Last Generation [ Chapter 3 ] – by Christy Wu

last

Author             : Christy wu

Length            : Chaptered

Genre              : Romance, fantasy, School-life

Rating             : G

Cast                : krystal jung, Oh Sehun, Kim jongin

Disclaimer      : ff ini murni buatan saya sendiri dan belum pernah dipublikasikan dimanapun . jika ada kesamaan dengan alur cerita ff lain itu bukan suatu kesengajaan . ff ini juga terinspirasi dari berbagai novel fantasy yang pernah author baca. Untuk cast akan bermunculan seiring dengan cerita.

DON’T PLAGIAT AND SILENCE READERS

***

“Krystal bagaimana kalau yang ini saja “ Hanna menunjukkan jam tangan rolex keluaran terbaru dihadapan krystal. Dengan ogah – ogahan krystal hanya mengibaskan tangannya. “ ayahku sudah punya jam itu sebelum keluar dipasaran “

“ MWO” pekik Hanna membuat beberapa orang ditoko menatap mereka aneh, Hanna segera membungkuk dan meminta maaf pada orang – orang yang terganggu karenanya.

“ Tuan Jung jjang” Hanna menunjukkan kedua jempolnya entah untuk apa tapi tingkahnya itu membuat beberapa orang memandangnya sambil terkekeh geli, mungkin karena Hanna lucu atau tingkahnya yang berlebihan.” Berhenti melakukan hal yang aneh Park Hanna kau membuatku malu sebagai kakakmu” lelaki jangkung berambut coklat madu itu sedikit menoyor kepala adik kesayangannya dengan telunjuk, Hanna mencurutkan bibirnya lucu.

“ lalu kado apa yang akan kau berikan pada ayahmu Krys, kurasa Tuan Jung sudah memiliki semua benda yang ada disetiap toko”Krystal sedikit berfikir, mereka bertiga sejak 2 jam yang lalu berkeliling mall mencari hadiah ulang tahun untuk ayah Krystal. Mereka tidak mengira jika akan sesulit ini dari tahun sebelumnya, tahun lalu Krystal membuat sebuah lukisan untuk kado, tahun ini bukannya dia malas untuk membuat sesuatu untuk ayahnya hanya saja moodnya sedang tidak mendukung. Dan saat Krystal kerumah Jongin meminta saran tentang hadiah ternyata Jongin sedang pergi bersama orang tuanya. Untung Hanna mau menemaninya dan tidak disangka Chanyeol juga ikut mengantar, walaupun chanyeol dan Krystal jarang berkomunikasi tapi Krystal selalu merasa nyaman bersama Chanyeol karena entah mengapa ia seperti merasa dilindungi mungkin seperti ini rasanya memiliki seorang kakak laki – laki.

“ sepertinya kita bisa mencoba mencari sesuatu di toko barang antik, ayah penggemar barang antik. Mungkin ada barang bagus yang bisa kita beli “ Krystal menatap kakak beradik dihadapannya seperti menanyakan ‘ bagaimana pendapat kalian ?’

“ kurasa itu bisa dicoba, tapi ada yang tahu dimana tempat toko barang antik itu ?“ tanya Hanna.

“ sepertinya aku tahu, tapi kita harus makan siang aku tidak mau dikelilingi gadis – gadis yang kelaparan nantinya” chanyeol menarik tangan Krystal dan merangkul bahu Hanna keluar dari toko karena dia merasa risih semenjak tadi banyak laki – laki yang melirik nakal kearah kedua perempuan yang tidak lain Hanna dan Krystal yang ia anggap adikknya.

***

Setelah makan siang mereka melanjutkan pencarian ketempat rekomendasi Chanyeol yang ternyata tak jauh dari Dongdaemun yang bernama Seoul Folk Flea Market mungkin orang korea lebih sering menyebutnya Sinseoldong atau pasar loak. Setelah memarkirkan mobil di Dongdaemun kami mulai berjalan kaki menuju pasar loak karena ini akhir pekan jalanan pengunjung sedikit ramai dan Chanyeol benar – benar bekerja ekstra menjaga kedua gadis ini, seperti sekarang Chanyeol berjalan dibelakang Krystal dan Hanna seperti seorang bodyguard, kemudian ia akan menghalangi orang – orang yang menurutnya akan menyenggol atau tidak sengaja bersenggolan dengan memeluk kedua gadis ini. Dengan tubuh tinggi dan bahu yang lebar hal itu terasa mudah.

Mereka memasuki toko demi toko melihat berbagai macam barang dijual mulai dari TV hitam putih, uang jaman dahulu,sendok dan peralatan makan yang terbuat dari kuningan, ada lampu hias antik sampai piano dan gitar juga ada. “Ternyata barang – barang antik sangat menarik dan cantik pantas saja ayah sangat suka mengoleksinya “ batin Krystal.

“ bagaimana ? apa kau sudah menemukan apa yang kau cari “ Tanya Chanyeol masih berada dibelakang Krystal dan Hanna memasang mode waspada, entah mengapa aura disini membuatnya sesuatu dalam dirinya memanas dan menuntut waspada. Mungkin aura masa lalu dari barang antik dapat memicu adrenalin seseorang.

Krystal menggeleng tiba – tiba matanya melihat sebuah bros yang berbentuk seperti naga dengan hiasan rumit berwarna keemasan yang mencengkram sebuah permata berwarna merah dengan sok tahunya ia memperkirakan usia benda kuno itu seabad yang lalu. Perlahan, Krystal seperti terkesima seakan ada alunan lagu yang terdengar ditelinganya.

“ kau menyukai benda antik nona ?” dari dalam toko keluar seorang lelaki tua yang usianya mungkin sekitar 60 tahun. Rambutnya berwarna keabuan. Dan, tubuhnya sedikit gemuk. Hidungnya besar dan memakai kaca mata. Sepertinya pemilik toko barang antik.

Aku terdiam sejenak, menimang – nimang bros itu ditanganku lalu meletakkannya kembali pada tempatnya “ aku belum pernah melihat atau menyentuh benda antik. Tetapi ketika menyentuh benda ini aku terkesima, seperti mendengar sebuah irama yang . . . . . mempesona”

Jari telunjuk lelaki tua itu menunjuk Krystal “ itu adalah panggilan jiwa untuk mengenal lebih jauh. Membuatmu lebih tertarik untuk menelusuri riwayatnya. Membuatmu ingin tahu sejarah, bagaimana dan untuk apa benda antik itu dibuat”

Krystal menatapnya “ begitukah ? “ kepalaku menggeleng, tidak membenarkan perkataan lelaki tua itu.Lelaki itu menatapku lekat – lekat mengabaikan Hanna dan Chanyeol dan entah kenapa mereka menjadi diam dan suasana sedikit tegang.

Mulut lelaki itu mengerucut dan ia mengangguk dengan mantap. “ seperti kalungmu. Pasti itu kalung warisan turun temurun sejak zaman buyutmu terdahulu”

Sontak Krystal menyentuh liontin berukuran tidak terlalu kecil dengan ukiran matahari yang membingkai kristal berwarna merah darah yang sudah bertengger manis dilehernya sejak ia kecil ” ini bisa disebut benda antik? Entahlah. Aku tidak begitu tau apakah kalung ini adalah warisan dari kakek dan nenekku. Yang aku tahu kalung ini sudah kupakai sejak aku kecil jadi mungkin bukan abad yang anda maksud tuan “

“ untuk kebutuhan tertentu, semua jenis perhiasan dapat dimodifikasi ketika peradapan sudah semakin modern. Contohnya mata cincin untuk menyimpan bubuk mesiu atau sebagai stempel kerajaan, liontin kalung untuk menyimpan racun air, gelang untuk menyimpan pesan rahasia dan masih banyak lagi. Kau mungkin adalah sesorang yang terlahir untuk mengenali benda – benda antik hanya dengan menyentuhnya. Ada beberapa orang yang memang berbakat untuk itu.”

Krystal hanya terdiam mendengarkan semua ulasannya mengabaikan tujuan awalnya pergi kepasar loak ini. Bagi Krystal itu seperti mendengar cerita dari seseorang yang memang pernah hidup di abad – abad yang lalu. Lelaki tua itu mengulurkan tangannya mencoba lebih dekat melihat ukiran yang ada dikalung milik Krystal, belum sempat ia menyentuh kalung itu tangan kekar Chanyeol sudah menahannya dan menatap lelaki itu dengan kilatan mata yang berbeda dari manusia umumnya.

“ Maaf Tuan bukannya aku kurang ajar pada orang yang lebih tua tetapi menyentuh barang seorang gadis apalagi yang masih dikenakan gadis itu buka hal yang dianggap sopan juga “ Chanyeol mengatakan itu dengan dingin, rangangnya gemeletuk menahan amarah dengan sorot mata dingin dan tajam. Krystal akhirnya mengerjapkan matanya perlahan menyadari situasi yang tiba – tiba memburuk.

“ oppa lepaskan jangan membuat keributan “ bisik Hanna dengan sorot mata tak kalah tajam berbanding terbalik dengan suara sehalus sutranya. Chanyeol melespaskan cekalan tangannya dan menatap Krstal yang memandang bros ukiran naga yang tadi sempat mencuri perhatiannya.

“apa kau sudah menemukan yang kau cari “ tanya Chanyeol merubah nada suaranya menjadi lebih hangat. Krystal mengangguk “ kurasa aku mengambil bros ini, berapa harganya? “ Krystal memandang lelaki tua yang wajahnya masih menatap takut pada Chanyeol dan Hanna.

Lelaki tua itu memandang wajah Krystal lamat – lamat kemudian sedikit menghembuskan nafas sebelum menjawab “ ambil saja untukmu nona, mungkin benda itu sudah waktunya kembali pada garis keturunan aslinya setelah berkelana kesana – kemari “ kerutan didahi Krystal bertambah mendengar penuturan dari lelaki tua itu.

Hanna mengambil beberapa lembar uang dari dompetnya lalu segera meletakkanya pada meja dekat lelaki tua itu “ kami tidak terbiasa mendapatkan barang secara Cuma – Cuma jadi semoga uang ini cukup “ Hanna membungkukkan badannya kehadapan lelaki tua itu dan menarik Krystal pergi menyisakan Chanyeol disana yang masih menatap si lelaki tua itu dengan tatapan dingin dan wajah datar, ia membukukkan badan sebentar lalu kembali menegakkan tubuhnya dengan warna mata Chartreuse atau hijau kekuningan. Lelaki tua itu jelas masih ingat kalau warna mata Chanyeol tadinya adalah coklat kehitaman tetapi yang ia lihat saat ini membuatnya hampir saja terjatuh karena kaget utung saja lelaki tua itu berpegangan pada salah satu meja. Tanpa mempedulikan lelaki tua itu Chanyeol menyusul Krystal dan Hanna yang sudah menjauh setelah menormalkan matanya kembali dengan sekali kedipan.

“ sebenarnya siapa anak – anak itu ? “ gumam si lelaki tua masih menatap punggung Chanyeol yang semakin menjauh. “ mungkinkah mereka. . . keturunan ksatria yang hilang itu ? ternyata mereka masih ada “ seperti mendapatkan jackpot lelaki tua itu tersenyum lebar seakan sampai mencapai telinga melupakan ketakutan yang ia rasakan beberapa menit yang lalu.

***

Selama perjalan pulang hanya keheningan yang tercipta, mereka seakan tengah sibuk dengan pikirannya sendiri – sendiri. Chanyeol yang hanya diam fokus menyetir memperhatikan jalan, Hanna juga melakukan hal yang sama menatap kedepan sambil sesekali melirik Krystal dari kaca spion. Krystal sendiri tengah menatap keluar jendela seakan keheningan dalam mobil itu tidak mengganggunya sama sekali. Kini mobil Ferary putih itu telah berhenti depan halaman rumah Krystal.

“ terima kasih untuk hari ini kalian telah meluangkan waktu untuk menemaniku jalan – jalan “ ucap Krystal sebelum turun dari mobil.

“ tidak masalah kami senang menemanimu” Chanyeol memberikan senyum tulusnya seperti magnet membuat Krystal membalas senyuman itu pula.

“ jangan sungkan mengajak kami keluar Krys, we are always there for you princess” Hanna memberikan wink membuat Krystal semakin terkekeh.

“ baiklah terserah kalian, terima kasih tumpangannya” Krystal keluar dari mobil dan melambaikan tangan sebelum memasuki rumahnya. Hanna masih melambai dengan semangat sampai tubuh Krystal menghilang dibalik pintu rumah. Wajahnya kembali serius dengan menyisakan sedikit senyum.

“ apakah secepat itu ? “ Tanya Hanna retoris. “ bukankah ulang tahun Krystal masih beberapa bulan lagi “ Chanyeol menyandarkan kepalanya dikursi otaknya seakan dipaksa berfikir. “ sepertinya kita melupakan sesuatu “ Hanna menoleh pada kakaknya dengan dahi berkerut.

“ Krystal lebih istimewa dari apa yang kita bayangkan selama ini “ chanyeol memangdang rumah Krystal dan Jongin bergantian “ kita harus menjaga putri Krystal lebih ketat lagi setelah ini karena kekuatannya mungkin akan muncul lebih cepat, didalam tubuhnya mengalir darah suku terang dan suku gelap dengan kekuatan yang sangat dahsyat “

Hanna mengangguk membenarkan “ beberapa kali aku sempat melihat matanya berubah menjadi merah walau sebentar saat dia merasa marah atau khawatir, kekuatan yang dimiliki Putri Krystal masih belum jelas sebelum masa pentahbisannya”

“ yah dan kita harus menjaganya sampai ia genap berusia 17 tahun, ah tidak kurasa kita sudah terikat untuk menjaga mereka “ Chanyeol dan Hanna saling bertukar senyum tulus walau ia tahu ada tugas berat yang menantinya didepan.

***

Matahari sedang terbenam dan dedaunan bergemerisik diterpa angin. Krystal tidak memikirkan apa yang akan ia lakukan, ia hanya ingin bebas dan melakukan apapun begitu saja. Semua orang mengatakan jika rumahnya adalah ditempat ini namun hatinya seakan menuju tempat lain. Bayang – bayang memanjang membawanya makin dalam dan jauh kedalam hutan. Setelah melewati gerbang, pohon – pohon itu mulai bergerak, bergoyang diterpa angin yang tak terlihat – angin yang tak dapat dirasakan. Keringat dingin membasahi kulit Krystal, ia melangkah panjang dan mulai berlari melewati pepohonan. Tiba – tiba Krystal sampai di padang bunga, penglihatannya berderai menjadi ribuan cahaya terang. Dihadapannya terhampar mawar merah yang bertebaran dimana mata memandang sangat indah. Krystal terhenti saat melihat seseorang yang membelakanginya seperti sedang merangkai bunga, perempuan bergaun putih panjang hingga menyentuh rerumputan. Berkulit putih pucat dan berambut panjang sepinggul sedikit bergelombang berwarna coklat. Ditempatnya Krystal masih mematung memperhatikan hingga perempuan itu berbalik menghadapnya memberikan senyum yang begitu mempesona dan syarat akan kerinduan. Wajahnya cantik, bibir tipis berwarna merah, hidung mancung dan Krystal seakan melihat pantulan dirinya disana, ia merasa wajahnya mirip. Dirambutnya tersemat mahkota ditaburi berlian putih kecil dengan pusat berwarna merah. Perempuan itu perlahan berjalan mendekati Krystal dan memberikan bunga mawar rangkaiannya dengan senyum yang masih terpatri diwajah anggunnya. Krystal menerima bunga itu dengan ragu.

“ bukankah mawar merah itu cantik ? “ perempuan itu bertanya pada Krystal yang masih menciumi bunga mawar ditangannya, Krystal mengangguk “ ya, itu yang membuatku sangat menyukainya “

“ kau tahu bunga mawar mengajari kita banyak hal tentang kehidupan yang tidak pernah sempurna. Semua hal yang yang timbul dipikiran kita dan hidup kita seperti bunga mawar” Krystal mengerutkan dahinya memandang perempuan itu bingung hingga membuat perempuan itu terkekeh yang anehnya terdengar merdu ditelinga Krystal.

“ mawar bunga yang sangat elok dan menawan membuat semua orang ingin memetik dan memilikinya tapi akan ada saatnya ia gugur dan dilupakan itu mengajarkan kita jika didunia ini tidak ada yang abadi.” Perempuan itu mengusap suarai coklat Krystal lembut kemudian mengajak Krystal duduk direrumputan.

Krystal masih memandang perempuan dihadapannya ini dengan polos meninggalkan tatapan tajam yang biasa ia tunjukkan pada orang – orang. “ kau harus mengingat ini ma chery, mawar mengajarkan kita jangan menjadi orang yang lemah dan mudah terbawa perasaan dengan kesenangan dan keindahan dunia. Karena itu akan membawa kita kesuatu kehampaan yang pedih dan luka yang mendalam “ perempuan itu kembali masih tersenyum sambil merapikan anak rambut Krystal yang berantakan tetiup angin, lalu mengajak Krystal untuk bersandar dipundaknya, seperti terhipnotis Krystal menurut seakan terbuai dengan sentuhan itu “ jadilah perempuan yang mempunyai paras dan hati yang cantik, kepribadian yang anggun dan cerdas, jadilah perempuan yang kuat dan tegar seperti filosofi bunga mawar. Anakku Krystal “ perlahan Mata Krystal terpejam menerima sentuhan itu dan kesadaran mengembalikannya pada realita. Matanya mengerjap perlahan dan memandang sekitar. Ia masih dikamarnya, masih memakai pakaian yang ia kenalkan saat pergi bersama Chanyeol oppa dan Hanna. Krystal mengusap peluh yang ada diwajahnya dengan gerakan kasar saat menyadari. Kalau yang ia alami barusan hanya sebuah mimpu, mimpi yang terasa begitu nyata.

Siapa wanita yang dimimpinya.

***

yeeeaayy Last Generation sudah publish, terima kasih bagi readers semua yang mau meninggalkan komen di chapter kemarin. tanpa kritik kalian Christy gag berarti apa – apa *usap ingus*. ff ini bergenre fantasi – romance semoga semuanya bisa menikmati

HAPPY READING

Christy Wu

XOXO

58 tanggapan untuk “Last Generation [ Chapter 3 ] – by Christy Wu”

  1. Walaupun aku belum tau secara pasti siapa cast utama prianya , tapi perkiraanku kayaknya Sehun , karena Krystal sama dia sama-sama dari kerajaan begitu lah , tpi kan ini FF kaistal ? Ahh , molla

  2. okke kk makin kesini makin paham kk, nemu titik terang wkkwkw walopun blm semuanya tp setidaknya ada pertanyaan yg uda kejawab.. asiikk bgt bacanya, hihihi..
    ohh kk siapa yg ada dimimpi krystal tadi.. ?? ibunya sehun kah.. ?? masa iya sihh..?? tp knpa aku mikirnya gtu yaa..
    trs aku kira yeol hanna tu manusia biasa lohh ehh ternytaaaa..mereka penjaganya krystal tohhh.. okkeokeee, eh kk kira” kpn yaa si krys sehun ketemu..??

  3. Jangan2 kai yang pergi sama sehun itu beneran jongin? Abis mau diajak pergi sama krys dianya lagi pergi sama ortunya kan. Hehe masi kepo sama kai nii

  4. aduh critanya tmbh bkin pnasaran kak…
    jadi chanyeol sma hanna itu pengawal ato gmna sih? trus krystal itu putri? apa nanti ada hubungannya sma sehun? trus itu tdi ibunya krystal? wah makin pnasaran lnjut baca lagk kepp writing n fighting

  5. Okayy.. sekarang aku mulai agak tahu maksudnya!! Krystal ntu keturunan yang hilangkan? Lalu si chanyeol ma Hanna mereka yang disuruh nge jaga krystal kan? Terusssss.. sehun ma krystal kapan ketemunya?? Lalu,,, jong in ntu disini sebagai apa? Kenapa dari gerak gerik chanyeol ma hanna kelihatan kalo mereka disuruh nge jaga jongin ma krystal? Cusss aja dehh. Next chap

  6. Sedikit ada pencerahan sih siapa krystal sebenernya, jadi krystal keturunan dari generasi yg hilang itu. Terus chanyeol-hanna adalah orang yg disuruh ngejagain krystal. Sedikit demi sedikit udah mulai terbuka sih rahasianya 🙂 tapi wanita yg dateng ke mimpi krystal siapa? Atau jangan” dia ibu kandungnya krystal dan salah satu generasi yg hilang itu ya? Lanjut baca aja deh kak 😀

  7. itu… ibunya krystal yang asli? kalo bener ibunya krystal sm ibunya sehun temenan trus trjadi sesuatu sm ibunya krystal yg disebabin orang lain terus ibunya sehun punya dendam sm orang itu mungkin? mau lnjut baca lagi ya kak

  8. Wah ceritanya seru. Maaf mba baru komen soalnya aku baru baca pertamanya aku agak bingung, tapi setelah baca aku baru *ngeh. Tapi over all bagus, lanjutin mba. Semoga aja ngak ada hambatan buat sestal.

  9. apa mungkin sebenernya itu hanna sama chanyeol itu bertugas jaga krystal sampe krystal umur 17 tahun? dan sebenernya itu krystal itu satu ehmm dunia sama sehun gitu? dan apa jongin juga jadi kai?

  10. Pasti ibunya sehun benci sama keturunan krystal kan? Trs sebenernya sehun sama krystal manusia bukan? Chanyeol sama hanna siapa? Aduh makin greget ceritanya…

  11. Ada apa sma Kalung Krystal dn lagi add y aneh sma Chanyeol Hana mrka kok blng Putri sma Krystal??? Wahhhh mkin ksni mkin bkin penasaran ajj ne crtnya….. Bnyak knp nya yh Dn mkin menarik…. Typo nya udh lumayan abis hehhehehe seruuuuuuu….. Penasaran sma keterkaitan mimpi Sehun sma Krystal dn siapa perempuan y bilng Ma Cheri akhhh kahhhh aq penasarannnn pengen rmpungin baca nyaaaa hhehehheeheh

  12. Wah keren bgt, tp msh bingung sm castnya jongin, jongin itu sendiri sm kai sendiri gt ya kak?? Overall bagus kok. Selalu semagat kak, see you chap depan

    1. yup chanyeol sama hanna hampir sama kayak krystal. Jadwal post aq sabtu sama senin dear. Ff ini pasti dipublish di hari itu

      2015-10-21 8.39 GMT+07.00, EXO FanFiction Indonesia

  13. Maaf ya thor aku ngebut bacanya dri part 1 sampe 3. Komen disini aja gpp kan 😀 pertamnya emang gak ngerti sih tpi lama” jadi ngerti sedikit. Berarti love line nya ntar cinta segi tiga ya thor. Berharapnya sih kaistal tpi sestal juga gpp kok 😀

  14. Woaa jadi beneran ternyata krystal si suku terang mata merah walopun ada campuran suku gelap. Seru2!! Makin bikin penasaran sama latar belakang hidupnya krystal ditunggu banget next chapnya kekeke ^^

  15. ooh jdi hanna dan chanyeol itu penjaganya krystal..
    trus apa si jongin sama sprti mrka?
    jgn2 itu ibunya krystal dizaman dlu 😀
    aku udah mulai rada ngerti sama jln ceritanya ^^

    lanjuuut chinguu 😉

  16. fix kak christy di chapter ini,aku lumayan paham,yah walaupun gak paham2 amat sih kekekekek 😀 kak publish nya cepet banget kak hihihi 😉

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s