aku sudah memohon permohonan” Gemlangsung pergi kembali ke mobil.—Tidak lama kemudian turun hujan. Mereka pun bergegas masuk kedalam mobil dan pulang.

Sesampainya dirumah, mereka semua langsung berganti pakaian dan pergi ke ruang tengah menonton tv bersama.

“Aaa~ seharusnya aku memohon agar tidak hujan” Sehun mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.

Achoo~” Gem bersin. Ia sedang duduk di sofa sembari menonton tv.

“Pastikan kau mandi. Supaya tidak terkena flu” Baekhyun berdiri di belakang sofa tepatnya belakang Gem sembari mengusap usap kepala Gem menggunakan handuk agar rambut Gem kering.

“Mm-hm” Gem mengangguk.—terdengar suara handphone berbunyi. Gem melihat handphone nya ada telfon lalu ia mengangkatnya.

Halo” Gem mendengarkan ucapan seseorang di balik handphone itu. “Aku mengerti”. Gem mematikan telfon nya tertunduk terlihat sedikit murung.

“Gem?” Baekhyun berdiri ke sebelah Gem sedikit khawatir melihat Gem.

“Aku di keluarkan dari perlombaan di sekolah” ucap Gem lugu tanpa ekspresi terdengar tidak senang.

“Eh?” Baekhyun sedikit terkejut.

“……” Suasana di ruang tv pun menjadi hening.—Baekhyun melihat Gem yang terlihat murung dan ingin mengatakan sesuatu yang bisa membuat Gem semangat kembali. Tetapi dia tidak menemukan sedikitpun kata-kata itu.

“Aku akan kembali kekamar” Gem berdiri dari sofa lalu pergi ke kamarnya.

“Gem” Sehun melihat Gem. Ia langsung menoleh ke arah Baekhyun “Baek-hyu—eh“ Sehun melihat Baekhyun yang ikut murung.

Baekhyun terlihat seperti membenci dirinya sendiri karna tidak bisa melakukan apa-apa lalu berlari keluar rumah disaat hujan pergi ke taman rumahnya. Chaenyol menyusul Baekhyun.

“Aku membenci diriku sendiri” Baekhyun tertunduk duduk di bangku taman di temani rintikan hujan di sekujur tubuh dan kepalanya juga air yang berjatuhan dari ujung rambutnya.

“Kenapa kau membenci dirimu sendiri?” tanya Chaenyol yang menyusul Baekhyun sembari membawa payung.

“Sepertinya kau sudah mengetahui nya. Saat Gem bilang dia kalah, aku merasa sedikit sedih. Gem berusaha yang terbaik. Dia bekerja keras untuk memenangkan perlombaan itu. Dan aku tau seberapa keras dia berusaha” ucap Baekhyun terdengar menyesali dirinya sendiri.

“Ingin makan sesuatu yang kau suka Baekhyun? Aku akan mentraktirmu” Chaenyol memberikan salah satu payung yang dia bawa.

“Menurutmu, Gem akan baik-baik saja? Mungkin sedikit aneh karna aku mengkhawatirkan nya sekarang” Baekhyun terdengar khawatir.

“Bukankan itu bagus? Perasaan itu adalah bagian dari dirimu” ucap Chaenyol tertawa menghibur Baekhyun.—Mereka berdua pun pergi ke sebuah rumah makan setelah itu mereka pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah.

“Ngomong-ngomong kenapa kau menjadi sering tinggal disini Chaenyol!?” Baekhyun bertanya kepada Chaenyol dengan nada kesal.

“Hehehe, kalau begitu aku kembali ke kamar dulu. Bye!” Chaenyol lari kembali ke kamarnya.

***

Keesokan harinya. Baekhyun mengetuk-ngetuk pintu kamar Gem.

“Gem?” Baekhyun memanggil Gem di balik pintu membawa sarapan

“……” Tidak ada respon dari Gem.

“Aku akan tinggalkan sarapanmu disini” Baekhyun menyimpan sarapan nya di depan pintu kamar Gem.—Handphone Baekhyun berbunyi, ia melihat handphone nya ternyata ada panggilan dari Mama Byun. Baekhyun mengangkatnya.

Halo? Ada apa ma?” jawab Baekhyun di telfon.

Baek, apa kemarin kalian membuat permohonan?” Mama Byun bertanya.

Ah iya, ko mama bisa tau?” tanya Baekhyun.

Haha kemarin mama menelfon Gem. Terus dia cerita tentang permohonan gitu. Mama tanya apa permohonan Gem, terus dia jawab ‘Keinginan Baekhyun terkabulkan’ apa kau tau apa maksudnya Gem, Baekhyun?.” ucap Mama Byun bercerita.

……” Baekhyun terdiam sejenak.

Halo? Baek? Ah, mama sedang ada urusan kalo begitu mama tutup dulu telfon nya” Mama Byun langsung menutup telfon nya.

“Keinginan Baekhyun?” Baekhyun terdiam tidak mengerti.

***

Di gedung SMTown saat sedang berlatih. Baekhyun tidak bisa berfokus terhadap latihan nya karna memikirkan apa maksud dari “Keinginan Baekhyun” itu.

“( Keinginanku? Apa maksudnya? Kenapa dia memohon permohonan seperti itu? )” tanya Baekhyun dalam hati kepada dirinya sendiri.

“Baekhyun” DO memanggil Baekhyun.

“Huh?” Baekhyun menghampiri DO.

“Kau kenapa?” tanya DO.

“Ah tidak apa-apa ahahaha” Baekhyun melanjutkan latihan nya.

Saat Baekhyun akan pulang menaiki mobil nya. Datang seorang wanita yang secara kebetulan melihat bakat menggambar Gem di perlombaan di sekolah Gem bernama Nanamenghampiri Baekhyun dan mengajak nya untuk mengobrol sebentar.—Mereka pergi ke Rumah Makan.

“Umm…Apa kau ada perlu sesuatu denganku?” Baekhyun kebingungan.

“Bagaimana keadaanPark Gem-Mi?” tanya Nana sembari memasukan garam kedalam makanan nya.

“Dia begitu muram” Jawab Baekhyun.

“Lihat ini” Nana menunjukan hasil gambar Gem yang menjadi sebuah cerita dan Komik.

“Eh?” Baekhyun melihat gambar tersebut.

“Gambaran Park Gem-Mi sempurna, masalahnya dia bukanlah penulis, jadi saya memberikan saran untuk menggunakan kehidupan sehari-hari nya sebagai dasar dari cerita nya” ucap Nana.

“Hee~” Baekhyun melihat setiap gambarnya “He?A-apa-apaan ini?! Aku dan Gem bertukar posisi? Eeh Tungg—“ Baekhyun melihat gambar hasil Gem.

“Terus baca” ucap Nana sembari memakan makanan di meja nya. “Laki-laki yang bahkan tidak bisa memilih Boxer­-nya sendiri sebenarnya memiliki tujuan di kepala nya. Sementara itu , pemeran utama nya tidak bisa memutuskan apa yang harus ia lakukan di kehidupan nya. Dan setelah beberapa minggu, masalahnya dimulai pada halaman selanjutnya” Nana menunjukkan halaman selanjutnya kepada Baekhyun.

“Eh?” Baekhyun terkejut melihat akhir cerita nya.

“Itu bukan Happy Ending. Itu adalah akhir cerita yang menyakitkan, cepat, dan terburu-buru.Karena itulah Park Gemi-Mi dikeluarkan dari perlombaan” ucap Nana.

“Aku akan membatalkan perjodohan nya, dan meninggalkan rumah ini” Baekhyun membacakan apa yang dikatakan pemeran utama dalam cerita yang ditulis Gem.

“Saya telah mengatakan berulang kali padanya untuk memikirkan kembali ending cerita nya, tapi dia tidak mau mendengarkan saya” ucap Nana.

“Eh?” Baekhyun terdiam.

“’Ini keinginan Baekhyun’ dia bilang” ucap Nana.

“……” Baekhyun langsung tersadar dan langsung menelfon orang tua nya.“(Keinginanku?)”Ucap Baekhyun dalam hati.—Baekhyun langsung pergi ke dalam mobilnya.

Halo!” Baekhyun menelfon Mama Byun.

Huh? Ada apa denganmu, Baek?” Mama Byun bertanya dari telfon.

Aku tidak jadi membatalkan perjodohan nya!” ucap Baekhyun langsung.

Apa ini?” Mama Byun kebingungan.

Aku harus memulai nya dari sini” Baekhyun langsung menutup telfon nya dan mengendarai mobilnya.

“Ada apa dengan nya?Haha tapi syukurlah” Mama Byun nyengir-nyengir bahagia.

Baekhyun menyetir mobil pulang ke rumah dan untuk memberitahukan kepada Gem tentang perasaan nya. Pikiran Baekhyun diisi oleh Gem dan keinginan nya.

Keinginanku adalah…

Keinginanku bukanlah membatalkan perjodohan itu…

Saat itu aku sedang tertekan. Aku berusaha untuk membatalkan perjodohan itu…

Untuk kabur dari kenyataan!

Keinginanku adalah…

Baekhyun keluar dari mobil lalu berlari menuju ke depan kamar Gem.

“Huf..huf…huf…Gem!” Baekhyun ngos-ngos an. “Kau tidak perlu bergerak, dengarkan saja aku! Ada sesuatu hal yang harus kukatakan padamu! Aku tidak jadi membatalkan perjodohan nya! Aku ingin bersamamu dan menjalani kehidupan denganmu!…” teriak Baekhyun di depan pintu kamar Gem.—Sehun datang kerumah.

“Aku pulang!…huh?” Sehun mendengar suara Baekhyun yang teriak dan menuju ke tempatnya tetapi di tarik oleh Chaenyol yang sedang menguping Baekhyun.

“Aku selalu ingin melakukan nya, tapi aku takut. Aku terus memikirkan bagaimana jika kau menolak ku. Aku terus memberitahu diriku bahwa itu hanya membuang-buang waktu saja, atau aku tidak ingin terluka. Aku terus membuat alasan agar tidak berusaha. Bahkan aku menyerah untuk mencoba. Tapi setelah melihat apa yang kau lakukan, aku memutuskan untuk berubah! Suatu hari aku akan menjad—!“ Baekhyun tidak sengaja menginjak sarapan yang ia berikan tadi pagi belum tersentuh sedikitpun. Lalu ia membuka pintu kamar Gem.”Gem?”

“……” Suasana kamar Gem hening damai dan gelap karna lampu yang tidak menyala. Gemsedang tertidur di atas meja nya.

“Kau begadang lagi, ya?” Baekhyun melihat kamar Gem berantakan.”Kau sungguh menakjubkan”. Baekhyun tersenyum.—Baekhyun menyalakan lampu.

“Gem. Gem-Mi. Bangun, Park Gem-Mi” Baekhyun mencoba membangunkan Gem.

“Hnn…” Gem terbangun sedikit demi sedikit membuka matanya.

“Aku tidak jadi keluar” Baekhyun tersenyum kepada Gem.

“Dari rumah ini?” Gem mengusap-usap matanya seperti anak kecil.

“Haha iya, rumah ini, dan aku tidak jadi membatalkan perjodohan nya” Baekhyun tersenyum.

Gem meneteskan air mata tanpa ia sadari. “Kenapa…Aku senang, tapi aku menangis. Aneh sekali”

“Aku pulang” Baekhyun tersenyum dan mengusap-usap kepala Gem.“Mungkin kita harus merayakan kedatanganku hahaha” ucap Baekhyun bercanda.

“Kalau begitu, bolehkah aku meminta sesuatu?” Gem meminta sesuatu.

“Apa?”

“Cium aku” ucap Gem lugu tanpa ekspresi.

“……eh?!” Baekhyun terdiam sejenak lalu baru sadar “O-oy, Tunggu sebentar! Aku tidak bisa melakukan itu! Sebelumnya aku tidak pernah mencium perempuan sama sekali!” Baekhyun menolak.

“Tapi Sehun bilang—“ ucapan Gem terpotong oleh Baekhyun.

“Jangan dengarkan dia! Dia itu alien” ujar Baekhyun langsung.

“Dan juga Mama Byun—“ ucap Gem lugu.

“Dia seorang Amazon!” ujar Baekhyun langsung.

“Kenapa denganku?” tanya Gem dengan muka polos.

“Itu…” Baekhyun diam.

“Ini tidak adil” ucap Gem.

“Ack…b-baiklah” Baekhyun menutup matanya dan mencium kening Gem.

“Sudah kuduga”

“Duga apa?” mata Baekhyun masih tertutup karna malu.

“Aku tidak bisa memberi tahumu” Gem tersenyum.

“Ayolah! Itu…” Baekhyun membuka matanya lalu terdiam terpesona melihat senyum Gem pertama kali nya.

“Kau seorang pengecut, Baekhyun! hahaha” Chaenyol berdiri di depan pintu kamar Gem.—Baekhyun serentak terkejut melihat Sehun dan Chaenyol.

“Semangat muda! Semangatnya! Kau membuatku berkeringat hyung!” Sehun mengejek Baekhyun.

“T-Tunggu, sudah berapa lama kalian disana?!” Cara bicara Baekhyun yang terbatah-batah menunjukan bahwa dia malu.

“Ada sesuatu yang harus aku katakan padamu” Chaenyol memperagakan Baekhyun.

“Dari awal?!” Baekhyun panik.

“Benarkah? Apa itu? Beritahu aku! Beritahu aku!” Sehun mengejek Baekhyun.—Muka Baekhyun langsung memerah malu.

Baekhyun pun memutuskan untuk tetap tinggal bersama dengan Gem dan tidak jadi membatalkan perjodohan nya.

 

*bersambung

11 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Emotionless Girl ( Chapter 4 )”

  1. wohahhahahhahah6aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    😉

    Kocakkkkkkk,,,,, hahahhahhahah
    Aku bayangiinn gen g ada ekspresiii wkwkk

    Krtitik ya thorrr,,, ada bahsa yang cmpur saat baek nelfon mamanyaaa itu,,, lbh baik bahasanya seperti biasa saja ,, kata ‘ gitu” dll diganti,,, okkkk fightinggg

    1. hahahaha bahasanya kebawa sama bahasa sehari-hari😂😂 makasih kritik nya kak, akan saya ganti nanti untuk chapter-chapter selanjutnya😀 keep reading ya~🐭

  2. Kok lucu yah heheh.. thor lebih dipanjangin lagi ceritanya wkwkkw gem bisa senyum juga heheh bisa cemburu ga yah(?) Baek lucu deh kamu… keep writing thor!!

    1. hehe maap ya soalnya pusing bikin story nya biar seru gitu gimana😭 tapi makasih ya eonni~ keep reading ya~🐭

  3. Ah akhirnya baekhyun mengakui juga perasaannya pada Gem . Sungguh lucu sekali. Tak sanggup melihat ekspresinya Gem yang absurd .
    Next chapternya ya

  4. hhaa itu Sehun lgi Labil ya…kocak bgt.. ahh akhirnya Baekhyun menyadari perasaannya ke Gem..so sweet..akhirnya jga Gem tersenyum huaaa keren….

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s