[EXOFFI FREELANCE] This Moment (Chapter 1)

THIS MOMENT.jpg

Title                            :  This Moment (Chapter 1)

Author                       :  lptwidya

Genre                         : Romance,School Life,Friendship

Rating                        :  PG-17

Main Cast                 :

  • Han Dahee (OC)
  • Oh Sehun

Additional cast        :

  • Park Mingi (OC)
  • Park Chanyeol
  • Jung Hye Min (OC)

And find other cast on this story hehe

Lenght                       :  Chaptered

Disclaimer                :

Fanfic murni dari otak saya sendiri mengalir apa adanya dan tanpa ada paksaan dari siapapun. Exo cast punya kita bersama wkwk,Oc cast punya saya. Dont Plagiarism!keep clam and read my fanfic hehe :v maafin kalo ceritanya garing kayak emping ,niat saya hanya bermaksud menghibur readers maapin juga kalo kebanyakan typo karena saya membuat ff ini dalam keadaan tidak sadar (?)

FF ini pernah dipublish blog pribadi aku https://myworld347.wordpress.com/

Jangan lupa RCL ya karena Kritik dan saran readers sangat bermanfaat buat saya ^^

———————————————————————————————————

 

Sumarry :

“Moment”

Semua perasan berkumpul menjadi satu untuk membentuk 1 kata tersebut

.

.

.

.

.

 

ThisMoment#1

 

Hyundai Senior High School

 

Dahee’s Pov

 

“Dahee bisa kau bawakan buku ini dan letakan dimeja songsaengnim?” rutinitas yang biasa aku jalani setelah jam pelajaran berakhir ,ya mau tidak mau harus aku jalani perintah songsaengnim,kalau tidak.. bisa ku pastikan hari ini aku tidak pulang kerumah dengan tepat waktu karena bisa dipastikan songsaeng akan memberikanku tugas yang sangat sangat akan menguras seluruh jiwa dan ragaku ini. Ya mau tidak mau aku harus melakukannya,lagian inikan hari pertamaku menjadi  siswa kelas XII,jadi aku harus bersemangat.

 

Setelah memikirkan hal hal yang hanya membuang waktu saja,dengan langkah terburu buru aku mengambil buku songsaengnim dan menuju ke ruang guru. tapi tiba2 langkahku terhenti ketika aku menoleh dan meilhat Oh Sehun yang  sedang menatapku dengan ekspresi yang arghh tidak bisa ku bayangkan itu sangat menjengkelkan,dia selalu seperti itu memasang wajah dinginnya kepada semua orang, entah apa yang membuatnya seperti itu.

 

“kenapa kau menatapku seperti itu?” aku menghamipirinya yang sedang duduk dibangku paling depan

 

“nothing..” aishh dia selalu seperti itu,hanya menjawab 2 kata atau 3 kata atau sepatah kata paling parahnya jika kuajak bicara.menjengkelkan

 

“ish kau ini,apa perlu kau ku ajarkan untuk memperbanyak kosa katamu itu?”sekilas ia menatapku setelah ia sibuk dengan bukunya

 

“tidak” ohh ya tuhan demi neptunus bantu aku,aku sudah tidak tahan lagi jika terlalu lama berbicara dengannya rasanya aku ingin menjambak rambutnya.

 

“dasar oh sehun,kau seperti es yang dijual bu kantin” aku meninggalkannya dan menuju keruang guru.

 

****

 

“huaa akhirnya semuanya berakhir,ssaem selalu saja merepotkanku huh” cetusku sambil menutup pintu ruang guru dan membenarkan ikatan rambut kuncir kudaku yang mulai merenggang. Tapi tiba2 saja seseorang melintas begitu saja dipikiranku saat ini, yaak oh sehun kenapa kau tiba2 muncul dipikiranku dan,hatiku berdegup kencang saat ini o tidak saat ini aku tidak ingin memikirkanya

 

“Huhhh..kenapa aku tiba tiba memikirkannya?”aku menghela nafas. Yaaa aku tau ,sebenarnya aku sudah lama menyimpan perasaan pada sehun seorang murid XII-1 yang sangat cerdas dan juga pandai,aku menyukainya sejak kelas X, kita sekelas sudah hampir 3 tahun dan perasaan ini masih saja tersimpan dengan suci layaknya selembar kertas putih yang tidak pernah tergores oleh tinta manapun,entah apa yang membuatku tertarik padanya.tapi,terkadang aku sangat membencinya..ya sangat membencinya ketika ia bersikap dingin padaku.sudahlah lagian perasaanku ini tidak akan pernah diketahui olehnya, jika dia mengetahuinya mana mungkin dia akan memperdulikannya haha sudah bisa ku tebak semuanya,biarkan semua perasaanku tersimpan dalam hati ini saja. walaupun dia orang yang menyebalkan,terkadang aku merasa senang jika ia didekatku.

 

“lihat apa yang barusan kau pikirkan dahee arghh.. sudah hentikan dahee hentikan kau akan gila jika terus memikirkannya” aku menghembuskan nafas dan mentralisirkan keadaan ,tiba2 ponselku berbunyi dan langsung aku ambil dari saku baju seragamku

 

1 Message

 

“wahh coba tebak pesan dari siapa ini?” senyumku berkembang sesaat sambil membuka pesan itu

 

From : Chanyeol

 

Dahee ,jadi kapan kita bisa memulai

bimbingan belajar untuk bulan ini?

 

Chanyeol salah satu teman dekatku dikelas,aku sangat dekat dengannya,bahkan kedekatan kita hampir menyamai seorang kakak dan adik, dia selalu membantuku dikala aku sedang membutuhkannya dan dia mempunyai otak yang lumayan juga tidak kalah dengan sehun.aku dan chanyeol berniat untuk mengikuti bimbingan belajar karena chanyeol berfikir dikelas 12 ini harus lebih serius lagi dalam pelajaran,maka dari itu chanyeol juga mengajakku.Tanpa membalas pesan chanyeol dikarenakan adanya halangan pada stok pulsa, langsung ku masukan kembali ponselku

 

“huh kenapa harus tentang pelajaran lagi,dasar tiang sutet,ia terlalu terburu-buru untuk memulai bimbel saat ini padahal kan ini masih awal kelas 12.masih banyak hal hal mengasyikan yang harus dilakukan selain belajar ,membosankan” aku menyusuri koridor sekolah dengan malas

 

***

Bel sekolah berbunyi dan bersamaan dengan itu berkahir juga pelajaran hari ini ,ini saat2 yang paling membahagiakan bagiku bagaimana tidak akhirnya aku bisa terbebas dengan pelajaran2 yang sangat sangat sangat membuat kepalaku ini pecah. Dengan cepat aku memasukan buku buku ke dalam tas setelah itu aku melangkahkan kakiku untuk meninggalkan kelas,belum sempat aku melangkah tiba tiba seseorang memanggilku

 

“Han Dahee..”

 

“Ne?” aku menoleh ,ternyata itu Mingi teman dekatku

 

“kita pulang bersama yaa?” MinGi menyipitkan matanya sambil melingkarkan lengannya di lengkanku

 

“hmm baiklah,mari kita pulang bersama hehe” aku pun menyipitkan mataku yang membentuk eyesmile

 

Kita pulang dengan berjalan kaki ,yaaah kita sudah biasa seperti ini berangkat sekolah dan pulang sekolah dengan berjalan kaki lagian rumah kita tidak terlalu jauh juga jaraknya dari sekolah. Tetapi berjalan sangat mengasyikan karena kita bisa menikmati suasana gangnam yang sesunguhnya.

 

“Dahee..”panggil MinGi padaku

 

“Ne ada apa MinGi-ya?”

 

“Bagaimana menurutmu kelas 12 ini Dahee-ya? Sangat menyenangkan kah? Atau bagaimana?” dengan semangatnya MinGi membanjiriku sebuah pertanyaan yang menurutku itu tidak menarik sama sekali untuk dipertanyakan.

 

Aku menyengir sekilas “hmm bagaimana yaa menurutku tidak terlalu buruk dan tidak terlalu menyengkan juga hehe”

 

“kenapa seperti itu dahee?ingat dahee kita sudah kelas 12, kau harus lebih serius belajar dan kau harus mengejar cita2mu impianmu,sebentar lagi kan kita akan menjadi mahasiswa.hilangkan semua sifat malasmu itu dahee-ya” ceramah mingi di siang hari mulai terdengar dengan sempurna ditelingaku,yaa mingi memang seperti itu jika aku melakukan sesuatu yang menurutnya sedikit melenceng dia akan langsung memberikanku sebuah ceramah yang sangat membuat telinga ini sedikit hangat (?)

 

“hmm benar juga kata-katamu MinGi-ya..” sekilas aku memikirkan perkataan mingi “tapi kenapa mingi aku sangat sulit untuk melakukan hal itu??” aku memegang bahu mingi dan menggoyang2kannya, seakan akan aku sedang frustasi,ah aku terlalu mendramatisir

 

“melakukan hal apa maksudmu?” MinGi bingung

 

Aku tertunduk sedikit malu “ Belajar hehe”

 

“Dahee-ya kau pasti bisa melakukannya dengan tekad dan kemauan,jika kau memiliki kemauan yang besar dalam hidupmu atau kau mempunyai suatu hal yang kau capai selama ini ,kau bisa mencapainya jika kau meempunyai tekad untuk mencapai semua itu” MinGi sukses memberikanku pencerahan yang sangat membangun.

 

aku menganggukkan kepalaku “kau benar MinGi ,aku harus mencapai semua apa yang aku inginkan saat ini dan aku harus belajar dengan giat.Semangat MinGi!” aku mengeluarkan eyesmileku sambil ku kepalkan tangkanku keatas yg bertandakan “semangat”

 

“Ayo Semangat Dahee kau pasti bisaaa!” MinGi melakukan hal yang sama

 

***

Author’s POV

 

Terlihat seorang gadis remaja dengan baju piyamanya yang sedikit kebesaran dan rambutnya yang dicepol keatas sedang bingung dengan pikirannya,sudah sekitar setengah jam ia mondar mandir di samping tempat tidurnya,entah apa yang sedang difikirkan oleh gadis itu.

 

“aku sangat bosan,apa yang harus aku lakukan malam ini?” Dahee masih saja kebingungan dengan dirinya sendiri

 

“aku tidak boleh membuang buang waktu,aku harus memanfaatkan waktu luang ini,tapi apa yang bisa aku lakukan?” ia mulai berbicara pada dirinya sendiri

 

Tiba tiba perkataan MinGi sepulang sekolah tadi terbayangkan olehnya

 

“belajar? Apa mungkin aku bisa melakukannya?” dahee menuju meja belajarnya dan mentap semua buku2nya yang masih tertata sangat rapi.

 

“kau bisa melakukannya dahee,ayo semangat!” dahee mulai mengambil bukunya,ia mengambil buku kimia karena ia merasa sangat lemah dimata pelajaran itu.

 

Dahee mulai memahami kata demi kata pada teori dibukunya,ia menggaris bawahi suatu teori yang menurut dia penting untuk dipelajari.tetapi sesaat kegiatan belajarnya harus terhenti karena tiba tiba dahee memikirkan sesuatu lagi.

“oya bagaimana dengan bimbelku?yaaa!! si tiang sutet itu,aku belum membalas pesannya,andwae!!?!” dengan cepat dahee mengambil ponsel dikasurnya.

 

To : Chanyeol

 

Annyeong ,maaf baru membalas pesanmu

Hmm..bagaimana ya?aku terserah kau sajalah

 

Was sent

 

Pesan dahee telah terkirim pada chanyeol,ia langsung melanjutkan aktivitasnya yang sempat terhenti ia meletakan ponselnya di kasurnya, belum sempat ia membalikan badan untuk menuju meja belajarnya,ponsel dahee berbunyi

 

From : Chanyeol

 

Geurae Dahee-ya

Oh ya bagaimana harimu ?

—————————————————-

To : Chanyeol

 

Tidak terlalu buruk Yeol,bagaimana denganmu?

 

From : Chanyeol

 

Ya sama sepertimu,semuanya baik baik saja,

Dahee-ya aku merindukanmu,kapan kita bisa keluar bersama lagi?

 

———————————————————————-

 

To : Chanyeol

 

Haha wah benarkah yeol?kalau begitu aku juga sangat merindukanmuu damboo hahaha

Kita bisa melakukannya jika kita mempunyai waktu luang yeol,bukankah kelas 12 ini kita semakin sibuk saja?

 

———————————————————————————–

 

From : chanyeol

 

Kau ini, jangan menyebutku dengan sebutan itu,itu memalukan.

Hmm kau benar,tapi kapan kita mempunyai waktu luang?      

 

Dahee mendengus kesal

 

To : Chanyeol

 

Entah yeol,mungkin tidak akan lama ,Sudah ya aku mulai mengantuk

Sampai jumpa yeol.

 

Dahee meletakan kembali ponselnya

“jika aku terus membalas pesannya,pulsaku akan cepat habis huh dasar yeol”

 

Dahee menatap meja belajarnya,ia sangat malas untuk kembali kesana.

“hoaam..kenapa aku sudah mengantuk” sembari dahee melihat jam dindinya

 

“yaah mungkin ini sudah saatnya aku untuk berhibernasi” dahee menuju meja belajarnya dan merapikan buku bukunya. Dahee mengambil salah satu buku dan menatap sendu bukunya.

“sayang sekali aku harus mengakhiri kalian semua sampai disini,selamat malam”

 

Dahee menuju tempat tidurnya dan mulai berbaring,sesaat ia memikirkan apa saja yang sudah terjadi hari ini dalam hidupnya. Dari sekian banyak hal yang ia fikirkan,ada salah satu hal yang paling menarik baginya untuk difikirkan,siapa lagi kalau bukan Oh Sehun. Sesaat dahee mengambil ponselnya,ia membuka menu galery,sepertinya ada sesuatu yang ia cari. Ia sedang memperhatikan foto seseorang yang telah mengisi hatinya saat ini,oh sehun dengan seragam hyundai dan ekspresinya yang begitu sangat datar.

 

Dahee tersenyum sekilas melihat foto itu

 

“ternyata aku masih menyimpannya.yaampuun lihat lah seperti apa dirimu sehun,dia memang tidak punya ekspresi ,bahkan di saat aku mengambil fotonya ekspresinya masih tetap saja begitu,sunggu sehun yang konyol”dahee masih tersenyum

 

“tapi entah apa yang membuatku bisa menyukaimu sehun”

“dan..”

“entah sampai kapan juga perasaan ini akan terus bersembunyi”

 

Senyum dahee memudar seketika ,ia menyudahi kegiatanya dan langsung menutup galerynya

 

“ah sudahlah,walaupun seperti ini keadaannya.. tetapi aku masih bisa menikmatinya”Dahee menarik selimutnya dan ia mulai tertidur.

 

 

***

 

XII-A’s Class

 

Dahee’s  POV

 

Sudah 1 minggu aku menjalani sebagai seorang siswa kelas 12 tingkatan akhir di SMA ini,jika di pikir-pikir rasanya baru kemaren aku masuk sekolah setelah menikmati liburan yang panjang. Yeah Monday we meet again!! Haha kata kata itu terlihat sekali jika aku menyukai hari senin,tapi kenyataannya tidak sama sekali. Hari senin merupakan hari yang sangat menyebalkan,setelah seharian melewati liburan besoknya harus bertemu dengan senin,entah jika bertemu dengan selasa,mungkin aku akan membencinya juga haha. Hari senin di jam pertama aku harus berurusan dengan mata pelajaran yang akan sangat membuatku mengantuk bagaimana tidak yang aku dengarkan adalah tentang sel-sel tumbuhan oh tuhan sangat membosankan,guru yang mengajar pun juga sangat sensi ,jika ada 1 murid yang tertangkap tidak mendengarkan penjelasanya,ia akan tersinggung dan akan mengeluarkan kata kata yang membuatku ingin melepas telingaku ini

 

“Hoaaamm…” aku menguap dan sembari mengambil posisi untuk tidur secara sembunyi2 agar tidak ketahuan oleh songsaengnim.

 

“Jika aku tidur,mungkin akan lebih baik hihi” aku tidak mempedulikan apa yang sedang dikatakan oleh saem saat ini ,saat ini aku hanya ingin tidur.

.

.

.

Selang berberapa menit aku tertidur ,aku merasa saat ini tidurku akan berakhir,aku mendengar suara yang sangat merdu.semakin lama suara itu semakin keras saja,membuat tidurku tergangu

 

“YAA HAN DAHEE!!!” sontak aku mendongakkan kepala dan mencoba mengumpulkan kembali nyawaku yang tadinya tertinggal di alam mimpi.

 

“apakah tidurmu sangat nyenyak nyonya Han??” saem mulai menuju ke arah bangkuku,dan sekarang semuanya sedang memusatkan perhatiannya padaku

 

“Hehe..” aku menggaruk tengkuk leherku yang tidak gatal.

 

Karena aku merasa sangat bersalah,aku menundukan kepalaku “maafkan aku saem,aku merasa sangat lelah” ada sedikit pembelaan terhadap diri sendiri pada kalimat terakhir.

 

Ssaem melingkarkan kedua tangannya sambil membenarkan posisi kacamatanya“ini peringatan pertama untukmu,lihat saja apa yang akan ku lakukan padamu jika kau melakukan hal ini untuk yang ketiga kalinya”

 

“Geurae ssaem besok saya akan melakukannya lagi untuk yang terakhir kalinya ” dengan tanpa dosa aku mengatakan semua itu.

“Astagaa kau ini,sudahlah. Semuanya kita akhiri saja sampai disini,jangan lupa mengerjakan tugas yang sudah saem berikan pada kalian,selamat pagi” saem mulai berjalan ke arah pintu dan meninggalkan kelas.aku merasa sangat lega,karena saem tidak memberikan hukumannya padaku

 

“huffft..hampir saja”

 

“Ish kau ini harusnya kau tidaak tertidur seperti itu tadi dahee-ya” Hyemin teman sebangkuku memukul pundakku dan membuatku sangat kaget

 

“astaga kau membuatku kaget.aku merasa lelah hyemin bagaimana aku tidak tertidur” aku mempoutkan bibirku

 

“jangan kau ulangi lagi perbuatanmu itu ,kau tau kan saaem jika ia sudah marah..akan jadi apa dirimu nanti” hyemin menasehatiku

 

“tapi aku sudah bilang padanya jika aku akan mengulanginya lagi untuk yg terakhir kali haha” aku menyipitkan mataku dihadapannya,memasang aegyo yang tidak jelas.

 

“YAAA!!DAHEE-YA” hyemin berteriak tepat ditelingaku

 

“YAAA!!HYEMIN-YA tidak usah berteriak seperti itu,kau tau ada berapa liter air liur yang sudah kau masukan ke dalam telingaku ini eoh?” aku balik teriak tepat pada wajahnya.

 

“hehe maafkan aku kawan,ayo kita ke kantin aku sudah sangat lapar” hyemin meraba raba perutnya yang harus segera di isi.

 

“Mianhae hyemin ,entah kenapa aku tidak mood untuk keluar,kau pergilah bersama MinGi” aku menolak ajakannya

 

“Okey baiklah ,aku pergi dulu ya”hyemin langsung menuju bangku MinGi.

aku tersenyum sekilas “Ne”

 

Karena merasa bosan,aku melanjutkan tidurku yang sempat terhenti karena terhalang oleh suara merdu nan suram songsaengnim

 

“Hoaamm..mengapa aku sangat mengantuk sekali”aku membenarkan posisiku untuk tidur,belum sempat aku memejamkan mataku,aku mendengar suara seseorang

 

 

-TO BE CONTINUE-

 

15 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] This Moment (Chapter 1)”

  1. Kathian Sehun disama²in sama es batu udh gitu es nya yg dijual di kantin sklh lagi, ck ck ck padahal dia dingin nya kaya es di kutub
    Semangat kak lanjut nulisnya
    Fighting!!

    1. Walaupun sehun disama2in kayak es Batu, tapi dihati author dia beda kok (?)😊😊 *jambak author*
      Wihh makin semangat nih author apalagi dapet semangat dari renatasha,Pati lanjut kok,tengkyu ya💞

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s