[EXOFFI FREELANCE] When I Can See You, You’ve Gone (Chapter 3)

1

Tittle : WHEN I CAN SEE YOU , YOU’VE GONE

Author : ekswaiji

Length : chapter

Genre : sad and romance

Mc : kim min seok (xiumin) & zhang yixing (lay) [exo] and song jin hyun (kim you jung)

Desclaimer :  ini asli dari hasil pemikiran penulis , tapi maaf kalo ceeritanya gak nyambung. Happy reading…

 

Who are you ?

Setelah keluar dari rumah mr.song, jin tidak langsung pulang ke rumahnya. Namun dia pergi ke salah satu rumah teman lamanya hyemi.setelah jin sampai, jin menyuruh supir pribadinya untuk menekankan tombol bel rumah temannya.

“Tingnongg….. Tingnongg. ..”

Setelah melihat siapa yang berdiri di depan rumahnya, hyemi langsung membukakan pintu rumahnya.

“Yaaaa,.. lama tak jumpa”.Sapa hyemi sambil memeluk jin

“Yaaa,.. kenapa kau terasaa beratt??”kat jin meledek

“Yaaa!!! Plak!” Pukulan ringan melayang di kepala jin

“Yaaaaa… sakittt”. Sambil mengelus kepalanya

Setelah mereka melepas rindunya? Mereka pun masuk dan mereka langsung menuju kamar hyemi.

Setelah mereka sampai, jin terduduk di sebuah tempat tdr hyemi dan berkata.

“Hyemi-yaa”.dengan nada rendah

“Ehmm”kata hyemi

“Miann….” kata yang keluar dari mulut jin

“Aaahhh wae???”Kata hyemi sambil menatap jin

“Maafkan aku karna, waktu itu aku bilang tdk akan berteman dengan mu lagi, kau pasti merasa terpukul dengan perkataan ku itu”. Kata jin

“Aahh sudahlaaa, aku sudah melupakannya. Kau mengatakan itu, karna waktu itu kau malu dengan kondisi mu kan?, aku melupakannya karna aku sudah memahami bagaimana keadaan mu saat itu”. Jawab hyemi sambil memeluk jin

Keadaan menjadi hening sejenak.

Memang, Setelah kecelakaan itu terjadi, jin sempat mengalami jatuh mental karna itu. Sempat dia tidak mau terlihat oleh temannya dan tidak mau keluar rumah hingga merasa frustasi sehingga jin pernah mencoba untuk mengakhiri hidupnya sewaktu jin berusia 20 thn, namun sekarang jin sudah dapat berfikir untuk apa jika dia hidup hanya untuk berada di dalam sebuah rumah. Sebenarnya jin sudah di beri saran agar jin melakukan operasi matanya. Namun jin masih takut membayangkan jika operasi itu gagal.

“Yaaa,. Masih kau ingat lelaki itu???” Tanya hyemi sambil melepaskan pelukannya

“Lelaki? Siapa?” Jawab jin yg memang tidak mengingatnya

“Aigoooo. .. lelaki yang menyelamatkanmu sewaktu kau kehilangan akal”.maksud hyemi adalah tindakan bunuh diri

“Aaa, sewaktu di stasiun KA?”Jawab jin mengingat

“Iyaaa” kata hyemi

“Ahhh,.. itu. Bagaimana aku bisa mengingatnya, wajah nya saja aku tak tau seperti apa?”Jawab jin

“Tapi bukankah waktu itu dia berteriak lalu menarikmu dan memelukmu, tidakkah kau ingat bagaimana suaranya? Dan rasa genggaman tangan nya?” Kata hyemi sambil menyenggol bahu jin

“Yaa!!! Apa kau gila? Jadi kalau aku ingat bagaimana rasa genggamannya, jadi haruskah aku menggenggam setiap lelaki yang dekat denganku? Apa kau tidak warasss??? Haaaa!!!” Kata jin yg sambil melayangkan pukulan ringan di kepala hyemi

“Hyaaa,, aku hanya bertanya, kalau kau tak ingat,. Ya sudah, kau tak perlu memukul kepala ku” jawabnya sambil mengelus kepalanya

“Tapiii, bagaimana jika kalian bertemu lagi? Apa yg akam kau lakukan?” Tanya hyemi

“maksudmu?” Kata jin

“Bagaimana jika kau bertemu dengannya di masa yang akan datang, bisa saja saat sekarang ini. Apa yg akan kau buat?”Tanya hyemi

“Ahhh …. ituuu???”Sambil berfikir

“Aku akan berterimakasih padanya”Jawab jin

“Itu saja???”Tanya hyemi

“Oh. Itu saja. Yaaa. Sudah hentikanla pembicaraan kita ini, aku sangat lelah setelah bermain piano”.Kata jin

“Apaaa? Bermain piano? Sejak kapan kau tertarik dengan musik,siapa yang bisa membuat mu tertarik dengan itu?”Tanya hyemi penasaran

“Ahh sudahlah. Aku hanya tertarik aja”.Jawab jin

“Bernakah? Benarkah hanya tertarik dengan sendirinya?”Tanya hyemi

“Oh”.Jawab jin singkat

“Ahhh sudahlaaa, aku lelahhh” sambil membaringkan badannya di tempat tdr.

“Baiklah”.jawab hyemi smbil membaringkan badannya di tempat tidur

Ketika hyemi membaringkan tubuhnya, sebenarnya, aku belum bisa tidur sepenuhnya, aku hanya memejamkan kelopak mataku. Namun pikiranku masih saja teringat dengan pertanyaan hyemi. “tidaakkah kau ingat dia”. Sebenarnya, aku masih sangat mengingat bagaimana suaranya. Bagaimana mungkin aku bisa lupa, karna itu kejadian yang pernah menyadarkanku tentang hidupku sendiri. sebenarnya aku juga ingin tau, siapa dia?? Bagaimana dia? Namun, tak lamaaku juga sudah terlelap dengan tidurku bersama hyemi.

 

#Tbc…..

Please to leave a comment

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s