[ONESHOT] New Year’s Gift

irish-new-year-gift-1

New Year’s Gift

—Special present from IRISH

You know me? You know an author named Irish? You better read this, readers-nim.

.

Adapted from my own story:

Irresistible Love, One and Only, Kajima, Dumb Dumb, Like A Fool, Dream Candy

With EXO’s Wu Yifan, Zhang Yixing, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Do Kyungsoo & Oh Sehun; Red Velvet’s Bae Joohyun & Kim Yeri; Lovelyz’s Lee Mijoo & Kim Jiyeon; APRIL’s Lee Jinsol; OC’s Song Heekyung, Na Inryung, Byun Baekhee, & Lee Injung.

Supported by Author-nim

A slight!comedy, slight!fantasy, slight!sci-fi, slight!psychology, slight!life, slight!romance story rated by G in oneshot length

©2015 IRISH Art&Story All Rights Reserved

“I wanna give you a warm hug, from me, to you. Even if I don’t know who you are, I was really happy to borned as myself and knowing all of you.”—Irish.

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

WARNING! Cerita ini akan penuh dengan ketidak masuk akalan. Gak bisa ku sebut sebagai ‘cerita’ yang ‘bermutu’ tapi semata-mata kubuat khusus untuk kalian. Warning lagi: kalian gak harus membaca semua fanfict yang ku adaptasi di atas untuk memahami cerita ini. Cukup nikmati aja~ karena cerita ini sama sekali gak ada sangkut pautnya sama alur yang akan terjadi pada fanfict-fancict di atas, thankseu.

.

DISCLAIMER

This is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life. And every fake ones belong to their fake appearance. The incidents, and locations portrayed herein are fictitious, and any similarity to or identification with the location, name, character or history of any person, product or entity is entirely coincidental and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art without permission are totally restricted.

.

UNTUK MENEMUKAN PASSWORD, BACA BAIK-BAIK SAMPE ADA TULISAN ‘FIN’ KARENA PASSWORD TERSEBAR DARI AWAL SAMPE AKHIR FANFICT INI.

XOXO, Irish.

.

.

.

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

irish-new-year-gift-1

In Author’s Eyes…

“Baekhyun-ah…” jemari Yeri bergerak panik mencari keberadaan Baekhyun, seolah mengerti, Baekhyun segera mendekati gadis itu.

“Ya, Yeri… Aku di sini.” ucapnya membuat Yeri membuka matanya, menatap Baekhyun dengan tatapan panik khas miliknya.

“B-Baek… Kenapa kau di sini? Bukankah aku tadi bersama Yuta?” lirih Yeri membuat Baekhyun menjawab dengan gelengan pelan.

“Tidak Yeri, kau tidak bersama Yuta, kau bersamaku sekarang…” terangnya lembut membuat Yeri menyernyit.

“Apa maksudmu, Baek?”

Baekhyun tersenyum lembut, menggenggam jemari Yeri, membuat jantung gadis itu melonjak tak karuan karena tindakannya sekarang.

Author fanfiction ini yang membuatmu berada di sini bersamaku.” bisiknya membuat Yeri membulatkan matanya.

“AAh… Kau benar… L-Lalu… Yuta…” sepasang iris Yeri menatap takut-takut, membuat Baekhyun lagi-lagi harus menenangkan gadis itu.

“Tenang saja, tidak akan ada hal buruk terjadi di fanfict ini, Yeri-ah. Aku akan melindungimu.”

“T-Tapi Baek…”

“Ada apa?” Baekhyun menatap bingung.

“Ini bukan One and Only yang memakai password humanoid… Kau tidak harus melindungiku, Baekhyun-ah.” ucap Yeri pelan, tertunduk menatap jemari-jemarinya yang kini mulai berkeringat karena rasa takut dan khawatir.

Baekhyun terdiam sesaat.

“Tapi aku ini Humanoid Pelindung, Yeri-ah. Aku juga sudah berjanji akan melindungimu bukan?” ucap Baekhyun seolah memancing kepercayaan Yeri.

Yeri menggeleng, tatapannya kini tertuju ke satu arah, dimana seorang gadis sedari tadi duduk diam dengan rahang terkatup menahan kekesalan.

“Jika kau melindungiku… lalu bagaimana dengannya?” ucap Yeri tanpa mengalihkan pandangannya.

“Siapa maksudmu?” Baekhyun ikut mengalihkan pandangannya, seketika, lingkaran nano berkilat di sepasang matanya berubah, kini irisnya berwarna merah gelap, dan tatapannya juga membulat terkejut.

“S-Song Heekyung…” gumamnya tanpa sadar.

Gadis itu, Song Heekyung, membuang pandang dengan wajah memerah menahan kekesalan.

“Heekyung-ah, aku bisa jelaskan—”

“Tidak perlu, Baekhyun-ah. Aku bahkan belum mengingatmu, dan sekarang aku disuguhi pemandangan seperti ini. Ugh, lebih baik aku tidak mengingatmu sekalian! Lupakan saja password Irresistible Love! Aku tak akan memberitahu jika passwordnya adalah ending.” Heekyung mencibir, sementara tatapan kesalnya masih bersarang.

Segera, Baekhyun merajut langkah ke arah Heekyung, menggapai jemari gadis itu sebelum Heekyung kembali marah. “Tapi Heekyung-ah, kau sudah memberitahu readers passwordnya.”

“Hentikan, Baekhyun. Aku benar-benar marah sekarang.” ujar Heekyung mengabaikan pemuda itu, tapi seolah tak kehabisan akal, Baekhyun segera tersenyum nakal.

“Kau mau jadi korbanku huh?” godanya membuat Heekyung mencebik. “Jangan bercanda, banyak orang melihat kita sekarang,” tolaknya.

“Ah, masa bodoh, bukankah readers juga menantikan saat-saat seperti ini, Heekyung-ah? Banyak dari mereka yang juga penasaran tentang bagaimana kejadian ‘malam itu’ bukan?” pertanyaan Baekhyun membuat Heekyung menatapnya tajam.

“Malam yang mana?” tanyanya bodoh.

Baekhyun mendekatkan wajahnya ke telinga Heekyung. “Malam itu saat aku menjadikanmu korbanku. Aku bahkan yakin… kalau Baekhee ingin punya seorang adik, pasti readers juga ingin aku menjadikanmu korbanku lagi, Heekyung-ah.” bisiknya membuat Heekyung segera beringsut menjauh.

“Byun Baekhyun, kenapa kau jadi Incubus byuntae begini huh?” ucapnya sedikit tak percaya, mendengar kata ‘Incubus’ keluar dari mulut Heekyung, Yeri menyernyit.

“Dia bukan Incubus, Heekyung-ssi. Baekhyun seorang Humanoid.” ucapnya membuat Heekyung melempar pandang.

“Di Irresistible Love, dia adalah seorang Incubus, dan dia ditakdirkan untuk bersama denganku. Kau tidak tahu itu, Yeri?”

“T-Tapi… Baekhyun-ah… Kau berjanji tidak akan meninggalkanku…” lirih Yeri, suara gadis itu bergetar menahan tangis, dadanya terasa sesak, sakit, ya, Yeri merasakan sakit itu, melebihi rasa sakit yang Ia rasakan kala Baekhyun bertemu dengan Wendy.

“Yeri-ah… Kenapa denganmu? Tanda vitalmu kembali tidak stabil…” ucap Baekhyun khawatir, ucapan itu membuat Heekyung lagi-lagi merengut.

“Baekhyun! Putuskan saja sekarang, kau mau jadi seorang Incubus atau Humanoid?” tuntutnya membuat Baekhyun memejamkan matanya sejenak.

Author-nim. Kenapa kau membuatku menjadi cast di dua fanfiction berbeda?” tanyanya pada sang author-nim yang sibuk mengetik.

Oh, bahkan Baekhyun jadi main cast juga di Don’t Look At Me yang bisa dibaca dengan memasukkan password friendship.

Mengabaikan Baekhyun, author-nim malah sibuk menceritakan Yeri kini mengusap air mata yang hampir membasahi wajahnya.

“Baekhyun… Kau tidak boleh meninggalkanku…”

Keheningan sejenak terjadi, sampai seorang gadis berparas sempurna tertawa, cukup keras hingga mengalihkan atensi tiga orang itu.

“Lihat Yerim, aku sudah bilang kau akan ditinggalkan bukan?”

“I-Irene…”

Gadis berparas angkuh itu mengumbar senyum kecil. “Aku sudah katakan padamu, kau akan ditinggalkan. Bahkan di fanfiction ini pun kau ditinggalkan oleh Humanoid favoritmu itu.” ujarnya dengan nada sarkatis yang kental dalam suaranya.

“Tidak, Irene, kukatakan aku tak akan meninggalkan Yeri.” Baekhyun menengahi dengan nada tegas, membuat atensi Irene beralih padanya.

“Daripada kau bersahutan denganku kenapa tidak kau pikirkan Nona Song yang menuntut pilihanmu?” kembali Irene bertanya dengan nada sarkatis.

“Hentikan Irene! Kenapa kau selalu bersikap seperti ini?!” Yeri akhirnya tak tahan, sungguh, Ia tidak ingin terus berada dibawah tekanan Irene.

Sementara Irene mengukir senyum tenang di paras sempurnanya. “Kenapa? Kenapa kau tidak tanya sendiri pada author-nim kita, kenapa Ia membuatku menjadi seorang tokoh antagonis bahkan di sebuah gift seperti ini?”

Ya, memang, pertanyaan Irene tidaklah salah. Dan sekarang Yeripun ikut mempertanyakan hal yang sama.

“Kenapa… Author-nim… Kenapa kau membuat takdirku begitu buruk? Kenapa kau membuat nasibku seolah berada dalam Sad Story dan nanti akan membuat tears berjatuhan dari mataku?” tanyanya namun mungkin tak akan pernah mendapat sebuah jawaban.

“Kau tak pernah belajar bahasa inggris dengan baik huh?” ledek Irene.

“Itu password dari fanfict author-nim kita, Irene.” ujar Yeri.

Irene baru saja akan mengucapkan kalimat lain saat atensinya berpaku pada seorang pemuda berdarah China yang sangat familiar baginya. Tentu saja familiar, pemuda itu bersama dengannya di empat buah cerita.

“Zhang Yixing! Apa yang sekarang kau lakukan!?” Irene berucap cukup keras, membuat pemuda Zhang itu beralih menatapnya.

“Oh, Joohyun-ah, aku tak melakukan apapun, sungguh, gadis ini yang sedari tadi memandangiku. Mungkin Ia menaruh ketertarikan padaku.” jelas Yixing dengan raut polos.

Irene memejamkan mata sejenak. “Ya! Kau itu bukan penderita Erotomania di cerita ini!” ujarnya, Yixing mengerjap cepat, dan mengumbar senyum manis. “Oh, aku lupa itu. Kukira aku masih jadi penderita Erotomania karena ada Wu Yifan di sini.” ucapnya membuat pemuda Wu yang sedari terdiam kini merasa terpanggil dalam cerita yang tak seharusnya melibatkannya—pada awalnya.

“Ah, ayolah, abaikan saja aku. Pemeran Dumb Dumb sudah cukup menjadi korban-korban penderita gangguan jiwa. Apa aku dan halusinasiku juga harus dilibatkan?” Yifan tak bicara pada Yixing, ataupun Irene, melainkan pada sang author-nim.

“Tuan Wu, Anda baru saja berhalusinasi, Anda membayangkan bicara pada author-nim bukan?” sebuah suara kembali menginterupsi, kali ini berasal dari pemuda beraut datar yang mengenakan setelan serba hitam.

Sedari tadi pemuda ini juga tak andil dalam cerita, tapi apa daya dia ingin bicara juga. “Dokter Do, ketahuilah kalau aku tidak berhalusinasi kali ini. Lihat? Kau bahkan ada dalam cerita ini juga.” ucap Yifan membela diri.

“Ya. Aku tahu,” Kyungsoo menyahut, memandang author-nim sejenak sebelum Ia melanjutkan. “tapi sebenarnya kurasa author-nim kita lah yang menderita gangguan jiwa. Dia butuh X-Ray dan juga medicine. Hey, readers, catat, aku baru saja memberitahumu password.” ucap Kyungsoo melanjutkan, menyebalkan bukan?

“Apa maksud ucapanmu?” Baekhyun dan Yixing berucap hampir bersamaan.

Kyungsoo menatap mereka berdua bergiliran, dan tersenyum misterius.

“Memangnya kalian pikir dia tidak gila karena membuat kita semua berkumpul di satu cerita yang sama huh?” tanyanya segera dijawab dengan anggukan antusias dari Baekhyun.

“Benar! Kau benar sekali. Dia bahkan membuatku harus memilih antara Yeri dan Heekyung. Memangnya aku bisa melakukannya? Ini semua karena ia menjadikanku member favoritnya di EXO.” ucap Baekhyun.

Kyungsoo melirik sekilas.

“Kau juga gangguan jiwa, Byun Baekhyun. Kita ada di dalam fanfiction dimana author-nim sudah membuat kita menjadi sosok lain selain member EXO.” tukas Kyungsoo membuat Baekhyun berdecak kesal.

“Tentu saja kau tidak mempermasalahkannya karena kau hanya menjadi dokter jahat yang seenaknya menuduhkan gangguan jiwa. Kau beruntung karena fanfiction baru yang melibatkanmu belum ada di sini.”

Mendengar penuturan Baekhyun, Kyungsoo lantas tertawa.

“Kau pikir kau satu-satunya yang dibuat harus memilih di sini? Kau tidak lihat? Temanmu, Park Chanyeol, juga ada di sini.” ucap Kyungsoo menarik serta pemuda jangkung Park dalam cerita.

Hey, hey! Aku tidak mau terlibat di cerita aneh ini. Aku hanya ingin jadi pendengar, kenapa kau melibatkanku?” tuntut Chanyeol.

“Tentu saja karena kau juga menjadi peran penting di dua fanfiction karya author-nim kita. Jangan berpura-pura polos, Park Chanyeol.”

Chanyeol tertawa. “Tapi dia hanya memasukkanku sebagai rekanmu di sini, Kyungsoo-ssi. Memangnya kau lupa apa yang sudah kita lakukan di Like A Fool huh? Dan kau juga menghiptonis dan menjadikanku seorang gangguan jiwa di Dream Candy!” Chanyeol kini menuntut, tak terima atas peran yang di dapatkannya.

Tatapan Kyungsoo membulat tak percaya. “Aku? Kau bilang aku yang melakukannya? Ini semua salahnya! Author gila ini yang membuat kita semua terjebak dalam cerita konyol. Dia sekarang bahkan memaksaku untuk memberitahukan password dari fanfict Afterlight Man padahal aku bukan main cast di sana! Passwordnya adalah sunset, catat itu readers, aku sangat kesal.” ucap Kyungsoo, dia bilang dia kesal padahal dia yang sudah membuat kesal bukan?

Yifan berdecak pelan. “Sudahlah, semuanya sudah terjadi. Anggap saja sebagai takdir kita untuk menjadi seperti ini.” katanya—mencoba—bersikap bijak.

Baekhyun hampir saja mendelik—jika saja ia tak ingat bahwa a mengemban peran sebagai Humanoid yang tak bisa merasakan apapun sekaligus Incubus yang baru saja menyadari perasaannya.

“Kau bercanda? Aku tahu ia akan menganiayaku di cerita ini.” komentarnya ketus dan menyebalkan sekali. Karena sikap ketus Baekhyun yang tak sesuai dengan seharusnya, seorang lagi muncul untuk melengkapi cerita.

Appa…”

Author-nim!”

irish-new-year-gift-2

Author-nim!”

Baekhyun berteriak keras, sungguh ia sekarang tak tahan akan siksaan seperti ini. karena tiga orang sekaligus sekarang berada di bagiannya. Sementara author-nim hanya tertawa. Memangnya apa salah seorang author?

“Baekhyun, siapa lagi dia?” Yeri bertanya dengan nada muram, tatapannya tak beralih dari gadis kecil yang memandang Baekhyun penuh tanda tanya.

Tentu saja gadis kecil itu tak mengerti bagaimana bisa ia juga terlibat dalam cerita konyol ini. Tapi Ia pun tak bisa menolak.

“Baekhee-ah, pergi dari sini,” Baekhyun menasehati, sementara Byun Baekhee, sang gadis kecil, membuka mulut. “Tapi Appa, ada Eomma di sini, kenapa Appa menyuruhku untuk pergi?” tanyanya membuat Song Heekyung mengumbar senyum penuh kemenangan.

Ya. Ia baru saja memenangkan lotere dengan Baekhyun sebagai hadiahnya. Karena Yeri tak lagi berkutik.

Author-nim! Kau jahat padaku!” Yeri berteriak hampir histeris, tapi melihat histeria gadis itu, Baekhyun sang Humanoid Pelindung pun tak akan tinggal diam.

Baekhyun segera merengkuh tubuh Yeri dalam pelukannya, berharap tubuh dinginnya bisa menjadi penenang bagi Yeri—sebenarnya Baekhyun adalah candu baginya bukan?—yang kini benar-benar terluka.

Baekhyun bahkan tak harus lagi menanyakan ‘tanda vital’ dan ‘ketidak stabilan’ yang dirasakan gadis itu, Ia tahu… author-nim telah menyakiti Yeri.

Author-nim, berhenti membuat Yeri seperti ini. Readers akan menghujatmu.” ucap Baekhyun segera menyadarkan author-nim ke jalan yang benar.

“Baiklah, sekarang biar aku mengalah,” Heekyung akhirnya dibuat mengalah. “Baekhee-ah, Appa mu itu punya dua peran penting, sebagai Incubus, dan seorang Humanoid. Eomma tahu Baekhee tidak tahu apa itu Humanoid karena kita tidak dibuat tinggal di kehidupan dimana Humanoid ada, tapi satu yang Baekhee harus tahu, di Irresistible Love, Baekhyun adalah milik Eomma dan juga Baekhee.”

Baekhee, sang gadis kecil mengangguk. “Aku tahu, Eomma. Author-nim ahjumma sudah membuatku punya kemampuan untuk tahu segalanya, jadi aku juga tahu apa tujuan author-nim ahjumma membuat cerita ini…” Baekhee menarik pelan lengan Heekyung, membuat gadis itu merunduk, menyamakan tingginya dengan Baekhee.

“Apa itu sayang?” tanya Heekyung penasaran.

Author-nim ahjumma… ingin membuat Appa kesal,” bisiknya tentu saja ditangkap oleh pendengaran Baekhyun—baik pendengaran tajamnya sebagai Incubus maupun kemampuan koklea-nya sebagai Humanoid untuk dapat mendengarkan suara dengan frekuensi apapun dalam desibel terkecil sekalipun.

Ya! Author-nim!”

Beralih dari Baekhyun yang masih berapi-api dan memang sengaja dibuat kesal, biarkan author-nim memberitahu password dari Grey Sky, yaitu raining. Sebenarnya, Baekhyun yang bertugas memberitahukan passwordnya tapi sepertinya dia sudah berada di mood yang buruk.

Oh, jangan lupakan sosok Chanyeol yang tadi sibuk menjadi penonton dan enggan bergabung dalam cerita.

“Aku? Kau melibatkan aku lagi?” Chanyeol bertanya dengan nada menuntut.

Tentu saja, mana mungkin Chanyeol terlupakan? Karena mendengar nama Song Heekyung dan Byun Baekhyun pasti akan mengingatkan siapapun pada Park Chanyeol dan Na Inryung bukan?

Hey! Aku di sini sebagai bagian dari EXO Birthday Project, kenapa kau libatkan Inryung disini?” Chanyeol hampir saja frustasi, jika saja Ia tidak menahan emosinya karena keprofesionalan sebagai seorang lead male cast kedua—yang diembannya di Irresistible Love.

Jangan bercanda, Park Chanyeol. Sedari tadi pasti ada yang menanyakan kemana Na Inryung. “Benarkah begitu?” gadis berambut sebatas bahu yang tak lain adalah Na Inryung akhirnya ikut angkat bicara.

Ugh… Kenapa kau ikut kesini huh?” ucap Chanyeol dengan nada dingin, kesal juga pada author-nim yang benar-benar melibatkan Inryung dalam cerita anehnya yang tak berbentuk.

“Memangnya kenapa? Heekyung ada disini, dan aku juga harus ada di sini untuk menemaninya!” Inryung berucap keras, tentu saja, siapapun tahu Heekyung-Inryung ini sudah bersahabat dan tak akan bisa dipisahkan bukan?

“Aku tahu, tapi kau akan mendapatkan kesulitan disini, bodoh.” ucap Chanyeol membuat Inryung menautkan alisnya.

“Apa maksudmu?” tanyanya membuat Chanyeol sadar, ia tidak sedang berhadapan dengan sosok yang sama seperti pada fanfiction lain—yang melibatkan Chanyeol—tapi dengan seorang Na Inryung.

“Dia,” Chanyeol melirik sinis author-nim, kemudian menatap Inryung lagi. “akan membuatkanmu skrip mengerikan.” sambungnya.

Inryung terkekeh. “Mana mungkin, readers saja sayang padaku dan juga Heekyung, tidak sepertimu yang pernah mendapatkan banyak hujatan karena kau jahat, Chanyeol-ssi.”

Oh, ya, tentu Chanyeol ingat itu, kala ia dibuat sebagai seorang tokoh antagonis yang punya mulut setajam sembilu. Lagi-lagi, Chanyeol ingin sekali menendang author-nim karena membuatnya memiliki kepribadian seburuk itu dan membuatnya harus mati karena sebuah side story.

“Lalu memangnya, menurutmu readers tidak akan mengomelinya kalau ia membuatkanku skrip yang buruk disini? Dia bahkan sudah membuat Learn To Love yang berisikan kisah kita berdua, Na Inryung, dengan password special. Dia tahu jika aku spesial juga ‘kan?” tanya Chanyeol.

Alih-alih Inryung yang menjawab, Wu Yifan kembali tak tahan melihat sikap netral Chanyeol—yang seolah lupa bahwa Ia juga terlibat di fanfiction lainnya—dan akhirnya Yifan berucap.

“Kau lupa ya kalau kau penderita Borderline Personality?” ucapan Yifan bagai sebuah tamparan, bagaimana mungkin Chanyeol tidak terbelalak saat hal itu di ungkit-ungkit.

“Tidak! Aku tidak gila, Wu Yifan, kau lah yang gila disini!” ucapnya menolak tegas tuduhan yang Yifan berikan padanya.

“Benarkah? Tapi bukankah… di tiga hari project ulang tahunmu, author-nim sudah membuatmu menjadi seorang penderita gangguan jiwa juga? Ah, dimana Kyungsoo, kenapa author-nim menyimpan Kyungsoo lagi…” Yifan menerangkan.

Chanyeol sudah akan melayangkan bantahan keras lagi tatkala benaknya memikirkan seseorang. Chanyeol lantas mengumbar senyum penuh kemenangan dan menatap author-nim.

“Kau tahu siapa yang ada dipikiranku bukan?” ucapnya, tentu saja, mengingat Park Chanyeol, dan Wu Yifan, bukankah kurang seorang lagi?

“Yifan-ssi…”

Pemuda Wu yang baru saja akan lenyap dalam ketenangan itu kini menegang, tatapannya tertuju pada seorang gadis berambut pirang yang tiba-tiba saja muncul.

“Oh, author-nim! Aku membelamu dari Chanyeol, kenapa kau hadirkan hantu disini!?” ucapnya cukup keras.

“Hantu? Aku bukan hantu, Yifan-ssi. Krystal lah yang sudah jadi hantu di My Lovely Ghost, ia di sana bersama Sehun dengan password diary.” siapa lagi jika bukan Momo, yang berucap.

“Momo, kau sudah mati di Like A Fool, dan kedatanganmu di sini hanya akan dianggap sebagai hantu.” ucap Yifan.

“Tapi ini fiksi, Yifan-ssi. Apapun bisa terjadi.” ucap Momo membantah.

Yifan menghembuskan nafas kesal. “Mana mungkin bisa seperti itu?” tanyanya dengan nada menunut.

“Kenapa? Kenapa kau tidak terima jika aku muncul? Kau tidak mau minta maaf karena sudah membiarkanku terbunuh di Like A Fool huh?” tuntutnya membuat Yifan terbelalak.

“Memangnya apa salahku?! Author cerita ini yang membuatmu terbunuh!”

“Tapi kau juga pernah membayangkan aku dan Yixing saling membunuh,” untuk kedua kalinya Yifan harus menahan emosinya agar tak berteriak.

Author-nim! Kenapa Irene lagi-lagi muncul disini?! Apa Momo saja tidak cukup?!”

irish-new-year-gift-3

Author-nim! Kenapa Irene lagi-lagi muncul disini?! Apa Momo saja tidak cukup?!”

Author-nim pun menyimpan Momo kembali, membiarkan Irene menguasai jalan cerita, tentu saja author-nim baik karena tidak melibatkan Baekhyun lagi bukan?

“Ya, kau baik. Tapi kau benar-benar gila.” pemuda Do lagi-lagi ikut campur dalam cerita.

“Hentikan Do Kyungsoo, kau hanya membuatnya ingin mengetik skrip aneh untuk kita berdua.” ucap Yifan, sementara tatapannya terarah pada author-nim yang tersenyum jahat, siap membuat skrip ‘mengerikan’ lainnya.

“Lihat? Dia berencana buruk pada kita. Lagipula apa salahku? Aku bahkan tak ada dalam list biasnya di EXO.” ucap Yifan frustasi.

Memangnya kenapa? Bagaimanapun Yifan adalah ex-member EXO juga.

Alih-alih membiarkan sang author membuat skrip, Kyungsoo lagi-lagi berucap, heran sekali kenapa ia senang melibatkan dirinya dalam cerita.

“Aku tahu kau ingin aku memberitahukan password lagi. Tapi author-nim, kau seharusnya memeriksakan kejiwaanmu. Kau sudah dalam tahap menuju gangguan jiwa jika terus berbicara pada cast buatanmu sendiri.”

Karena Do Kyungsoo sudah lancang menuduh author-nim gangguan jiwa, maka Kyungsoo akan dapat hadiah juga.

“Lalu, memangnya ahjussi tidak gila?”

Ugh, ya! Aku ini ingin membuatmu mengakhiri cerita gila ini author-nim, kenapa kau memperbanyak cast di cerita ini huh?” ucap Kyungsoo tak terima.

“Kenapa? Ahjussi memarahi author-nim? Padahal ahjussi sendiri juga seorang gangguan jiwa di Dream Candy, ahjussi yang membunuhku ‘kan?” sang lead female cast pada series Dream Candy, Jinsol, bercerita.

“Aku? Kau bilang ini salahku? Huh, kau anak kecil tidak tahu apa-apa yang baru sekali muncul di ceritanya. Author ini gila, dia suka menggabungkan imajinasinya dan kenyataan untuk jadi sebuah fanfiction. Heran sekali kenapa ada yang mau repot-repot membaca cerita anehnya.”

Ya! Ahjussi! Ahjussi ingin dimarahi oleh readers huh? Lagipula, kalau ahjussi tidak gila, lalu apa?” tanya Jinsol membela author-nim.

“Aku ini psycho. Kau tahu sendiri karena kau jadi hantu di Dream Candy versi 3 kan? Sudah kubilang author ini gila, mana mungkin orang gila dibuat dalam satu cerita yang sama dengan seorang psycho dan seorang hantu?”

Jinsol mengerucutkan bibirnya. “Apa maksud ahjussi orang gilanya adalah Chan ahjussi?” tanyanya polos.

“Ya. Manusia pedofil itu maksudku.” sindir Kyungsoo ketus, sengaja memancing Chanyeol yang sedari tadi memang tak ingin ikut lagi dalam cerita.

Tapi apa daya, karena sebutan pedofil dan gila meluncur keluar dari mulut Kyungsoo, akhirnya Chanyeol mau tak mau ikut campur.

“Kau yang gila! Aku sama sekali tidak gila karena aku bukan pembunuh.” bantahnya tegas.

Jinsol terkekeh geli. “Tapi aku kan sudah bilang ahjussi tidak membunuhku,” ujarnya membuat Chanyeol mencebik. “Ini salah author-nim, dia membiarkanku jadi seorang gangguan jiwa!” ucapnya menuntut.

Jinsol mengangkat bahunya pelan. “Aku tidak tahu apa yang author-nim pikirkan, aku hanya cast yang dipinjamnya, dan dibuat menjadi korban Kyungsoo ahjussi.” ujarnya santai.

“Tapi aku tidak gila, lihat saja, jika ia tidak membuatku menjadi seorang yang waras di ceritanya yang lain, jangan harap aku membiarkannya menjadikanku supported cast lagi.”

Sebuah kekehan terdengar. Tawa yang tak lain berasal dari pria china yang memulai debut dalam fanfict thriller yang mengawali semua cerita ‘gangguan jiwa’ ini, Zhang Yixing, kembali ingin ikut dalam cerita.

“Nasibmu itu masih enak, Chanyeol. Bagaimana denganku? Sekarang semua orang yang mengenal baik author-nim kita selalu mengidentikkanku dengan ‘erotomania’ tahu, kau pikir penyakit itu tidak kompleks huh?” ucapnya.

“Setidaknya kau tidak harus malu menderitanya, karena kau punya banyak fans di EXO dan mereka pasti mau jadi korban erotomaniamu.” ucap Chanyeol ringan.

“Kau tidak tahu ada yang berpikir jika aku dan Irene cocok karena penyakit yang kami derita?” ucap Yixing kemudian.

Kali ini Chanyeol yang tergelak. Ya, memang, Ia sendiri sebenarnya merasa lebih baik menjadi seorang pedofil dibanding Yixing yang gila cinta.

“Baiklah, nasibku lebih baik.” ucap Chanyeol menyerah. “tapi kau tahu tidak, sampai kapan author-nim akan membuat kita menjadi gangguan jiwa?” sambungnya, seperti biasa, disaat seperti ini, Do Kyungsoo wajib muncul.

“Hah, dia bahkan membutuhkan bantuanku untuk menjelaskan EXO Birthday Project ini,” komentar Kyungsoo cukup pedas, membuat Chanyeol menatap dengan mata menyipit.

“Awas Kyungsoo, dia akan membuatmu menjadi yang paling mengerikan diantara kita semua nanti dihari ulang tahunmu.” ucap Chanyeol memperingati.

Kyungsoo mengangkat bahu tak peduli. “Biarkan saja, orang-orang akan tetap membaca fanfictionnya walaupun Ia membuatku jadi mengerikan, lagipula, cerita untukku sudah selesai.” ujarnya.

“Benarkah?” Yixing berucap.

“Ya, tidakkah kau lihat siapa yang ada di poster kita? Dua orang di bawah fotomu dan Chanyeol itu?” ucap Kyungsoo menunjuk ke arah poster yang author-nim siapkan.

Yixing mengangguk. “Aku melihatnya, tapi aku tidak mengerti kenapa mereka di sini. Dumb Dumb tidak melibatkan mereka.” ucapnya.

Kali ini Chanyeol ikut. “Memang, Lee Mijoo yang ada di pojok kanan bawah, dia adalah perawat Lee, kakak dari Lee Jinsol dalam cerita Dream Candy, dia juga yang sudah membunuh Momo bersamaku. Ah, tapi siapa gadis di sebelahnya?”

Kyungsoo tertawa pelan.

“Mijoo tidak hanya membunuh Momo, bukankah dia juga yang membunuh Jinsol? Kau tidak tahu huh?” Kyungsoo berucap.

“Itu semua karena keinginanmu, Kyungsoo.” Mijoo lantas menyahut tak terima.

Kyungsoo mengangkat bahu acuh. “Tetap saja kau yang membunuh. Tanganku bersih dari darah semua korban EXO Birthday Project.” ujarnya berbangga.

Mijoo mencebik. “Itu karena dia membuatku jadi penderita Dependent Personality Disorder. Coba saja Ia membuatku jadi seorang yang normal.” rutuknya kesal.

“Tidak akan, kurasa tidak akan ada yang normal di fanfictnya.” Kyungsoo tergelak, Ia lantas melirik seorang gadis yang posternya ada di sebelah Mijoo.

“Kei juga ikut dalam cerita ini bukan?” ucapnya memanggil cast lain, Kim Jiyeon, atau dikenal sebagai Kei.

“Aku?” sang gadis mungil berucap. “Kyungsoo, ini tidak adil. Aku harus jadi korbanmu juga? Bukankah aku dan kau adalah main cast di fanfiction barunya? Dan oh, aku bahkan bersamamu di fanfict Sunbae.” Jiyeon berucap tak terima.

Kyungsoo mengangkat bahu acuh.

“Terserah, yang jelas aku tahu dia akan membuatmu jadi korbanku, kau tidak ingat apa yang kukatakan terakhir kali di Dream Candy? Oh ya, fanfict Sunbae yang menggunakan password hoobae itu?” ucap Kyungsoo.

“Yap. Benar. Tapi ngomong-ngomong, mana bisa aku ingat apa yang kau ucapkan? Kau sudah memutuskan teleponnya.” bantah Jiyeon.

Hey, Do Kyungsoo, jangan lupakan aku, aku juga masih akan terlibat di fanfictionmu.” Lee Mijoo, ikut menyahut.

“Astaga…” Kyungsoo memejamkan mata sejenak, “Author-nim, kau benar-benar harus memeriksakan kejiwaanmu karena terus membuat kami menjadi seaneh ini di fanfictionmu.”

irish-new-year-gift-4

“Astaga…” Kyungsoo memejamkan mata sejenak, “Author-nim, kau benar-benar harus memeriksakan kejiwaanmu karena terus membuat kami menjadi seaneh ini di fanfictionmu.”

“Dia tidak gila, Kyungsoo, dia hanya mencoba membuat cerita yang unik dan bisa dinikmati readers.” Chanyeol dengan baik hati membela author-nim.

Kyungsoo melengos. “Ya, cerita unik yang isinya membuat member EXO bergiliran menjadi orang gila.”

“Kyungsoo, tadi kau bilang author-nim sudah merubah kita jadi sesuatu yang bukan member EXO lagi.” seorang gadis berucap. Kyungsoo menatap gadis itu sejenak. “Kenapa ada Momo lagi di sini? Yifan bahkan tak ada di cerita ini.” ucapnya.

“Terserah padanya, dia mau berbuat adil pada semua cast yang ia libatkan.” ucap Momo membela author-nim lagi.

“Aku tahu, tapi kau tidak harus muncul lagi di sini, memangnya kau hantu yang muncul seenaknya huh?” Kyungsoo tak mau kalah berdebat.

“Ehem, Kyungsoo, mengingat Momo terbunuh di Like A Fool, kurasa dia memang hantu. Dan juga, bagianmu sudah habis Kyungsoo, kau bahkan tak ada di poster, cepat pergi.” usir Chanyeol membuat Kyungsoo mendengus.

“Baik, aku pergi.” ujarnya.

“Sebaiknya kau juga pergi Momo, aku tidak mau ada keributan lagi di skrip ini.” ucap Chanyeol lembut.

“Aku tidak mau,” tolak Momo, “aku sudah menunggu beberapa bulan untuk bisa ada di fanfiction yang sama denganmu lagi, Chanyeol-ah.” sambungnya.

Ugh, ayolah, kenapa kalian para wanita begitu keras kepala?” gerutunya membuat Momo merengut.

“Haruskah aku biarkan Moyoung saja yang menemuimu?” tawar Momo.

Mengingat Moyoung, kepribadian asli Momo dalam cerita Like A Fool membuat Chanyeol segera menggeleng.

“Tidak perlu, dia hanya seorang supported cast di sini. Dan juga, author-nim membuat kita bersama di bagian ini untuk memberitahukan password dari Loveworks bukan? Passwordnya adalah fireworks, readers.” ucap Chanyeol.

Momo tersenyum, melingkarkan lengannya di lengan Chanyeol. “Menurutmu author-nim akan membuat kita bersama lagi di fanfict lainnya, Chanyeol-ah?” tanyanya sambil menatap Chanyeol.

“Entahlah,” Chanyeol menggeleng. “kau tahu sendiri ide yang muncul di author-nim kita hanya saat ia memegang laptopnya saja bukan? Selain di waktu itu, dia tidak mengingat kita sama sekali.” sambungnya membuat author-nim kecewa.

“Kenapa kau kecewa? Bukankah ide mu memang hanya datang saat kau memegang laptop?” tanya Chanyeol pada author-nim yang mengabaikannya karena kecewa.

“Chanyeol-ssi! Kenapa mulutmu masih setajam sembilu huh!?” telinga Chanyeol bisa pekak karena teriakan keras itu masuk dalam pendengarannya.

“Oh! Author-nim, kau dendam padaku jadi kau munculkan Inryung lagi!?”

“Diam Chanyeol-ssi! Lagipula, kau itu akan mati, dan sekarang kau membuang waktu dengan gadis lain!?” tanya Inryung dengan nada meninggi.

“Inryung-ah, ini Like A Fool, bukan Irresistible Love. Kau tahu author-nim sekarang ingin menempatkanku di posisi yang sama tidak enaknya dengan Baekhyun di awal cerita tadi?”

Hey, kenapa kau menyebutku Chanyeol?! Kau membuat author-nim lagi-lagi mengingatku dan memasukkanku dalam cerita,” ucap Baekhyun dengan rasa kesal yang tidak-seharusnya-ada-dalam-suaranya.

“Ini bukan Irresistible Love, atau One and Only,” Baekhyun bicara pada author-nim. “ini New Year’s Gift, jadi aku bisa berekspresi sesukaku.” sambungnya, seolah tahu pada rencana yang ada di otak author-nim, Baekhyun tersenyum tenang.

“Tidak apa-apa. Datangkan saja Yeri dan Heekyung. Aku sudah siap menengahi mereka berdua.” ujarnya membuat author-nim merasa tertantang.

“Kau mau menengahi apa lagi?” Heekyung berucap.

“Oh, Heekyung-ah, author-nim benar-benar memunculkanmu, senang rasanya, readers pasti mencarimu dari tadi.” ucap Baekhyun membuat Heekyung menyernyit.

“Kurasa kau tidak ingin bicara ini tadi,” ucapnya sembari menatap Yeri yang sedari tadi terdiam, Yeri sudah dianiaya author-nim sejak awal cerita, “kau bilang mau menengahi kami berdua.” sambungnya.

Baekhyun mengangguk dan tersenyum.

“Ya, memang. Sekarang kujelaskan, Heekyung-ah. Karena Irresistible Love akan selesai, jadi kisah kita juga harus di akhiri. Sedangkan kisahku dan Yeri masih akan panjang. Jadi, sekarang masalahku sudah selesai bukan, author-nim?”

Sialan, sang author-nim merutuk. Ia sudah kalah berdebat dengan Baekhyun.

“Apa ini artinya cerita anehmu ini akan berakhir?”

Ya, memangnya apa lagi yang bisa author katakan?

.

.

.

“Kau tahu, kurasa dia melupakan kita, Sehun-ah.”

“Benar, dia tidak mengungkit kita sama sekali. Bahkan tidak memberitahukan password Kajima.”

Oh ya, jangan lupakan dua orang yang sama sekali tak punya masalah dengan cast lain ini. Gadis pemberani, Lee Injung, dan VPGN Oh Sehun. Mereka sedari tadi berdiam dibalik layar karena memang mereka tidak ada sangkut pautnya dengan cerita lain di atas.

“Sekarang dia ingat pada kita karena kau menyindirnya, Injung-ah. Jadi aku bisa memberitahu readers-nim kalau gidaryeo adalah password untuk Kajima.” komentar Sehun.

“Aku tahu, memangnya kau mau dia mengakhiri ceritanya tanpa memasukkan kita?” ucap Injung dijawab dengan gelengan oleh Sehun.

“Tidak, aku tidak mau. Lagipula aku tahu dia akan dimarahi readers kalau kita tidak muncul sama sekali. Ah, aku sedikit senang karena dia memunculkan kita di akhir.” ucap Sehun.

Huh? Memangnya kenapa?” tanya Injung bingung.

“Tentu saja karena aku tidak mau bernasib seperti mereka semua yang muncul duluan. Gangguan jiwa, psiko, atau harus memilih di antara dua orang, aku benci hal-hal rumit begitu.”

“Hah, kau bicara seolah kau orang baik saja, bukankah kau juga memaksaku dan berbuat jahat padaku?” tanya Injung.

Hey, aku tidak berbuat jahat, aku hanya menuruti apa peran yang author-nim berikan padaku.” bantah Sehun membuat Injung memutar bola matanya, tak menanggapi.

“Tapi aku heran Luhan tidak muncul di sini,” ujar Injung.

Author-nim sangat sayang pada Luhan jadi Luhan disimpannya di balik layar, menertawai kita semua di dalam cerita bodoh ini.” Sehun berucap.

Injung mendelik. “Cerita ini tidak bodoh, dia menghabiskan berjam-jam waktunya untuk membuat skrip ini, memangnya kau pikir mudah untuk menggabungkan semua cerita dan semua lead cast cerita menjadi satu dan bertindak seolah bicara pada mereka?” belanya.

Sehun mengangguk, menyerah.

“Aku tahu, aku tahu Injung-ah. Kau juga mau bilang kalau dia melakukannya karena menghargai semua readersnya bukan?”

Injung tersenyum puas. “Benar sekali. Dia membuat fanfict ini sebagai hadiah tahun baru untuk semua orang yang sudah berbaik hati membaca dan mengomentari fanfictionnya. Dia bahkan tidak pernah marah pada siders, iya ‘kan?” ucap Injung.

“Dia memang tidak marah, tapi kecewa,” ucap Sehun.

“Memang, tapi baginya, komentar-komentar yang ada saja sudah cukup membuatnya bahagia. Kau juga tahu itu ‘kan?”

“Ya, aku tahu. Ngomong-ngomong, Injung-ah, sekarang aku mengerti kenapa author-nim memunculkan kita di akhir cerita.” ujar Sehun.

“Eh? Memangnya kenapa?”

“Karena dia memberi kita kalimat-kalimat spesial untuk kita ucapkan.” terang Sehun, menatap skrip yang ada di tangannya dan siap untuk dibacanya.

Injung menatap sejenak. “Ah, benar, mungkin juga karena fanfict kita ini adalah projectnya sejak tahun 2013, jadi dia menyimpan kita di akhir.” komentarnya.

Sehun tersenyum, dan mengangguk setuju. “Jadi, bagaimana kalau kita mulai membacakan skrip khusus yang tak bisa diucapkan author-nim kita di cuap-cuap seperti biasanya?”

Injung lekas mengambil skrip di tangan Sehun, dan akhirnya mulai membaca.

“Aku akan mulai. Jadi, Irish ingin berterima kasih pada kalian semua, yang sudah membaca fanfictionnya, baik itu Irresistible Love, One and Only, Kajima, Dumb Dumb, Like A Fool, Dream Candy, maupun beberapa fanfict lain yang tidak ia libatkan di sini,” Injung memulai, menatap readers sejenak sebelum Ia melanjutkan.

“Ia tidak ingin dikatakan gila karena membuat cerita aneh seperti ini. Tapi ia rela bersikap seolah gila’ karena fanfict ini memang spesial dibuatnya untuk semua readers—baik yang sudah berkomentar ataupun hanya sebagai siders—yang sudah meluangkan waktu untuk membaca fanfictionnya.”

“Irish tahu dia tidak bisa menyebutkan satu persatu readers yang berkomentar di fanfictionnya, tapi dia ingin kalian semua tahu kalau dia selalu tersenyum senang saat kalian mengomentari fanfictionnya.”

“Dia juga tidak ingin menjadi sombong dengan mendiamkan komentar kalian, itulah kenapa dia selalu membalas komentar kalian walaupun kadang balasan komentar darinya terkesan ‘aneh’ atau ‘gila’ atau ‘melucu’. Itu semata-mata karena dia sangat menghargai usaha dan waktu yang telah kalian luangkan.”

Injung terdiam sejenak, ia lantas menyenggol Sehun.

“Cepat, ini bagianmu sekarang. Setelah itu beritahukan readers satu password lagi.” ujarnya membuat Sehun segera bergerak mengambil skrip di tangan Injung, dan ikut membaca.

“Ehem, sampai dimana tadi? Ah, ya, Irish bilang, dia tidak pernah marah pada siders, dia selalu mengulang di otaknya kalau siders itu punya alasan untuk tidak berkomentar. Tapi dia bilang kadang dia merasa kecewa, bukan karena ia ingin banyak komentar di fanfictnya, tapi karena ia merasa fanfictnya begitu buruk hingga orang-orang enggan berkomentar. Oh ya, password untuk New Student versiku adalah immortal, dan password New Student untuk versi Kai adalah moonlight. Tunggu, Injung-ah, kenapa bagianku begitu sedikit?” ucap Sehun menyernyit.

Injung terkekeh pelan. “Maaf, aku tak sengaja membaca terlalu banyak bagian. Kau tahu sendiri bukan, diantara semua lead female cast, aku yang paling tua, jadi aku harus dewasa.” ujarnya membuat alis Sehun bertaut.

“Apa hubungannya umurmu, kedewasaan, dan kau yang membaca terlalu banyak skrip di sini?”

JTAK!

Injung menjitak Sehun cukup keras. “Maksudku adalah aku berhak membaca lebih banyak skrip daripada kau, Oh Sehun!”

Sehun tertawa pelan, Ia kemudian mengedipkan matanya sebelah.

“Kalau begitu aku ingin membuat skripku sendiri.”

“M-Mwo?” Injung menyernyit.

Sehun menatap readers, dengan senyum di wajahnya.

“Kalian tidak keberatan aku ikut bicara bukan? Sebenarnya, aku hanya ingin memberi nasehat. Sebagai seorang VPGN yang sudah hidup berpuluh tahun, aku boleh memberi nasehat bukan? Jadi begini, kalian semua harus tahu, bagi semua author, komentar adalah hal berharga bagi mereka.”

“Komentar itu layaknya vitamin bagi manusia, layaknya cahaya matahari bagi fotosintesis tumbuhan—dan karena aku sudah menyimak perdebatan di atas, aku bisa menambahkan jika komentar itu layaknya nuclear cells bagi Humanoid, seperti darah bagi Incubus dan Succubus.”

“Kalian tahu kalian sangat dihargai kedatangannya di sini, dan semua author juga telah berusaha membuat cerita sebaik mungkin untuk kalian nikmati. Lalu apa sulitnya untuk menghargai usaha mereka? Lagipula, berkomentar itu tidak sulit, kalian bisa tahu caranya dengan mudah dengan internet. Kurasa author-nim kami tak perlu membuat ‘Cara Berkomentar di WordPress’ untuk mengajari kalian ‘kan? Ayolah, kalian bukan anak kecil yang harus terus diajari.”

“Apa kalian tahu bagaimana mental-breakdown seorang author yang karyanya tidak di hargai? Jika kalian yang ada di posisi mereka, bagaimana perasaan kalian? Di sini, aku tidak hanya bicara mewakili Irish sebagai author yang menciptakan karakterku, tapi mewakili semua author di EXO Fanfiction Indonesia.”

“Ayolah, mulai tahun yang baru dengan kebiasaan baru. Mari kita saling menghargai dan saling memberi semangat. Author di sini akan memberi kalian cerita yang fresh dan menyenangkan hati kalian. Kalian memberi timbal balik dengan komentar, kritik dan saran.”

“Kalian juga tidak ingin dikecewakan bukan? Begitu juga perasaan author-author di sini, sebagai manusia yang saling mengenal walau hanya dari tulisan, membahagiakan satu sama lain tidaklah sulit.”

“Kita bisa sama-sama memulai tahun 2016 dengan sesuatu yang baik dan indah. Sebagai karakter fiksi, aku ingin—”

“Oh Sehun, kau bicara seperti kakek tua, readers tidak akan mengerti.” potong Injung membuat Sehun memejamkan mata sejenak.

“Siapa yang mengizinkanmu memotong pembicaraanku dengan readers?” tanyanya tak terima. “Cara bicaramu akan membuat semua readers berlarian pergi dan tidak mau berkomentar lagi di fanfiction author-nim kita.”

Sehun tersenyum. “Tidak, aku tahu semua readers itu baik, dan mereka pasti mengerti apa yang aku katakan. Bukankah begitu?” Sehun menatap readers dengan seulas senyum di wajahnya.

JTAK!

Lagi-lagi sebuah jitakan bersarang di kepala Sehun.

Ya! Lee Injung! Lupakah kau kalau aku ini seorang VPGN dan kau manusia!?”

Injung melengos, ingin menertawakan Sehun karena ucapan pemuda Oh itu, ia lantas tersenyum miring meremehkan.

“Kau hanya karakter fiksi di sini Oh Sehun!” ucapnya cukup tajam.

Muntab, Sehun akhirnya melempar skrip di tangannya.

“Masa bodoh dengan skrip ini, author-nim!” ucapnya berang sembari bergerak meraih lengan Injung.

Uh-oh, VPGN bodoh ini marah.” ledek Injung mengambil langkah seribu dari tempat itu.

“Lee Injung! Kemari kau! Aku akan memberimu pelajaran!”

.

.

.

irish-new-year-gift-5

—BONUS STORY—

“Kau sudah puas menjadi orang gila?”

Author-nim terpaksa memejamkan mata sejenak saat Do Kyungsoo lagi-lagi berucap cukup tajam. Heran sekali bagaimana ia bisa bermulut setajam sembilu.

“Aku tidak tahu, kau yang mengetik skrip untukku jadi secara tidak langsung kaulah yang membuatku bermulut setajam sembilu. Sebenarnya aku ini orang yang baik. Aku tahu kau menaruhku di list nomor empat biasmu setelah Baekhyun, Chen, dan Sehun bukan?” Kyungsoo terkekeh pelan.

“Do Kyungsoo, kau bicara sendiri?” ucap Wu Yifan yang muncul entah darimana.

Tsk,” Kyungsoo berdecak pelan, ia tadinya ingin menguasai bonus story ini sendirian. “aku tidak mengundangmu ke sini, Wu Yifan.” sambungnya.

Yifan menepuk bahunya. “Ayolah, kau tidak akan bertemu denganku lagi di fanfiction lain, kenapa harus bersikap begini huh?” tanyanya membuat Kyungsoo memutar bola mata.

“Ya, tapi karena kau, aku akan terjebak dalam cerita memusingkan di hari ulang tahunku.” ucap Kyungsoo membuat Yifan tergelak. “Tadi kau bilang kau tidak khawatir pada cerita yang disiapkan author-nim untukmu?”

Kyungsoo mengangkat bahu. “Aku memang tidak khawatir. Biarkan saja, lagipula, aku punya cerita yang cukup bagus di hari ulang tahunku,” ucapnya membuat seorang gadis kecil muncul di sana, Lee Jinsol.

“Cerita membunuhku ahjussi katakan cerita bagus?” tanyanya dengan nada kesal.

“Oh, Lee Jinsol, siapa yang mengundangmu? Ah, kau tidak akan ada di ceritaku nanti, Jinsol. Tenang saja.” ujar Kyungsoo.

Jinsol tersenyum kecil, melompat ke arah Kyungsoo sembari menarik bahu pemuda itu untuk menundukkan badannya. Herannya, Kyungsoo mau menurut, dan ia membiarkan Jinsol membisikkan sebuah kalimat di telinganya.

Author-nim bilang, kita perlu dipertemukan, jadi Chanyeol ahjussi bisa tahu kalau dia tidak gila.”

“Jadi, author-nim gila ini akan memunculkan Chanyeol lagi?” tanya Kyungsoo di sahuti anggukan oleh Chanyeol.

“Ya, aku memang di sini.” ujarnya.

“Sekarang apa yang mau kau ketahui huh?” tanya Kyungsoo.

“Aku tidak membunuh Lee Jinsol bukan?” tanya Chanyeol menuntut.

Kyungsoo mengangguk-angguk. “Bukankah tadi sudah kukatakan kalau Mijoo yang membunuh Jinsol?” ujarnya ringan.

Ya! Do Kyungsoo! Lalu kenapa kau menjebakku di rumah sakit jiwa lagi?!” tuntutnya tidak terima. Kyungsoo meringis. “Itu karena kau akan muncul lagi nanti, tenang saja, author-nim sudah merencanakan semuanya, bukankah begitu author-nim?”

Sang author-nim hanya mengangguk-angguk. Sementara Kyungsoo mengumbar senyum pada semua orang yang terlibat di fanfiction ini.

“Jadi, cerita ini berakhir bukan?”

.

.

.

YAP! CERITANYA BERAKHIR!

Aku gak akan bikin cuap-cuap di sini, but as I said on summary, I wanna give you a warm hug, from me, to you. Even if I don’t know who you are, I was really happy to borned as myself and knowing all of you. Thank you for being my readers even if my story was the worst story ever. Happy new year, guys!

Sincerely, Irish.

.

.

.

“Injung-ah, dia mengucapkan selamat tahun baru satu hari lebih cepat.”

Oh… Sehun kembali ingin mendominasi cerita.

“Memangnya apa yang salah? Tetap saja ini masuk akhir tahun.”, ujar Injung membuat Sehun mendelik. “Ini tanggal 20, Lee Injung.”, peringatnya.

Injung hanya mengangkat bahu acuh. “Terserah, Oh Sehun. Kau tidak lihat? EXO Fanfiction Indonesia dalam proses reborn, dan ini adalah terakhir kalinya author-nim kita mempublish fanfiction untuk tahun ini. Jadi wajar ‘kan dia memberi hadiah tahun baru sekarang?”

Mendengar penuturan Injung, Sehun akhirnya mengangguk-angguk pasrah. Sementara Injung menautkan alis.

“Jadi, kenapa kita masih ada di sini padahal dia bilang ceritanya sudah berakhir? Ugh, tunggu, jangan katakan jika kau ingin membuat skrip sendiri lagi, Sehun-ah?” ucap Injung membuat Sehun tersenyum.

“Ah, benar! Author-nim memberiku kesempatan bicara lagi!” ujarnya bersemangat. Injung menepuk dahinya sendiri, memilih duduk dan menunggu Sehun, pairingnya di Kajima, meneruskan ucapannya yang sedari tadi tampaknya begitu ingin Ia ungkapkan.

Sehun mengambil posisi, memasang senyum manis, dan mulai bicara lagi.

“Nah, karena ini bonus story, jadi aku bebas bicara lagi. Yah, sebagai cast, mewakili cast lainnya di semua fanfiction author-nim ini aku ingin mengucapkan terima kasih untuk semua orang yang telah meluangkan waktu untuk membaca karya-karya author-nim.”

“Dan juga, tolong jangan tersinggung karena perkataanku tadi. Itu hanya sebuah masukan, bukan sebuah hinaan. Yah, manusia juga punya hak masing-masing, untuk berpendapat dan berkomentar, atau berdiam dan hanya menjadi penikmat karya fiksi.”

“Injung tadi memarahiku habis-habisan karena aku bicara seperti kakek tua tentang siders, jadi di sini aku juga mengucapkan permintaan maaf jika ada siders yang tersinggung. Jangan marah pada author-nim kami, marahlah pada dunia fiksi.”

“Kurasa sudah cukup yang kuucapkan. Injung-ah, ayo kita berpamitan.” ujar Sehun menarik lengan Injung yang sedari tadi hanya duduk dan menjadi pendengar.

“Ah, kau selesai?” Injung menatap sedikit terkejut.

Sehun mengangguk. “Nanti kau marah lagi jika aku terlalu banyak bicara,” ujarnya membuat Injung terkekeh.

“Baiklah, ayo kita berpamitan.” ujar Injung.

“Terima kasih, karena sudah meluangkan waktu membaca cerita aneh ini.” Injung dan Sehun membungkuk bersama pada para readers.

“Tapi, Sehun-ah, tidakkah aneh?” ucap Injung saat mereka akan menghilang.

“Apa yang aneh?” tanya Sehun.

“Kyungsoo, Yifan, Chanyeol, Yixing, dan juga Baekhyun. Mereka semua ada di Kajima, tapi tidak di libatkan di cerita Kajima sama sekali oleh author-nim kita.” ucap Injung tampak berpikir.

Sehun terkekeh. “Itu karena author-nim kita baru ingat tentang keterlibatan mereka di Kajima saat Ia mengetik bonus story.” ujarnya setengah berbisik.

Injung membulatkan mata. “Ah, begitukah? Sifat pelupa author-nim kita benar-benar akut…” komentarnya.

“Sudahlah, biarkan saja, lagipula, cerita ini sudah cukup panjang tanpa keterlibatan mereka di Kajima bukan?” ucap Sehun, melirik seorang yang seharusnya tidak ikut lagi dalam cerita.

“Baekhyun sepertinya paling sengsara kalau Ia juga harus di libatkan dalam Kajima.” ucap Sehun membuat Byun Baekhyun, kembali muncul ke layar.

Ugh, Oh Sehun!” rutuknya kesal, takut-takut jika author-nim membuatkannya skrip mengerikan lagi.

Appa,” seorang lagi berucap melengkapi kekesalan Baekhyun, segera, pemuda itu meraih gadis kecilnya dalam gendongan. “Apa author-nim berencana membuatkan skrip mengerikan lagi?” tanyanya penasaran.

Baekhee menggeleng. “Tidak Appa, Baekhee muncul untuk menanyakan satu password lagi yang belum diberitahukan.” ujar Baekhee.

“Ah,” Baekhyun teringat, “password untuk 10 Steps To Keep Your Boyfriend? Passwordnya adalah lovable, Baekhee-ah.” sambung Baekhyun membuat sebuah senyum muncul di wajah Baekhee, tapi sekon selanjutnya, senyum itu hilang.

“Tapi Appa, Baekhee sedih,” ucap gadis kecil itu lirih.

“Kenapa Baekhee sedih?” tanya Baekhyun.

“Karena Irresistible Love akan berakhir, kita tidak akan bertemu lagi Appa.” ucapnya memeluk leher Baekhyun erat.

Aigoo, gwenchana, Baekhee-ah. Di dunia fiksi ini, kita bisa terus bersama-sama sebagai keluarga yang bahagia bukan?”

Baekhee menatap sejenak, sebelum Ia mengangguk dan mengukir senyum kecil.

“Benar juga, di sini kita bisa terus bersama, Appa.” ujarnya kembali memeluk Baekhyun erat.

Memang benar ucapan Baekhee, walaupun sebuah cerita berakhir, walaupun tanpa sequel, prequel, atau side story, cerita fiksi akan tetap abadi dengan alur mereka masing-masing. Walaupun author-nim tidak membuat sebuah ending yang jelas, readers pasti bisa membuat ending yang mereka inginkan dengan imajinasi bukan?

Demikianlah New Year’s Gift ini author-nim persembahkan, untuk kalian semua yang berkenan membaca. Maaf jika ada kesalahan kata maupun silabel yang menyinggung readers dalam cerita ini. Sekali lagi author-nim tekankan, bahwa semua alur cerita di atas, milik author-nim, dan sepenuhnya fiksi.

Tidak ada kasus author fanfiction yang bisa berbicara dengan cast di dunia manapun. Tidak ada cast yang benar-benar fiksi karena author-nim hanya meminjam mereka sebagai karakter fiksi. Semua kepribadian, kata-kata, dan tindakan yang cast lakukan di cerita ini adalah hasil pemikiran author-nim dan tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata sama sekali.

Maaf juga atas cerita aneh tidak layak baca ini.

Dan sekali lagi, author-nim tekankan jika author-nim tidak gila seperti yang Kyungsoo tuduhkan sejak awal cerita. Tolong jangan telepon rumah sakit jiwa untuk melaporkan author-nim menjadi salah satu orang gila yang kabur. Serius, author-nim tidak gila. Dia hanya begitu bersemangat dalam berimajinasi.

Terima kasih atas pengertian dan waktunya untuk membaca cerita ini. Semoga 2016 menjadi tahun yang membahagiakan bagi kita semua. Maaf untuk hadiah tahun baru yang terlalu cepat. Maaf karena hadiahnya sama sekali tidak berarti.

Once again I wanna say, even if I don’t know you for real, even if we’ll never meet each other. I don’t know how many thanks I’d give to you for concerning my story, reads and commenting on my story. I really appreciate it. You guys means a lot for my life and also my existence. Thanks for being on my side, guys. Thanks for all the words you’ve said to me.

Sincerely, author-nim, Irish.

FIN.

229 tanggapan untuk “[ONESHOT] New Year’s Gift”

  1. awalnya agak bingung sma critanya -,- 😀
    itu ka irish ngasih pw ff scara cuma2 gitu/? *baik banget :* jarang lohh ada author yg kyak ka irish :v
    makasih lohh kak :* walopun aku blum baca ff nya, tapi pasti aku sempetin kok buat baca ff kakak yg bejibun itu :v wkwk
    keep writing kak!! :*

  2. Bis cek komen blsn irish di ff 10 step trus nemu ff gift ini. Wkt br bc awal opening statement dr irish msh blm tw/kbayang ff ni bkl ky gmn, cz itu semua adapted story-ny saya dah bc smp tamat /xcept OaO yg emang blm end/ cm di dlm ff gift ni trnyt da bnyk bgt ff yg di sbut2 tp sm 1x blm saya bc, ky Don’t Look At Me, Sad Story, X-Ray, Afterlight Man, Grey Sky, My Lovely Ghost, Dream Candy, Sunbae, Loveworks, kisah’ny lay-irene & kisah maknae line ’94 yg New Student.
    Seneng gitu pas bc da nm yifan dideretan prtm para casts /tumben bgt kan/ tp msh blm mudeng sm nm irish sendiri ada di supported cast. Stlh mule msk ke awal crita, scene bakery lover, I thought.. apa ini cuplikan potongan2 scene dr msng2 adapted story yg dimention above? /brhrp scene prtm bakery lover tu smcm bns hint u/ nex eps’ny OaO/ tp trus baek mention ‘author ff ini!’ & pemahaman seketika saya dpt. Bakery lover ke-gep sm heekyung!! Wkkk~ 😀 baek diantara yeri & heekyung dah ky pria yg berpoligami!
    Sebel bgt sm d.o si dokter jahat yang seenaknya menuduhkan gangguan jiwa ke anyone /trmsk ke author-nim/ -_- tp co2k bgt d.o sm pran psycho itu! & pas duo tiang (kris-yeol) debat saling ga mo ngaku/saling nuduh gila, itu ngakak bgt!! Gpp kris wlw kamu ga msk di list bias’ny irish tp kamu sll jd main cast noona di exo ^ ^ ‘terus aku?’ sehun ga terima. ‘kris hyung udah lama ga di exo, kpn noona move on dr reality ini?! Pkk’ny skrg aku yg ada di list bias tertinggi noona di exo!’ sehun keukeuh ga mo jd si nmr 2. /kbawa arus astral irish bercengkrama sm bias di ff/
    Udah lmyn pnjng bc ff gift ini tp sehun-aku blm muncul  & kemudian sehun & injung muncul jg bak MC mo closing teatrikal & awards show ini. Sehun menatap readers, dengan senyum di wajahnya.
    “Kalian tidak keberatan aku ikut bicara bukan?
    Mn mgkn noona kberatan kamu ikut angkat bicara sehun-a, justru noona sngt menanti2kan momen2 kamu bnyk ngomong 
    Br tw trnyt d.o bias no.4 kamu rish? & sehun no.3?! how come?? Bukan’ny dulu sehun no.1 di list bias kamu? Yah, I know ini ulah begal baek kan? Pantes aja td sehun sewot mo jd si no.1 di list bias aku. Untung kris ga childish, always cool & calm ^ ^ ‘jd mnrt noona aku childish dibanding kris hyung?’ sehun lg2 protes. Kok saya jd berasa ky baek yg dilemma diawal ff gif ini ya? ‘a..ani sehun-a’ eike bingung hrs gmn ni rish.
    Ga disangka trnyt irish jg prnh jd sider ya? tp trus bertransformasi jd author-nim dg bnyk magnificent works! Whoah..
    Mengutip kata2 irish ..even if I don’t know you for real, even if we’ll never meet each other. I don’t know how many thanks I’d give to you for your many great & entertaining works! I’m so thankful & lucky to find many great authors & FFs in this wp.
    Ini prtm x saya ngtik komen di Ms. Word lho rish  moga kepost tnp trouble, amin..
    Ps: rekor nih ngtik komen smp ful 1 page Ms. Word!

    1. Buakakakakak ada apa kak ada apa XD kenapa kakak harus nyasar di cerita super astral ini? Aku aja udah mual-mual pas bacanya, kakak malah buka Ms. Word buat bales XD wkwkwkwkwkwk
      Iya btw, ini tetiba aja ada ide buat ngegabungin semua main cast cerita di sini XD wkwkwkwkwk dan ternyata bisa bener-bener hancur gitu cerita ini XD aku enggak habis pikir gimana bisa aku ciptain cerita astral ini padahal setelah aku baca-baca lagi, aku udah lupa isi ceritanya XD XD XD
      Sebenernya Yifan itu semacem pencuri peran di sini karena aku mau engga mau harus menyertakan dia padahal Yipan bukan bias XD wkwkwkwkwk Baekhyun aja sih yang teraniaya sekali di cerita ini, udah jelas karena dia bias dia harus dianiaya XD wkwkwkwkwkw
      Sehun malah yang paling teraniaya karena muncul di akhir doang, bagian say goodbye pula bareng sama Injung XD padahal epep mereka berdua barusan kelar. APA KABAR BAKERY LOVER? HUHU. Pengen menangis.
      Iya XD Diodeureu itu nomer empat. Dulu Sehun emang nomer satu, tapi sekarang Byunabs udah engga bisa tergantikan, Chen-chen nomer dua engga bisa tergantikan juga XD kalo Byunabs ini pencipta fantasy liar aku, Chen-chen adalah yang mengembalikan aku ke jalan yang benar kak XD wkwkwkwkwk
      Huhu, pesan di akhir itu bikin aku terharu juga XD dibilangin aku udah lupa apa aja yang udah aku ketik dalem cerita ini XD wkwkwkwkwkwk thanks ya kaakk

  3. Ah maafkan aku yg terkadang jadi silent riders, biasanya hal itu terjadi disaat aku menemukan sebuah cerita yang sangat menarik perhatianku, sehingga hal itu menyebabkan diriku lupa untuk berkomentar 😂😂, awalnya aku pikir ini itu curhatan terus dijadiin ff, tapi bisa aja ya, aku aja gg bisa 😂😃😃. Terus itu password apaan ya? Itu nanti ff nya dikasih password gitu? Kayak One and Only kan belum selesai, jadi itu nanti akan dipassword dan semua secret password nya ditaruh disini? Ah aku sebenernya bener2 berharap kalao One and Only dipublish lagi, mian kalo maksa, tapi yang namanya author, pasti juga punya rasa lelah dan butuh istirahat dari semua fantasy yang dibuatnya. Dan sebenernya aku suka banget sama karyamu kak Irish, bolehkah aku menculik pemikiranmu agar aku bisa sekreatif ini semua? 😂😂😂😂

    Aku akan setia menunggu publish dari One and Only, ff yg keren banget 😇 dan juga kunanti ff mu yang selanjutnya 😊😀

    Dan semoga kak Irish sehat selalu, aminn 😇
    Fighting 😊

    Kurasa ini adalah komentar terpanjangku sepanjang sejarah saat aku berkomentar di ff manapun (baiklah abaikan) 😂😂😂

    1. One and Only masih publish kok, dan ini juga password yang bertebaran buat chapter sbelumnya juga beberapa bonus cerita yang lain XD wkwkwkwkwkwk
      karena dulu aku pernah jadi silent readers jadi aku bisa paham, tapi entah kenapa masa jadi sidersku cuma sebentar karena setelah disindir authornya aku langsung tobat XD wkwkwkwkwkwk
      TIDAAKK jangan culik pemikiranku yang astral XD wkwkwkwkwkwk
      serius ini komennya panjang loh XD thanks anyway buat doanya, aku berasa lagi ulang tahun aja XD

  4. Kak, thank you buat kakak yg slm ini gk pernah marah sma silent riders. Jujur, aku biasanya silent riders. Maaf.,
    tapi kakak bener kok, q punya alasan knp kok gk ngomen.
    Q itu baca fanfic pakai hp touchscreen yang jadul, mau nulis komen aja ini udah susah::: karena tombol ngetiknya itu susah… Jadi, aku minta maaf y kak, this so hard(alay) Dan kak, stay be an awasome author!! I’m waiting your fanfict! Dan klau boleh usul ya… cara dapetin password untuk ff yang akan datang dipermudah ya…

    1. XD aduh aku berterima kasih sekali masih ada yang menyempatkan diri baca fanfiksi abnormal inii XD wkwkwkw thanks banget loh, ya allah aku terharu sekalii XD

  5. assalamualaikum. Wr. Wb

    pertama2 salken dulu buat rish eonni, because saya readers baru di sini,,

    Pas pertama buka exoffi aku bingungkan cerita yg seru di sini tuh apa, eh pas dibawah ada tulisan ” fanfic of the month” , aku tertarik karna ada baek nya di poster, aku buka dah ff ” new year’s gift”, tapi pas aku baca yg awal aku bingung, semakin ke bawah semakin lagi bingungnya, because aku gak tau apa itu ff irresistible love, one and only, dumb dumb dan kawan kawannya,, maka dari itu untuk memecahkan semua kebingunganku rish eonni harus bertanggung jawab dengan memberi ku izin membaca cerita fiksi di atas

    Aku juga ber-gomawo bgt sama irish eonni karena sudah memberi banyak sekali bocoran2 PW lewat mulut2 ember cast di atas

    Dan aku baru inget ketika sedang menulis komentar, kenapa tadi ff dan password di atas tidak aku catat, maka dari itu aku terpaksa harus membaca ulang cerita yg kata author nya aneh bin gila ini, dengan cast nya yg seperti sedang main kuda tubruk karna mereka saling tumpuk2 an

    Aku kebanyakan cuap2 disini takutnya nanti malah jadi ff,, oke sekian dan terimkasih

    Nb: jika ada kata2 yg menyinggung itu hanya kesalahan teknis menulis, maka dari itu saya mohon-mianhae yang sebesar2 nya

    Waalaikumsalam . Wr. Wb

    1. Wa`alaikum salam Wr. Wb.
      Ya allah aku merasa ditampar seketika saat ada yang salam, jadi inget sama Allah, jadi inget kalo aku engga alim :’)
      Sesungguhnya, aku ini gak tau kalo itu fanfictku bisa nyasar di fanfic of the month mengingat aku ini seorang author absurd yang karyanya lebih banyak abnormalnya daripada normalnya, wkwkwkwk iyaaa sebenernya itu cuma hadiah aja pada dasarnya, hadiah buat readers aku yang udah repot2 ngikutin fanfic2 ituu, gatau gimana ceritanya bisa nyasar sampe di fanfic of the month aku bener-bener terharu sekali~
      Thanks banget kamu udah mau mampir di fanfic2 itu walaupun aku berharap kamu ga kapok karena karyaku bener2 abnormal~ untunglah kamu inget lagi ngetik komen karena kalo ga inget aku gabisa bayangin akan sepanjang apa komen ini mungkin akan jadi semakin panjang dan panjang nyaingin cintaku pada Byun Baekhyun~ :’)
      Thanks banget loh udah mampir XD serius wkwkwkw

  6. Aduuuuuuuuuuuuuhhh Kak Rish!!!!
    Aku baru baca ini…. DAN INI UNIK NIK NIK BANGET WKWKWKWKWKWK LOL, LUCU, FANAAAAAA, KREATIF!
    Bagus idenya kak. SEMANGAT TERUS NULIS DAN BERIMAJINASINYA POKOKNYA YA KAK RISH!!! LUV LUV ❤

  7. jangan salah kak, masih banyak yang baca kok plus menghargai karyanya kakak…
    bagus ide ceritanya,, asik juga gk bosenin.. tpi iye juga ya, ntu yang di bold, buat apaan?
    kok masih belum tau..

  8. Holaa ane balik lagi habis baca announcement nya._.
    Akibat telat ya gini.
    Semua daftar ff bonus nya uda dibaca. Tanpa password -_-
    Jadi tadi ane lelah nyatet vuat avah -,-
    Yasudahla itukan emang salah ane yang telat baca hikshiks
    Tapi tetep aja lophyuhh ka rish dan semuuuaa karya karya mu yang tak waras ;*

    1. XD wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk aku antara pengen ketawa kepingkel2 sama pengen minta maaf, kan itu passwordnya buat 4 hari itu aja sayongs, karena ini februari bulan cinta jadi aku ga pw lagi XD kukirain udah ga ada yang mau baca lagi masa XD

  9. Hyaakk ka rissh…
    Abis baca kalo pass nya bertebaran, setiap kata yang di bold ane catet ._.
    Sevenarnya itu untuk avahh
    Ada fanfict lainkah??
    Emang iyasi ff buatan ka rish ga pernah ada yang waras
    Ane mah maqlum wuahahahah
    Yeps yeps telat satu bulan bacanya tapi gapapa kan ka rish yang venting baca yakan? yakan?
    Biarpun rada ekhm gitu TAPI entah kenapa ane ngerasa ada feel kekeluargaan antar semua cast nya ka rish. Jadi pas baca itu rasanya, terharu tabrakan sama iniapasih? But iniapasih nya lebih kerasa :v uda itu aja. Terus berkarya ka. Bikin yang absurd aja terus, karna normal itu gaseru hakshaks :v pengen nulis komen 5 page kayak ka rish tapi gasanggup *akusengajabacanyasampeabislohyangitu*
    Yodah deh baibaii ka rish lophyuuuh :*

    1. buakakakakakakakak semua yang bold di catet? XD aku terhuraayyy XD hahahahahaha aduh iya emang karya2ku tembusnya abnormality semua jadinya wkwkwk XD gapapa lah sesekali harus ada penulis ga waras macem aku XD wkwkwk
      itu hadiah doang sih, gatau kenapa kepikiran buat bikin begitu di akhir tahun XD gapapa kali telat juga mah XD aku memaklumi XD wkwkwkwk kamu baca sampe akhir? aku terharuuu XD wkwwkk thankyou yaaaaa

  10. Kyahhaaahaha eonniiiiii akhirrnyyyaaa!! Aku menemukan kata2 passwordnya yang sempat tidak ku ketahuiii… untuk beberapa epep Yg blum aku baca eonni.. wkwkwk mkasiiiiiiii bg t eonni
    Trus Fightiing Ya Eonni ∩__∩ udh dlu deh eonni gk ush panjang2 dlu coment ya soalnya mau lanjut bca epep eonni yg lain..ehehee.. ≧﹏≦

  11. Ooohhh aku salah sangkaaa… aku kira new year gift itu fanfic yang dipost secara terpisah. Taunya iniii :v

    Btw knp aku bacanya jadi feels like acara mahakarya rcti pas mereka ulang tahun. Seluruh pemain sinetron nya digabungin trs mainin 1 acara teater wkwk :v

  12. kak irisssshhhh……. 😦 😦 😦 😦 hueeeeeee… kok jadi sedih sih kak baca ini?? kakak kayak ngucapin ucapan selamat tinggal gituu 😦 hueeee kak belom bisa pisah… dont go….
    (???????)
    kak aku baru tau loh kalo kakak punya project ff lain selain IL ama OAO 😀
    soalnya aku cuma komen di 2 ff ini aja 😀 duhh kak irish sih ga ngasih tau 😀 ohhh ya kak ntar aku baca ff kakak dan stay komen, but nggak promise ya kapan bacanya 😀
    Ganbatte nulis nya kak ^^ see you~

    1. Hayoloh XD yang telaatt wkwk XD aduh aku ga ucapin selamat tinggal XD wkwkwkwkwk aku kan kasih tau lewat update ku XD hayoh XD wkwkwkwkk aduuhh jangan repot2 baca ff absurdku XD

  13. Iriiiiiiiiiiiiisssssshhh oohh god aku terlambat baca ini, jujur waktu prolog dpnnya agak males bacanya *sempet bilang ini irish mau apa sih* *mian heheheh 😛 tp jujur ini keren semua ffnya dijadiin satu jadi tau kunci rahasiamu rish bener” daebak keren bgt rish aku sukaaaaa, aaahhh *gk tau mau ngomong apa selain kereeenn!!!!!* *kecups :* :* 😀 😀

  14. Huhuhu bener kata eonni seseorang itu jdi siders karna sebuah alasan nah itu juga yg terjadi sama gua eonn huhu minta maaf yaa eonn karna udah pernah jdi siders dibanyak fanfict eonni :'((
    Btw eonni keren loh buat gift kek gini 🙂 sumpah gua gak pernah ketemu yg kek ginian ohh ini pertama kali wkwk :V
    Hahaha keep writing eonni^^ jan bosen2 sama readersmu yg paling gesrek satu ini yahh #duarrr-_- fighting !

  15. KAK IRISH AKU AKAN MENJADIKAN MU AUTHOR TERFAVORIT KU DAN TERKEREN KU! Jalan cerita gift ini lucuuu bangett udaj gitu nyambung walaupun dari beberapa ff digabung jadi satu,kak irish doang emang yang paling top lahh👍🏻👍🏻 thankl you juga kak irish buat password nya hehehe,dan maaf telat ngucapin nih HAPPY NEW YEAR YAA KAK🎉🎉👼🏻👼🏻 saranghaeeeee kak irishh😝😘😘

    1. XD aduh duh aku terharu sekali ada yang jadiin aku author favorit XD padahal aku abal2 begini wkwkwkwwkkw XD thanks yaaaa XD happy new year jugaaa XD hueheheheh nado saranghaeeee XD

  16. Waaaaaah kak irish keren, beda dari yang lain kalo kasih password ahh pokoknya aku selalu suka ff nya kaka 😃
    Sayaaaaang kak irishh 😙😙😙😙😙😙😙😙😙😙😙

    1. Eonnie, aku yg ngeline kaka waktu itu tuh…
      Maaf ya ka aku baru komen yg pertama kalinya.
      Padahal aku tuh udh bacain fanfict kaka , tpi ga komen sama sekali

    2. Oh ya, aku mau komentar ttng fanfict ini yaituuu…………….. KEREN BNGETTTTTTTTTT LUARBIASAAAA BAGUS SSS AMAZINGGGGG NGAKAKKKK KOCAK GOKILLLL
      Aku mau bilang eonnie…….. saranghaeyo♥♥♥♥♥ *bisikketelinga

  17. sumpah seru banget baca ff ini. agak baper dikit sih… tpi a da ketawa2nya jga kok. pkoknya seru banget….. tpi sayangnya di IL chanyeol mati. padahal chanyeol itu bias ku.. oh iya, makasih juga paswordnya…. tetep semangat bikin ff ya^^ see you irrish…

  18. KAK IRISHHHHH, NIAT BANGET SIHH BUAT iNI FF,, HAHA PASWORDNYA KESEBAR DIMANA-MANA.
    INI FF SERUUU, AKU BACA INI SAMBIL KETAWA. TINGKAT IMAJINASINYA TINGKAT DEWA.. HAHAHA. BAHKAN AKU RELA GAK MAKAN. \emang lo punya makanan? lo kan anak kost?\ /oya aku lupa aku anak kost.. haha biasa derita anak kost./ oke lupakan hal tadi.
    KAK IRISH THANKYOUUUUU BANGET UDAH MAU BUAT SPECIAL GIFT KAYAK GINI..
    HAPPY NEW YEAR, SEMOGA IMAJINASINYA KAK IRISH SEMAKIN MERAJALELA BUAT FF.. KEEP WRITING YA!!!
    LOVE YOUUUU KAK IRISH.. GIVE YOU KISS AND HUG.. :* :*

    #jebol capslock gue.. haha 😉

    1. HUAHAHAH IYA INI NIAT SEMANGAT 45 DONG XD BEBERAPA HARI AKU BIKINNYA INIIIIH SAKING SEMANGATNYAA XD wkwkwkwkwk XD dimana2 passwordnya biar dibaca dong sama readers baru mereka bisa buka ff nya XD wkwkwkwkwk aduhh anak kost mah kasian langganan mie instan ya? XD wkwkwk
      iyaa sama-samaaa aku juga makasih banget kamu udah nyempetin baca ff ku huhu~ aku terharu sekalii XD

  19. wah thenkyuu passwordnya yahh dear kakak IRIS kekekkeke XD,, ketawa ketawa sendiri sih bawaannya pas baca ini XD semoga taun baru ini kakak tambah semangat buat nulis (?) *ehh lohh* 😀 soalnya sih bntr lagi aku udah mgkn jarang banget baca soalnya skrg udah kelas 9 jadinya ya harus fokus belajar XD

    1. Huahahaha XD iyaaa sama-samaaaa aku juga seneng berbagiii XD wkwkwkwkwkwk aku ambah semangat nulis kok XD wkwkwkwk aduuhh udah pikirin UNAS ituuuu

  20. setelah berpusing-pusing dengan UAS, akhirnya dikasih kado tahun baru sama irish… udah lama banget nunggu one and only, IL, sama kajima…. irish sekarang lg sering bual ficlet…..
    but say thanks to irish buat kadonya…..

    1. Uas sudah lewat XD siap2 menyambut semester baru XD wkwkwkwkwwk iya lama ya nunggunya ya XD wkwkwkwkwkk ficlet ini jadi pelarian karena yg chapterred pada progress XD huahahaha iyaa sama samaaa XD

  21. daebakk daebak daebakk :v
    author ngeluarin isi hatinya lewatt cerita fiksi
    aku ga nyangka dr awal pas baca,ngeliat cast nya kok banyak bangett jd penasaran kayak apa nih ff nantinya.
    ternyata ga mengecewakan sama sekaliii
    aku sampe gabisa berkata-kata /lebay/ wkwk tp serius thor suer deh wkwk
    hebat thor,tp thor aku mau nanya kenapa part nya irene dikit bangettt u.u padahal aku suka bangett kalo irene lbh ditonjolin gitu wkwk maklum pens nya irene ini wks /eh jd curhat
    mau saran thor eh ntah ini saran atau request yak wkwk kalo bisa dimasa depan bikin cast nya coba bekyun irene thor atau sehun irene atau phi irene thorrr yg romance gitu biar sosweet unik gimana gitu wkwk
    aduh kepanjangan komennya authornya bosen deh wkwk

    1. Iyah XD ini curcolan ku yang diwakilin sama cast XD wkwkwkwkwkwk aduh iya udah castnya seabrek isinya banyak, gajelas pula ini ff ya XD huhu~ iya aku harus ebrbagi karena irene emg di ff nya cuma 3 mix doang jadi ga banyak partnya huehe XD gantian sama yg bagian ceritanya lebih banyak kubuat XD
      aduuuhh ini godaan banget ini, aku suka banget ngepair irene-lay soalnya jadi………entahlah buat yang lain bisa apa engga dapet feel romance nya XD tapi aku keep sarannya okehh

  22. Aduh kak irish please ini buat cerita begini gimana? Antara mau ketawa tapi bingung juga wkwk yeay finally dapetin semua password nya!!! Btw irrestible love mau end ya? Yha…..padahal suka banget😹 ini password yg aku kumpulin banyak nih bisa gak ya deadline cuma buat baca ff kak irish? Semangat terus kak ditahun 2016 kak irish semangat akupun juga semangat bacanya.lho🙈

    1. Entahlah mungkin aku beneran gila pas ngetiknya wkwkwkwkk XD ketawa aja ketawa XD huahahahaha
      iyaa Irresistible Love mau end nih keknya tinggal 1 atau 2 chapter aja XD wkwkwkwk bisa kok XD ada banyak cara buat ga kehilangan ff nya XD wkkwkwkwk thanks yaa hanaa XD

  23. Uwaaaa… Seru eonnie. semua cast di satuin hahaha.. paswordnya tersebar di mana mana kkkkk . Kyungsoo tajem banget mulutnya eakk :v . Ahhh.. pokoknya jjang !! 4 jempol dari ku eon hehe… Faighting !!

  24. awalnya aku gk ngerti maksud dari cerita ini.. tp ternyata e ternyata.. ini semua WOW.. hebattt.. kerennn
    Makasih IRISH buat pw nya..
    love you :-*

  25. Ih aku gemes liat nya. Makasih ya udah di kasih password yang bejibun ini, muehehehe//ketawa evil//. Dan satu lagi, ini ko author nya bisa sih buat kaya gini//lirik ka irish// aku aja engga tuh//bletak//. Pengakuan ini jujur pake tapak kuda dengan 5 jari saya//apa ini?!// loh, hasil aku sendiri. Dan aku ngerasa malah atau lebih tepat nya ini kaya adegan teater yang muter di kepala saya. KEREN pisan, kapan-kapan bikin aja lagi ya//ih maksa banget// dan kapan dio, kei, sama abang yang menyeramkan chenchen itu muncul//dihajarmassa// kembali? Aku kangen dengan mereka. Ya pokoknya, di tunggu karya nya ya kak hehe…^^

    1. Niat keras aku bikin ff berisi password gini wkwkwkwkwk XD kok bisa aku segila ini ngajakin cast ngomong yak XD hahahahahahhahaha
      aduh iya kapan2 kalo castnya udah menumpuk aku bikinin lagi deh XD huehehehehe XD duh chenchen dio nanti deh aku bikinin urutan jadwal postnya XD wkwkwkwkwkkwkwkw thankyou yaaaaaaaa XD

  26. Kakkkkk uhhh gtw aku yg aneh atau siapa.. tapi kenapa aku suka sama new years gift ini uuuu~~ kak iris makasihhh passwordnyaa aku suka… mungkin para sider nanti juga keluar kak… keep writing kak!!! Untung aja pass nya ga usah lewat email atau twitter jadi aku bisa buka wkwkwk

    1. Keknya aku yang aneh karena aku yang bikin XD wkwkwkwkwkwwkk thankyou yaaa
      iyaa aku ga ribet sebenernya XD pw nya gampang bet tinggal di cari di dalem ff

  27. Kak irisshh Makasih banget yaaa giftnya special banget , aku bahagia, terima kasih telah bekerja keras untuk memberi special gift yaaa, daebakk sekaliiii, waaaa, selamat tahun baru yaaaa kak irishh :*

    1. Huahahahah iyaaa thankyou banget kalian udah mau baca ff ku selama inii aku terharu banget loh sumpah XD wkwkwkwk happy new year yaaa XD

  28. IRISH!!!!!! thank youuu buat secret passwordnya!! ajibb bgttt happy!! makasih kamu udah kerja keras bikinnya huhu!! aku bener bener kasih kamu 15 jempol deh (?) eh iya happy new year jugaa! smg bisa ketemu exo yaaa. sukses terus sama ff nya! love you irish hahaha><

    1. HUAHAHAHA iya ajib ya passwordnya tersebar di dalem ff wkwkwkwk XD 15 jempol itu sma jempol bias juga? XD wkwkwk amin! semoga ketemu exo! XD hahahaha loveyoutoo~~~

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s