I Love You, Morning, Noon, and Night [#1] – Honeybutter26

llll

 

I Love You, Morning, Noon, and Night

Presented by  Honeybutter26

EXO Member x OC

Random Fic

originally post in ⇒honeybutter26

[from Mencintaimu, Pagi, Siang, Malam by Andrei Aksana]

Sanggupkah aku mencintai pagi, siang, dan malam?

 

***

Sehun x Hani [ OC]

Fluff, Romance

 

“Kunamai kamu dengan pagi.  Alasanku bangun setiap kali. “

 

Pagi, indah pahatan Tuhan terefleksi oleh retina.  Mengirim sinyal pada pusat sensor pengolah visual dalam otak kemudian membawanya pada sensor gerak, menarik dua simpul yang sama di kedua sudut bibir yang masih kering dehidrasi.

 

Sehun tak berkedip, baginya keindahan ini terlalu sayang untuk dilewatkan walau hanya sekedar berkedip.  Hani yang ada dalam dekapannya saat pertama kali ia membuka mata adalah hal yang selalu ia nanti setiap pagi.

 

Pagi, waktu untuk mengawali hari. Dengan segelas kopi dan koran berisi opini publik terkini. Tapi apa yang lebih indah dari itu semua dibanding sesosok istri yang bisa kau peluk hangat tiap pagi, yang bisa kau cium ia dikening dengan begitu dalam agar cintamu bisa meresap  ke dalam pikirannya?Yang kau damba tawanya yang bergemerincing riang menentramkan jiwa.

 

Sehun punya satu yang seperti itu, yang akan selalu ia jaga dan peluk erat hingga ujung waktu. Seorang wanita berparas cantik yang mampu membuat Aphrodite mengigit jari. Baginya itu bukan suatu pengibaratan yang berlebihan, karena untuk Sehun sendiri Hani bahkan tak bisa diibaratkan. Hani membuat Sehun memiliki tendensi luar biasa pada wanita itu yang membuat ia mabuk namun menyajikan beautiful hangover disaat pagi mengetuk matanya.

 

Sehun jatuh cinta, jatuh cinta dengan sangat dalam pada sosok Hani, teman yang akan ia ajak mengarungi bahtera hidup di bawah layar yang sama. Dan Sehun tak bisa mengelak kala dalam setiap ia membuka mata dipagi hari hanya Hani yang memenuhi seluruh isi kepala dan ruang dihatinya. Yang setiap pagi yang berbeda membuat perasaannya pada wanita itu semakin besar dan besar hingga rasanya tak ada ruang lagi untuk menampungnya.

 

Itulah mengapa ia begitu menyukai pagi. Karena Hani adalah pagi, alasannya bangun setiap kali.

 

***

 

Chanyeol x Purple [OC]

Sad, Romance

 

 

“Tak bisakah engkau seperti pagi yang adil? Mencintainya, mencintaiku. ”

 

Namanya Purple. Dan ia membenci pagi. Pagi membawanya pada sepi. Pagi membuatnya merasakan dingin yang menyentuh sendi. Pagi menyadarkannya, bahwa ia hanyalah si pendosa. Pagi selalu terasa menyedihkan kala semalam seseorang berada disisi ranjangnya yang lain namun menghilang kala pagi menyapa.

 

Ia merasa hina tiap kali pagi datang.

 

Menangis pun tiada guna. Jalannya adalah jalan para pendosa. Cintanya adalah cinta yang tidak seharusnya. Jatuh cinta harusnya tak begini menyakitkan. Salahkah cinta ketika berlabuh pada hati yang tidak seharusnya?

 

Tidak.

 

Cinta tak pernah salah. Dia menuntunmu untuk menemukan jalannya meski keadaannyalah yang justru menjadi penghalang.

 

Purple telah dimiliki namun sejatinya tak pernah memiliki. Deklarasi Chanyeol pada dunia atas dirinya adalah mutlak. Ia milik lelaki itu sepenuhnya. Namun, Chanyeol bukan miliknya, bukan.  Bagian inilah yang membuat ia merasa sakit setiap kali.

 

Ia adalah malam bagi Chanyeol untuk berpulang. Hanya malam yang dingin dan perlu untuk dihangatkan. Dibakar dan dihanguskan jadi abu lalu ditinggalkan saat pagi menyapa. Ditinggalkan dalam luka yang semakin dalam sayatannya.

 

Ini tidak adil…

 

Seharusnya begitu, tapi keadilan bukan sesuatu yang pantas untuk pendosa sepertinya. Namun apa salahnya mencintai suami orang? Ia bukan orang ketiga dalam hubungan ini, tapi kenapa harus ia yang merasakan sakit dan perih? Ia yang pertama tapi kenapa seakan ia menjadi si kedua yang merusak segalanya.  Salahkah ia?

 

Setidaknya ia ingin Chanyeol berada disisinya saat pagi walau hanya sekali. Setidaknya ia ingin sekali saja Chanyeol menjadi pagi yang adil, mencintainya dan mencintai istrinya.

 

Bisakah??

 

***

 

Kris x Mom

Life, AU

 

“Pagi adalah bekal roti yang dibuatkan Ibu dengan doa, diantarkannya kita ke pintu, agar kita tahu jalan kembali setelah mengejar mimpi. ”

 

Berapa lama Kris pergi?Berapa banyak Kris telah melupakan? Berapa sering ia telah membuat dia terluka? Tangis itu seharusnya tidak pernah tertumpah. Ekspresi sedih itu tak seharusnya menambah kerut di wajahnya yang kian menua.

 

Kris bangun terlalu awal pagi ini, sesuatu seperti mencekiknya semalaman hingga ia bangun dengan keadaan terengah dan pelipis yang penuh keringat seakan barusaja berlari ratusan kilometer jauhnya.  Tenggorokannya kering akan dahaga dan Kris minum dengan begitu terburu-buru karena rasanya seperti terbakar.

 

Kris meraih ponsel pintarnya dan melihat jam. Setengah lima, matahari belum tampak dan dia sudah kepanasan. Sial begitu sial. Biasanya ia bangun paling pagi pukul setengah tujuh saat matahari sudah mengetuk kelopak matanya atau saat manager mulai berteriak garang.

 

Tungkai kakinya membawa ia ke dapur. Bangun dengan keadaan yang tidak baik membuatnya lapar. Ia buka lemari pendingin dan mengambil beberapa bahan makanan dari sana. Sederhana saja, hanya roti tawar, daun selada, mentimu, tomat, dan keju. Kris tidak suka menambahkan bawang bombay atau mayonnaise ke dalam sandwichnya.

 

Baru satu gigitan, sesuatu kembali membuat Kris merasa sakit di dada kirinya. Sakit sekali sampai rasanya Kris ingin menangis.

 

“Ada apa ini? Ada apa denganku? Kenapa rasanya sesakit ini?”

 

Tak ada jawaban, hanya keheningan. Semua member masih tertidur di bawah cumbuan hangat selimut masing-masing. Kris terbatuk, tak kuasa menahan rasa sakit hingga berakhir ia luruh ke lantai dan menangis.

 

“Ibu.”

 

Kris memanggil Ibunya dan wanita itu berbalik dengan sebuah senyuman dengan banyak sekali ikatan glukosa, polisakarida karena Kris tidak tahu berapa banyak monosakarisa yang saling terhubung satu samalain berada dalam senyum Ibunya. Keriput kecil diujung matanya justru terlihat indah, seperti bulan sabit yang bersinar terang.

 

“Duduklah, Ibu membuatkan sandwich kesukaanmu. Tanpa mayo dan bawang. ”

 

Kris duduk dan menyuapkan sandwichnya ke dalam mulut. Rasanya enak, enak sekali sampai air mata Kris ikut keluar. Ibu panik saat melihat putranya menangis. Tapi Kris berkata tidak apa, ia hanya terlalu bahagia. Sudah selama itukah ia melupakan rasa sandwich buatan Ibunya yang dibuat dengan banyak cinta dan doa?

 

Kris merasa jahat.

 

Ia ingat dulu Ibu selalu membuatkan bekal roti untuknya, mengantarkannya ke pintu lalu mencium keningnya. Memberi kata semangat dan melambai dengan senyuman saat Kris hendak berangkat ke sekolah. Lalu bagaimana bisa dengan itu semua Kris lupa akan jalan pulang?

 

Sepenting itukah mimpi sampai ia melupakan Ibunya? Melupakan sinar hidupnya, melupakan rumah yang selalu bisa ia datangi untuk kembali saat dunia berbalik menghinanya.

 

“Kris putra Ibu yang paling tampan, hidup adalah perjuangan, nak. Perjuangkan apa yang menjadi mimpimu, Ibu tidak akan melarangmu lagi. Jangan menangisi dan menyesali apa yang sudah terjadi. Ayo kita sembuhkan bersama luka kemarin. Kris tidak sendiri, Ibu selalu ada disini. Bersama Kris. ”

 

Kris menangis lagi sambil memeluk sang Ibu. Kris rasa pulang bukan suatu hal yang buruk. Bertemu Ibunya adalah hal yang seharusnya Kris lakukan sejak dulu. Kris tak akan lupa lagi kemana ia harus pulang sekarang. Kris juga tak perlu lagi takut dunia membencinya, karena Kris hanya butuh Ibunya untuk jadi dunia yang selalu menjunjung dan mencintainya.

 

“Sekarang kau memang bukan lagi EXO Kris, tapi mau jadi apapun dirimu kau tetap putra Ibu. ”

 

***

 

Baekhyun x You

Fluff, Romance

 

“Cinta bermula pagi itu. Aku mengambil koran di teras. Kamu menyiram bunga di pekarangan depan rumahmu. ”

 

Udara pagi adalah satu dari sekian banyak hal yang Baekhyun favoritkan. Kicau burung menemani Ed Sheeran bernyanyi. Embun di rerumputan depan rumah terlihat berkilau saat disentuh lambayung sinar mentari.

 

Baekhyun menggeliat di bawah selimut Ironman miliknya.Senyum tersebar di wajahnya. Tiada hal yang paling Baekhyun tunggu selain pagi.

 

Bukan sandwich buatan Ibunya.

 

Bukan teriakan Baekbom karena dia menarik lelaki itu hingga jatuh dari kasur.

 

Bukan aroma kopi Ayah yang begitu pekat di hidung.

 

Bukan juga Mongryoung yang menggonggong riuh ingin diajak jalan-jalan.

 

Bukan itu semua, melainkan koran yang baru diantar subuh tadi. Baekhyun bergegas pergi ke teras, menghiraukan teriakan Ibunya tentang sandal rumah dan dinginnya udara. Baekhyun ingin cepat-cepat keluar dan menjemput harian berita yang sudah tergeletak di terasnya pagi ini.

 

Baekhyun berseru riang saat koran itu sudah ada di tangan. Kakinya terasa dingin tapi Baekhyun baik-baik saja. Sungguhan, karena Baekhyun dekat dengan mataharinya.

 

“Selamat pagi, Baekhyun. ”

 

Suara itu menggetarkan sukma Baekhyun, mengirim implus di otaknya untuk menyimpan dengan baik nada paling sempurna yang pernah ia dengar. Kupu-kupu dalam perutnya berterbangan dan ada kereta uap yang berhenti di jantungnya yang membunyikan peluit dengan begitu keras dan kencang namun terasa hangat.

 

“Pagi. ”

 

Baekhyun tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Ini kali kesekian dia melakukan ini. Mengambil koran di teras tepat pukul enam pagi dan mendapati dia yang tengah menyiram bunga di pekarangan rumah disebelah rumahnya.

 

Rambutnya terbang oleh angin dan Baekhyun lemas. Aroma lavender begitu kuat di penciuman, Baekhyun mual tapi suka. Rasa mualnya bukan ingin muntah tapi ingin berteriak kegirangan.

 

“Menyiram bunga lagi pagi ini?” katanya berbasa-basi. Dia tersenyum lagi dan Baekhyun serasa dibawa terbang menembus nirwana.

 

“Iya, dan kau mengambil koran. ”

 

Hening sejenak lalu Baekhyun tertawa kecil. Jatuh cinta ternyata menyenangkan, ya? Seperti ada banyak manisan gula yang jatuh dari langit. Baekhyun suka.

 

“Omong-omong kita belum pernah mengobrol sebelumnya,” Baekhyun memulai percakapan dengan sedikit gugup.

 

“Eungh… bagaimana kalau siang nanti kutemani berkeliling kota. Kulihat kau belum melihat kota ini sejak pertama kali pindah. ”

 

Dia terdiam dan Baekhyun merasa gugup setengah mati. Demi celana dalam bergambar SpongeBob milik Chanyeol, ia tidak tahu menunggu jawaban akan segugup ini.

 

“Boleh juga. Jam sepuluh di depan rumah. ”

 

Baekhyun bisa apa selain mengangguk dengan wajah bodohnya? Antusias sekali sampai lupa rasa sakit saat Ibu menjewer telinganya untuk masuk dan bergegas untuk sarapan. Semuanya baik-baik saja bagi orang yang sedang kasmaran.

 

FIN

Rencana masih ada 3 series lagi. . ini baru bawain yang pagi, aku udah pernah bawain dengan tema begini waktu ultah sehun tapi itu semua oneshoot series. .  kalo ini kan random ya. .  jadi (mungkin) semua member bakal dapet bagian satu persatu. .  dan semoga ini gak aneh karena bahasanya kok seperti amburadul. .

31 tanggapan untuk “I Love You, Morning, Noon, and Night [#1] – Honeybutter26”

  1. Aaaaaaaaaaaaa ini kereeen banget sumpaaaaaaah :”(
    Sempat sedih baca yang kris astagaaa, mau nangis rasanyaaaa T.T

    Sehun sweet banget >//<

  2. farahhhh, aku udah baca ini di fb, tapi baru komen sekarang. maafkan… aku lebih seneng komen di wp sih~

    INI KEREN GILA DEMI APAAAA….
    aku paling suka bagian kris sih, baperrrrr nyaaaa… aku pernah kangen ibu waktu aku kerja di jakarta, sampe pengen nangis huhuuuu…

    yang ceye jg bikin baper deh, kasian amat purple nyaaa 😥
    lagian mas cahyo sih serakah… pilih salah satu dong, jangan mencintai aku dan dia /lah/

    sehun hani sweet seperti biasa, duh merasa bersalah krn aku blm baca series sehun hani yang lain… nanti deh kapan2 aku mampir ke blogmu buat cari ff sehun lain.
    siap2 aja pasang mental baja kalo tiba2 keinget abs sehun yg basah2an kemarin hahaha XD

    kkkkk~ kalo yg baek aku ngakak bacanya. begitukah sikap bocah kasmaran??? aku gak gitu deh dulu hahaha 😛
    ini mah pengalaman pribadi farah aja deh hahaha

    semangat posting buat series yg lain yaaa…
    aku nunggu versi kyungsoo hehehe

    1. Ya Allah kak komen kakak panjang banget.. AKU SENENG BANGET YA ALLAH… DUH KAKAK JANGAN SALAHKAN AKU KALAU AKU BILANG MENCINTAIMU.. MUACH MUACH

      aku gak tau mau ngomong apalagi kak.. pokoknya makasih kakak udah baca, udah komen panjang lebar, udah ngoceh banyak juga.. aku seneng banget Ya Allah.. apalagi ini epep amberegeul setelah sekian lama gak nulis ff.. duhh akunya kan jadi malu..

      kyung ada di [#2] kak.. aku udah sampe 3 ini..

    2. ENGGA FAR, JANGAN NGOMONG GITU FAR, AKU NORMAL FAR, JANGAN RENGGUT KEPERAWANANKU FAR, AKU CUMA CINTA KYUNGSOO FAR, AKU GAK CINTA KM XD
      wkakakak far mudah2an komenan aku gak bikin km sakit mata XD
      IYAH BURUAN PUBLISH GIH, AKU NUNGGU BANGET YANG KYUNGSOO XD
      eh jangan deng, nanti aja far publish nya nunggu aku beres UTS dulu muehehehe /reader ngelunjak/

    3. AKUN UDAH DIRENGGUT OLEH SEHUN KAK.. AKU SUDAH… AHHH LUPAKAN JANGAN BAHAS MASALALU..

      gak kok kak.. aku seneng banget kalo ada yang komen panjang panjang begini..

      udah dipublish sih kak.. udah sampe 2 disini.. di wp udah sampe 3 malahan..

    4. ASTAGA KM UDAH DIRENGGUT SAMA SEHUN, BENTAR LAGI KALIAN PUNYA ANAK DONG? XD
      hehehe.. aku nanti komen panjang2 ahhh~
      oh udah publish??? aku cicil bacanya yaaa, kejar2an sama UTS nih hehehe. km kok gak UTS2 btw?

    5. UDAH PUNYA MALAH KAK.. CEWEK LUCU BANGET ANAKNYA.. :3

      iya kak.. yang panjang banget kek rel kereta pokonya yaa… udah mau uas malahan tempatku kak.. sebulan lagi.. ini tugas praktikum sama laporan numpuk semua..

    6. OMG, aku blm kesana nengokin anak kalian. kapan sukurannya? kok aku gak diundang? wkwkwk
      MAKANYA BELAJAR SANA JANGAN MIKIRIN ITUNYA SEHUN MELULU XD

    7. baru seminggu yang lain sukuran kak.. ya kita sepi sepian aja kak.. biasalah mulut tetangga kadang suka gak enak di perut.. :3

      HAHAHAHAAHAHAHAH BELAJAR??? BELAJAR??? MENDING MIKIRIN ANUNYA SEHUN!!!

    8. jahat yah gak ngundang2… padahal aku mau ngabisin makanan XD
      DARIPADA SEHUN MENDING MIKIRIN ANUNYA JONGIN! XD
      far, pengen baca fanfic ini yg ke 2 dn 3 dong… ada link nya??? mumpung weekend 😀

    9. gak ada habisnya kak kalo mikirin anunya mereka berdua.. :v yang ada ntar proposalku gak kelar kelar lagi.. kebanyakan anu.. hahahaha

      ke wp aja kak.. scroll kebawah dikit.. hehe lagi males nyarinya.. :3

  3. Yang bagian chanyeol hurt banget itu kasian purplenya:( yang kris jadi bikin pengen nangis:( apalagi kalimat terakhirnya.. Ditunggu series yang lainnya;)

  4. Baper.

    Baper.

    Baper.

    Daku baper di bagian Kris. Untung abis itu lansung ke bagian Baekhyun, jadi rada adem dikit.

    TAPI TETAP SAJA KUJADI BAPER KEINGET FOTO KRIS BERDUAAN SAMA EMAK. Kayak it’s been a long time banget ya ternyata, jadi kangen. Duh. Tapi overall ini keren! Aku suka sama penataan katanya yang puitis, tapi dibilang berat banget juga nggak. Jadi ngalir bacanya, santai, cocoklah buat jadi bacaan pagi sambil menyesap teh atau jadi temen makan kudapan sambil nungguin gerimis-gerimis kecil. Sayangnya akhir-akhir ini lagi jarang ujan ya.

    Keep writing, Kak! Anyway, kita belom kenalan ya? Atau akunya yang lupa? Kalo misalkan belom, salam kenal ya. Eunike’s speaking here, panggil aja Nike, 00liner. X)

    1. samaa.. padahal awalnya gak niat buat yang model beginian.. tapi karena suka sama poetry.nya jadi diambil dan ‘kebetulan’ emang cocoknya begini kali yaaa..

      duhh apa atuhh tulisan masih acak adul macam anak tk gini.. iyaa ujan ya ampun kapan tempat aku ujan nike?? masa udah ngarep banget mau ujan cuma gerimis aja 15menit??? daku kan udah kepanasan.. apalagi kalo liat sehun yang basah basahan.. aku juga pengen..

      kamu muda banget yaa… panggil kak farah umurnya cuma beda satu setengah bulan dari taeoh

  5. waaaa.. ssya suka banget sama bahasa yang author pakau. bagus banget.. saya penggemar ff nya sehun n chanyrol. jd berharap semoga author bisa bikin series nya.. ehe..

  6. Ini diksinya keren farah..
    Pemilihan katanya puitis banget..
    Diksi aku mah kaya anak di suruh mengarang pengalaman waktu liburan sekolah.. TT______TT

    Ini baguuus..
    Lanjutkan faraaaah..
    Aku nungguin umin nya..
    Pairing sama aku yaa.. >.<
    *malah rikues
    /plak

    1. ihh kakak mah begituu.. ini tulisan malah mirip tulisan anak tk nol kecil.. T.T masih amburadul pula..

      nanti kakak tulis aja namanya.. kalo dapet ilham aku buatin *jawaban klise author*copas dari kak nean* :3

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s