Nosebleed (Ficlet) – LyWoo

Nosebleed

by LyWoo

Yoo Hyeji [OC], Yoo Hyemi [OC], EXO (OT12).

Genre: Comedy

Rating: G

Lenght: Ficlet

nosebleedcover.jpg

Disclaimer: Cerita ini sepenuhnya milik saya yang terinspirasi dari “EXO NEXT DOOR”.

Author’s Note: Warning typo(s)! Dilarang copas, plagiat, dsb! Sudah pernah dipublish di LyWoo Fanfiction World dan SAY Korean Fanfiction

Gadis bernama lengkap Yoo Hyemi ini mempunyai penyakit yang aneh. Saat bertemu lelaki tampan, ia akan ….

__________HAPPY READING__________

Seorang gadis berjalan cepat sambil sesekali terlihat menghentakkan kakinya. Berkali-kali ia megerang kesal hingga membuat orang-orang yang berlalu lalang di sekitarnya mengernyit heran.

“Ah, eonni! Sirheoyo! Kau mau membunuhku, eoh? Kau tau, ‘kan aku tidak          

Jebal, Hyeji-ya. Aku benar-benar butuh bantuanmu saat ini!”

Eonni! Kubilang tidak ya tidak!”

“Baiklah. Kalau begitu kita lihat apa yang akan eomma lakukan padamu di rumah nanti!”

Beep

Gadis itu, Yoo Hyeji, menghentikan langkahnya dan menatap layar ponselnya dengan penuh emosi. Lalu ia memasukkan ponselnya ke dalam kantong celana jinsnya dan bergegas pergi ke sebuah toko kain yang letaknya tidak jauh dari tempatnya semula.

“Sial, sial. Bagaimana ini? Mau kutaruh mana mukaku nanti?” ia berbicara sendiri. Di tangannya terdapat empat buah tas belanjaan yang berisi berbagai kain mahal pesanan kakaknya.

Langkahnya terhenti di depan sebuah gedung yang cukup besar. Gedung yang terdapat papan nama bertuliskan “SM Entertaiment”. Dengan langkah ragu, ia memasuki gedung itu sambil menundukkan kepalanya.

“Maaf, bisa kulihat tanda pengenal Anda? Dan apa keperluan Anda di sini?” tanya salah seorang penjaga gedung itu.

“Eum, aku adik dari Yoo Hyemi. Dia salah satu staff di sini,” jawab Hyeji gugup.

“Baiklah. Kami akan panggil dia. Kau tunggulah di sini.”

Hyeji hanya mengangguk menanggapi ucapan penjaga itu. Selama menunggu, ia terus menundukkan kepalanya. Menatap lurus pada sepatu skets berwarna putih polos yang dikenakannya.

“Nona,” sebuah tepukan mendarat di pundaknya. “Anda bisa pergi ke lantai 2. Dan carilah ruang tata busana.”

Hyeji mengangguk lalu memasuki gedung. Ia memasuki sebuah lift yang kebetulan kosong dan menekan tombol nomor 2.

Saat pintu lift akan tertutup sempurna, tiba-tiba sebuah tangan menghentikannya.

Napas Hyeji tercekat. Matanya melebar melihat siapa yang kini berada satu lift dengannya.

Genggamannya pada tas belanjaan yang dibawanya mengerat. Keringat dingin mulai mengalir, telapak tangan dan pelipisnya basah oleh keringat dingin. Ia menundukkan kepalanya sedalam-dalamnya, bahkan lehernya terasa pegal. Namun ia tidak peduli. Yang penting orang di sampingnya ini tidak melihatnya.

“Hei, nona. Apa kau sakit?”

Suara itu bagaikan syair lagu yang begitu lembut di telingnya. Dengan jantung yang berdetak cepat seakan waktu untuknya berdetak sudah tidak banyak, Hyeji mengangkat kepalanya.

“….”

“No-Nona… Kau…”

“Y-ya?”

“Nona, hidungmu. Kau mimisan.”

Mata Hyeji membulat. Dengan tergesa, ia mengangat sebelah tangannya, hendak menyeka darah di hidungnya. Namun, pergerakkannya terhenti karena sebuah tangan.

“Mimisan itu berbahaya, lho, Nona. Lain kali hati-hati,” ucap orang itu sambil membersihkan darah di hidung Hyeji dengan sapu tangan miliknya.

Ting!

Pintu lift terbuka.

“Nona! Aku duluan, ya!” seru orang itu sambil tersenyum manis pada Hyeji.

Hyeji menatap sapu tangan di tangannya dengan tidak percaya. Apa ini benar miliknya? Ya Tuhan… Bagaimana bisa?

Ia mengusap lagi hidungnya, memastikan tidak ada noda darah yang tersisa. Setelahnya, ia keluar dari lift dan menelusuri lantai 2. Mencoba mencari ruangan yang penjaga itu sebutkan.

Ketemu.

Dengan hati berdebar, ia mengenggam kenop pintu itu dan memutarnya.

Dan saat itu juga, seluruh tubuhnya membeku.

Semua member EXO ada di hadapannya. Mereka semua tengah duduk santai di sebuah sofa besar dan yang lain duduk di lantai.

‘Ruangan apa ini…,’ Hyeji menggumam dalam hati.

“Oh! Apa dia staff barunya?” Baekhyun membeo dengan suara yang terdengar begitu nyaring.

Jinjja? Wah, aku baru tahu kalau Hyemi noona punya adik yang cantik!” ucap Chen bersemangat. Yang langsung diangguki oleh Kai, Sehun, Luhan dan Chanyeol.

“Kami sedari tadi menunggumu, lho! Akhirnya kau datang juga!” seru Xiumin.

Wajah Hyeji memanas mendengar ucapan beberapa namja di hadapannya. Ini sebuah perasaan yang sangat tidak ia sukai. Menjadi pusat perhatian. Apalagi oleh namja-namja yang tampan. Ya Tuhan! Rasanya ia ingin mati saja.

“Hai, nona. Kita bertemu lagi,” ucap Kai sambil melambaikan tangannya pada Hyeji.

Seketika, semua member menatap Kai menuntut penjelasan. “Oh, tadi aku bertemu dengannya di lift. Dia mimisan,” jelas Kai.

“Sudah cukup basa-basinya. Nona, bisa kau beritahu di mana baju kami?” tanya Kyungsoo yang sudah tidak sabar ingin segera pulang.

“Iya, nona! Mana? Mana baju kami? Aku ingin cepat-cepat pulang setelah mendapat bajunya…,” rengek Tao.

Yaa, jangan berisik Zitao,” ucap Kris ketus.

“Tapi aku ingin pulang, Ge!” Tao terus merengek.

“Sabar, Zitao. Kita akan pulang setelah ini,” Lay menepuk bahu Tao agar anak itu lebih bersabar.

“Nona cantik, mana baju kami?”

“Nona, apa bajuku sesuai pesananku?”

“Nona, kau membelinya di toko langganan kami bukan?”

“Nona, apa itu bajunya?”

“Nona, kau mau berkencan denganku?”

Seketika suasana hening. Semua memandang Sehun speechles.

Dan dengan wajah polos, ia Bertanya. “Waeyo?”

Suho menghela napasnya berat melihat kelakuan membernya. Akhirnya, ia menghampiri Hyeji. Ia menepuk bahu gadis itu. Hyeji mengangkat kepalanya yang sejak tadi ia tundukkan.

Dengan senyum manis di wajahnya, Suho bertanya. “Nona, bisa kami ambil bajunya sekarang?”

Semua member membelalakan matanya. Terlebih Suho. Matanya melebar melihat darah yang tmengalir keluar dari hidung Hyeji begitu gadis itu mengangkat wajahnya.

Brakk

Pintu terbuka kasar. Seorang yeoja masuk dan langsung memegangi kedua sisi wajah Hyeji. Wajahnya terlihat panik.

“Astaga, Hyeji-ya!” serunya panik.

“Hyemi noona, dia kenapa?” Tanya Suho bingung.

Hyemi menatap semua mereka semua dengan tatapan geram. Sehun menyebutnya tatapan Tyrannosaurus rex (dinasaurus yang biasa disebut T-rex) betina yang sedang mengamuk. Sangat menyeramkan.

“Katakan padaku siapa yang menggodanya hingga dia mimisan seperti ini! KATAKAN ATAU KUPOTONG KALIAN SEMUA JADI DUA!”

Suasana langsung hening. Semuanya meneguk ludahnya gugup. Akhirnya mereka mengingat ucapan Hyemi yang melarang mereka untuk menggoda Hyeji sebelum datang. Atau Hyeji akan mimisan dan Hyemi tanpa segan akan membunuh pelakunya.

“SIAPA, EOH?!”

“Kim Jongin dan Oh Sehun, noona!” koor semua member bersamaan.

Pemilik nama yang disebut meringis. Inilah nasib mereka. Menjadi magnae itu tidak seenak kelihatannya.

Hyemi menyeringai. “Kai, Sehun~”

Kai dan Sehun menelan ludah gugup mendengar suara Hyemi. Oh, God! Sepertinya nyawa mereka saat ini terancam.

Selanjutnya, bayangkan sendiri bagaimana nasib keduanya

***

Maaf kalau ceritanya gaje :3 Ff ini terinspirasi dari “EXO Next Door”. Tiba-tiba kepikir aja kalo cewek yang ketemu cogan bukan gampang blushing tapi nosebleed gimana ya? Kehabisan darah kali ya haha

Udah lama sebenernya ff ini kutulis, pas END masih tayang. Tapi baru sempet kupublish sekarang –“

Yang sudah membaca, mohon tinggalkan jejak ^^

Gomawo~

Iklan

19 pemikiran pada “Nosebleed (Ficlet) – LyWoo

  1. AKU ENVY READER SEKALIAN 😂😂 Untuk author yang udah bikin aku merasa pengen jadi Hyeji (tentunya kagak pake acara mimisan :v) terima kasih 😄 itu duo maknae bisa gak dikondisikan? Cukup Hyeji yang dibuat fly, reader jangan nanti susah balik 😂 betewe covernya lucu 😀

    Perbaikannya mungkin lebih ke penulisan kata-katanya. Masih banyak yang peletakan tanda bacanya masih kurang tepat dan typo kayak megerang yang kurang n dan seharusnya mengerang.

    Terus EYD nya bisa ditingkatkan lagi thor ^^

    Ada juga yang headlinenya “..Yoo Hyemi mempunyai penyakit aneh..” itu maksudnya Yoo Hyeji kan?

    Sama bagian “Hyemi menatap semua mereka semua dengan tatapan geram.” Itu kata semua setelah kata menatap diilangin aja. Biar lebih enak dibaca. Jadi nanti “Hyemi menatap mereka semua dengan tatapan geram.”

    Ini cuma sharing dari yang aku tau😊 kalau aku ada yang salah, mohon dikasih tau yang bener. Aku juga masih harus belajar.

    Baru gitu aja, si Hyeji dah separah itu lah nanti kalau dia seandainya ditembak salah satu dari mereka di depan ribuan fans, udah butuh transfusi darah kali yak si hyeji😂

  2. Hai LyWoo!! Terima kasih sudah membuat cerita komedi ini. Di saat banyak yang menyuguhkan cerita menye-menye :v

    Ada pelajaran sedikit yang bisa kamu ambil dari aku, tentang kepenulisan. Aku ambil contoh dari fanfiksi kamu ya. :3

    1. Dan dengan wajah polos, ia Bertanya. “Waeyo?” = Dan dengan wajah polos, ia bertanya, “Waeyo?”
    2. Dengan senyum manis di wajahnya, Suho bertanya. “Nona, bisa kami ambil bajunya sekarang?” = Dengan senyum manis di wajahnya, Suho bertanya, “Nona, bisa kami ambil bajunya sekarang?”
    3. “Hyemi noona, dia kenapa?” Tanya Suho bingung. = “Hyemi noona, dia kenapa?” tanya Suho bingung.

    Ketiga-tiganya hampir sama aturannya. Jadi kalimat penjelas sebelum maupun sesudah dialog, jika merupakan penjelas dialog-nya bukan penjelas tindakan, maka diberi tanda koma (kalo dalam bentuk pernyataan). Kalau yang nomer 3, itu kalimat penjelas sesudah dialog kecil, karena dia menjelaskan dialog tersebut. Bukan menjelaskan tingkah si tokoh. :3

    Hyemi menatap semua mereka semua dengan tatapan geram. = Hyemi menatap mereka semua dengan tatapan geram.

    Masih banyak typo ya, Dear. Alangkah baiknya sih typo diminimalisir. Terus EYD-nya ditingkatin lagi. Jadi rapi deh tulisannya. XD

    Soal ceritanya, duh kurang menggoda ya menurut aku wkwkwk. Coba kalau si Sehun sama Kai sexy dance di depan Hyeji, atau godainnya macem menelusuri dari pelipis dan bermuara di bibir bawahnya Hyeji sama jari telunjuknya. Sumpah, itu beneran langsung mimisan dan pingsan, i think. :v

    Tapi oke kok. Apa yang aku tulis di atas, hanya sekadar sharing aja ya. Boleh diterima dan dipelajari, enggak juga ngga apa-apa. Yang penting satu, tetep belajar terus ya. Semangat!! ^-^

    Salam kasih,
    WhitePingu9

  3. hahahahhahahhahahhahahhahah kirainnn yang ktmuuuuu dilift ituuu baekhyunnn tapi si kkmjonggg // ngarep baekkk//

    Haduuhhhh kasiannnnn binggooooooo,,,, ini mash aadda next chapnyaaa ga ???? Ada ya ada yaaa // aegyoooo///

    Sukaaaaaaaa,,,,, hahahhahahhahaaaa kookkk parahhhh bangettt smpe mimisannnnnnnn gtuuu,,,, klo si ga youngggg mkanyaaa kaya kpitinggg rebussss

    • Maunya Baekhyun… tapi entahlah lebih feel buat nulis itu Kai xD
      Ini udah tamat hehe :3 Kalo Baek yang aegyo mungkin bakal aku lanjut #plakk

      Haha ini iya si Gayoung mah merah di pipi… dan entah kenapa aku kepikiran gimana kalo merahnya mimisan dari hidung jadi kubikin aja deh haha xD

  4. bwahahhaha
    XD
    mirip sama imajinasi ku waktu nonton END

    cuma ya itu deh, aku gak bisa nulis ._. untung ada yang sehati sama aku imajinasinya , jadinya rasanya seneeeeng banget ^^

    suka deh sama ceritanya
    kerp writing yaaa ^^

  5. Ahahahaha hyejii saking senengnya ketemu cogan ampe nosebleeding segalaa.. hyejii ga boleh lama2 di situ tuhh.. ntar abis darahnya kan berabe😆😆 kalo ga darahnya tampung aja trus donorin ke rumah sakit /maana mungkin/
    Btw itu yg di lift Kai ? Woow mau dong di elap juga idungnya wkwkwk😊
    Tapi untung loh thorr nosebleed, coba kalo ketemu cogan trus ingusan ga berenti2 kan lebih parahh.. gak yakin juga kalo Kai bakan ngelap 😆😆😆😆😆
    Keep writingg 😊😊☺😄

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s