[EXOFFI FREELANCE] I Live With Satan Soo (Chapter 5)

poster 2

Tittle : I Live With Satan Soo

Author : evina93

Length : Chapter

Genre : married life, comedy, romance

Rating : 15

Main cast : Shin Mingi (OC), Do kyungsoo (EXO), Kim Seokjin (BTS), Bang Minah (G-Day)

Other cast : EXO member, Han Shinyoung (OC)

Author’s note : don’t be a silent reader.

I Live With Satan Soo

Chapter 5

“kau ini siapa?” jin masih memandang heran orang di depannya. Sedangkan kyungsoo masih memandang jin dengan tajam.

“aku, kau tidak tau?” tantang kyungsoo. Jin hanya menggeleng. Oh entah kenapa mingi merasa akan terjadi sesuatu yg buruk.

smirk di wajah kyungsoo keluar. Oh bahkan semakin tampak jelas. “aku ini su . .” “YA!!” Belum selesai kyungsoo berucap ia sudah dikagetkan dengan teriakan mingi di sebelahnya. Kyungsoo dan jin menutup telinga mereka. Siapa sangka teriakan mingi bisa mengalahkan 7 octaf chen.

“Ya! Gadis bar-bar kau ingin membuatku tuli huh?” cerca kyungsoo. Mingi hanya tersenyum bodoh. “ayo kita pergi” ia menarik kyungsoo dari tempat itu. “ya! Urusanku dengannya blm selesai!” kyungsoo berkoar-koar di tarik oleh mingi. “hey!kau siapa?!” tanya jin dengan berteriak. “aku ini su ” “dia SUPIR BARU DI TEMPATKU BEKERJA!” itulah jawaban mingi yang membuat kyungsoo dan jin terbengong terutama kyungsoo namun detik berikutnya. “ya shin mingi dirimu tamat!” mingi yang tau hal apa yang akan terjadi selanjutnya segera berlari. “ya! Jangan lari!”.

“su supir” heran jin.

****

“STOP! aku lelah” mingi masih menarik nafasnya dengan rakus akibat berlari. “siapa yg menyuruhmu berlari huh?!” tegur kyungsoo dengan nafas yang terputus-putus.

“jika tidak begitu. Kau akan mengatakan hal yg sebenarnya” tegur balik mingi. Kyungsoo menaikan sebelah alisnya. “memangnya kenapa jika aku berkata jujur hm?” mingi memutar bola matanya “itu melanggar perjanjian kita” kyungsoo hanya ber oh ria. “atau kau takut jika aku berkata jujur dia akan menjauhimu dan kau akan menyesal karna kau menyukainya?” tanya kyungsoo. Mingi mengalihkan penuh perhatiannya pada kyungsoo. Kyungsoo berharap bukan itu jawaban mingi. “bukan begitu” senyum tampak jelas merekah di wajah kyungsoo. “lalu?” goda kyungsoo. “ah sudahlah” “jangan bilang kau sudah naksir denganku” senyuman jahil benar-benar tampak di wajah kyungsoo kali ini.

“apa?! Jangan harap!” mingi benar-benar jengah dengan orang disampingnya ini. “mengaku saja” kyungsoo masih menggoda mingi. ” aish, aku bilang tidak ya tidak dasar” mingi beranjak dari tempatnya. “kau mau kemana?” tanya kyungsoo. “tentu saja bekerja bodoh” ujar mingi. “aku ikut” mingi membulatkan matanya. Malapetaka apa lagi yang akan terjadi pada dirinya pikir mingi. “Jangan!” kyung menggelengkan kepalanya. “kau larangpun aku akan mengikutimu. Lagi pula hari ini aku tidak ada kelas lagi. Dan sebagai suami yang baik aku harus tau kemana istriku pergi” setelah berucap demikian kyungsoo kembali tersenyum licik. “ya! Jika kau bicara begitu lagi akan ku pukul kepalamu!” tapi kyungsoo hanya memeletkan lidahnya.

“aku bilang jangan ikuti aku!”

“no no”

“aish pergi!”

“tidak akan”

“keras kepala”

“biar saja”

***

Kring

Bunyi lonceng pintu masuk terdengar dari sebuah cafe. Tempat yg lumayan sederhana namun menarik.

“selamat datang, oh mingi-ya” ujar seorang pria dengan wajah yang sangat cantik.

“hi, ge. Maaf aku telat” ujar mingi sambil membungkuk.

“tidak masalah” ia menampakkan senyum hangatnya. Namun sedetik kemudian wajahnya terlihat bingung. Ia merasa heran dengan laki-laki dibelakang mingi yang sedang melihat atau meneliti cafe ini.

“mingi-ya kemari” ujarnya. “ada apa ge?” tanya mingi. “siapa lelaki itu?” tanyanya. “hiraukan saja. Hanya seaeorang yang selalu mengganggu. Aku ganti pakaian dulu ge” setelah itu mingi pergi ke ruang ganti karyawan. Kyungsoo mengikutinya namun “hey! Itu ruang karyawan wanita kau dilarang masuk!” ujar pria tadi. “ah mian” kyungsoo kembali ke tempat semula menunggu mingi. Laki-laki tadi masih melihat gerak-gerik kyungsoo. Kyung sebenarnya tau namun ia pura-pura.

Tidak lama mingi keluar dengan pakain kerjanya. Sederhana namun entah kenapa itu terlihat cantik dan sangat cocok dipakai oleh mingi di mata kyungsoo. “kau masih disini?” ujar mingi. Kyungsoo menggelengkan kepalanya dari pikiran bodohnya.

“tentu saja” ujarnya. Mingi hanya menghela nafas. “jika kau ingin disini setidaknya pesan sesuatu” ujar mingi.

“tentu saja, aku pesan tiramisu dan americano”

***

Kyungsoo terus saja melihat gerak gerik mingi yang sedang bekerja. Terkadang ia terlihat kesal jika mingi bercanda dengan pelanggan pria ataupun dengan karyawan pria lainnya oh terutama dengan lelaki cantik itu!.

Mingi menghampiri area kasir. “mingi -ya, dia masih saja disini?” tanya pria tadi. “hiraukan saja dia ge” ujar mingi. “sebenarnya apa hubunganmu denganya?” tanya pria itu. ” penjelasannya sangat rumit. Jika sudah waktunya akan ku jelaskan” terangnya. “baiklah. Uri dongsaeng sudah besar rupanya” lelaki tadi mengacak rambut mingi. “ya ge! Rambutku jadi berantakan” mingi merapikan rambutnya.

Brak!

Di ujung meja sana kyungsoo tiba-tiba berdiri dengan kasar. Bahkan kursi yang didudukinya terjatuh. Mingi yang melihat itu hanya bengong sama halnya dengan pria yang bersama dengan mingi sekarang.

Kyungsoo mengambil tasnya dan pergi keluar.

“ada apa dengannya?” Pikir mingi. Pengunjung lain pun yang semula heran kembali pada kegiatannya masing-masing.

***

“aish, gadis itu benar-benar. Bisa-bisanya dihadapanku dia berbuat seperti itu” gerutu kyungsoo yang berada di luar cafe.

“tapi kenapa aku kesal?” pikirnya.

“ah molla molla”

***

Hari sudah malam. Mingi baru saja menyelesaikan pekerjaannya.

“terima kasih ge, aku pulang dulu” ujarnya sambil melambaikan tangan.

“hm, hati-hati” mingi pun keluar dari cafe.

“kau sudah selesai?” ujar seseorang.

“kamjakia, ya do kyungsoo kau mengagetkanku!” bentak mingi.

“aku tanya, kau sudah selesai?” ujar kyungsoo.

“eum, kau masih disini?” dan kyungsoo hanya mengangguk. “kajja kita pulang” kyungsoo menarik mingi ke halte bus.

Pria yang tadi di cafe bersama mingi baru saja keluar setelah mingi dan kyungsoo pergi.

“dasar padahal saling suka” ujarnya.

***

Kyungsoo dan mingi sedang berada di dalam bus. Awalnya mereka sama-sama dia membisu. Namun kyungsoo yang merasa jengah dengan situasi ini dan dari pada pikirannya terus saja berdebat akhirnya ia memutuskan untuk mengatakan “aku tidak suka jika kau dekat dengan pria cantik itu!” ujar kyungsoo. “kenapa?” tanya mingi. “tidak suka ya tidak suka. Ah tidak hanya dia tapi pria yang bernama jin dan pria lainnya aku juga tidak suka. Kenapa kau selalu saja tersenyum dan melakukan hal ini itu dengan pria lain ah lalu para pelanggan juga kau ” ‘pluk’ kepala mingi jatuh ke bahu kyungsoo. Kyungsoo yang awalnya berceloteh panjang lebar tiba-tiba terdiam ketia melihat mingi sudah terlelap di bahunya.

Kyungsoo menghela nafas. “kau pasti lelah” ujarnya menatap mingi namun lama-lama ia tersenyum. “jaljja”

***

Seorang gadis terlihat kebingungan mencari sesuatu. “sebenarnya fakultas bisnis itu ada dimana?!” ujarnya frustasi.

Seorang pria yang berjalan berlawanan arah dengannya sedang berjalan. Mereka berpapasan.

“maaf” ujar wanita itu. Si pria hanya terdiam heran melihat kanan kiri lalu menunjuk dirinya. “nde” sang pria kemudian melepas earphonenya. “ada apa?”ujarnya.

“maaf apa anda tau fakultas bisnis ada dimana?” tanya sang wanita. Sang pria mengerutkan keningnya.

“kau mahasiswa baru?” tanya sang pria.

“nde, nama saya han shinyoung sunbae” ujar sang wanita.

“ah, kau mencari fakultas bisnis?” shinyoung mengangguk.

“kau lurus saja kemudian belok kanan disitu tempatnya” terang sang pria.

“terima kasih sunbae” shinyoung pun bergegas pergi. Ia tidak menyadari jika pria tadi sedang tertawa.

.

.

TOILET

Itulah tulisan yang tertera ketika shinyoung menghampiri tempat yang di tunjukan pria tadi.

“sunbae sialan!!!”

***

“hi mingi, kau sudah tidak ada kelas?” tanya kai. Mingi hanya menggeleng.

“bagaimana jika kita membeli bubble tea?” ujar sehun.

“ya! Yang ada dipikiranmu hanya bubble tea oh se” sehun hanya terkikik.

“ah, hyung mana?” tanya sehun. Mingi mengerutkan keningnya.

“kenapa kau bertanya padaku?” ujar mingi. “karena kau is” “ya!” mingi menjitak kepala sehun.

“kau tega sekali denganku saudara ipar” ujar segun memelas. Kai hanya tertawa melihat tingkah mereka.

“ya! Shin mingi!” mingi mengalihkan perhatiannya. Matanya membulat “shinyoung”

“ya! Kau ! Sudah tidak ada kabar meni” mingi segera menutup mulut shinyoung.

Um um

Hanya itu yang terdengar dari mulut shinyoung.

“himgi hepasgun. Huku tuh bushu nagfus”

Mingi yang sedikit paham segera melepaskan bekapannya. Shinyoung sedikit bernafas lega. “dia siapa?” tanya kai.

“temanku”

“cukup cantik”

“jangan berani-berani kau oh se!”

Shinyoung hanya terbengong.

“ya gadis bar-bar!”

“ya! Do kyungsoo jika kau memanggilku seperti itu lagi ku rusak kamarmu!”

Kyungsoo langsung teridiam.

“nugu?” tanya kyungsoo pada kai.

“kau do kyungsoo? Suami mingi?” tanya shinyoung.

Kyungsoo membulatkan matanya.

****

“begitu, jadi kumohon jangan bongkar status kami disini”

“eum baiklah” ujar shinyoung.

Mingi melihat jam tangannya. “astaga aku telat”

“maaf aku pergi dulu” pamit mingi.

“eodiga?” tanya sehun. “pasti kerja paruh waktu” ujar shinyoung. Kai dan sehun hanya menatapnya.

“ya! Tunggu aku!” ujar kyungsoo. Ia kembali mengikuti mingi.

“jangan ikuti aku!”

***

“mingi-ya, dia mengikutimu lagi?” mingi hanya mengangguk dengan tampang cemberut.

“kalian sangat lucu. Sama-sama keras kepala”

“aku tidak seperti itu ge”

.

.

Kyungsoo masih melihat gerak gerik mingi ketika bekerja. Namun ada satu pemandangan yang menarik perhatiannya.

‘DIBUTUHKAN KARYAWAN UNTUK CAFE INI’

Senyum langsung keluar dari wajah kyungsoo. Ia segera melepas stiker pengumuman itu dan berjalan ke area kasir.

“aku ingin melamar bekerja di cafe ini” ujar dua orang pria dengan serempak.

Mereka saling melihat.

“kau!” ujar keduanya.

Sedangkan mingi dan pria dengan wajah cantik itu dibuat terbengong.

Tbc

Hoah akhirnya selesai juga chapter 5.

Maaf karena lama dan juga maaf kalo chap ini kurang feelnya.

Sekian dan kamsahamida.

Ah, jangan lupa coment kalian . . 🙂

17 respons untuk ‘[EXOFFI FREELANCE] I Live With Satan Soo (Chapter 5)

  1. Waaahhh… keluar juga chapter 5-nya. Udah ditunggu banget looh…

    Keep writing yaa,terima kasih atas karyanya,menghibur banget. Fighting ya thor,saya akan selalu menunggu kelanjutan FF ini. Kyaaa… seru banget nih FF

  2. daebakk… Do karakternya beda ya disini.
    lebih talk active, blak blakan cocok sama couplenya jadi senyum² sendiri bayangin tingkah mereka. hayo boleh nebak ya? yg barengan do ngelamar kerja itu jin ya?
    g sabar pengen tau.. share lagi ya^^ ditunggu…
    bangapta

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s