[LAY BIRTHDAY PROJECT] DUMB DUMB VER. 1 — IRISH’s story

irish-dumb-dumb irish-dumb-dumb-ver-1-banner

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

ZHANG YIXING VER.

Punya kekasih cantik itu… memang sangat menyenangkan. Dan semua orang mengakui bahwa Joohyun, gadisku, adalah seorang gadis sempurna. Bagaimana tidak? Ia punya wajah bak bidadari.

Dia juga punya atittude yang sangat baik, sepertinya Joohyun dulunya pernah mengikuti kelas pelatihan kepribadian, atau sejenisnya.

Karena Ia sangat sempurna, sungguh sulit bagiku untuk mendapatkannya. Sayang sekali beberapa hari lalu kami sempat bertengkar karena kecemburuanku pada Wu Yifan, seorang yang dulu dekat dengannya.

Tentu saja kami sudah berbaikan. Buktinya saja, sekarang aku dan Joohyun tengah bermesraan.

“Aish, Yixing-ah, hentikan…”, ucap Joohyun saat aku menggelitiki pinggangnya, wajah cantiknya bersemu merah karena geli.

“Joohyun-ah, apa Eomma dan Appa mu dulu pernah ke khayangan?”, tanyaku membuat Joohyun menatapku.

“Eh? Memangnya kenapa?”

“Ah, setiap aku melihat wajahmu aku merasa melihat wajah seorang bidadari.”, Joohyun tertawa pelan mendengar ucapanku, sekarang aku menyarangkan cubitan-cubitan kecilku di pipinya.

“Yixing-ah, hentikan, aw, aw,”, Joohyun terkekeh lagi.

Ah… betapa menggemaskannya.

Aku kemudian meraih jemari Joohyun, memperhatikan jari-jari putihnya.

Aigoo, Joohyun-ah. Apa jarimu terbuat dari magnet?”

Mwo?”, Joohyun menyernyit tak mengerti.

“Kenapa setiap melihat jemarimu aku tidak bisa mengalihkan pandanganku?”

Joohyun menahan tawanya. Dan Ia bergerak mencubit pipiku.

“Zhang Yixing, apa kau memelihara kupu-kupu di rumahmu?”, tanyanya membuatku menyernyit.

“Kenapa? Apa ada yang aneh?”, tanyaku penasaran.

“Tidak. Hanya saja, setiap melihatmu aku seolah melihat banyak kupu-kupu berterbangan di sekitar kita.”

Aku kini menyarangkan kecupan singkat di bibir Joohyun. Wajah Joohyun memerah, tentu saja Ia malu, ah, gadis ini memang sangat pemalu.

Aku kemudian menarik kaki Joohyun, menaruhnya di pangkuanku. Karena Ia sering berdiri dalam waktu yang lama, dan aku tahu kaki-kaki cantiknya pasti kelelahan.

“Kaki cantikmu pasti selalu lelah karena sering berdiri bukan?”, ujarku sambil memijat kaki Joohyun.

“Ah, enaknya. Tanganmu benar-benar tangan malaikat.”, gumam Joohyun.

“Haruskah aku melakukannya lebih keras?”, tanyaku di sahuti dengan gumaman pelan oleh Joohyun.

Aku memperkeras pijatanku di kaki Joohyun, dan kudengar Joohyun tertawa pelan.

“Yixing-ah,”, ucapnya.

“Ya?”

“Seberapa besar rasa cintamu padaku?”, tanyanya membuatku menyernyit.

“Aku sangat mencintaimu, Joohyun-ah. Kau tahu, nilai ujianku boleh saja kecil, tapi nilai cintaku padamu sungguh besar.”

Aku tertawa pelan, dan menatap Joohyun intens.

“Kurasa aku harus memintamu mengajariku berenang Joohyun-ah.”

“Bukankah kau sudah bisa berenang?”, tanya Joohyun padaku.

Aku mengulum senyum.

“Ya, aku memang bisa berenang di air, tapi aku sekarang tenggelam di hatimu.”

Aigoo! Lihat siapa yang bicara. Sekarang aku yakin kau punya pabrik lem di sini.”

Aku menatap Joohyun. Aku tahu Ia akan mengungkapkan hal yang menggemaskan lagi.

“Memangnya kenapa?”, pancingku.

“Karena aku rasanya menempel di sini dan tidak lagi ingin pergi kemanapun.”

Yixing tersenyum.

“Ah, tenang saja, aku akan membuatmu ada di sini selamanya, Joohyun-ah.”

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

BAE JOOHYUN VER.

ZHANG YIXING SEORANG PSIKO!

Bagaimana bisa Ia sekarang menawanku karena pertengkaran kami kemarin?! Apa yang sekarang di pikirkannya?!

Sungguh! Zhang Yixing adalah seorang namja sempurna sebelum ini. Sebelum aku tahu Ia punya sisi gelap yang selalu Ia sembunyikan di balik kesempurnaannya. Sial! Seharusnya aku tak pernah bertemu dengannya!

SRAT!

“Akh! Yixing! Hentikan!”

Aku menjerit kesakitan saat Ia menusuk pinggangku dengan pisau di tangannya.

“Hentikan! Kumohon hentikan!”, rintihku kesakitan saat Ia lagi-lagi menusuk pinggangku, sementara senyum malaikat tergambar di wajahnya.

“Joohyun-ah, apa Eomma dan Appa mu dulu pernah ke khayangan?”, tanyanya membuatku terbelalak.

“Biadab! Kau juga mau membunuhku huh?!”, teriakku penuh kemarahan.

Aku tak bisa berbuat apapun karena Ia mengikat kaki dan tanganku.

“Ah, setiap melihat wajahmu aku merasa melihat wajah seorang bidadari.”, ucap Yixing sebelum Ia menyayat kulit wajahku menggunakan pisau di tangannya.

“Tidak! Akh! Hentikan! Sakit!”

Yixing berhenti sejenak.

“Kenapa? Apa ada yang aneh?”

“TENTU SAJA! Kau tengah berusaha membunuhku, Zhang Yixing!”

Yixing tertawa pelan. Dan Ia menyarangkan sebuah ciuman di bibirku. Sial! Seolah darah yang mengalir dari luka yang Ia ciptakan di pipiku tidaklah berarti apapun.

“Kaki cantikmu pasti selalu lelah karena sering berdiri bukan?”, ucapnya sejurus kemudian.

Tangannya bergerak mengambil stick-golf yang entah Ia dapatkan darimana.

“Tidak! Apa yang akan kau laku—akh! Hentikan!”, aku menjerit kesakitan saat Yixing menyarangkan pukulan-pukulan keras di kakiku.

Yixing berhenti sejenak, dan mentapku dengan sepasang matanya yang seolah tak berdosa.

“Haruskah aku melakukannya lebih keras?”, tanyanya membuatku terbelalak.

“Apa?! Hentikan!”, jeritku keras.

Tapi sebaliknya, Yixing justru memukulku lebih keras lagi. Kakiku seolah mati rasa karena tindakan Yixing. Sungguh, setan apa yang sekarang menguasai dirinya?

“Zhang Yixing!!”, teriakku.

Yixing menghentikan tindakannya, dan menatapku.

“Ya?”, ucapnya tenang.

“Kau hanya makhluk bodoh yang tidak bisa menahan kecemburuanmu!”, teriakku.

Yixing menyernyit.

“Aku sangat mencintaimu, Joohyun-ah. Kau tahu, nilai ujianku boleh saja kecil, tapi nilai cintaku padamu sungguh besar.”, ujarnya sambil tertawa.

“Biadab! Kau pikir kau pantas mengatakan kata itu padaku!?”

Yixing mengabaikan ucapanku, dan Ia malah menatapku serius.

“Kurasa aku harus memintamu mengajariku berenang, Joohyun-ah.”

Aku kini terpana, sungguh tidak mengerti apa yang Ia katakan. Tapi sedetik kemudian Ia melepaskan ikatanku. Aku ingin melawannya, dan memukulnya, tapi tenagaku sudah terkuras, dan bahkan aku tak bisa berdiri dengan kakiku lagi.

“Apa yang akan kau lakukan?!”, bentakku.

Yixing lagi-lagi tersenyum. Senyum yang beberapa tahun lalu mungkin membuatku merasa aman, tapi sekarang?

“Ah, tenang saja, aku akan membuatmu ada di sini selamanya, Joohyun-ah.”

Sesaat setelah berucap, Yixing memaksa kepalaku untuk masuk ke dalam air yang ada di kolam renang, dan Ia menahannya, air mulai masuk memenuhi paru-paruku saat aku mulai kehilangan kesadaranku.

Bodoh. Sungguh bodoh. Aku sangat bodoh karena sudah percaya pada seorang psikopat seperti Zhang Yixing…

End.

IRISH’s Note: Ada yang gak paham sama ceritanya? Ini gak lucu ya? Iya ini gak lucu .-. Gak thriller juga ya? Iya emang gak thriller ._. Well, akupun gak paham ini cerita mau nya apa. HAHAHA. Tunggu saja Ver. 2 nya besok ya xD thanks for reading~ xD HAPPY BIRTHDAY LAY!!

99 tanggapan untuk “[LAY BIRTHDAY PROJECT] DUMB DUMB VER. 1 — IRISH’s story”

  1. Setelah sekian lama, akhirnya baca ff ini lagii feel nya tetep aja sama.. Aku benar-benar tenggelam dalam alurnya, apakah kak irish ingin mengajariku berenang?? Wkwkwkwk

  2. daebak, awalnya manis banget aku sampe ketawa ketiwi sendiri. Eh liat yg bawah mulut gak bisa nutup, kaget? Pasti kak rish. Kayak habis di lambungin sampe langit terus di jatohin kedasar bumi.. Tapi bagus kak rish.. Ijin baca yg selanjutnya

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s