ANGEL (CHAPTER 1)

ANGEL CHAPTER 1

PicsArt_1439397201354[1]

 

Tittle                :           ANGEL

Author             :           PutriNami

Length             :           Chapter

Genre              :           Romance Comedy (little), School life,                                                         AU,Family

Rating              :           PG-15

Main cast        :           Kim jongin/Kai

Song Kirei

Oh Sehun

 

 

Hai ^^ sebelumnya aku ingin minta maaf kalau posternya jelek . Aku gak mau panjang lebar, aku Cuma ingin memberitahukan kalau Ff ini asli 100 persen pemikiran ku, gak ada unsur plagiat. Jika terjadi kesamaan karakter atau mungkin cerita, itu hanyalah faktor tak kesengajaan, mungkin kita lagi sehati. Sekali lagi, cerita ini murni hasil pemikiran dan imajinasi ku.Di larang keras mencopy paste ff ini.

Sebelumnya aku udah ngeposting ff aku ini di blog lain. Jadi jangan pernah pikir aku plagiat yah ^^

 

PERHATIAN…TYPO BERTEBARAN

 

HAPPY READING ^^

 

 

——————————————– ———————————————-

“ Hidup yang sempurna? Aku tak pernah berharap jika aku akan mendapatkan hidup yang sempurna. Takdir? Aku percaya jika semua manusia memiliki takdirnya masing-masing. Cinta? Bagiku cinta itu ABSTRAK ”

 

 

Aku adalah yeoja yatim piatu, orang tuaku meninggal karena sebuah kecelakaan lalu lintas dan pada kecelakaan itu hanya aku yang selamat, saat itu aku baru berusia 7 tahun. Kini aku hidup bersama seorang halmoni, ia bukanlah ibu dari appa maupun eommaku, aku tak tau mengapa ia dengan senang hati ingin merawatku, ia menyayangiku layaknya aku cucu kandungnya dan begitu pula aku, aku sangat menyayangi halmoni layaknya halmoniku sendiri.

 

Aku bersekolah di sekolah yang sangat terkenal di Korea,   “crown high school”  hanya anak dari keluarga kaya yang dapat bersekolah di sekolah ini. Aku ? sudah ku bilang jika aku hanya anak yatim piatu yang tinggal bersama seorang halmoni di rumah sederhana, dan itu artinya aku hanyalah yeoja miskin. Kenapa aku dapat bersekolah di sini? Itu karena aku mendapatkan sebuah beasiswa. Ada sebuah keluarga yang berbaik hati ingin menyekolahkanku, aku juga tidak tau mereka siapa dan mengapa mereka begitu baik padaku. Mungkin mereka salah satu malaikat penolong yang di berikan Tuhan padaku. Siapapun mereka aku sangat berterima kasih.

 

Aku dijuluki ugly duck di sekolah, kenapa? Itu karena aku memang yeoja yang tak memiliki penampilan menarik, aku tak tau berdandan, pakaianku sangat sederhana, aku yeoja bermata empat, salah satu alasan mengapa aku sering di katai yeoja cupu. Aku tak pernah berani mengangkat kepala ku saat di sekolah. Aku sebenarnya bukan yeoja yang bodoh dalam hal pelajaran, namun karena aku memiliki banyak pekerjaan paruh waktu, itu membuatku tak memiliki waktu untuk belajar dan akibatnya aku juga dijuluki yeoja bodoh di kelas karena selalu mendapatkan peringkat bawah.

 

Alasan mengapa aku ingin bertahan di sekolah itu, itu semua karena seorang Namja, namja yang sudah aku kagumi sejak penerimaan siswa baru, itu artinya sudah setahun ini aku sangat mengaguminya. Namanya Sehun, Oh Sehun. Ia memiliki wajah yang sangat tampan bertubuh tinggi walau ia sedikit kurus. Hampir semua yeoja disekolah ku menyukainya. ia adalah putra

tunggal dari pemilik sekolah ku. Aku tak tau banyak tentang Oh Sehun, yang aku tau ia seorang Namja dingin  yang disukai banyak yeoja termaksud aku.

 

Diam-diam aku selalu memperhatikan Sehun dari belakang. Kami berada di tingkat yang sama bahkan di kelas yang sama yaitu 11B. Aku tak seperti yeoja lain yang selalu berani menyatakan perasaan mereka pada Sehun karena aku sadar jika aku bukanlah siapa-siapa.

 

Dan namaku adalah KIREI… SONG KIREI

 

 

 

Author Pov

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 dini hari, waktu dimana sebagian besar orang masih menikmati tidurnya namun lain halnya dengan Kirei, setiap harinya ia harus bangun sebelum jam 5 untuk menyediakan botol-botol susu yang akan ia antarkan kerumah-rumah yang berada disekitar rumahnya. Mengantar susu adalah salah satu pekerjaan Kirei di pagi hari. Untung saja ada sepeda yang selalu setia menemani paginya untuk mengantarkan botol-botol susu itu.

 

“Kirei semangat, kau harus kuat menjalani ini semua. AZZA…AZZA…”  setelah menyemangati dirinya, kirei mulai mengayuh sepedanya dan bersedia untuk mengantar botol-botol susu kerumah-rumah langganannya.

 

Rumah demi rumah Kirei singgahi untuk mengantar paket susu, akhirnya kirei telah sampai di persinggahan terakhirnya, sebuah rumah megah yang memiliki taman yang sangat luas. Di tempat inilah Kirei selalu merasakan getaran yang ada dihatinya, getaran aneh yang membuatnya gugup dan malu. Bukan karena sebuah rumah megah, namun karena si pemilik rumah. Ia …rumah itu adalah milik keluar Oh, yang tak lain dan tak bukan adalah rumah Oh Sehun.

 

“selamat pagi my prince..  semoga susu ini dapat bermanfaat untuk mu” untung saja tak ada orang yang melihat tingkah Kirei saat ini, jika tidak, mungkin kirei sudah di sangka yeoja gila yang sedang berbicara pada sebuah botol susu.

 

Setelah menaruh botol susu di depan pagar rumah Sehun, Kirei lalu bergegas untuk mengayuh sepedanya dan segera pulang-besiap untuk berangkat kesekolah.

 

 

 

Disisi lain ada seorang namja yang sedari tadi memperhatikan Kirei dari atas sebuah rooftop yang berada tepat di samping rumah Kirei. Namja berkulit tan yang sangat tampan. Ia menggunakan setelan yang serba hitam sambil memegang sebuah buku bewarna coklat. Sampul pada buku itu bergambarkan sepasang sayap.

 

“jadi dia yang bernama Kirei?” ia mengeluarkan nafas beratnya. Namja itu menatap langit sambil melipat kedua lengannya di dadanya “ aku rasa keselahanku tak begitu besar, tapi mengapa kau memberiku hukuman sesulit ini? Ia memang pekerja keras tapi ia sangat jelek. MWO? Mencarikan cinta sejatinya? Mana mungkin. Untuk mendapatkan seorang Namja yang akan menyukainya saja itu sepertinya sangat sulit, apalagi dengan mencari cinta sejatinya. Aku rasa itu sangat mustahil” namja itu mengerucutkan bibirnya dan mengerutkan alisnya, ia lalu menatap Kirei yang sedang memarkirkan sepedanya dibawah. Namja itu kemudian mengarahkan pandangannya lagi ke langit sambil menunjukkan wajah memohonnya

 

“ Gogwihan (mulia)…kumohon, ijinkan aku kembali ke istana lagi ohhh..jeballll…aku janji aku akan bersikap baik dan tak akan membuatmu marah lagi. Kumohon kembalikan aku menjadi Cheonsa (malaikat). Aku tak ingin menjadi manusia,yah walaupun hanya setengah manusia tapi itu tetaplah manusia arra?”

Setelah Namja itu menyelesaikan perkataannya, seketika, tanpa ada angin dan hujan, tiba-tiba ada suara petir yang sangat besar di langit yang cerah.

 

“Arra…Arra…aku sudah tau..itu artinya kau menolak permintaan ku kan..cciiiissss..ya sudah kalau begitu. Liat saja nanti, aku pasti bisa memberikan cinta sejati pada yeoja jelek itu. kau taukan aku ini siapa? Aku adalah Cheonsa yang paling jenius diantara semua Cheonsa. Jadi jangan remehkan aku oh”  namja itu mengerucutkan bibirnya lagi

 

“ini semua karena Chanyeol dan baekhyun, jika bukan karena mereka , aku tak akan menjadi seperti ini. ”

 

 

 

Huinsaeg gungjung

 

Sebuah istana yang sangat megah berwana putih yang dikelili oleh berbagai macam bunga. Disekitar istana tumbuh berbagai jenis tanaman yang sangat indah dan berkhasiat. Di sekitar istana juga ada sebuah air terjun yang sangat indah dan memiliki air yang sangat jernih. Tempat ini bernama  huinsaeg gungjeong (sebuah istana yang ada di langit).

 

Ada begitu banyak cheonsa di huinsaeg gungjung, tapi ada sekumpulan cheonsa yang paling terkenal, namanya Chanyeol, Baekhyun, Suho, Kyungsoo, dan Kai. Mereka di kenal sebagai the flower of cheonsa. Para bidadari sangat tergila-gila pada mereka. Mereka memiliki ketampanan yang melebihi para cheonsa lainnya. Mereka juga di kenal sangat ramah pada penghuni huinsaeg gungjung, namun terkadang mereka masih bertingkah layaknya anak kecil. Hampir setiap harinya mereka selalu memperdebatkan hal yang tidak penting, namun itu hanyalah sebuah perdebatan yang tak akan menimbulkan perpecahan pada mereka.

 

Huinsaeg gungjung di pimpin oleh seorang yang bernama lee soman, namun para penghuni huinsaeg gugjung memanggilnya Gogwihan. Gogwihan adalah seorang pemimpin yang sangat beribawa, tegas, dan tak ada yang berani melawan perintahnya. Semua penghuni huinsaeg gugjung patuh padanya.

 

 

 

Kai pov

 

Tak kusangka, sekarang aku adalah manusia..hmm maksudku setengah manusia dan setengahnya lagi seorang cheonsa. Cheonsa hidup kekal abadi, ia tak pernah merasakan sakit.jika seorang cheonsa terluka maka luka yang ada pada cheonsa akan hilang dengan sendirinya. Setiap cheonsa memiliki kelebihan yang berbeda. Contohnya saja aku, aku memiliki kekuatan Teleportation. Kekutan yang dapat berpindah tempat dalam waktu singkat.

 

 

Setiap cheonsa memiliki simbol atau tanda seperti tato yang berada di pergelangan tangannya. Setiap simbol yang kami miliki memiliki nama yang berbeda, sesuai jenis kekuatan cheonsa masing-masing. Nama simbol ku adalah keyhole yang berbentuk segitiga yang didalamnya adalah sebuah pusaran.

 

 

Karena sekarang aku adalah setengah manusia, aku tak bisa sembarangan lagi menggunakan kekuatanku. Bukannya aku tak mau menggunakan kekuatanku, tapi kekuatanku baru akan muncul jika itu ada hubungan dengan membantu Kirei, singkatnya kekuatanku nyaris tidak ada.

 

 

Untung saja gogwihan masih mengasihaniku. Selama aku hidup di bumi dan hidup sebagai manusia, aku diberi sedikit kemewahan. Aku di bekali harta yang menurutku itu cukup untuk hidupku di bumi. Aku memiliki apertemen yang berada tak jauh dari rumah yeoja itu. Aku rasa apertemenku ini cukup bagus juga. Jika manusia-manusia itu melihat apertemenku mungkin ia akan membelalakkan mata mereka dan berkata kalau apertemenku ini sangat mewah. Apertemenku ini memang mewah bagi manusia, tapi ini tak ada bandingannya dengan rumahku di huingsaeg gungjung.

 

 

Sebenarnya aku cukup beruntung karena gogwihan tak membuat ku hidup miskin di bumi. Namun ada satu hal yang membuat kesal, aku sangat kesal dengan keputusan gogwihan yang ingin menyekolahkanku. Aku ini seorang cheonsa, mana ada seorang cheonsa sekolah? Aku sama sekali tak membutuhkannya. Bagi manusia, sekolah itu hanya untuk mencari ilmu untuk bekal masa depannya nanti, nah aku? Buat apa aku sekolah? Gogwihan menyekolahkanku seperti ia ingin aku tinggal di bumi untuk selama-lamanya saja. Itu menyebalkan.

 

 

 

 

Apartemen Kai

 

Hari ini adalah hari pertama aku hidup di bumi. Hari pertama aku hidup sebagai manusia. Ku pandangi di setiap sudut apertemenku, ohh aku sangat benci keadaan seperti ini, apertemen ini sungguh sepih, hanya ada aku sendiri. Jika ini di huingsaeg gungjung pasti keadaannya tak seperti ini, selalu saja ada chanyeol dan baekhyun yang berisik, ada kyungsoo yang selalu membuat makanan enak dan ada suho yang selalu mengerti keadaanku. Aahhhh aku jadi merindukan mereka.

 

“Gogwihan…apa kau mendengarku? Jika kau mendengarku sekarang, aku harap kau mengabulkan permintaanku ini. Aku ingin chanyeol, baekhyun, suho dan kyungsoo ada disini. Bisakah kau membuat mereka menjadi manusia juga? Kau tau, aku disini kesepian. Bagaimana jika aku mati karena kesepian? Apa kau begitu tega melihan cheonsa kesayanganmu ini mati sia-sia? Gogwihan jeballlll ohhhhhh”

 

Tak ada respon sama sekali -__- ? ahh menyebalkan. Sepertinya gogwihan tak peduli dengan permintaanku, sepertinya aku akan hidup sendiri disini.

 

“baiklah jika itu maumu…kau pikir aku akan menyerah? Tidak akan pernah” teriakku kesal.

 

Sekarang mood ku sedang buruk. Aku memutuskan untuk berjalan-jalan karena besok aku akan kesekolah dan melaksanakan semua tugas yang diberikan gogwihan padaku. Aku ingin lihat semenarik apa yang dinamakan bumi. Mungkin saat aku berjalan-jalan nanti, aku akan menemukan hal yang dapat menarik perhatianku.

 

 

 

Author pov

 

Seperti biasa, setelah mengantarkan susu, Kirei bergegas untuk berangkat sekolah. Karena jarak antara sekolah dan rumahnya cukup jauh, jadi setiap harinya Kirei menggunakan Bis untuk berangkat kesekolah. Untung saja jarak antara halte dan rumahnya hanya membutuhkan waktu 10 menit jadi Kirei tak perlu terburu-buru untuk berangkat kesekolah.

 

Setelah 30 menit perjalanan, akhirnya Kirei sampai disekolahnya. Seperti anak ayam yang kehilangan kawanannya, ia… seperti itulah gambaran Kirei saat ini. Disaat teman sebayanya memiliki teman untuk diajak bercanda gurau, berjalan memasuki sekolah sambil bergosip atau walau hanya saling sapa, ia malah hidup sendiri dan tak ada teman yang berada disampingnya, tapi itu semua sudah hal biasa bagi Kirei, ia sudah terbiasa hidup sendiri di sekolah.

 

Setelah sampai di kelas, Kirei langsung saja duduk di bangkunya. Di duduk dibangku paling belakang. Teman duduk? Ia tak memilikinya, tak ada yang mau duduk di samping yeoja miskin, jelek dan bodoh. Tak ada yang mempedulikan keberadaanya kecuali satu orang ini, ia adalah Kang Sera. Apa dia orang baik? Salah besar, Kirei adalah musuh no.1 Sera. Tanpa alasan yang jelas, Sera sangat membenci Kirei. Kirei juga tak tau mengapa itu bisa terjadi. Setiap harinya pasti ada saja rencana licik yang dilakukan Sera untuk menjahili Kirei.

 

Pagi ini seperti biasa. Sebelum pelajaran di mulai Sera pasti mendatangi bangku Kirei dan mengolok-oloknya. Dari arah depan, Sera dan segerombolan genknya lagi-lagi menuju ke bangku Kirei. Sera dan genk nya di kenal dengan nama Pink. Pink adalah kumpulan yeoja-yeoja keren dan cantik, tentu saja mereka kaya.

 

Sekarang pink sudah membetuk lingkaran mengelilingi Kirei yang sedang menunduk di bangkunya.“Selamat pagi ugly duck….wahhh hari ini kau sedikit lebih jelek dari kemarin. Sebenarnya apa rahasia kejelekanmu itu? aku sungguh penasaran”  olok Sera kepada Kirei dengan wajah yang sangat angkuh. Melihat Kirei yang hanya menunduk, Sera lalu mengangkat dagu Kirei sedikit kasar dan akhirnya membuat kirei mau tak mau memandang wajah cantik Sera.

 

“wahhhh..serang ugly duck sudah berani memandangku. Kau mau apa ha? Kau mau membalasku?”  bentak Sera masih dengan wajah angkuhnya sambil memegangi kedua pipi Kirei dengan kasar hingga membuat pipi Kirei sedikit memerah karena tekanan yang diberikan Sera.

 

Entah keberanian apa yang merasuki Kirei saat ini, ia masih saja menatap Sera dengan wajah yang menampakkan kekesalannya.

Melihat tatapan kekesalan Kirei padanya, membuat Sera merasa direndahkan.

 

“jeeezzz….ige mwoyaa…YA’…kenapa kau hanya diam oh? Melihatmu memandangku begini, sepertinya kau ingin mengatakan sesuatu”

 

Kirei mencoba untuk memberanikan dirinya untuk berbicara “ ke..kenapa kau sa..sangat membenciku? A..apa salahku?”

 

Setelah mendengar pertanyaan Kirei barusan membuat Sera menaikkan kedua alisnya. Ia tak menyangka jika Kirei akan berani mengeluarkan suaranya.

 

“MWORAGOOO….KA..KAUUU? SUDAH BERANI RUPANYA KAU MELAWANKU” cetus Sera kesal

 

“cukup Sera…aku sudah capek meladenimu. Aku sudah cukup sabar. Aku tak tau apa salah ku hingga kau sangat membenciku tapi ku mohon hentikan semua ini”

 

“ITU SEMUA BUKAN URUSAN MU, KENAPA AKU BERBUAT INI PADAMU, MENGAPA AKU SANGAT MEMBENCIMU. KAU TAK PERLU TAU SEMUA INI. NIKMATI SAJA, INI ADALAH NASIP MU”  mendengar perkataan Sera tadi membuat butiran bening Kirei keluar. Hatinya sangat teriris mendegar ucapan Sera barusan. Ia mengepalkan tangannya, ia merasa marah namun ia hanya bisa menahan semua amarahnya.

 

Suasana didalam kelas sudah menjadi gelap. Entah badai apa yang akan datang.

 

Sera melihat tangan Kirei yang mengepal.“Wahhh sepertinya si ugly duck marah padaku” ia menunjukkan wajah kesediahan yang tekesan pura-pura itu.”KAU MAU APA?KAU BERANI PADAKU HA? KAU BISA APA? KAU HANYA YEOJA MISKIN, JELEK, KAMPUNGAN DAN BODOH. DASAR ANAK YATIM PIA-“

 

PLAAKKK……

Sebuah tamparan kini mendarat tepat di pipi mulus Sera. Semua mata yang ada di kelas saat itu tertuju pada si penampar.

 

“IGE MWOYAA….YA’ SONG KIREI. KAU MAU MATI?”

 

Tanpa sadar Kirei mendaratkan tamparannya di pipi mulus Sera. Ia sendiri tak percaya apa yang ia perbuat barusan. Ia lalu menundukka badannya berniat untuk meminta maaf. Tapi sebelum ia melakukannya, Sera telah bersiap untuk menampar pipi Kirei.

 

Tapi sebelum Sera mendaratkan tamparannya pada wajah kirei, ada tangan besar yang menghalangi semuanya. Kini semua mata tertuju pada sipemilik tangan. Sera membelalakkan matanya, ia masih tak percaya ada namja yang membela Kirei. Namja ini menatap mata sera dengan tatapan penuh kekesalan.

 

“ Ka…Kauu…… –

 

 

TBC

 

Hai….Hai… Gimana Ffnya? Maaf yah kalau ceritanya gak jelas. Aku sudah berusaha yang tebaik. Berhubung aku author baru, aku butuh banget semangat dan saran kalian kedepannya. Jangan lupa ninggalin jejek kalian yahh…pliiissssssss jagan jadi silent readers ^^

Iklan

28 respons untuk ‘ANGEL (CHAPTER 1)

  1. Sehunkah ? Atau kai ? Ini si sera jg bikin aku bingung. Padahal ga ada apapun yg perlu di iriin dr kirei. Tts knp dia dibully gt ?

  2. Ini ceritanya kayak mini drama secret love kara yang episode 9 sama 10 tapi kalo di secret love malaikat sama si ceweknya kerja.tapi bagus kok aku suka

  3. Ommooo!! Updatenya cepet!! Biar gk mati nunggu ni ff pliss. Yg nahan itu siapa sih?? Sehun?? Kai?? Bisa jadi sehun krn satu kelas, bisa jadi kai krn punya kekuatan teleport nya, dan kekuatan kai cuma bisa ada kl soal kirei kn?? Kai kah???

  4. kerennn.. ffnya bagus kok.. hehe, bikin penasaran
    perasaan aku baru baca tp udh TBC aj hehe..
    yg nahan tangan sera kira” siapa ya? kai? sehun? #kepo 😀
    pokoknya aku tunggu next chapnya ya 🙂

  5. Wow ceritanya seru eonni.. Feelnya kerasa banget jadi terhanyut bacanya.. Jangan2 tu kai lagi yang nolong kirei.. Ditunggu banget next chapnya eonni kekeke ^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s