Repeat

Repeat2

Shuu’s Present

~oo0oo~

Repeat

~oo0oo~

Main Cast:

Do Kyungsoo [EXO] | Kwon Chaerin [OC]

Genre:

Romance

Rating:

PG-15

Length:

Oneshoot

Musim dingin sedang berada di puncaknya. Pasti semua orang diluar sana –yang tentunya cukup umur-  akan memilih pergi ke bar atau ke warung tenda pinggir jalan untuk menikmati arak atau minuman beralkhohol sejenisnya. Sedangkan aku harus menunggu beberapa jam lagi untuk memilih melakukan itu atau langsung pulang ke rumah. Karena, saat ini aku masih harus menyelesikan pekerjaannku yang menupuk. Asal kalian tahu di bulan Januari ini pekerjaan silir berganti berdatangan tak berujung. Seperti permainan ular tangga, dan kau jatuh pada nomor 99 kau pasti akan turun lagi. Begitupun aku, jika aku sudah membereskan hampir semua pekerjaan. Pasti yang lain memberikan pekerjaannya padaku.

Pada akhinya, aku mendengar ponselku berdering. Memekakkan telinga hingga aku ingin melemparnya ke lantai. Tapi aku mengurungkan niatku. Bagaimanapun juga, aku harus bekerja mati-matian untuk mendapatkannya.

-Kwon Chaerin- nama yang tertera di ponselku sukses membuat diriku terkesiap. Sudah lama sejak hubungan kami berakhir. Dan saat ini dia menelponku. Sebenarnya ada apa? Bukankah dia sudah mempunyai kekasih baru? Apa aku saja yang terlalu berharap padanya?

Dengan tangan bergetar aku menggeser tombol hijau. Berdeham sebentar, supaya tidak terlihat gugup. Kuharap dia tak mendengar suara gugupku ini.

“Yeoboseyo?”

“Kyung, orenmanieyo. Bisa kau datang menemuiku di pub biasanya?” tanya Chaerin dengan suara aneh. Jelas-jelas inderaku mendengar suara Chaerin yang tak biasanya.

“Eoh? Ne. Tentu saja.” jawabku gugup dan bingung. Aku tahu saat ini aku harus menemuinya sekarang.  Jika tidak, kalian tidak akan menalar apa yang akan dilakukannya.

Diluar hujan, Kyungsoo melihat seorang yeoja bersurai sebahu yang duduk di kursi tinggi menghadap ke meja bartender. Walaupun ia berada di seberang jalan, Kyungsoo dapat melihat punggungnya lewat jendela besar yang terpatri di bar tersebut. Air hujan membuat kaca jendela tersebut memburam. Kyungsoo menghela nafasnya kasar, sebelum akhirnya mencopot safety beltnya kemudian keluar dari mobilnya. Dengan berlari kecil ia menyeberang jalan yang sudah mulai sepi.

Tak heran ini adalah kawasan yang kecil, maklum saja jika sudah jam 22.00 KST pasti kawasan ini sepi dengan lalu lalang orang-orang. Pub ini juga tak terkenal dengan pub-pub yang lain yang tersedia di tengah kota. Ini hanyalah Pub kecil yang terletak di jalan sepi pinggiran kota.

Ia memutar gagang pintu, berusaha untuk membukanya. Pintupun terbuka dan indera Kyungsoo menangkap lagu jazz yang mengalun lembut dari speaker yang terletak di ujung ruangan. Ia berjalan mendekati Chaerin. Terlihat ditangannya memegang segelas Blue Moon. Lagi-lagi Kyungsoo menghela nafasnya kasar.

Kyungsoo melepas mantelnya dan ia pasangkan ke tubuh Chaerin. Ini musim dingin, dan bisa-bisanya ia memakai dress yang sangat pendek. Hanya menutupi badan dan pantatnya saja. terlihat Chaerin terkesiap dengan mantel yang menggantung di bahunya. Ia lalu menengok ke arah Kyungsoo dan tersenyum.

Kemudian, Kyungsoo mengambil posisi duduk tepat di sebelah Chaerin. Tak ada kata yang mereka ucapkan untuk selang waktu yang lama. Sepertinya Chaerin sedang sibuk dengan pikirannya, dan Kyungsoo terlihat enggan untuk berbicara.

“Whisky juseyo.” Kata Kyungsoo kepada seorang bartender berdasi kupu-kupu yang sedang mengelap beberapa gelas dengan sangat hati-hati.

“Kyung, orenmanieyo. Kau tak merindukanku?” tanya Chaerin mencoba membuat lelucon. Tetapi tak ada satu dari mereka tertawa.

“Ada apa? Jangan berputar-putar. Langsung ceritakan saja apa yang ingin kau ceritakan.” Kata Kyungsoo sedikit sarkastis. Ia tahu, saat ini Chaerin punya masalah dengan pacar barunya. Sudah terlihat dari sorot matanya.

“Ani. Aku hanya merindukanmu, merindukan wajahmu.” Kata Chaerin menatap kosong ke depan. Wajahnya terlihat menyembunyikan sesuatu dari Kyungsoo.

“Jangan coba-coba membohongiku. Aku tahu segalanya tentangmu Kwon Chaerin.” Kata Kyungsoo memandang Chaerin dengan tatapan tajam kemudian pandangan itu meredup.

Perbincangan mereka terinterupsi sebentar dengan seorang bartender yang membawa segelas Whisky milik Kyungsoo. Ia meletakannya di depan Kyungsoo. Kemudian tangan Kyungsoo meraihnya dan meneguknya perlahan.

“Ada beberapa masalah dengan kekasihku yang baru. Kupikir dengan menemuimu aku akan merasa lebih baik.” Kata Chaerin sambil memainkan bibir gelas yang ia pegang.

“Babo.” Ucap Kyungsoo singkat. Chaerin tertawa singkat, terlihat seperti menertawai diri sendiri.

“Aku berpikir bahwa aku ingin memulainya lagi denganmu, tapi aku tahu itu tidak mungkin.” Kata Chaerin sambil tersenyum kecut. “Bagaimanapun kaulah yang terbaik.”

Kyungsoo tertegun sesaat dan memandang Charin lekat. Dulu hubungan mereka berakhir karena Kyungsoo. Kalian tahu dia adalah orang yang sangat tidak peduli dengan sekitarnya. Ia hanya berbicara seperlunya. Dan menjelaskan apa yang harus di jelaskan. Tidak pernah mengajak orang lain dulu berbicara.

Dia bahkan sempat mengabaikan Chaerin, tapi apakah kalian tahu? Dalam diamnya dia sedang  memerhatikan semua gerak-gerik Chaerin. Ia lebih suka mengamati daripada bertanya. Pada akhirnyapun karena keangkuhan Kyungsoo hati Chaerin mencari dambaan yang lain, dan pada akhirnya ia singgah kepada seorang lelaki yang sekarng ini menjadi pacarnya.

Saat itupun Kyungsoo hanya diam. Walaupun Kyungsoo tahu Chaerin mempunyai pacar selain dirinya, ia tetap diam. Dan setelah 1 bulan, Kyungsoo mengajak Chaerin untuk bertemu dan mengatakan bahwa ia sudah tahu semuanya. Dan Kyungsoo-lah yang meminta putus. Bodoh, memang. Mereka berdua memang bodoh. Dan sekarang Chaerin menyesalinya. Kyungsoo juga, andaikan saja dulu ia lebih peduli. Bukan. Lebih tepatnya andaikan ia tidak gengsi untuk mengungkapkan semuanya pada Chaerin. Pasti tidak akan begini.

Chaerin menenggak Blue Moonnya sekaligus sampai habis. Kemudian meletakkan kepalanya di atas meja. Yang ia rasakan pening. Dunianya terlihat berputar-putar dalam pandangannya. Yang ia dengar hanyalah musik jazz yang mengalun lembut ditelinganya serta suara air hujan yang menghujam aspal di luar sana.

“Kalau begitu, mari kita mulai dari awal. Mari mengawalinya dengan hal baru.” Kata Kyungsoo tanpa keraguan sedikitpun. Ia menatap Chaerin dengan lembut.

“Ahhh… kurasa aku sudah gila. Tidak mungkin inderaku mendengar kau mengucapkan bahwa kau ingin memulainya kembali bersamaku. Mungkin ini efek dari ini.” Kata Chaerin sambil mengangkat kepalanya dan menunjuk gelas dihadapannya. Ia lalu mencoba bangkit dari duduknya. Terlihat ia sudah sempoyongan. Chaerin lalu berjalan sambil menenteng tas tangannya meninggalkan Kyungsoo yang masih mematung di kursi tingginya.

“Aku tidak bercanda. Aku benar-benar serius.” Kata Kyungsoo. Chaerin saat itu juga menghentikan langkahnya kemudian berbalik memandang Kyungsoo yang juga memandangnya dengan lembut.

Chaerin berdiri mematung di tempatnya tak tahu harus melakuan apa. Kyungsoo bangkit dari duduknya dan menghampiri Chaerin. Tepat di depan Charin, ia menghentikan langkahnya. Lalu memeluk Chaerin dengan erat seakan tak ingin melepaskan gadis yang masih mengisi seluruh ruang yang ada di hatinya. Ia tak bisa melepaskan Chaerin walaupun hanya sedetik. Ia tak bisa.

“Aku tidak bermimpi kan?” tanya Chaerin lembut.

“ANI. Ini aku, Kyungsoo yang memintamu kembali kepadaku.” Kata Kyungsoo mengeratkan pelukannya pada Chaerin.

Chaerin mendengar perkataan itu langsung membalas pelukan Kyungsoo. Terlihat ia terisak di bahu Kyungsoo. Menenggelamkan wajahnya membuat hatinya merasa lega. Sungguh lega. Kyungsoo bagaikan tempat sampah –bukan dalam artian buruk, tetapi sebaliknya- yang ia gunakan untuk membuang kenangan buruk.

Hujan yang mengguyur di luar menjadi saksi semua kejadian yang tengah berlangsung ini. Cerita Kyungsoo menunjukkan bahwa dengan cinta semuanya dapat berubah. Hati Kyungsoo yang dulu beku seperti es, dapat mencair dengan kata-kata rindu Chaerin yang bagai air hujan hangat. Mengguyur semua isi hati Kyungsoo. Apa kalian siap berubah untuk mendapatkan kembali cinta yang kalian harapkan?

-END-

Halo! Ini FF rebornku di EXOFFI! Eummm… selamat Tahun Baru ya untuk kalian! Semoga di tahun 2016 ini diberikan kemudahan dan semua yang diinginkan di tahun ini bisa tercapai! Untuk yang mau UNAS semangat ya! Di doakan supaya nilainya memuaskan dan diterima di sekolah yang diinginkan! Amin! Jangan lua komentarnya ya, komentar kalian sellau ditunggu ^^

NB: Terimakasih buat Nono yang udah pinjemin OC-nya

20 tanggapan untuk “Repeat”

  1. halo ^^
    pertama aku mau minta maaf sebelumnya,boleh ngasih sedikit kritik? aku berharap kata2ku tidak terlalu pedes but here we go.
    waktu pertama ngeklik cerita ini, aku ngeliat pembuka ffmu yg menurutku lumayan rapi, jadilah aku klik dgn harapan menemukan tulisan yg sama rapi. sebenernya ini bisa dibilang cukup rapi, lebih rapi dari kebanyakan ff, cuman ada bbrp kesalahan umum seperti ‘diluar’ dsb dan kata asing yg tidak dimiringkan. change of POV juga mestinya tdk perlu, krn ketika kamu menulis pertama pake POV kyungsoo terus tiba2 berubah jadi org ketiga, hmm rasanya aneh. jujur aku gak begitu suka sama author yg suka ganti2 POV, bikin bingung hehe. terus ada bbrp kalimat yg mestinya bisa digabung tapi kamu pisah2, ada yg pemenggalannya kurang tepat juga, misal:
    .
    .
    Sudah lama sejak hubungan kami berakhir. Dan saat ini dia menelponku.
    .
    .
    dua kalimat ini enaknya digabung aja.
    storylinenya… mainstream, coba sedikit twist atau tonjolkan feelnya lain kali ya ^^
    sorry cerewet. ceritamu ini sebenernya potensial utk jadi lebih menarik lagi, sungguh! keep writing anyway!

    1. Halo terimakasih kak sudah meluangkan waktunya untuk membaca FFku ini. Terimakasih udah memberikan sarannya yang pastinya akan ku tampung. Maaf sebelumnya karena aku kurang memperhatikan hal kecil itu sewaktu nulis. Tapi, setelah ini akan ku usahain untuk memperhatikan itu semua. Aku bukan tipe orang yang lembek kok kalo digituin… jadi tenang aja.

      Sebelumnya aku juga butuh saran dari pembaca. Juga aku masih baru soal nulis kayak gini. Terimakasih udah ngasih saran yang sebelumnya jarang aku terima. 🙂 🙂

  2. Sweetnya..
    Keren ceritanya..
    Bikin aku senyum senyum,nangis bahagia *alay
    Btw aku suka cerita cerita kakak :v
    Semangatt semangayyy hayeee^^

    1. Mulai alaynya kambuh…. hehh topi jan lupa yo! Cihh.. Kakak :v anda lebih tua dari saya BTW wkwkwkwk….

      Ditunggu ya bun Kyungsoo Birthday Project nyooo /wink/

    1. Adududu~ Kyungsoo ciye Kyungsoo… dia irit ngomong sih tapi di pendem sendiri… makasih udah baca dan komentar!

    1. Makasih udah suka Kyungsoo… Katanya Kyungsoo juga suka kamu kok hehehe.. makasih udah mau baca dan komentar!

    1. Aku juga suka dia walaupun nanti gendut pendek dekil aku tetep suka dia *plak makasih udah baca dan komentar!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s