[EXOFFI FREELANCE] SHE IS “10” (Perfect)-Chapter 3

Sehun

Main Cast : Oh Sehun, Bae Suzy

Other Cast : Choi Minho, Park Jiyeon, Kim Jongin and other

Genre : Romance, school life, friendship

Author : SureTo_Dream

Length : in Chaptered

Rating : 17

Disclaimer :

Ini adalah tulisan yang murni hasil dari hayalanku sendiri karena terinspirasai dari sebuah film, dan FF ini juga aku publish di blog pribadi aku https://happydreamandstory.wordpress.com/ untuk para reiders tolong jangan lupa berikan komentar, Gumawoooo (^_^)

Happy Reading J

 

==================================================================================

(suzy Prov)

“Chagi kau kenapa akhir – akhir ini??

“Memangnya aku kenapa??” Aku menjawab pertanyaan minho dengan tenang, dan menunjukkan tidak ada yang aneh pada diriku

“Aku hanya merasa ada sesuatu yang sedang kau sembunyikan, awas saja kalau aku tau kau melakukan sesuatu yang aneh”

“Memangnya aku melakukan hal aneh apa??

“Kau tidak sedang berselingkuh kan?” Minho bertanya dengan wajah serius

“Ya!! Memangnya aku gila,?? Aku sudah punya namjachinggu sempurna sepertimu, kenapa aku harus mencari yang lain?? Sudahlah chagi buang persangka burukmu itu, bagaimana kalau sekarang kita nikmati saja acara jalan – jalan kita ini,,

“Baiklah, kalau aku melihatmu seperti ini, mana mungkin aku bisa marah lama – lama padamu,

==================================

(sehun prov)

“Kim jongin bisakah kau jelaskan kenapa kita hanya duduk dicafe seperti ini??

“Sudahlah diam saja,, kau makan saja wafelmu

“Tidak bisa kah kau memberi tauku sedikit alasan kenapa kita disini, ini sudah setengah jam dan aku sangat bosan kau tau!!

“aku sedang menunggu jiyeon, tidak enak saja rasanya kalau menunggu sendiri makanya aku mengajakmu,,

“yaa!! jadi kau hanya memanfaatkanku?? Sial sekali hidupku”

“mian sehun~ah, karena hanya kau saja yang tidak memiliki janji dengan siapa –siapa 😀

“tidak memiliki janji bukan berarti aku tidak sibuk,,

“ah itu dia, jiyeon~ah disini”, jongin berdiri begitu melihat jiyeon datang

“lihat dia bahkan tidak mendengarku sama sekali”, aku mendengus kesal

“mian kai~ah tadi ada sesuatu yang mendesak, kau sudah lama??

“Tidak juga, aku juga baru beberapa menit disini”,, jawab kai

Apa dia bilang beberapa menit? Padahal kita sudah disini hampir satu jam, aku bergumam didalam hati mendengar apa yang dikatakan jongin

“Anyeong sehun, kau disini?

“Anyeong jiyeon”, aku menyapanya sambil tersenyum

“Jiyeon~ah, bagaimana kalau kita langsung pergi saja?

“Baiklah, ayo kita pergi, kajja sehun”, ajak jiyeon padaku

Ani” hanya kita berdua, sehun sudah ada janji lain hari ini, iya kan sehunie”, jongin menatapku sambil member penekanan pada kata yang dia ucapkan, melihatnya seperti itu membuatku sungguh merasa dimanfaatkan

Dasar rubah umpatku dalam hati,,,,” Iya kalian pergi saja, aku sedang menunggu teman”

“Yojachinggu??” Jiyeon bertanya

“Ani chinggu, lagi pula dia namja bukan yoja, sudah kalian pergi saja tidak usah pikirkan aku,

“Kajja jiyeonie”,, ajak jongin…. “Gumawo sehunnie aku menyayagimu” teriaknnya

 

Aku benar – benar sial hari ini, sudah dimanfaatkan, menunggu hampir satu jam, dan aku membayar semua bill, dan jongin pergi kencan dengan jiyeon, aku menggerutu dalam mobil karena kesal

 

==============================

“Haha yang benar sehun~ah”,, chanyol dan suho tertawa mendengar cerita aku dimanfaatkan oleh jongin,

“Kenapa kau mau – mau saja, diajak olehnya”, suho bertanya

“Ya karena aku pikir dia memang ingin mengajakku keluar, tapi nyatanya tidak seperti yang kukira,

“Besok – besok kalau dia mengajakmu, kalau tidak ada kami, jangan ikut arasso”, chanyol menasehatiku

“Sekarang dia mana, kenapa jam segini belum datang juga?” Suho melihat kanan kiri mencari jongin

“Mana ku tau, mungkin dia mampir menjemput jiyeon dulu”, jawabku asal

“Anak itu tidak pernah melewatkan kesempatan sama sekali”, kata chanyol

“Sehun~ah lihat siapa yang baru datang dengan kesayangannya”, suho membuatku melihat kearah yang sedang dia lihat,

“Ya wajar saja minho menggandengnya, suzy kan yojachinggunya”, chanyol menambahkan

“Iya, minho sangat beruntung”, kataku sambil melihat suzy yang sedang tersenyum kepada minho, membuat hatiku sangat sakit,

“Lihat playboy kita juga baru datang”, kata suho

“Kau benar sehun, dia datang bersama park jiyeon”, chanyol menambahkan

“Benarkan yang kukatakan kalau dia menjemput jiyeon dulu”, aku melihat jongin yang sedang menggandeng tangan jiyeon dan berpisah diujung koridor,,

“Morning chinggu,, kalian sedang menungguku”, sapa jongin ceria

“Ya! Apa yang terjadi eoh?? Kalian sudah pacaran??” Tanya suho penasaran

“Kira – kira begitu”, jongin tersenyum nakal

“Waah, daeeebak,,, lalu akan bertahan berapa lama??” Chanyol bertanya

“Jangan bertanya begitu karena yang satu ini special, kalian tau sendiri berapa lama aku mengincarnya”,

“Mari kita lihat kalau jiyeon bertahan lebih dari sebulan menjadi yojachinggumu, aku akan percaya kau serius”, suho berkata sambil menepuk pundak jongin

“Oh sehun, kenapa kau tidak menyapaku dari tadi,, kau masih kesal padaku karena kejadian kemarin?? Ya!! jawab aku?” Jongin merangkulku dari samping

“Menjauh dariku, aku masih sangat marah setelah apa yang kau lakukan,,

“Miah chingguya, tapi berkat kau jiyeon menjadi yojachingguku,,

“Awas aku mau kekelas sebentar lagi masuk”,, aku menyingkirkan tangan jongin dan berjalan menuju kelas,,

“Sehuniee~ mianhe”, jongin berteriak mengejarku yang membuat suho dan chanyol tersenyum geli melihat kelakuan jongin dan berjalan mengikuti kami menuju kelas,,

***

“Jadi bagaimana jiyeon bisa menerimamu?” chanyol bertanya dengan penasaran sambil memakan snack yang baru saja dia beli dikantin,

Jongin hanya tersenyum nakal menjawab pertanyaannya,,

“Yaa palli ceritakan,, aku penasaran”

“Tidak ada yang special, aku hanya mengajaknya jalan – jalan dan menembaknya, dia menerimaku itu saja”, jongin menjelaskan

“Ya hanya itu??” chanyol terlihat tidak percaya

“Sehun~ ,,,, jongin memanggilku

“Wee,,,??

“Sewaktu kau kepesta minho, kau pakai lamborgini merahmu kan?

“Iya,, ada apa??”

“Sebelum kuberi tau tidakkah kau ingin menceritakan pada kami apa yang terjadi saat kau menghilang dari pesta minho???” Jongin menatapku penuh arti yang membuat suho dan chanyol menatapku meminta penjelasan,,

“Memangnya apa yang terjadi??” Aku melihat mereka biasa saja

“Kau yakin tidak mau menceritakannya?? Padahal ini ada kaitannya dengan suzy”, jongin menggodaku

“Aku melihat mereka bertiga bergantian,, aaahhhhh baiklah aku ceritakan?

Jadi saat aku menghilang, aku berada ditaman belakang rumah minho, saat aku disana suzy tiba – tiba datang, aku mengajaknya dansa, dan banyak menghabiskan waktu bersama sebelum minho datang mencari suzy yang membuatku harus bersembunyi dan meninggalkan suzy disana”

“Lalu bagaimana, suzy melihat wajahmu??” Tanya chanyol penasaran

“Tidak, karena aku masih menggunakan topengku saat bersama suzy,,

“Jadi sehun sayang apa kau ingin tau kabar baiknya??” Jongin bertanya padaku, yang aku jawab dengan anggukan “Kemarin saat, aku mengantar jiyeon kerumahnya, dia tiba – tiba bertanya siapa yang menggunakan lamborgini merah”,

“Kau tidak mengatakan langsung kalau itu aku kan jongin?

“Tentu saja tidak, kau pikir aku bodoh,, aku balik bertanya padanya ada apa?

“Lalu dia menceritakan tentang kau dan suzy, dan suzy yang melihatmu dari balkon rumah minho tapi tidak jelas melihat wajahmu karena gelap dan bagaimana senangnya suzy saat bersamamu saat ditaman, dan tidak bisa melupakan semua yang kalian lakukan bersama,, jiyeon bilang suzy mencarimu tanpa sepengetahuan minho”

“Yaaa,, sehun kau membuat seorang bae suzy menyukaimu tanpa mengetahui identitasmu”, suho melihatku dengan kagum

“Lalu apa yang akan kau lakukan sehun?” Chanyol bertanya padaku

“Entahlah, aku tidak tau tapi aku senang mengetahui kalau suzy menyukaiku,,

“Jongin kau belum bilang apa – apa kan pada jiyeon?

“Tentu saja tidak, karena aku tau pasti yang jiyeon maksud itu adalah kau jadi aku hanya mendengarnya bercerita” jelas jongin padaku

===================

(suzy prov)

“Mwo??? Jadi kau sudah pacaran dengan kai?” aku terkejut setelah mendengar cerita jiyeon

“Ya! Kenapa kau mesti berteriak begitu?

“Aku hanya belum bisa percaya dengan apa yang aku dengar, kenapa akhirnya pilihanmu jatuh pada kai??

“Entahlah, tapi saat bersamanya tidak pernah terasa membosankan, jadi kenapa aku tidak mencoba dengannya,,

“Apa sore ini kau ada janji dengan minho??

“Tidak, kenapa??? Kau mau mengajakku kemana?

“Kalau begitu kau ikut saja, kau kan pernah bilang kalau teman – teman kai asik, otte?

“Memangnya kita kemana??

“Nanti kau juga tau suzy, kajja kita pergi sekarang,

“Memangnya kita tidak perlu ganti baju?” Aku bertanya pada jiyeon,,

“Tidak perlu, begini juga kau sudah sangat cantik,, kajja”

**

“Aku dan jiyeon tiba disekitaran sungai han”, jiyeon memandang berkeliling mencari seseorang,,

“Ah disana mereka, kajja suzy kita kesana”, jiyeon menarikku

“Chagi wasseo??” Kai menyapa jiyeon

“Anyeong semua”,, sapaku pada kai, suho dan chanyol,,

“Kau juga ikut? Suho tersenyum ramah”,, yang ku jawab dengan anggukan

“Kenapa sehun lama sekali, dia selalu saja paling lama datang”, cahnyeol terdengar mengomel

“Aku sudah menelponnya dia bilang sedang dijalan”, kai menjelaskan

“Ohya, chagi, suzy kenalkan teman kami taemin dan baekhyun, mereka teman kami diclub dance,,

“Anyeonghaseo” aku dan jiyeon memperkenalkan diri,,

“Itu mobil sehun bukan??”, taemin menunjuk mobil BMW putih yang baru saja datang dipatkiran,

“Akhirnya dia datang juga setelah setengah jam”, gerutu namja yang bernama baekhyun,

Aku melihat sehun yang baru keluar dari mobil yang menggunakan topi, baju kaos dan celana selutut, entah kenapa dia terlihat sangat manis,,

“Kenapa baru datang?” protes teman – temannya,,

“Mian tadi aku mengantar ommaku ke butik dulu”,, dia menjelaskan sambil tersenyum

“owh jiyeon suzy kalian juga ada disini??” Sehun yang kaget melihat aku dan jiyeon ada disana

“jiyeon chukkae”, sehun menyelamati jiyeon karena berpacaran dengan kai,,

“gumawo sehun,

“tapi kenapa kau menyukai jongin, dia kan namja bodoh, kau terlalu baik untuknya 😀

“yaa! oh sehun! Apa maksud kata – katamu itu? aku baik dalam segala hal kau tau?” Kai tidak terima dengan ucapan sehun yang tadi mengejeknya, sontak saja kami semua tertawa karena tingkah mereka,,

“ah iya, aku hampir lupa, tadi omma membelikanku beberapa kue dan cemilan saat mengantarnya, tunggu aku ambilkan dulu dimobil”, sehun berlari menuju parkiran,,

“ini yang ku suka dari sehun,, dia tidak pernah datang dengan tangan kosong”, taemin terlihat bersemangat,,

 

sehun datang membawa satu keresek makanan dan minuman, dan meletakkannya diatas meja batu tempat kami duduk,

“kenapa banyak sekali sehun~ah?” Suho bertanya

“itu karena omma tau kalau baekhyun dan chanyol makannya banyak,,

“ya! kau membuatku malu didepan suzy dan jiyeon”, chanyol terlihat protes,, aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah mereka,,

“ayo kita main basket 3 on 3”, ajak taemin

“siapa takut,, chagi kau dan suzy jadi jurinya”,, kata kai yang langsung disetujui oleh jiyeon

“ayo kita bagi tim, kai dan taemin jadi kaptennya”, baekhyun memutuskan

kai team : sehun dan baekhyun

taemin team : chanyol dan suho

“apa hukuman untuk yang kalah??” Sehun bertanya

“siapa yang mendapat poin 20 duluan yang menang dan yang kalah akan membelikan makanan apapun yang di inginkan oleh yang menang”, jiyeon menyarankan yang langsung disetujui oleh semuanya

“sehun, baekhyun kita harus menang apapun yang terjadi ini bukan hanya masalah membeli makanan “fighting” !!!” aku senyum sendiri mendengar ucapan kai,,

“ya kau kenapa senyum sendiri”, jiyeon menyenggol lenganku

“eoh,, tidak ada,,,

aku melihat sehun sedang menggeratkan tali sepatunya, aku memperhatikan semua yang sehun lakukan termasuk saat dia sedang melakukan pemanasan, dan entah kenapa wajahku memerah dan jantungku berdetak sangat kencang,, aku tidak mungkin kan jatuh cinta pada seorang oh sehun,, aku punya namja chinggu,,,, bae suzy cepat sadar kembali kedunia nyata,,,

aku melihat sehun berjalan kearahku dan jiyeon,,

“maaf boleh aku menitip beberapa barang pada kalian??

“Tentu saja boleh”, aku menjawabnya,,, kemudian dia melepas jam tangan dan hpnya

“Gumawo suzy”,, dia tersenyum sangat manis, dia baru akan berlari sebelum dia kembali lagi

“Aku lupa, titip kaca mataku juga,, gumawo”,,, dia memberikan kaca matanya padaku dan membalik bagian depan topinya kearah belakang yang membuat wajahnya terekspose dengan sangat jelas, dia kemudian berlari menuju lapangan bergabung dengan yang lainnya,, ini pertama kalinya aku melihat wajah oh sehun dengan sangat jelas dan tanpa menggunakan kaca mata, dia benar – benar sangat tampan dengan kulitn putihnya,,

“Yaa! bae suzy jangan melihatnya seperti itu”,, jiyeon menyadarkanku

“Apa??” Aku kembali bertanya padanya

“Kau menyukainya?? Jangan kau pikir aku bodoh tidak menyadari yang kau lakukan dari sejak dia datang tadi suzy sayang,, aku hanya ingin mengingatkan kau punya namjachinggu”, jiyeon tersenyum jahil

“Nde aku tau jiyeonssi, kau tidak perlu terlalu sering mengulangnya,,

“Baguslah kalau kau masih sadar,, aku pergi ketoilet dulu, titip semua barangku

“Eoh,, cepatlah”,,, aku duduk melihat sehun dan yang lainnya bermain basket yang terkadang saling mencurangi satu sama lain, perhatianku teralihkan melihat iphone milik sehun yang sekarang sedang ku pegang, entah kenapa aku sangat tertarik ingin mengetahui isinya, aku sangat tau kalau ini tidak boleh tapi aku sangat penasaran, aku mulai melihat – lihat lagu yang dia suka, aku terkejut karena koleksi lagu kami hampir sama yang tampa sadar membuatku tersenyum, lalu aku membuka gallery foto tidak terlalu banyak foto disana, fotonya sendiri, dan lebih banyak fotonya bersama teman – temannya dan beberapa fotonya bersama wanita setengah baya yang aku pikir itu adalah ibunya,,

“Suzy~ ah kau punya tissue basah”, jiyeon bertanya yang baru kembali dari kamar mandi yang membuatku langsung memasukkan hp sehun kedalam tasku,,

“Ada” biar kucarikan dulu,, ini tinggal beberapa”, aku memberikan tissue basah itu ke jiyeon

“Suzy siapa yang menang??

“Entahlah aku tidak terlalu memperhatikan, mungkin teamnya kai, karena tadi aku melihat sehun menembakkan 3 point” jawabku asal

“Chagiii siapa yang menang???” Jiyeon berteriak kepada kai

“Tentu saja aku”, jawab kai bangga,,

“Terimakasih untuk tembakan 3 point sehun yang entah kenapa hari ini selalu masuk”, sindir suho sambil meminum air mineralnya

“Jadi bagaimana kalau sekarang kita kerestoran, karena aku sudah sangat lapar”, kata baekhyun sambil memegang perutnya,,

“Ya sudah ayo pergi”, ajak taemin yang terlihat pasrah

“Sehunie aku ikut dimobilmu nde”, kata baekhyun

“Andwe,, kau ikut dimobil chanyol saja bersama suho dan taemin, karena yang ikut dimobil sehun itu aku, jiyeon dan suzy”, jelas kai

“ Jongin~ah memangnya kau tidak membawa mobil??

“Eoh, jadi aku jiyeon dan suzy ikut dimobilmu,, kajja berangkat sekarang,,

 

Aku, jiyeon, sehun dan kai sudah berada didalam mobil, aku duduk didepan sebelah sehun yang menyetir, karena jiyeon tidak mau kai duduk didepan,,

“Sehun” tumben sekali kau membawa mobilmu yang ini?” Kai bertanya

“iya, karena cameros sedang dibawa kebengkel,, suzy apa acnya cukup??

“Ah nde, sudah cukup,,

“Mian kalau kau merasa tidak nyaman karena kamii berkeringat”, sehun merasa tidak enak

“Ah tidak apa – apa tenang saja”,,

Drrrrtttt…drrrrrttt hpku berbunyi begitu aku melihat siapa yang menelpon membuatku menarik napas sebelum menjawabnya,,

“Ye,, aku sedang bersama jiyeon dan beberapa teman, aku lupa membertaumu mian,,

“Jam berapa kau pulang?? Suara minho diujung telpon

Mungkin sedikit malam, nanti setelah aku pulang, akan ku telpon, aku langsung menutup telpon dan memasukkannyaa kedalam tas,,

“Apa itu minho??” Jiyeon bertanya “”Apa dia marah??”

“Ani, dia hanya menayakan kapan aku akan pulang,,

“Ah iya sehun, nanti aku bisa lupa, aku mengeluarkan iphone, kaca mata dan jam tangan milik sehun dari dalam tasku,,

“Ah iya gumawo suzy, letakkan saja disitu,,

“Begitu kami sampai terlihat yang lainnya sudah menunggu,,

“Kenapa lama sekali??” Protes suho,,

“Kalian sudah memesan??” Tanya kai

“Chagi kau mau apa??” Kai bertanya kepada jiyeon

“Suzy mau apa? Pesan saja jangan sungkan”,, kata chanyol sambil melihat menu

“Ne omma, aku sedang bersama teman – temanku, aku pulang agak malam dan tidak makan malam dirumah”, suara sehun yang sedang menelpon ommanya

“Sehun kau mau memesan apa?” Baekhyun bertanya pada sehun begitu sehun mematikan hpnya

“apa saja yang penting berbeda, supaya aku bisa mencoba milikmu,,

*

*

Sekarang aku dan sehun sedang berada dijalan untuk mengantarku pulang, kami hanya berdua karena jiyeon dan kai bilang kalau mereka ingin berduaan saja, aku menoleh kearah sehun dan bagaimanapun aku mengatakannya dia terlihat sangat tampan

“Weee,,apa ada yang aneh padaku??

“Ani,,,, sehun boleh aku bertanya??

“Sejak kapan kau memakai kaca mata??

“Semenjak masuk di sma aku memakainya setiap hari dan saat saat dismp aku tidak memakainya terlalu sering biasanya aku hanya akan memakainya dirumah,,

“kau sudah kenal berapa lama dengan teman – temanmu??

“Suho, chanyol dan jongin kami sudah bersama sejak sekolah dasar, kalau taemin dan baekhyun dulu kami satu smp bersama,, diantara mereka semua bulan lahirku yang paling akhir jadi terkadang aku harus memanggil mereka hyung”,,

“Suzy apakah boleh aku mengirimu sms atau sekedar chat??

“Tentu saja kau boleh, kenapa kau selalu meminta izin terlebih dahulu?

“Aku hanya takut kalau nantinya aku menggangumu,

“Tidak apa – apa lagi pula kita sudah berteman bukan”…. sehun sepertinya rambutmu sudah panjang”

“Ah ini,, sebenarnya tadi aku terlambat karena omma memaksaku untuk memotong rambutku dulu kesalon tapi aku tidak mau, karena kalau semakin terlambat pasti suho akan mengomeliku panjang lebar,,

“Jadi suho sering memarahimu??

“Sebenarnya semuanya tapi yang paling cerewet itu suho,,

“Sehun apa aku dan kau pernah bertemu sebelumnya secara tidak sengaja? Karena aku merasa tidak asing saat bersamamu”,, aku memberanikan diri bertanya padanya

“Kita sudah sampai”, dia tersenyum padaku yang masih melihatnya meminta jawaban…..

“Jawab aku, apa kita pernah bertemu? Karena aku merasa kau sangat mirip dengan seseorang??

“Memangnya aku mirip dengan siapa??

“Aku terdiam, kau mirip orang itu tapi aku sendiri tidak tau siapa dia”,, jawabku pasrah,,

“Sudahlah kau istirahat saja, besok kita harus kesekolah bukan,,

“Baiklah,, gumawo karena kau sudah mengantarku,,

“Setelah aku melihat suzy masuk kedalam rumahnya, baru aku pergi meninggalkan rumahnya,,

===============================

(sehun prov)

“Aku sedang menyantap sarapanku seperti biasa dengan omma dan appa,,

“Sehunie, nanti siang omma dan appa akan ke berangkat ke LA,, kau tidak apa – apa dirumah sendirikan?

“Kenapa mendadak sekali kalian pergi, dan kenapa kalian baru memberitauku sekarang?

“Mian chagi,, itu pun karena appamu diberitau mendadak oleh sekertarisnya,,

“Lalu kenapa omma juga harus ikut?

“Itu karena sekertaris jang tidak bisa ikut, jadi appa mengajak ommamu, agar nanti disana appa tidak terlalu sibuk mengurus semuanya sendiri,,

“Lalu berapa lama kalian disana??

“Mungkin hanya 1 minggu”,, jawab appa

“Kenapa lama sekali? Biasanya paling lama hanya 4 hari,,

“Sudahlah jangan seperti anak kecil begitu sehunie, ini kan hanya seminggu lagi pula omma sudah memberitau kim ahjussi dan lee Ahjumma untuk mengurus segala keperluanmu selama omma dan appa pergi,,

“Ya sudah,kalau begitu aku pergi sekolah dulu,, beritau aku kalau kalian sudah dibandara,,

**

*

“Ya sehun kenapa kau keliatan suntuk sekali dari tadi pagi sampai sekarang?? Kau tidak ingin makan sesuatu??” Jongin bertanya padaku

“Itu karena omma dan appa sekarang sedang dipesawat dan pergi ke LA,

“Bukannya itu sudah biasa?” Sekarang suho yang berbicara

“Tapi ini tujuannya ke LA dan aku ingi ikut,, mereka pergi mendadak dan baru memberitauku tadi pagi,,

“Ya sudah nanti aku menginap dirumahmu, jongin menawarkan diri

“Terserah kau saja,,,

==========================

(Author prov)

“Chagi kau yakin kalau tidak ingin ikut pergi dengan ku kepesta mark??

“Kau tau kan aku tidak suka pesta yang seperti itu minho,, kalian saja yang pergi, lagipula jiyeon nanti malam akan menginap dirumah dia mau mengerjakan tugas,,

“Kenapa kau tidak pernah mau kalau ku ajak pergi dengan teman – temanku?? Sudahlah percuma aku marah padamu, tidak ada gunanya juga,, nanti malam ku telpon”,, minho mengecup singkat bibir suzy dan pergi setelah mengantarnya pulang,,

**

“Suzy tidak ikut?? minho berbalik begitu mendengar seseorang berbicara dengannya dari belakang

“Eoh mark, seperti yang kau lihat sendiri aku datang kemari sendiri,,

“Baguslah, karena dia sudah menunggumu dari tadi, kubilang untuk menunggumu didalam siapa tau suzy ikut”, jelas mark pada minho,,

“Kalau begitu ayo aku ingin bertemu dengannya,,

**

“Chagiiiii,, kau sudah sampai,, yoja itu langsung memeluk minho dan menciumnya,, Ku pikir kau akan datang mengajak yojachinggumu yang sok polos itu,, kau tau aku sangat merindukanmu,,

“Aku juga meridukanmu”,, jawab minho sambil kembali mencium yoja yang bernama naeun itu semakin intens,, mark hanya bisa menggeleng melihat kelakuan sahabatnya, terkadang jika dia melihat suzy dia merasa iba, karena suzy yoja baik dan minho memperlakukannya seperti ini, terlebih dulu dia pernah menyukai suzy, tapi dia mengalah karena minho juga menyukainya,,

TBC,,

Hehehe ini sudah Chapter 3,, menurut kalian bagaimana??  🙂

12 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] SHE IS “10” (Perfect)-Chapter 3”

  1. Woaa minho minta di tinju nih sama sehun.. kurang apa coba suzy masih di selingkuhin.. udah sehun rebut aja si suzy. Ceritanya keren ditunggu banget next chapnya kekeke ^^

Tinggalkan Balasan ke amyya3 Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s