[Kris Birthday Project] The Other Birthday – Honeybutter26

the other

The Other Birthday

 

Presented by Honeybutter26

KrisxPurple [OC]

Fluff, Romance

PG

 

“Hari ini akan dikenang sebagai hari ulang tahun lainnya.”

 ♦♦♦

Kris gelisah, Kris gugup sekali sampai rasanya mau meledak. Berkali-kali ia menarik napas sedalam yang ia bisa kemudian menghembuskannya namun kegugupan itu masih enggan untuk enyah.

 

“Hei, bung. Duduklah atau kau akan merusak make-up mu,” Luhan berseru dari tempatnya duduk. Kepalanya pusing melihat kawan sejawatnya itu berjalan mondar-mandir tidak jelas.

 

“Luhan, rasanya aku gugup sekali sampai mau muntah.”

 

“Kalau begitu muntahkan saja sekarang sebelum kau berada di altar.”

 

Zitao yang baru datang langsung menginterupsi. Kris memandang anak itu dengan malas, mulut Zitao itu terkadang perlu dilumuri cor banyak-banyak agar tidak licin lagi.

 

“Lagipula kenapa kau harus segugup ini, bro? Kalian bahkan tinggal serumah selama ini,” ucap Yixing.

 

“Itu dia, Zhang. Padahal setiap pagi saat membuka mata dialah hal pertama yang kulihat. Tapi kenapa sekarang aku bisa segugup ini? Aku juga tidak tahu.”

 

Kris menaruh kasar tubuhnya pada sofa, sengaja menjatuhkan diri diantara Luhan dan Yixing hingga membuat keduanya mengerang. Tubuh Kris sama beratnya dengan tiang listrik. Tapi Kris hanya nyengir pada keduanya.

 

“Apa yang kau pikirkan, bro?” Tanya Yixing pada Kris saat melihat pria itu melamun.

 

“Sesuatu yang menakjubkan.”

 

“Maksudmu seks?” Ketiga orang lainnya langsung menoleh pada Zitao yang berkata seperti tadi dengan wajah yang terlihat menyebalkan. Ah, wajah Zitao memang sangat menyebalkan entah bagaimana keadaan dan situasi yang sedang berlangsung. Lebih menyebalkan lagi mulutnya yang selicin minyak.

 

“Mulutmu itu, Huang.”

 

“Kenapa? Bukankah benar?”

 

Tiga orang itu sontak mencebik, isi kepala anak ini benar-benar tidak ada bagus-bagusnya. Yang bisa anak itu lakukan hanya menggoda wanita dengan kedipan genitnya saat menabuh drum juga ranjang yang panas dan bergoyang berderit riuh.

 

“Banyak sekali yang aku pikirkan. Sangat banyak sampai aku tak bisa tidur semalaman,” semua atensi kembali pada Kris. Atmosfer ruangan kembali terlihat serius.

 

“Pernikahan bukan suatu perkara yang mudah. Kami memang tinggal bersama selama ini, tapi keputusan untuk menikah adalah keputusan terbesar yang aku ambil setelah kabur dari rumah.”

 

Semuanya tampak diam, masih memperhatikan Kris yang tertunduk menatap ujung pantofelnya. “Mencintainya adalah hal terindah. Menikahinya adalah hadiah terindah yang ingin ku persembahkan padanya. Aku memikirkan banyak hal sebelum ini, apakah aku pantas untuknya? Bisakah aku selalu berada disampingnya? Pikiran-pikiran itu terus saja menggerayangi benakku. Namun saat melihat pancaran matanya, ada satu hal yang membuatku yakin untuk melangkah ke titik ini. Aku mencintainya, lebih besar dari apapun di dunia. Dan aku tak mungkin bisa hidup tanpa dia disisiku.”

 

Luhan, Yixing dan Tao serentak memeluk dan menepuk punggung Kris. Mereka bangga pada pria ini. Diluar mungkin dia terlihat dingin, namun dia adalah pria sejati yang selalu memutuskan hal tidak berdasar pada emosi belaka. Dan Kris adalah seorang pria yang akan menjaga apa yang Tuhan telah titipkan untuknya.

 

***

 

Kris menarik napas dalam-dalam  kemudian menghembuskannya dengan kasar untuk kesekian kali. Berdiri di altar sendirian lebih buruk daripada harus melakukan pidato penghargaan di atas panggung sendirian. Hazel almondnya memandang ke seluruh penjuru ruang. Ada banya orang yang datang, diantara mereka ada beberapa yang Kris kenal sebagai seorang bertitle teman.

 

Detik-detik terasa lambat berjalan membuat rasa gugupnya semakin menjadi. Berkali-kali Kris harus menghapus peluh yang keluar dari pelipis. Hingga pintu itu terbuka dan Kris tercengang. Purple begitu mempesona.

 

Wanita itu berjalan dengan senyum yang mengembang. Gaunnya yang putih terlihat memancarkan sinar yang terang namun tak menyilaukan. Wajahnya samar tertutup oleh tudung pengantinnya namun Kris masih bisa melihat lipstick merah yang merekah di bibir wanitanya. Kris lemas, ingin pingsan namun tidak bisa.

 

Purple telah sampai disisinya, samar-samar Kris melihat mata Purple yang berlekuk seperti bulan saat wanita itu tersenyum dibalik tudung. Kris menjulurkan tangan kanannya dan Purple meraihnya mantap dengan tangan kiri. Suasana riuh berubah hening seketika. Melodi putih dan lagu pengiring mulai dimainkan.

 

Kris serasa berdiri di atas awan, kakinya lemas seperti tak bisa lagi merasakan gravitasi. Ia melirik Purple dengan sudut mata dan mendapati wanitanya tengah melakukan hal yang sama. Dadanya serasa ingin meledak. Ia senang dan gugup sekaligus.

 

Pastur sudah datang, kemudian mulai melakukan pemberkatan. Rasanya waktu berjalan lambat sekali sebelum memasuki pengucapan janji. Kris ingin cepat-cepat selesai. Bukan karena apa, ia hanya ingin segera lepas dari rasa gugup yang melanda. Perutnya sudah seperti habis menaiki roaller coaster terpanjang dan termengerikan di dunia.

 

“Saudara Kris Wu, sekarang ucapkan janji nikah saudara dengan sungguh-sungguh. Dengan kebebasan dan tanpa paksaan,” Kris menarik napas, akhirnya saat ini tiba juga. Kris memantapkan hatinya dan mengingat kembali sumpah janji pernikahan yang sudah ia latih selama sebulan terakhir.

 

“Saya, Kris Wu menerima  engkau, Purple Lee menjadi satu-satunya istri dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, semasa kelimpahan dan kekurangan, di waktu sakit dan di waktu sehat, untuk dikasihi dan diperhatikan serta dihargai, seperti Tuhan mengasihi umatNya sampai kematian memisahkan kita, atas nama Tuhan kuucapkan janji setiaku kepadamu,” Kris mengucapkannya dalam satu tarikan napas yang membuatnya berakhir dengan terengah seakan baru saja dikejar masa.

 

“Saudari Purple Lee, sekarang ucapkan janji nikah saudari dengan sungguh-sungguh. Dengan kebebasan dan tanpa paksaan,” sama seperti Kris, Purple pun menarik napasnya dalam-dalam sebelum menuturkan janji setia dari belah bibirnya.

 

“Saya, Purple Lee menerima  engkau, Kris Wu menjadi satu-satunya suami dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, semasa kelimpahan dan kekurangan, di waktu sakit dan di waktu sehat, untuk dikasihi dan diperhatikan serta dihargai, seperti Tuhan mengasihi umatNya sampai kematian memisahkan kita, atas nama Tuhan kuucapkan janji setiaku kepadamu,” Kris heran bagaimana Purple bisa dengan intonasi yang tenang dan halus saat mengatakannya. Darah Kris bahkan berdesir hebat sampai tubuhnya terasa panas, namun yang dilihatnya dari ekor mata Purple benar-benar tenang dan sejuk seperti air.

 

Kemudian pendeta menyuruh kedua mempelai untuk menyematkan cincin satu sama lain. Yixing maju untuk menyerahkan cincin kepada Kris. Pria itu tersenyum pada kedua mempelai awalnya namun berakhir dengan usaha menahan tawa saat dilihatnya wajah gugup Kris yang seperti hendak buang air.

 

Kris mengambil cincin dengan ukuran yang lebih kecil dan bertahtakan berlian merah kecil hasil dari campuran darahnya dengan Purple. Gemetar Kris memasang cincin itu di jari manis Purple. Samar-samar telinganya mendengar Yixing mengatakan, “Calm down, bro. Purple will not running anyway.”

 

Dalam hati Kris mengumpati Yixing. Lihat saja jika nanti kau menikah, aku yakin kau akan kehabisan darah di tempat.

 

Tiba giliran Purple untuk menyematkan cincinnya pada jari manis Kris. Yixing tersenyum pada Purple saat melihat wanita itu tampak tenang berbeda sekali dengan Kris. Yixing mundur dengan perlahan, air matanya hampir menetes melihat prosesi pernikahan yang dilakukan kawan sejawatnya ini.

 

Selesai dengan cincin, sang pendeta kembali melakukan prosesi berikutnya lantas tiba saat beliau menyuruh mempelai pria untuk membuka kerudung mempelai wanita. Dengan pelan kris membuka tudung pengantin yang dikenakan Purple, jantungnya kembali berdebar tidak karuan saat dapat melihat wajah Purple yang tidak lagi tertutup samar oleh tudung.

 

Kris melangkah satu langkah lebih dekat. Memajukan wajahnya hingga dua napas mereka saling bertubrukan, terasa hangat membelai kulit pipi. Kedua tatapan mata saling bersirobok, sebelum tertutup pelan saat dua belah bibir saling menempel dengan lembut. Kelopak bunga bertebaran entah darimana, Kris tahu ini pasti pekerjaan Luhan. Namun Kris tak peduli, bibir Purple yang selembut sutra dan semanis gula membuatnya lupa daratan.

 

“Sampai kapan kalian akan berciuman?” Luhan memang sialan, Kris ‘kan sedang senang melumat. Kris menoleh pada pria itu dengan wajah sengit namun hanya dibalas dengan anggukan dagu Luhan menunjuk pada pendeta yang masih menunggu Kris untuk kembali melanjutkan beberapa tahap yang masih tersisa.

 

Semua prosesi pernikahan telah selesai dengan lancar, ini membuat Kris merasa jutaan kali lebih bahagia. Kris tak lagi merasa berdiri di atas awan namun telah sepenuhnya menginjak nirwana.  Langit berwarna biru terang dalam matanya. Kelopak mawar yang jatuh mengiringi langkah mereka saat keluar dari gereja seperti ribuan manisan yang jatuh dari langit. Sorakan para jemaat terdengar seperti melodi putih yang indah dan nyanyian Luhan jadi lagu terbaik yang pernah ia dengar selama eksistensi hidupnya.

 

Pada hari yang cerah dan cantik ini, Kris menerima tangan Purple untuk ia genggam selamanya, untuk ia ajak bergandengan dengan hangat hingga nadi berhenti berdenyut. Mungkin ada hari dimana mereka pernah bertengkar, mengalami kesalahpahaman yang tidak berguna, air mata yang tak seharusnya tertumpah dan masih banyak hal lagi yang terjadi sedari awal mereka bertemu hingga sampai di titik ini.

 

Purple adalah sukacita baginya. Pagi yang hangat, siang yang menyemangatinya, dan malam yang mendekapnya dengan erat. Purple lebih dari sekedar tendensi yang membuat Kris terjerumus dalam candu yang dalam pada wanita itu. Purple memegang separuh dari jiwanya, dan mulai dari titik ini Kris berjanji, akan terus menjaga Purple sekuat yang ia bisa, menghargai wanita itu dengan cinta yang tak berujung selamanya.

 

“Kris.”

 

“Ya, sayangku?”

 

“Selamat ulang tahun.”

 

Kris terdiam seperti orang bodoh. Memandang Purple penuh tanya dan wanita itu membalas dengan senyuman.

 

“Apa pernikahan ini membuatmu lupa pada dunia? Hari ini tanggal enam November, sayang. Hari dimana kau lahir ke dunia, hari dimana Ibumu menjadi wanita terhebat karena melahirkan seorang pria pemberani, tangguh, dan begitu tampan.”

 

Kris begitu menikmati sentuhan lembut sang istri di pipinya. Astaga, Kris rasanya senang sekali bisa menyebut purple dengan kata itu.

 

“Mulai sekarang, hari ini bukann hanya akan dirayakan sebagai hari ulang tahunmu, tapi juga sebagai hari ulang tahun yang lainnya.”

 

Kris tak tahan untuk tidak menarik Purple mendekat dan menciumnya di bibir dengan begitu dalam. Melumat di bawah, menghisap di atas, dan mengobrak-abrik bagian dalamnya. Hari ini Kris mendapat hadiah ulang tahun yang super istimewa, seorang teman, partner, dan sahabat yang akan menemaninya hingga ajal menjemput salah satu dari keduanya.

 

FIN

 

Terimakasih kepada K.Will atas lagu Marry Me dan akhirnya bisa tercipta ff absurd bin abal-abal ini. Happy birthday daddy wu…

18 tanggapan untuk “[Kris Birthday Project] The Other Birthday – Honeybutter26”

  1. What I really love is interaksi Chinese Line a.k.a 4 cowok Tiongkok itu huhuhuhuhu how I miss them😭😭😭 daebak author! Ditunggu project ultah member lainnya untuk kedepannya lagi😂👌

  2. KAKAAAAK AKU SUKA BANGET PAS COWO COWO ITU NGOBROL DENGAN SANTAINYA HAHA itu cowok banget xD
    gimana kakak jelasin satu per satu perasaan kris waktu mau nikah.. semua mulus banget, bikin ngakak bayangin mukanya kris yang kek mau buang air.. aztagah kris minta dicubit/gaknid
    eciyeee sekarang ulang tahunnya dobel haha gimana manisnya si kris wkwk ah udah aku kebanyakan nyampah/plak
    bagus kakaaaaa titip salam bat kris/plaklagi

    1. Tahan nid tahan.. tarik napas dulu.. hahaha.. emang sengaja nyari feel yang natural buat cowok cowok itu.. apalagi mereka chinese line.. TUHAN AKU BAPER PAGI PAGI…

      berterimakasih pada lagunya k.will marry me, beberapa kali bolak balik gugling dan surfing dan akhirnya terciptalah jalan cerita aneh bin absurd ini.. cubit aja nid cubit.. daku rela.. sekalian tampar aja biar giginya masuk ke dalam *nhalho?*

      thanks nid.. duhh nida aku kan jadi malu kamu baca tulisan aku yang begini absurdnya..

    2. aku suka banget feel begituan kak… suka sama pertemanan para cowok yang saling lontar seenak perut sendiri wkwk
      KEKE SENGAJA YA BAPER BAPERAN
      oke, k.will, terima kasih (abaikan, buang saja saya/dor!)
      absurd dari mana kakaaaa…. absurd-an aku loooh…

    3. hahaha banyak bergaul sama cowok.. ntar tau gimana parahnya mereka kalo lagi ngumpul.. gak beda jauh sama cewek cewek penggosip.. :v

      baper banget nid kalo inget empat curut itu.. hiks.. oke fix kita berdua absurd /nida yang paling absurd/

    4. iya kak, anak cowo juga suka gossip, cuman temanya yang beda wkwk
      jan baper kak, mereka slalu di hati *eaaaak
      kagaaaak… yang basurd itu yang ngatain absrd/dibuang
      tapi aku juga ngatain absur
      jadi kita absurdnya seimbang

    5. gossip mereka kadang lebih parah karena lempar ejekan sekalian.. :v

      gimana gak baper kalo yang namanya mantan pasti tambah tajir ato tambah cakep.. macem luhan noh.. duhh makin manly aja itu orang…

    6. mana ejekannya yang menurut cewe bikin sakit banget ya kak wkwk
      KAK KOK…………..ah gak jadi/plak
      ngeselinnya mantan ya begitulah, aku gak tau luhan pakek shampoo macem apa jadi laki banget sekarang

    7. gak sakit lagi.. kalo cewek pasti udah pundung digituin.. aku aja kalo kumpul sama mereka suka ngekek sampe sakit perut dengerinnya..

      hahaha kenapa nid?? kan kebanyakan mantan emang gitu.. iyaaa apalagi pas di mv the witness ituu.. yaampun cantiknya dia ilang entah kemana…

    8. haha iyaaaaa enak gitu rasanya, ceplas ceplos tanpa takut sakit ati wkwk
      mantan apa ya kak?/dibuang
      GAK TAU DEH KAKAK DIA MAKIN MANLY MAKIN GANTENG ADUUUH dia makan apasih

    9. iya emang.. mau dikatain pedopil mau dikatain papa takut mama mau dikatain manusia sosmed juga dibawa ketawa aja.. :v
      mantan terindah.. :”
      MAKAN KANGKUNG MUNGKIN YAAA AAAKKK MAS LULUUUU

    10. banyak gahul sama cowok dan bakal sadar kalo sebenernya cowok gak lebih kaya cewek penggosip kalo lagi kumpul.. :v

      emang baper.. selalu baper kalo nyangkut emapt cecurut itu.. hiks oke fix kita sama sama absurd tapi nida lebih absurd.. jelas /ditendang/

    11. emaaaaangggg, cuman yaa topik mereka ya seputar itu wkwk kalo gak game yaaa itu (plis ini ‘itu’ ambigu binggo wkwk)
      aku emang suka absurd gitu kaka haha ati ati aku bisa nularin virus ini loh :3 /tendang kakak/

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s