[EXOFFI FREELANCE] SHE IS “10” (Perfect) [Chapter 5]

Sehun

SHE IS “10” (Perfect) Chapter 5

Main Cast : Oh Sehun, Bae Suzy

Other Cast : Choi Minho, Park Jiyeon, Kim Jongin and other

Genre : Romance, school life, friendship

Author : SureTo_Dream

Length : in Chaptered

Rating : 17

Disclaimer :

Ini adalah tulisan yang murni hasil dari hayalanku sendiri karena terinspirasai dari sebuah film, dan FF ini juga aku publish di blog pribadi aku https://happydreamandstory.wordpress.com/ untuk para reiders tolong jangan lupa berikan komentar, Gumawoooo (^_^)

Maafkan aku kalau ada banyak kesalahan dalam penulisan dan maafkan juga kalau jalan ceritanya semakin aneh atau mungkin terlalu biasa, aku sadar masih sangat banyak yang harus aku pelajari dan perbaiki

Happy Reading J

 

(suzy prov)

“Kalau aku memberitaumu semuanya sekarang dan kalau akhirnya kau menemukannya, apa yang akan kau lakukan???” Sehun memandang lurus kedepan

Pertanyaan sehun, membuatku tak mampu berkata apa – apa lagi, dia masih menunggu jawaban dan reaksi yang akan aku berikan, tapi aku hanya bisa diam,

“Apakah kau tau?? Sebelum kau bertemu denganku ditaman belakang rumah minho, aku sudah sangat menyukaimu dari satu tahun yang lalu, tapi kau sangat tidak terjangkau olehku, saat kau bersamaku waktu itu, jujur aku merasa sangat bahagia karena pada akhirnya kau berada sedekat itu dengan ku”,

“Saat ini… berada sedekat ini denganmu aku sangat bahagia, terlebih lagi kau mengatakan kalau kau menyukaiku, rasanya saat ini aku ingin sekali memelukmu,,” ahh_ huuh”’ tidak hanya ingin memeluk tapi aku juga ingin menciummu,,,”Tapi aku menahan diriku untuk melakukan itu semua karena aku tau tidak mungkin untuk memilikimu… untuk bisa berada selalu disisimu sudah sangat cukup untukku saat ini,, “

Mendengar semua yang sehun katakan saat ini membuat hatiku sangat sakit, apa ini??? ‘apa aku menginginkan lebih??’ Aku bertannya pada diriku sendiri

“Bagaimana kalau kita pulang? Ini sudah jam 10, lagi pula kita besok harus masuk sekolah”, sehun lalu menarik tanganku dan membukakan pintu mobilnya untukku,,

Disepanjang jalan aku berusaha menerima semuanya, dia tidak mungkin bersamaku karena aku memiliki namjachinggu, sedangkan aku dan sehun hanya bisa berteman saja, memikirkan itu semua hatiku semakin sakit dan masih tetap tidak bisa menerimanya,,

Kami hanya diam, baik aku ataupun sehun sama – sama tidak mengeluarkan satu patahpun kata, mungkin saat ini kita memikirkan hal yang sama, sulit untuk menerima, aku hanya mendengar sehun beberapa kali mengambil napas dengan berat,,

 

“Kita sudah sampai,,” suara sehun memecahkan keheningan yang ada diantara kami,, “biar kubukakan pintunya untukmu”__ sehun segera turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untukku,,

“Gumawao sehun,,” hatiku sangat berat berpisah dengannya saat ini, aku sangat berharap dia mengatakan sesuatu padaku,,

Aku berjalan melewatinya, sampai aku merasakan dia menarikku kedalam pelukannya,,

“Diamlah sebentar seperti ini, aku merasa akan gila karena akan merindukanmu saat sampai dirumah nanti”__ sehun semakin mempererat pelukannya padaku aku bisa mendengar suara detak jantungnya saat ini yang berdetak begitu cepat, kami berpelukan cukup lama,sebelum akhirnya dia melepaskan pelukannya padaku__ “masuklah aku akan pergi setelah kau masuk kedalam rumah”_ ucapnya singkat

“Aku masuk”__ ucapku padanya, aku masuk dan menutup pintu rumah,, aku masih berdiri didepan pintu sebelum akhirnya aku membuka pintu dan berlari memeluk sehun,,

“Aku merasa gila karena menyukaimu dan aku tau ini salah”, aku mempererat pelukanku dan mengalungkan lenganku pada leher sehun, aku bisa merasakan sehun mengelus pelan kepalaku,,

“aku tau,, kita berada dalam kondisi yang sulit”___ sehun melepaskan pelukanku padanya, kemudian dia memegang wajahku sambil mengelusnya pelan, wajahnya semakin mendekat kearahku, sehun lalu mengecup bibirku lembut kemudian dia menatapku sesaat sebelum kembali menciumku, tangannya memegang tengkuk kepalaku dan memperdalam ciuman kami, ciuman ini seolah memberitauku semua yang sehun rasakan terhadapku, aku sangat menikmati setiap deru nafas dan detak jantung yang menggebu, entah mengapa ciuman ini terasa sangat berbeda dengan ciuman yang pernah kulakukan dengan minho,, cukup lama bibir kami bertautan, sebelum akhirnya sehun melepaskannya,,

sehun menatap langsung kemanik mataku__ “aku tidak tau apa yang akan terjadi besok pagi pada kita, aku ingin memberitaumu saat ini kalau aku sangat mencintaimu”__”SARANGHAE suzy~ah”, sekarang sehun mengecup kening, mata, hidung, pipi dan berulang kali mengecup singkat bibirku,,

“NADO SARANGHAE oh sehun!!” Ucapku lalu memeluknya,,

“Bagaimana kalau sekarang kau masuk, ini sudah malam, kau harus banyak istirahat untuk besok pagi”, sehun tersenyum hangat padaku,,

“Baiklah,, kau juga, aku masuk sekarang”, ucapku lalu mengecup bibirnya singkat, dia hanya tersenyum dengan tingkahku,, aku melakukannya karena besok mungkin aku tidak akan pernah bisa sedekat ini dengannya

***

(Sehun Prov)

“Jadi tadi malam kau pulang jam berapa?? Kami sampai tertidur menunggumu pulang”__ Chanyol bertanya sambil mengusapkan nutella coklat pada rotinya,,

“Ya! Ayo ceritakan, kami sangat penasaran”, giliran suho yang bicara

“Sudahlah jangan paksa dulu dia untuk bercerita, mungkin tadi malam dia mengalami sesuatu yang berat,,” kata jongin sambil memakan rotinya

“Ya,, jangan sok tau”_ ucap chanyo spontan__ “aku tidak sok tau, coba saja perhatikan ekspresi wajahnya, aku sih sekali lihat saja langsung tau”_ kata jongin,,

“Sudahlah, kita tidak usah bicarakan ini dulu,, kita tunggu saja sampai sehun siap untuk menceritakan semuanya,, dan sehun apapun yang terjadi kami akan selalu ada untukmu”, kata suho menenangkan,,

 

Kami sampai di sekolah bersama, aku melihat sekeliling mencari suzy,, terus terang karena kejadian semalam aku sangat merindukannya dan juga mengkawatirkannya,,

“Chagiiiiiiii” __ jiyeon memanggil jongin dan langsung saja berlari memeluknya,,

“Ya kalian berdua ini masih pagi kenapa sudah berpelukan seperti itu??” protes chanyol iri

“Biar saja,, sudah chagi jangan dengarkan chanyol, dia kan hanya iri pada kemesraan kita”_ kata jongin bangga

“Kau tidak bersama suzy?” Akhirnya aku mengeluarkan suara dan bertanya pada jiyeon setelah dari tadi tidak berkata apa – apa

“Tidak,, seperti biasa dia akan dijemput minho untuk berangkat bersama, sebentar lagi juga datang, ada apa??” Tanya jiyeon ramah

Belum sempat aku menjawab pertanyaan jiyeon aku melihat minho yang baru saja datang dan menggandeng tangan suzy,

“Oh,, suzy, minho kalian sudah datang??” Suara jiyeon berteriak yang menyebabkan minho menghampiri jiyeon dan kami

“Eoh, jiyeonie kau sedang apa disini??” Minho bertanya sedangkan suzy hanya diam

“Anyeong suzy?” Sapa suho, dan membuat minho melihat suzy dengan tatapan ingin tau

“Minho aku lupa kenalkan dia namjachingguku kai dan teman – temannya chanyol, suho dan sehun”_ jiyeon memperkenalkan kami pada minho

“Jadi dia namjachinggumu yang diceritakan oleh suzy?? Senang bertemu dengan kalian”_ ucap minho

Aku hanya diam dan sesekali melirik kearah suzy, beberapa kali pandangan kami bertemu, dan aku merasa tidak sanggup berada disini terlalu lama melihat suzy yang dirangkul dengan mesra oleh namja lain yang membuat hatiku merasakan sakit yang luar biasa, dan aku tau dengan pasti suzy tidak bisa mengatakan atau melakukan apapun saat ini,,

“Aku kekelas duluan, senang bertemu denganmu minho suzy, kalian memang pasangan yang sangat serasi,,” ucapku sambil berusaha tersenyum setulus mungkin,,

“Yaa! oh sehun kita pergi bersama”_ kata suho sambil merangkul pundakku,,” kau baik – baik saja? “

“sudahlah, jangan bertanya dulu padaku, karena aku tidak tau harus mulai dari mana untuk mulai menceritakannya padamu”,

“baiklah kalau begitu, aku tidak akan bertanya lagi padamu sampai kau yang menceritakannya sendiiri,, kajja kita kekelas,, “

 

***

Selama jam pelajaran sehun sama sekali tidak memperhatikan pelajaran, yang berputar dipikirannya hanya bae suzy terlebih dengan kejadian pagi ini, sehun berusaha untuk menerima kalau status suzy memang milik choi minho, tetapi suzy sendiri yang mengatakan kalau menyukai sehun ,,

 

“Sehun~ah kau tidak ingin kekantin??” Suara chanyol menyadarkanku dari lamunan

“Kau baik – baik saja kan??” Terdengar suara suho sangat menghawatirkanku

“Aah ne, aku baik tenang saja,,” sehun berusaha untuk senyum semanis mungkin

“Kau… kalau memang ada yang menggangu pikiranmu katakan saja, jangan berlagak sok tegar karena kau membuat kami menghawatirkanmu sehun~ah”, kata jongin yang duduk dibangku depan meja sehun

“Sebenarnya apa yang terjadi kemarin malam??” Giliran suho yang bertanya

Sehun menghela napas panjang, “entahlah aku harus mulai bercerita dari mana, aku sendiri tidak mengerti dan mencoba mengerti dengan keadaan ini tapi itu semua terlalu sulit dan menyakitkan,,”

“Oke aku masih tidak mengerti maksudmu, jadi bisa kita langsung ke intinya saja??” Kata chanyol dengan wajah yang terlihat bingung

“Yaa! bisa tidak kau dengarkan saja dan jangan memotong seperti itu”, kata suho sambil menjitak kepala chanyol yang tepat berada disampingnya

“Kalian berdua bisa tenang tidak, kita harus mendengarkan cerita sehun disini agar semua jelas,,” suara jongin membuat suho dan chanyol diam kembali__” lanjutkan sehunie”

Sehun kemudian menceritakan semua yang yang dia dan suzy katakan dan lakukan tanpa ada satupun yang tertinggal,,

“Omona benarkah yang kau katakan ini sehunie?” Kata chanyol dengan mata membulat dan tidak percaya dengan semua yang dia dengar saat ini_” jadi kau dan…an..” belum sempat chanyol melanjutkan ucapannya tangan suho dengan cepat menutup mulutnya_ “Ya! Park chanyol kecilkan suaramu ini bukan rumah,,”

“Jadi menurut kalian aku harus bagaimana sekarang?” Suara sehun sudah terdengar frustasi

“Kau mencintainya bukan??” Jongin bertanya dan memandang lurus kearah sehun_ dan sehun langsung menjawab dengan anggukan pasti__” lalu kenapa kau harus takut, kau bilang dia juga memiliki perasaan yang sama denganmu, jadi perjuangkan cintamu, jangan menyerah hanya karena saat ini suzy berstatus yojachinggu dari minho, kau adalah teman kami dan kau tau kami pasti akan selalu berada dipihakmu baik dalam suka dan duka, apa kau lupa eoh??”

“Waah,, jongin~ah ini pertama kalinya aku mendengar kata – kata yang menyentuh dan berbobot keluar dari mulutmu” _ kata chanyol spontan sambil menggelengkan kepala

“Yaa,, apa maksudmu berkata seperti itu eoh? seolah – olah selama ini aku hanya berbicara omong kosong,, “

“Memang benarkan, yang keluar dari mulutmu kebanyakan bualan dan omong kosong tidak penting, hanya 5% dari ucapanmu yang bermakna?” Kata sehun

“Oh sehun kau bahkan ikut menjatuhkan ku, padahal tadi siapa yang sedang frustasi, kalian ini selalu saja membulliku,,” kata jongin dengan wajah tidak percaya,,

“Sudahlah jangan ribut, sebentar lagi bel masuk dan kita tidak sempat kekantin sekarang aku lapar”_ suho menengahi,,” iya kau benar, aku juga agak sedikt lapar”, kata chanyol menambahkan,,

 

***

Satu minggu setelah kejadian pagi disekolah, baik sehun ataupun suzy tidak pernah bertemu, bukan karena tidak ada kesempatan tetapi sehun sendiri yang menghindari suzy, sehun lebih banyak menghabiskan waktu diperpustakaan, suzy berulang kali meminta bantuan pada jongin dan chanyol tapi sehun tidak pernah mau,, sehun berfikir kalau itu yang terbaik dan segalanya cepat atau lambat akan kembali ketempatnya masing – masing, begitu juga dengan suzy, ,

 

Sehun sedang makan malam bersama dengan omma dan appanya yang kemarin baru saja kembali dari perjalan bisnisnya, biasanya diakan banyak bicara dan bersemangat saat bersama kedua orang tuanya apalagi setelah mereka tidak bertemu selama satu minggu, tetapi sekarang dia hanya diam dan sesekali memasukkan makan kemulutnya,,

“Sehunie~ kau baik – baik saja nak?? “

“Ooh yee,, aku baik – baik saja omma”

“Apa kau sedang ada masalah dengan teman – temanmu??” Giliran appa yang bertanya

“Ani,, aku dan teman – temanku baik,, appa tenang saja, aku hanya sedang tidak nafsu makan itu saja”

“Apa kau baik?? Perlu appa menyuruh dokter kang untuk datang memeriksamu??”

“Tidak perlu sama sekali appa, aku hanya butuh istirahat lebih banyak,,”

“Kalau begitu cepat makan makananmu dan minum vitamin lalu kau istirahat”, kata omma yang aku jawab dengan anggukan

“Bagaimana sekolahmu?? Apa semuanya baik – baik saja??”

“Yee,, semuanya baik appa,, kenapa appa tiba – tiba bertanya begitu??”

“Appa berencana untuk memindahkanmu ke LA, karena setahun lagi kau akan selesai dan tetap saja kau akan melanjutkan sekolahmu keluar negeri, omma dan appa berfikir kenapa tidak sekarang saja kami memindahkanmu, bagaimana?? Apa kau setuju?”

“kenapa tiba – tiba sekali appa??” Aku melihat appa dengan tatapan bingung

“sudah, appa berikan kau waktu seminggu untuk memutuskan, kau akan menjadi penerus dan appa mengingikan yang terbaik untukmu,,”

 

Chat grup

member : Suho, Sehun, Chanyol, Jongin

Suho : hey anak – anak kecil kalian sedang apa?? Dan kalian ada diamana??

Chanyol : yaa! kau orang tua, kenapa ribut sekali ingin tau 😛

Jongin : aku baru pulang dari rumah My Love JIYEONIE “weee? Kau sudah terdengar seperti kakek – kakek kepo di depan komplek rumahku 😛

Chanyol : dia kan memang kakek – kakek,, apa kau baru sadar?

Suho : YA YA YA, SIAPA YANG MENGAJARKAN KALIAN BERBICARA TIDAK SOPAN SEPERTI ITU EOH?

Jongin : Chanyol Hyung

Chanyol : ya kkamjong kapan aku mengajarimu?

Jongin : aku kan hanya mengikutimu saja hyung <(‘o’)/

Sehun : sudah jangan ribut kalian semuakan orang aneh kecuali aku 😀

Suho : YA!

Chanyol : kau baru muncul berani sekali mengatakan kami orang aneh, kau dari mana kenapa baru membalas?

Jongin : Sehunie~ aku merindukanmu :*

Sehun : tapi aku tidak merindukanmu 😛

Sehun : aku dari tadi ada dipikiranmu chanyol hyung :*

Suho : ya kalian hentikan, aku merasa ingin muntah,, Huueekk,, (*o*”)

Jongin : suhu Hyung Kau HAMIL????

Chanyol : OMO hyung Kau??? Siapa yang harus bertanggung jawab atas semuanya hyung?? (T_T)

Sehun : yang harus bertanggung jawab kkamjong dan Chanyol hyung (~_~)

Jongin : enak saja,, kita harus pastikan lewat tes DNA

Chanyol : Suho hyung ayo kita kedokter sekarang

Suho : YAaaa! Kalian berhenti membuatku jadi mainan, kalian cari mati eoh??

Jongin : ampuuuuuun,, suho hyung aku mencintaimu [{}]

Chanyol : uups.. anggap aku tidak pernah mengetik chat yang diatas 😉

Sehun : Hyuuuuung ~

Chanyol : weee??

Jongin : kau kenapa sehunie~? Apa kau perlu aku temani??

Suho : apalagi yang kau pikirkan??

Sehun : hyung, kalian akan selalu menyayingikukan??

Jongin : ya Oh sehun waegere?? Kau tidak berencana untuk buhuh dirikan ?

Suho : YA YA,, kau kenapa??

Chanyol : kkamjong apa yang kau katakan?

Sehun : kim jongin, bicosso?? Tega sekali kau padaku

Jongin : Mian, lagi pula kata – katamu aneh,

Suho : jadi kau kenapa?? Ayo beritau kami, apa perlu kau kutelpon sekarang juga??

Sehun : tidak perlu hyung,,

Chanyol : kalau begitu palli ceritakan

Sehun : hyung sepertinya aku akan pindah ke LA dalam waktu dekat 😥

Suho : MWO?? Kau bercanda?

Jongin : kau serius??

Chanyol : ada masalah apa??

Sehun : akan ku ceritakan besok,, aku tidur dulu daah~

Chanyol : ya OH SEHUN??

Jongin : kau tidak bisa meninggalkan kami tidur seperti itu,

Suho : mmhhh~ (o_0)

Jongin : yaaaa,, kau benar – benar keterlaluan OH SEHUN

 

***

Sehun memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, tidak biasanya dia bangun terlambat seperti ini,, begitu mobilnya memasuki gerbang sekolah dan memarkir BMW putihnya, sehun langsung melihat jam,, “huuh untunglah aku masih punya waktu sepuluh menit sebelum bel masuk pelajaran pertama” _ gumamnya sambil keluar dari mobil,, sehun berjalan buru – buru didepan koridor sebelum langkahnya terhenti karena orang yang sekarang berdiri didepannya…

“Suzy” ucapnya dengan mata membulat

“Anyeong sehun”—kata suzy sambil tersenyum tulus padanya, melihat senyum suzy membuat hati sehun tiba – tiba menjadi sakit karena terlalu merindukannya,, cukup lama mereka berdua bertatapan,,

“Chagi kau sedang apa? kenapa lama sekali??” Suara minho minho yang memanggil suzy membuat sehun langsung berbalik dan melihatnya

“Kau sudah menemukannya?” Kata minho bertanya pada suzy sambil mengambil buku yang sekarang dipegang oleh suzy, suzy menatapku dan membuat minho sadar kalau aku berada disana“Bukankah kau sehun teman kai namjachinggu jiyeon??”

“ye.. aku sehun”, ucapku sambil berusaha untuk tersenyum

“Ayo kita kembali kekelas, sebentar lagi bel berbunyi “, perkataan suzy yang ditujukan untuk minho,, “kami duluan sehun”, suzy menarik tangan minho,,” kami duluan sehun-“ minho tersenyum

 

Sehun berjalan menuju kelas dengan tidak bersemangat, karena moodnya sekarang benar – benar rusak,, begitu sehun memasuki ruang kelas, sehun langsung mendengar teriakan

“YA! OH SEHUN” __ suara jonging yang mengema sehingga semua yang ada dikelasnya sekarang menjadi melihatnya

“Kau sengaja datang terlambat karena tau kami sedang menunggumukan??” Kata chanyol sambil mengerak – gerakkan badan sehun

“Bisa tidak kalian membiarkan ku untuk duduk dulu, baru kalian bertanya,”

“Yaa, ada apa denganmu kenapa masih pagi kau sudah seperti orang yang sangat depresi?” Kata suho

“Memang empat menit yang lalu aku baru saja berusaha keluar dari jurang,,” kata sehun sambil duduk dikursinya

“Mwo? Memangnya kau berangkat lewat mana sampai bertemu jurang?” Kata chanyol dengan polosnya

“Itu hanya perumpamaan chanyeol, hari ini kau memakai otakmu yang mana sih?” Ucap jongin sambil duduk disebelah sehun

“Sudahlah jangan ributkan hal yang tidak penting, sudah bel sebentar lagi seosangnim masuk, dan kau sehun jangan berharap kau bisa tenang kalau belum memberitau kenapa kau harus pidah”, kata suho

 

 

Setelah bell berbunyi sehun, suho, jongin dan chanyol langsung kekantin untuk mengisi energy karena menurut jongin dan chanyol materi kalkulus itu menguras banyak tenaganya untuk berfikir,,

“Jadi appa dan ommamu yang menginginkan kau untuk pindah ke LA sampai kuliahmu selese??”_ suho bertanya dengan serius…” lalu kau setuju? Dan sampai kapan kau dikorea??” Sedangkan chanyol dan jongin hanya mendengarkan sambil memakan makananya,,

“Iya,, dan appa hanya memberikan waktu untukku sampai minggu depan, aku belum memberikan jawaban tapi sepertinya aku setuju dengan mereka dan ini juga akan baik untukku,,”

“Lalu, bagaimana dengan perasaanmu untuk bae suzy? Apakah kau sudah menyerah??” Kata chanyol yang sontak membuat suho, jongin tak terkecuali sehun menatapnya,, “ahh wee?? Kenapa kalian melihatku seperti itu, aku hanya ingin tau?”

“Aku tidak tau, kalian tau kalau aku sangat mencintainya, tapi kalian tau sendiri keadaannya saat ini dan mungkin akan lebih baik untukku dan untuknya,, “

“Kau tidak ingin berpamitan padanya? Atau sekedar bertemu untuk terakhir kalinya??” Kata suho

 

Makan malam dirumah sehun

“Appa??” Panggil sehun

“Ada apa sehunie?? “

“Aku sudah memutuskan mengikuti kemauan appa untuk aku tinggal di amerika sampai kuliahku selesai”

“Benarkah itu sehunie??” Tanya omma

“Baiklah appa akan mengurus segala keperluanmu disana besok dan mengurus kepindahan disekolahmu, kau akan berangkat kamis minggu depan,, “

 

Sehun duduk sambil melihat kamarnya dari segala sisi,, ‘aku pasti akan merindukan kamar ini,, sehun bergumam sendiri,, kamis minggu depan, berarti aku hanya tinggal 4 hari disini, haruskah aku menemuimu?? ‘

 

***

“Sehun~ah jadi kapan kau berangkat??” Tanya chanyol

“Kamis minggu depan,, “

“Mwo? Berarti kau tinggal 3 hari dikorea??” Jongin kaget

“Begitulah,, kalian akan mengantarku kebandarakan??”

“Memangnya pesawatmu berangkat jam berapa?? “

“Jam 4 sore??”

“Kau sudah packing??” Giliran suho yang bertanya yang dijawab dengan gelengan oleh sehun__ “baiklah kalau begitu besok kami bantu kau packing bagaimana?? “

“Gumawo hyung,, aku pasti akan sangat merindukan kalian, ,”

 

Sehun hanya melihat layar ponsel selama setengah jam dan akhirnya memutuskan mengirim pesannya dengan ragu – ragu

To. Suzy

Apakah kau ada waktu malam ini, aku ingin sekali bertemu denganmu

Sehun menunggu balasan suzy dengan khawatir takut kalau suzy tidak membalas, atau suzy sedang bersama minho,

From. Suzy

Datanglah, aku sedang dirumah

Begitu membaca pesan suzy sehun langsung berlari mengambil kunci mobil

 

(Suzy Prov)

Suzy yang sedari tadi hanya tidur bermalas – malsan di kamarnya, sangat kaget saat melihat layar ponselnya,

From. Sehun

Apakah kau ada waktu malam ini, aku ingin sekali bertemu denganmu

Suzy membaca isi pesan dari sehun dan tidak tau harus berekspresi seperti apa karena sangat senang, berkali – kali suzy mencubit dirinya sendiri dan mengatakan ini bukan mimpi,,

To. Sehun

Datanlah, aku sedang dirumah

Setelah membalas pesan sehun, suzy langsung berlarian kekamar mandi, menganti baju dan sedikit merapikan rambutnya

Tidak berapa lama suzy suzy mendengar suara mobil didepan rumahnya dan tanpa sadar langsung berlari menuju pintu, betapa bahagianya suzy saat ini melihat namja yang sangat dia rindukan sekarang berdiri didepannya,,

“ Anyeong,, sapa sehun canggung,, aku tidak menganggumu??”

“Tidak sama sekali, aku hanya sedang menonton film,” jawab suzy asal

“Kalau begitu bisakah kau menemaniku berjalan – jalan sebentar??” Tanpa menunggu lama suzy langsung mengangguk

Didalam mobil mereka hanya diam baik suzy ataupun sehun tidak ada yang berniat mengeluarkan suara sedikitpun tanpa terasa meraka sampai ditepi sungai han

“Kau tidak ingin turun??” Sehun bertanya pada suzy dan keluar dari dalam mobil yang selanjutnya di ikuti suzy

“Sehun.. kau terlihat berbeda hari ini,,”

“Benarkah??” Sehun tersenyum mendengar ucapan suzy,, “mungkin karena aku baru saja merapikan potongan rambutku,,”

“Suzy~ah apa kau merindukanku?? Karena aku sangat merindukanmu”, mendengar ucapan sehun, berhasil membuat wajah suzy merah seperti kepiting rebus dan jantung yang sudah tidak terkendali

“Kalau kau merindukanku kenapa kau menghindariku?” Akhirnya suzy memberanikan diri bertanya pada sehun,,

“Itu karena aku tidak tahan melihatmu selalu dengan minho, hatiku terlalu sakit dan aku tidak ingin membuatmu merasa tidak nyaman dengan kehadiranku” aku sehun

suzy dan sehun kembali terdiam mereka hanya memandang lurus kedepan

“Suzy~ah mianhe karena membuatmu pada posisi yang sulit, karena cintaku untukmu,,”

“Kenapa kau berbicara seperti ini??__ Aku tau pasti semua ini menjadi sulit karena statusku, apakah kau tau saat membaca pesanmu aku sangat bahagia karena aku akan bertemu denganmu, tidak bisakah kita berhenti membicarakan hal semacam ini?”

“Kau benar mianhe, bagaimana kalau kita bersenang – senang?? Kau ingin melakukan apa?” Sehun bertanya dengan senyum hangat,, “Terserah kau”_ jawab suzy

Sehun dan suzy, melakuakn banyak hal malam itu, mulai dari bersepeda bersama, bermain basket, membeli camilan malam, saling bercerita, mengambil foto bersama, sampai akhirnya mereka sampai dirumah suzy pukul 11.30 malam,

“Mian, kau harus pulang selarut ini,” kata sehun dengan nada bersalah

“Ani, aku sangat senang hari ini, terimaksih padamu sehunie” 😀

“baiklah sampai jumpa besok disekolah,, Suzy~ah……. Boleh aku memelukmu??”

Suzy tersenyum mendengar perkataan sehun,, “kemarilah” kata suzy sambil merentangkan tangannya, sehun berjalan kearah suzy dan memeluk yoja itu erat, sontak air matanya ingin keluar karena sedih tidak akan bisa bertemu lagi dengan yoja yang sangat dia cintai,,

“Aku pasti akan sangat merindukanmu”, kata sehun sambil menengelamkan wajahnya kepundak suzy, suzy hanya tersenyum mendengar ucapan sehun tanpa mengetahui maksud yang sebenarnya dari kalimat yang diucapkan oleh sehun,,

“Sudahlah jangan seperti ini, setiap kau merindukanku kau bisa kesini bertemu denganku,,” kata suzy melepaskan pelukannya pada sehun dan mengelus pipi namja itu dengan lembut

“Aku punya sesuatu untukmu”, kata sehun sambil mengeluarkan kalung dengan bandul huruf S dengan berlian yang tertata rapi mengikuti bentuk huruf tersebut,,

“Uwaaah, indah sekali”, suzy tidak bisa menyembunyikan rona bahagia diwajahnya,,” tapi kenapa harus huruf S?”

“Ini inisial nama kita, dan tidak akan ada orang yang bertanya S itu untuk Sehun atau Suzy dengan sekali melihat saja mereka pasti berfikir S itu untuk inisial namamu”, kemudian sehun membalik bandul tersebut dan dibelakangnya ada dua huruf S dan ditengahnya terdapat tanda panah bolak balik,,

“Ini apa maksudnya???” Kata suzy penasaran

“Maksudnya dalah Sehun untuk Suzy dan Suzy untuk Sehun”, kata sehun menjelaska, yang langsung saja membuat wajah suzy menjadi merah padam, suzy maukah kau berjanji padaku untuk selalu menggunakan kalung ini??

“Ne, tentu saja jawab suzy dengan pasti,,” sehun lalu memakaikan kalung itu dileher suzy,, “Nomu yeppo” kata sehun, suzy sudah tidak bisa menyembunyikan rasa malunya, sehun lalu mengecup kening suzy dengan lembut, kemudian mata pipi, hidung dan terakhir sehun mencium bibir suzy dengan lembut yang membuat suzy membalas balik ciuman dari sehun,,

 

“Masuklah,, aku tidak ingin kau besok terlambat kesekolah”, kata sehun sambil mengusap puncak kepala suzy dengan penuh sayang, suzy mengangguk, “kau hati – hati dijalan”

 

(Author prov)

Sehari sebelum keberangkatan sehun,, suho, jongin dan chanyol berusaha memperhatikan pelajaran tapi konsentrasi mereka mulai terpecah karena bangku yang biasanya sehun duduki sudah mulai kosong dari hari ini,, anak – anak dikelas belum ada yang tau dengan kepindahan sehun kecuali mereka bertiga,

Setelah jam pelajaran pertama jongin menarik napas panjang, “sepertinya aku harus mulai membiasakan diri dengan bangku kosong disebelahku ini,, Sehun akan berangkat besok bukan??” Chanyol dan suho mengangguk bersamaan,,

“Hyung bagaimana kalau malam ini kita menginap dirumah sehun??” Usul jongin

“Aku setuju, dan bagaimana kalau besok kita tidak usah masuk saja”, ajak chanyol yang langsung saja disetujui oleh suho dan jongin

 

Sementara itu suzy berusaha terlihat sangat normal didepan minho, berusaha agar minho tidak curiga dan menanyakan hal – hal yang dapat memojokkannya,,

“Chagi kau kenapa dari tadi, kenapa kau hanya diam saja??” Tanya minho

“Ani, aku hanya sedang berfikir kenapa kau begitu tampan”, jawab suzy dengan tersenyum

“Kau sedang menginginkan sesuatu? Tumben sekali menyanjungku seperti itu? ohya kalungmu baru? Aku baru melihatnya”

“Ani, memangnya tidak boleh aku mengatakan namjachinguku tampan?” Kata suzy berpura – pura kesal

“Bukan begitu, aku hanya penasaran saja,, dan kau belum menjawab pertanyaanku tentang kalungmu,,”

“Ii..ni hadiah” jawab suzy menggantung,

“Hadiah dari siapa??” Minho penasaran

“Dari ommonim”, jiyeon cepat menjawab mengetahui suzy butuh pertolongan,, “iya ini dari omma, karena bandulnya huruf S jadi dia membelikannya untukku”, jawab suzy melengkapi ucapan jiyeon “wee??”

“Owh dari ommonim, ani kau terlihat cantik memakainya,” kata minho

Suzy tersenyum semanis mungkin untuk menghilangkan rasa gugupnya,, dia melihat jiyeon seolah ingin mengucapkan terimakasi,,

 

Dirumah sehun jongin, suho, dan chanyol sedang membantu sehun untuk mengemas barang – barang yang akan dibawa pergi oleh sehun,

“Jadi kalian benar – benar akan menginap malam ini disini?” Sehun bertanya pada ketiga sahabatnya

“Tentu kami sangat serius sehunie, aku bahkan mematikan ponselku agar jiyeon tidak menghubungiku, karena hari ini sampai besok aku sepenuhnya milikmu,” kata jongin sambil berpose imut,,

“Berhenti bertingkah seperti itu, kau membuatku sangat jijik”, chanyol menatap jongin ngeri,,

“Sehunie ada taemin dan baekhyun datang,” kata omma yang datang membuka pintu kamar sehun

“Owh wasseo??” Sapa chanyol,,

“Omo kalian semua sudah disini??” Omma sehun yang kaget melihat suho, chanyol dan jongin

“Anyeonghaseyo ommonim,, “sapa suho, chanyol, dan jongin bersamaan

“Ommonim kami semua berencana akan menginap malam ini, dan akan ikut mengantar sehun kebandara”, kata chanyol semangat

“Benarkah? Lalu bagaimana dengan sekolah kalian??? “

“Sekali – kali kan tidak apa – apa, lagipula kami tidak akan bertemu dengan sehun dalam waktu yang lama” jelas suho,,

“Lihatkan ommonim suho hyung yang paling rajin saja setuju untuk membolos sehari jadi tidak ada yang perlu dikawatirkan lagi,,” semua yang berada didalam ruangan tertawa karena ucapan jongin

“Baiklah kalau memang begitu, kalian lanjutkan saja ommonim tinggal dulu”__ “nde” jawab mereka bersamaan

****

Kamis pagi disekolah jiyeon datang dalam keadaan sangat kesal, sambil terus mencoba menelpon seseorang, tapi masih tetap saja sama, no yang berulangkali dihubungi masih saja tidak aktif,, ‘Awas saja nanti kau kim jongin begitu bertemu kau pasti mati,,’

“Kau kenapa?? Apa masih tidak bisa dihubungi??” _ jiyeon hanya menggeleng lemas menjawab pertanyaan suzy

“Kenapa kau tidak cari saja kekelasnya? Bukankah kita masih satu sekolah kenapa repot sekali??” Kata minho

“Astaga, choi minho tumben sekali kau mengatakan sesuatu yang membuatku senang,,”

“Baiklah nanti saat istirahat aku temani kau kesana jiyeonie”, kata suzy

 

Sementara dirumah sehun,, jongin, suho, chanyol, baekhyun dan taemin, masih asik bermain didunia mimpi masing – masing karena mereka baru tidur saat pukul 3 am,

“Kalian tidak berencana untuk bangun eoh?? ini sudah siang dan sehun 3 jam lagi kita harus kebandara, apa kalian semua tidak lapar??” Omel omma sehun

“Mmmmhhhh` memangnya ini sudah jam berapa omma??” Sehun bangun dengan malas

“Ini sudah jam 12, cepat mandi siap – siap dan turun makan siang,, “

 

Begitu bell istirahat berbunyi jiyeon langsung menrik tangan suzy untuk pergi menemaninya ke kelas kai, begitu sampai disana jiyeon melihat kesegala sudut ruangan tetapi tidak menemukan sosok yang dia cari,

“Chogi”.. apa kau tau kai dan yang lainnya ada dimana??” Jiyeon bertanya pada salah seorang teman kelas kai

“Owh jiyeon, kau mencari kai, hari ini mereka berempat ijin tidak masuk, katanya sih ada kepentingan pribadi,, “ ucap salah satu teman sekelas kai

“Aah begitu,, gumawo”

“sebenarnya mereka kemana sih,, aku sangat khawatir “

“bagaimana kalau kita telpon sehun, aku kan punya nonya,, “

“bagaimana??” Tanya jiyeon dengan penuh harap tapi suzy hanya menggeleng, “sepertinya handphonenya mati juga jadi bagaimana??? Apa kau tidak punya no chanyoel atau suho?? “

“Kau benar sepertinya aku punya,,” jiyeon masih menunggu sambungan telpon,, “hallo apa ini suho??”

“Iya ini memang ponsel tuan muda tapi tertinggal dirumah, kemarin tuan muda hanya bilang kalau menginap dirumah tuan muda sehun,,” kata seseorang di ujung telpon

“Nde, kamsahamida ahjumma,,” jawab jiyeon lalu mematikan telpon

“Bagaimana??”

“Pembantunya bilang kalau dari tadi malam suho menginap dirumah sehun dan belum pulang,,”

“Berarti jongin juga ada disana,, sudahlah jiyeon jangan cemas lagi bukankah kita sudah tau mereka ada dimana?”

 

Incheon International Airport

“Sehunie apa kau yakin sudah tidak ada yang tertinggal nak??”

“Sudah semua omma, kalau barang kecil yang tertinggal aku bisa membelinya nanti disana “

Berita panggilan untuk penerbangan dengan no XXXX tujuan Los Angeles akan segera berangkat dalam waktu 10 menit diharapkan kepada semua penumpang untuk segera menaiki pesawat

“ Sudah waktunya,,” sehun berdiri

“Sehuniie aku pasti akan sangat merindukanmu”, kata baekhyun dan taemin sambil memeluk sehun

“Suho hyung,,”

“sehun kau jangan lupa member kabar arachi” pesan suho

“Jaga kesehatanmu dan jangan makan sembarangan,,” ne chanyol hyung

“Sehun, aku pasti akan sangat kehilanganmu, kau harus menghubungiku sesering mungkin dan begitu sekolahmu selesai kau harus kembali kekorea arraci,,”

“ne tapi jangan terlalu berlebihan seperti ini, ingat jangan sampai lupa berikan titipanku untuk suzy, salamku untuk jiyeon dan bukannya kau bisa kapan saja mengunjungiku disana jongin”

“Aaah iya benar juga”, kata chanyol dan suho bersamaan

“Omma appa,, aku pergi” __ “baiklah kau yang baik disana dan 2 minggu lagi omma dan appa mengunjungimu disana,,”

Sehun berjalan masuk dan meninggalkan semuanya perasaannya dikorea hanya untuk satu orang, yoja yang sangat dia cintai Bae Suzy

TBC 😀

 

12 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] SHE IS “10” (Perfect) [Chapter 5]”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s