Last Generation [ Chapter 1 ] – By Christy Wu

last

Author             : Christy wu

Length            : Chaptered

Genre              : Romance, fantasy, School-life

Rating             : G

Cast                : krystal jung, Oh Sehun, Kim jongin

Disclaimer      : ff ini murni buatan saya sendiri dan belum pernah dipublikasikan dimanapun .beberapa nama yang ada terinspirasi dari  novel yang author baca dan ff lainnya . Untuk cast akan bermunculan seiring dengan cerita.

***

Usiaku hampir 17 tahun beberapa bulan lagi dan aku masih sering bermimpi tentang seorang lelaki yang terus meneror mimpi – mimpiku. Entah apakah meneror adalah kata yang cocok bila nyatanya aku menikmati setiap mimpi yang kulalui dengannya, seingatku aku tak pernah takut saat terjaga. Jadi, ketika mimpi itu datang tahun demi tahun, masing – masing tampak jelas dari pada sebelumnya, ku genggam mereka kuat – kuat seperti seperti penerjun payung mencengkram permukaan tali parasutnya dan tidak akan ku biarkan siapapun merenggutnya dariku. Yes, this is my dream.

Mungkin aku tidak mengingat seluruh mimpiku saat bangun tidur tapi aku tahu persis kapan saatnya aku akan bermimpi. Kepalaku terasa berputar, seolah kumbang – kumbang kecil bergerak lincah disekujur tubuhku. Kegelapan dibalik kelopak mataku berubah menjadi kabut. Sudah kucoba menarik diri dari pada detik itu tapi tidak ada gunanya, aku malah terperosok kedalam udara pekat dan keluar pada ujung lain, memasuki dunia yang tak kukenal tapi aku merasa akrab.

Malam ini kabut mulai menghilang dan pemuda itu muncul dengan kemeja putih pas badan dan celana kain hitam. Aku tengah berbaring di padang bunga dan dikepung oleh hutan belantara. Bisa kudengar suara TV yang memudar di kejauh- jauhan, sampai hanya bunyi – bunyian dari bunga yang Saling bergesekan mengisi udara.

Dia tiba – tiba saja ada disisiku dengan ketampanan yang tak dapat dilukiskan dengan kata – kata. Rambut gelapnya yang berantakan tertiup angin, mata tajamnya yang mengunci mataku setiap kali bertemu, rahangnya yang lancip, pernah aku mencoba melukisnya dikelas seni tapi aku tidak dapat menangkap kesempurnaannya karena saat aku terjaga wajahnya akan ikut lenyap bersama mimpi. Jemari dingin itu membelai surai coklatku lembut membuatku terlena pada sentuhannya hingga memejamkan mata, dapat kurasakan material lembut menyentuh keningku aahh bibirnya tipisnya yang menggoda mengecupi setiap inci wajahku dengan lembut. Aroma anyelir menyeruak dari tubuhnya benar – benar menjadikan candu untukku.

Mata birunya menggelap, mengungkapkan kerinduan yang mendalam tanpa suara, dia menarikku memaksaku bangkit berdiri. Dia ingin aku ikut dengannya melarikan diri, entah dari apa. Kami mencoba berjalan jauh kedalam hutan dan terseat beberapa kali berharap kami akan tersesat selamanya, bersama. Itu yang dia mau dan yang kubutuhkan. Namun selalu gagal. Pada akhirnya kami akan kembali lagi dipadang bunga.

Malam ini, aku cukup puas dengan berbaring dilengannya, merebahkan diri di rumput empuk dan memandang langit. Jari kami saling terjalin dan saling tersenyum tulus satu sama lain. Ada tahun – tahun saat kami jarang bertemu tapi akhir – akhir ini kebersamaan kami semakin intens. Ada banyak hal yang ingin kuketahui. Kenapa aku hanya memimpikan pemuda itu saat aku membutuhkannya? Apakah aku tidak waras? Namun, aku tidak bertanya, aku takut. Aku ingin dia nyata, mungkin tinggal beberapa bulan lagi, mungkin setahun dan aku akan memutuskan ikatan aneh bin ajaib ini. Aku tidak sanggup kehilangan senyumnya, kumohon jangan dulu, atau bibirnya yang selalu mebelai setiap inci dari wajahku. Selama ini kebisuannya tidak pernah mengganggu tapi malam ini aku ingin satu kata dari bibir tipisnya. Namaku. Aku ingin dia memanggil namaku. Krystal .

Kalau saja dia berbicara padaku mungkin aku bisa mengingat segala tentang dirinya.

***

Rumah yang berdiri kokoh bak istanah ini tampak begitu hening seperti biasanya. Bangunan yang didominasi warna putih itu memiliki halaman depan rumah yang sangat luas, ditumbuhi oleh ratusan mawar merah dan beberapa pohon akasia yang terawat. Dibagian tepi rumah terdapat garasi yang berisi beberapa mobil mewah yang terparkir rapi didalamnya. Sementara itu didalam rumah terdapat beberapa guci besar, lukisan – lukisan abstrak dan beberapa foto keluarga yang menghias setiap sudut rumah. Namun ditengan keheningan itu ada nuansa hangat terasa jelas dari ruang makan.

Seperti pagi – pagi sebelumnya keluarga Jung selalu menjalani sesi sarapan besama, ada tuan Jung yang duduk di kursi utama serta nyonya Jung dan Krystal yang duduk di kursi meja masing – masing. Semua maid keluar dari ruangan setelah selesai mengerjakan tugas mereka untuk sang tuan rumah. Tak lama tuan Jung mulai bersuara.

“ krys bagaimana sekolahmu ? “ tanya tuang jung yang mengenakan setelan biru dongker rapi setelah menyesap teh sambil menatap putri sematawayangnya. “ ada masalah atau kau membutuhkan sesuatu? Mobil baru mungkin ? “

Krystal tersenyum tipis “ aku baik – baik saja ayah, aku tidak memerlukannya. Mobilku masih layak untuk kupakai “. Nyonya Jung yang tampak cantik dengan dress putih mewahnya ikut menyunggingkan senyum tipis pada ayah dan anak yang sangat ia sayangi.

“ baiklah, padahal ayah benar – benar ingin membelikannya kalau kau mau “ tuan Jung terlihat kecewa membuat nyonya jung terkekeh. “ sayang sudahlah seharusnya kau bangga pada anakmu yang bisa bersyukur dengan apa yang ia punya dan tentunya bisa berhemat, tidak sepertimu yang terus boros membeli benda – benda antik. Kau pikir aku tidak tahu ? “ tuan Jung menggaruk tengkuknya sambil menampakkan senyum kikuk. Senyuman masih terpajang di wajah nyonya Jung yoona, wajahnya yang ramah dan murah senyum membuatnya tak terlihat menua sedikitpun walau sudah menginjak usia kepala empat.

“ maafkan aku sayang tidak membicarakan dulu kepadamu, aku benar – benar minta maaf “ sesal tuan Jung sambil mengeluarkan puppy eyesnya. Nyonya Jung segera mengibas – ngibaskan tangannya “ aahh hentikan ekspresimu itu sayang, apa kau tidak malu pada anakmu huh “.

Krystal terus memakan sarapannya sambil tersenyum memandangi kedua orang tuanya, ya dia sangat suka memandang kedua orang tuanya. Ayahnya sangat tampan diusianya yang sekarang sudah tidak muda lagi, ibunya juga cantik dan semua orang menyukainya. Tapi semua orang berkata kalau dirinya sama sekali tidak mirip dengan kedua orang tuanya, bukannya tidak cantik.

Sekedar menggambarkan saja aku mempunyai tinggi 165 cm dengan berat ideal 45kg, mungkin ini sedikit kesamaanku dan ibu. Checklis

Rambutku panjang berwarna kecoklatan, ini juga mirip seperti ibuku. Checklis

Hidungku mancung, bibirku tipis dan berwarna merah, kulitku putih pucat, sepertinya aku mendapat gen yang rata dari ayah dan ibuku karena keduanya berhidung mancung dan berbibir tipis. Checklis

Mataku tidak terlalu sipit atau bulat dan terkesan tajam dan mengintimidasi, sangat berbeda dengan mata ibuku yang melengkung seperti bulan sabit saat tersenyum dan memancarkan kehatan siapapun yang menatapnya. Coret dari checklis.

Wajahku half-Britist half-Asia, berbeda dengan wajah kedua orang tuaku yang pure Asia, coret dari checklis.

Aku fasih menguasai bahasa Korea, China, Inggris, Prancis dan sedang mendalami bahasa Yunani saat ini, aku mempunyai ketertarikan pada berbagai bahasa sedangkan kedua orang tuaku, tidak sama sekali. Coret dari checklis.

Mungkin cukup aku menggambarkan sedikit kemiripan dan masih banyak lagi perbedaan yang kadang membuatku ragu kalau aku ini anak mereka atau bukan. Ahh hentikan yang jelas aku bahagia mendapat orang tua seperti mereka terlepas dari mirip atau tidak toh di kartu keluarga aku tetap Krystal Jung anak dari Jung Daehyun dan Jung Yoona. Itu sudah cukup.

“ Krystal sayang “ aku segera tersadar dari lamunanku saat suara halus ibu dan ayah menyapa pendengaran dan sekarang menatapku dengan khawatir. Ibu bangkit dari kusinya dan menghampiriku dengan segelas susu ditangannya “ krys minumlah “ aku menurut dan meminum susu itu perlahan. Ibu membelai rambutku yang kini terurai hampir mencapai pinggul. “ sayang apakah kau punya masalah ? apa yang membuatmu melamun pagi – pagi? “

“ apa kau berubah pikiran tentang tawaran ayah mengenai mobil baru itu. Ah tidak usah khawatir ayah akan membelikanmu seka-“

“ tidak ayah bukan itu “ seketika wajah tuanjung kecewa dan meletakan lagi ponselnya, urung untuk menelfon dealer mobil. “ padahal kukira karena itu” gerutunya lucu yang berhasil menciptakan lengkungan tipis bibir krystal.

“ cha aku tahu “ suara nyonya jung membuat keduanya terperanjat kaget. “ pasti kau sedang ada masalah dengan pacarmu. Benarkan – benarkan, aahh ternyata anak ibu sudah dewasa sekarang” nyonya Jung mencubit gemas kedua pipi krystal.

“ ibu hentikan aku tidak punya pacar “ krystal melepaskan cubitan ibunya yang membuat pipinya merah seperti tomat.

“ benarkah, kau pasti berbohong. Mana mungkin anak ibu yang cantik ini tidak mempunyai kekasih “

“ anak ayah ini sangat cantik, namja yang ada disekolahmu sakit mata semua ya hingga tidak menyadari ada bidadari yang sangat cantik ini” krystal menghembuskan nafasnya jengah sambil memutar bola matanya.

Bukannya tidak menyadari atau krystal yang tidak menarik tetapi tidak ada yang benar – benar berani mendekati seorang Krystal Jung yang dijuluki Ice Princess, bahkan disekolah krystal hanya mempunyai dua orang teman yang mungkin bisa dikatakan sahabat bagi krystal.

“ berhenti mengatakan hal yang aneh, ayah ibu aku berangkat “ krystal mencium pipi kedua orang tuanya. “ doakan tes kimiaku hari ini mendapat nilai yang memuasakan” ucap krystal sebelum benar – benar pergi.

“ oh jadi karena ada tes ia jadi melamun seperti itu, padahal saat olimpiade dia biasa saja. Dasar anak nakal ” tuan Jung memandang jejak kepergian anaknya dengan senyum tipis beserta istrinya.

***

Krystal mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, membuka jendela mobil sambil menikmata sinar matahari pagi yang hangat. Mobilnya meluncur menghempaskan dedaunan kering yang berjatuhan ditepi jalan. Setelah berbelok Krysral memasuki kawasan sekolah Kyunghe High School. Setelah memarkirkan mobil krystal tidak lekas masuk, ia memilih memejamkan mata menikmati cahaya matahari pagi sambil bersandar pada sisi mobil, matahari pagi yang seolah menyapanya dan membelai kulitnya lembut, mungkin orang – orang memandang krystal aneh disaat tertentu, yah saat kebanyakan orang akan menyipitkan matanya saat bertatapan dengan matahari tapi berbeda dengan krystal yang dapat memandang matahari dengan matanya tanpa menyipit atau silau, seakan kornea matanya sudah dilapisi oleh lensa hitam.

“ hey nona es batu, kurasa waktu berjemurmu sudah cukup. Sebentar lagi bel masuk akan berbunyi. Kau tidak takut meleleh huh berjemur terus dibawah matahari” suara menyebalkan itu mengusik pendengaran krystal membuatnya membuka mata dan menyilangkan tangannya didepan dada.

“ heii blacky kukira kau iri karena kau tidak bisa berjemur sepertiku mengingat kulitmu yang sudah permanen hitamnya sejak lahir” balas krystal dengan nada dingin yang kental disetiap suku katanya dan jangan lupa wajah datarnya. Benar – benart ice princess.

“ ais sudah kubilang jangan memanggilku dengan blacky krys, itu benar – benar buruk. Dan kau benar – benar menyakiti hatiku “ pemuda itu menarik tangan krystal dan meletakkannya pada permukaan dada sambil menampakkan raut wajah sedih.

“ berhenti memasang wajah yang menyebalkan itu jongin kau seperti anak anjing yang kehilangan induk” krystal menarik tangannya yang menyentuh dada jongin dan melenggang pergi begitu saja diikuti jongin dibelakangnya. Tanpa sungkan jongin melingkarkan lengannya dibahu krystal seakan hal itu sudah biasa, walaupun itu sering mereka lakukan tapi tetap saja sepanjang koridor mereka akan menjadi tontonan.

“ krys hari ini aku akan ada pertandingan basket diluar sekolah jadi bisa aku pinjam catatanmu nanti”

“ ya terserah, semaumu saja jong”jongin semakin tersenyum lebar mendengar jawaban krystal dan dengan gemas ia mencubit kedua pipi krystal tanpa berfikir apa akibat yang akan dia dapat kemudian. Secepat kilat krystal menangkis tangannya dan memukul perutnya tapi berhasil Jongin tangkis. Tak kehabisan akal krystal menendang tulang kering jongin yang membuat pemuda itu mengaduh kesakitan.

“ rasakan” desis krystal dingin sambil mengusap pipinya yang memerah, jongin sempat akan protes hingga suara seseorang mengintrupsi kegiatan keduanya.

“ yaakkk apa yang kalian lakukan disini dan tidak segera masuk kelas eoh, kalian tidak lihat jam ?sebentar lagi bel masuk akan berbunyi “ suara cempreng seorang gadis, semua orang disekolah ini pasti tahu tidak ada orang lain yang bisa memisahkan perdebatan krystal dan jongin selain Park Hanna. Yah tidak ada walau guru sekalipun, Hanna adalah gadis yang ceria, cerewet dan sangat pengertian pada orang – orang sekitarnya, adik dari Park Chanyeol ini disukai banyak orang. Sifatnya yang murah senyum sama seperti kakaknya sang leader tim baskep kebanggaan sekolah yang notabene adalah sunbae dari jongin.

“ kami juga akan masuk dari tadi tapi krystal menendang kakiku” bela jongin.

“ kalau kau tidak mencubit pipiku, aku juga tidak akan menendang kakimu bodoh” desis krystal dengan wajah datarnya yang tetap cantik.

“ ah sudah aku tidak mau mendengar alasan apa – apa dari kalian berdua. Krys kau tidak boleh memakai keahlian taekwondomu sembarangan. Itu bisa mencederai orang “ seperti seorang guru Hanna memarahi krystal dan disetujui jongin dengan mengangguk – anggukan kepalanya. Krystal hanya memutar bola matanya malas mendengarkan temannya ini mengomel sudah menjadi keseharian buatnya jadi kupingnya sudah kebal.

“ kau dengar sendiri kan da-“

“ kau juga” Hanna menunjuk pada hidung jongin yang tidak terlalu mancung itu lalu menekan – nekannya dengan sebal “ jangan mencubit pipi orang sembarangan dan astaga aku benci mengatakan kalau absensimu minggu ini banyak sekali jong, aku sudah meminta izin pada kakakku kalau minggu depan kau harus libur dari latihan dan mengejar ketinggalan nilaimu. Dan aku tidak menerima PENOLAKAN “ Hanna mengatakannya dengan satu tarikan nafas dan penekanan di akhir. Benar – benar tidak bisa membuat jongin untuk sekedar protes. Apakah aku sudah bilang kalau hanya seorang Park Hanna yang bisa mengatur dua spesies aneh ini. Mungkin bisa dibilang mereka bertiga yang spesies aneh dan menggoda disekolah itu.

Pada awal masuk Kyunghe High School krystal tidak terlalu memikirkan atau mencari teman karena dia merasa setiap orang yang mendekatinya hanya akan mencari keuntungan saja dengan menatap wajah mereka satu persatu. Dari awal masuk Krystal selalu bersama Jongin, bukan karena keinginan Krystal juga Jongin didekatnya. Dengan alasan konyol yang serupa Jongin mengatakan kalu dia merasa tidak nyaman untuk berinteraksi dengan orang baru padahal jongin adalah anak yang mudah bergaul, dan krystal bukan orang bodoh yang tidak tahu kalau jongin tidak ingin ia kesepian . Jongin memilih bersama krystal tetangga dan sahabat kecilnya kemanapun ia pergi. Mereka hanya berdua hingga seorang Park Hanna datang ditengah – tengah mereka dan membuat hidup mereka makin berwarna dengan keceriaan yang dibawa Hanna. Hingga saat itu Jongin mulai mebuka diri pada dunia luar berteman dengan kakak Hanna dan menjadi anggota tim basket kebanggaan sekolah tanpa takut krystal kesepian karena akan ada Hanna yang menemaninya. Jadilah mereka bertiga spesies aneh yang selalu mengharumkan nama sekolah dengan segudang prestasi. Hanna yang selalu memenangkan lomba musik seperti lomba piano, biola dan menyanyi tak ketinggalan dibidang akademik ia memenangkan olimpiade matematika di Amerika bulan lalu. Kim jongin atlet basket yang selalu membawa pulang mendali kemenangan bagi sekolah dan juga sering memenangkan lomba dance antar sekolah atau tingkat nasional. Krystal sendiri adalah atlet taekwondo wanita satu – satunya yang membawa kemenangan sekolahnya ditingkat internasional dan dibidang akademik ia sangat jenius pada pelajaran kimia dan fisika hingga menggondol beberapa piala di tiap olimpiade.

Apakah aku terlalu banyak menceritakan mereka

Dan beginilah keseharian seorang krystal jung. Hanna dengan tanpa belas kasihan menarik telinga jongin dan tangan Krystal memasuki kelas. Membuat semua orang dikoridor tertawa melihat tingkah tiga serangkai itu. Krystal mengulas senyum tipis, bahkan sangat tipis hingga tidak ada yang tahu kalau dia tersenyum.

***

Other place

Other dimension

Setelah kabut menghilang perlahan aku melihat gadis itu tengah berbaring dipadang bunga dalam gaun putih tipis. Dia menatapku, tatapan mata yang tajam, cantik dan mempesona. Apakah salah jika aku menggambarkannya dengan kata sexy. Tanpa mengulur banyak waktu aku menghampirinya, ia sedikit kaget saat aku sudah disampingnya. Mata merahnya berkilau cantik tanganku tak bisa kutahan lagi untuk tak menyentuhnya. Ia memejamkan mata menikmati sentuhan yang sepertinya sangat ia rindukan, seakan tak cukup aku menciumi setiapinci dari wajah eloknya. Apakah aku lancang, aku benar – benar tidak perduli yang penting saat ini rasa rinduku terobati. Saat kami merebah disana, siang dan malam berlalu cepat. Satu menit matahari menghangatkanku, menit berikutnya bintang – bintang menimpanya dengan warna cerah keperakan. Kelopak bunga mekar dan menguncup. Burung – buruing bernyanyi. Burung hantu memekik. Gadis itu berbalik dan menyandarkan kepalanya didadaku. Kulingkarkan lengan ditubuhnya – pelukan perlindungan – dan menariknya mendekat, tetapi tak pernah cukup dekat. Dia adalah penghiburku tapi berada disisinya ibarat menggenggam pasir yang terus menyelinap disela – sela jariku. Waktu berlalu begitu saja dan aku tak tau mengapa.

Kegelapan menurunkan tirainya dan mimpi ini terasa semakin dingin, hutan mulai menyeramkan. Wajahnya menunjukkan ingin sesuatu, mulutnya terbuka, berusaha bicara namun tak ada kata yang keluar. Sejurus kemudia tanah yang kami singgahi terasa bergetar membuat jarak antara aku dan gadis itu. Dia tidak bisa menggapaiku, aku terhempas kembali dalam kesadaran, terengah – engah melawan jantung yang berdegup kencang. Kusingkap rambut yang menutupi mata dan aku mendapati Tuan Wily sedang memandangku dengan tatapan murka. “ Gawat aku ketiduran saat pelajarannya” batinku sambil berusaha bersikap acuh.

“ Anda tertidur lagi dikelas saya Pangeran Rouler “ Tuan Wily menatapku masih dengan tatapan murkanya.

“ Maaf, tidak akan kuulangi lagi, anda bisa melanjutkan pelajarannya lagi “

“ Apakah anda pikir semudah itu pangeran, baginda sudah menurunkan perintah jika anda melanggar peraturan lagi-“

“ peraturan seperti apa lagi yang dibuat daddy, aku tidak menyelinap pergi dan duduk mengikuti pelajaran anda Tuan Will” aku menyelanya. Sungguh aku bosan mendengar peraturan – peratuiran yang daddy buat.

“ Anda tertidur Pangeran “

“ Tapi jika dad tidak tahu tidak masalah kan, jangan pernah membantah  jadi cepat lanjutkan pelajarannya saja”

“ Siapa bilang Dad tidak tahu Sehun Rouler”

***

semoga para readers suka dengan ff fantasy buatan Christy  yang agak bosenin ini, semoga bahasanya gag bikin kalian bingung dan malas baca. kalau kalian mau tanya – tanya atau lebih deket lagi sama Christy bisa chat lewat twitter @nuna_angelina.

salam sayang Christy Wu

XOXO

54 tanggapan untuk “Last Generation [ Chapter 1 ] – By Christy Wu”

  1. Halo aku reader baru , annyeong !!! Aku suka sama FF ini , dan ini FF pertama yang aku baca di Kaistal FF , Semoga bisa jadi langganan . Oh yah untuk FF ini , aku bingung sebenarnya siapa yang jadi cast utama pria nya ? Jongin atau Sehun ??

  2. hiii kk author, boleh ijin baca ff ini..?? mungkin aku telat pke bgt.. publishnya uda thn” kmren tp aku baru baca di th 2017 gapapa yaa kk yaa, iseng” cari ehh nemu ff inii.. jadii tlng diijinin ya kk buat baca, soalnya tertarik bgt..

  3. hay sy readers baru nih. ijin bc y.
    oh ffx bagus. hax sy blm trllu mngerti sih. alx bru chap 1. jd ku nw lnjt bc chap slnjutx.

  4. hai hai kak kenalin reader baru disini, mau sedikit review tntng critanya, critanya bagus mngkin ini masih awal jdi blum tau gimana alurnya okedeh kak aku pnggil kaka aja ya 😀 keep writing n fighting 🙂

  5. Lanjutin yg ceye itu, ternyata main cast nya sehun tp gpp deh aku suka genre fantasy soalnya telat banget si aku bacanya. Kayanya ceye bakal sedikit nih kebagiannya hehe. Bahasanya agak berat hehe

  6. Hai kak!! aku readers baru nihhh. salam kenal ya kak 😀 aku gak sengaja search ff exo yang genre nya fantasy, eeehhh. nemu ini ff .. Hellooo. aku kemana aja ya ampe baru liat ni ff 😀 Mmm.. btw, itu krystal sama sehun ketemu nya cuma dalam mimpi? di kenyataan nya mereka bakal ketemu kan? terusss, itu sehun jadi seorang pangerann, maksudnya ia ada di kerajaan mna? huh, aku penasaran . ya udah aku langsung baca next chap nya aja yaa . hhhaa:D see you :*

  7. Lagi search ff yang cast-nya krystal, eh nemu ff ini deh 😀 Hehehehe
    Wah… Aku bener” kudet karena ketinggalan ff sebagus ini 😦 😥
    Jadi sehun-krystal ketemunya cuma dimimpi aja ya? Terus mereka beda dimensi juga? Wah… Kayaknya bakalan seru ini mah 😀 berhubung udah sampe chapter 16 jadi lanjut baca aja deh kak. Oh ya kak, aku 98 line. Salam kenal sebelumnya ({})

  8. bagus kak…. rasnya kalo lagi cari ff terus nemu yg sreg di hati itu bner” luar biasa.. *-abaikan

    itu sehunnya pangeran? pangeran mana? pangeran hatiku ya *-awasntarguabegalpus

    yaudah ya kak mau lnjut baca

  9. Dari bahasa dan ceritanya aku suka. Cerita ini menarik, apalagi disini juga mengusung genre fantasy. Tapi tanda bacanya tolong diperbaiki unni

  10. Akhhhhhh……gk slah loh aq baca2 koment tmn2 y baca FF km y Hana Problem aq pkir awalny itu oneshoot tp ternayta itu side story woahhhhhh aq seneng nya mnta ampun loh ….
    ternyata FF induknya udh jauh bnget apa aq ketinggalan bnyak yh uhuhi…..jrng bka WP me jg sihhh jd bnyak ktinggalan…. Akhhh skli lg aq ijin nerus baca yh….. Aq suka crtnya menarik … Si Kristal mimpin siapa itu pangeran2 jd mrka hdup d dunia apa yh????? Konsep crtnya keren gk kacngan aq suka bnget kakak…….

  11. Wah critanya keren bgt, koreksinya di typo msh ada dikit kak, but overall amazing buat awal chap ini, oke dech see you on next chap

  12. yeheeeettt jd ini ceritanya gmn yaahh semi semi fantasy gitu lah, awalnya agak bingung baca diawal krn bahasa mimpinya agak berat tp lambat laun ngerti keren keren *kenalinnewreaders *gkadaygtanya hihihi

  13. Wow suka ff nya bagus
    Awalnya sih ga ngerti,eh udh baca smpai akhir bru deh ngerti….
    Jdi critanya ttg 2 org yg mmpinya trhubung? Bner ga sih???

    NEXT…

    1. Bagian yang atas kak,serasa kaya mimpi atau gimana lah itu kak,bingung juga aku mendeskripsikannya kekekek 😀

    2. kalau atas sendiri itu ada didunia mimpi, kan ada bagian yang tertulis . ‘ aku memang tidak mengingat keseluruhan mimpiku saat terbangun tapi aku tahu saat akan bermimpi, kepalaku semakin berat , kumbang2 bergerak cepat diseluruh tubuhku ‘

      itu udah jd clue kalau krystal sedang memasuki dunia mimpi

      2015-10-13 6.26 GMT+07.00, EXO FanFiction Indonesia

  14. Aku suka,, karena main castnya yg aku suka semua, sehun sm krystal,
    Kalo sehun sm krystal beda dimensi jd mereka gk bkln bs ketemu didunia nyata dong kecuali dunia mimpi??
    Ini yg buat aku agak2 kecewa 😥

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s