EIGHTEEN ( Sequel of Waiting )

red-velvet-yeri-800x450

Red Velvet Series #3

Eighteen ( Sequel of Waiting )

EXO D.O Kyungsoo | Red Velvet Yeri

Romance,Fluff

Claralaluchaipark aka TianiEXO

“Aku akan menjadi dewasa untukmu, lihat aku terus sampai saat itu oppa”

Eighteen

 

Sebelumnya : Waiting

 

Kepala Yeri terasa sangat panas, meskipun sekarang Ia berada di dalam kelas, bukan diluar halaman sekolah yang begitu panasnya akibat sinar terik matahari yang menyengat.

Bukan hanya kepalanya yang terasa panas, hatinya merasa tidak senang. Kedua temannya yang sedang berbincang di depannya ini, membuat Yeri jadi seperti ini.

Perbincangan kedua temannya itu, membuat Yeri menjadi gelisah.

 

Ia jadi teringat Kyungsoo, sudah 2 tahun Ia berpacaran dengan Kyungsoo. Hubungan mereka baik-baik saja selama 2 tahun ini. Tapi, apa yang dibincangkan kedua temannya itu membuatnya sangat gelisah.

Sangat.

Meskipun kedua temannya itu berada di depannya, membelakanginya. Mereka juga tidak berbicara kepada Yeri, hanya saja Yeri yang mendengar pembicaraan mereka.

“Kemarin, pacarku menciumku. Aku sempat kaget,tapi bibirnya itu”

“Waah kau sudah dewasa ya, aku juga sering melakukan itu bersama pacarku”

“Ia, kita sebagai seorang yeoja harus bisa menyenangkan hati pacar kita”

“Memang benar, ciuman itu sebagai bukti tanda saling mencintai”

“Kalau hanya dipipi saja, itu tandanya dia tidak mencintai kita”

“Bisa juga, Ia hanya main-main dan malah bersama yeoja lain, Di belakang kita”

Yeri menutup kedua matanya dan menunduk,

Selama ini Kyungsoo hanya menciumnya di pipi. Kata Kyungsoo, kalau Ia sudah berumur 20 tahun baru Kyungsoo akan melakukannya.

Tapi, 20 tahun?

Itu terlalu lama, apakah Kyungsoo bisa menahannya selama itu?

Kenapa Ia tidak mencium Yeri saja?

Kenapa harus 20 tahun dulu?

Sekarang Yeri masih berusia 18 tahun, masih harus 2 tahun lagi.

Itu sangat lama.

Lama.

Dan jika sampai saat dimana Ia usdah berusia 20 tahun,

Kyungsoo tidak menyukainya lagi.

Kyungsoo mencari yeoja yang lebih dewasa.

“Haishhhh!!!!” Yeri bangun dari kursinya sambil mengacak rambutnya kesal. Kedua temannya yang sedang berbincang di depannya itu pun berhenti berbincang karena kaget dengan suara Yeri.

“Kau sedang tidak enak badan Yeri?” Tanya mereka, Yeri hanya mengangguk lemas. Kemudian berjalan keluar kelas, hari ini kelas mereka kosong. Guru pelajaran Biologi tidak masuk.

Dan itu suatu keberuntungan bagi Yeri, karena Ia bisa keluar kelas untuk mendinginkan kepalanya sebentar.

 

^^^^^^^^^^^^^^^

 

Kyungsoo terlihat sangat sibuk dengan beberapa berkas di hadapannya, setelah ayahnya pensiun, maka Ia yang menggantikan posisi ayahnya sebagai CEO di sebuah stasiun TV terkemuka di Korea, kalau bukan SBS.

Disaat Kyungsoo sedang bekerja, tiba-tiba masuklah seorang wanita cantik ke dalam ruangannya membawakan beberapa berkas baru dan meletakkannya di atas meja Kyungsoo.

“Sajangnim, ini berkas tambahannya. Kau lupa mengambilnya” ucap wanita itu sambil tersenyum.

“Terima kasih” balas Kyungsoo tanpa melihat wanita itu, Ia masih sibuk dengan berkas-berkas yang Ia sedang periksa.

“Sajangnim, ini siapa?” wanita itu mengangkat sebuah bingkai foto yang berhadapan tepat dengan Kyungsoo.

Kyungsoo sontak mengangkat wajahnya, dan melihat “Itu pacarku” jawab Kyungsoo. Wanita itu terlihat terkejut,

“Dia kelihatan seperti anak-anak, apa sajangnim serius berhubungan dengannya?” Tanya Wanita itu lagi, membuat Kyungsoo menghentikan kegiatannya sejenak.

“Aku serius dengannya” jawab Kyungsoo dengan tulus.

“Aku sangat mencintainya” sambung Kyungsoo lagi. Dan itu membuat raut wajah wanita yang ada di depannya ini

berubah.

“Kenapa sajangnim tidak mencari yeoja yang lebih dewasa dari anak ini? Dia masih terlalu kecil, akan membuat sajangnim lama menunggu” ucap wanita itu dengan nada kesal.

“Memangnya kau ini siapa? Mencampuri urusan hidupku?” balas Kyungsoo dengan tidak suka kepada wanita yang ada di hadapannya ini.

“Aku menyukaimu, sajangnim” ucap wanita itu sambil berjalan mendekati Kyungsoo.

“Kau boleh melakukan apa saja kepadaku sajangnim, jadikanlah aku kekasihmu. Buanglah anak kecil itu” ucap yeoja itu sambil mendekatkan dirinya pada Kyungsoo.

Kyungsoo segera menepis tangan wanita itu yang hampir memegang pipinya.

“Kau dipecat Park Sojin, keluar dari ruanganku sekarang” ucap Kyungsoo dingin dengan ekspresi yang datar.

“Sajangnim, kau tidak serius kan?” Sojin terlihat kaget.

“Tolong seret wanita yang ada di kantorku” ucap Kyungsoo sambil memegang gagang telepon, ternyata Kyungsoo menghubungi bagian keamanan.

“Jika kau berani seperti itu lagi, kau akan kuhabisi. Meskipun kau sudah ku pecat”

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

Yeri melihat-lihat dirinya di kaca, memastikan bahwa penampilannya sudah sempurna. Hari ini entah ada apa, Kyungsoo mengajaknya kencan.

Dan itu membuat Yeri merasa sangat senang. Senyumannya selalu merekah semenjak mendapat pesan dari Kyungsoo.

Dan sebuah pikiran melintas di kepala Yeri, jantungnya tiba-tiba berdegup sangat kencang.

“Aku harus memberitahunya” ucap Yeri pada dirinya sendiri.

Tidak lama setelah itu, suara klakson mobil mengagetkan dirinya. Segera saja Yeri berlari keluar kamarnya, menuju ke luar rumah.

Pasti itu Kyungsoo.

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Apa kau senang hari ini?” Tanya Kyungsoo, Yeri mengangguk kegirangan. Sekarang Ia dan Kyungsoo sedang beristirahat di bangku sebuah taman.

Pemandangannya sangat indah, karena lampu-lampu taman yang berwarna-warni menghiasi tumbuhan-tumbuhan di taman itu.

Hening.

Tidak ada suara lagi, setelah itu.

Hanya Kyungsoo yang melihat-lihat taman dari bangku, begitupun dengan Yeri yang merasa gugup dengan degup jantungnnya yang sangat cepat. Tanpa sengaja, Yeri melihat sepasang kekasih di dekat pohon yang berada tak jauh di samping bangku yang Ia dan Kyungsoo duduki.

Sepasang kekasih itu,

Berciuman.

Dan itu membuat wajah Yeri merona merah, Ia telah melihat sesuatu yang Ia tidak boleh lihat.

Tidak boleh?

Ia sudah 18 tahun, bukannya seharusnya itu boleh?

Yeri segera cepat menengok ke Kyungsoo yang tengah memandang lurus ke depan, melihat lampu-lampu taman yang berkerlap-kerlip.

“Oppa” panggil Yeri, membuat Kyungsoo menatapnya.

“Apa ada sesuatu yang ingin kau biacarakan?” Tanya Kyungsoo membuat Yeri menganggukkan kepalanya.

“Cium aku oppa” ucap Yeri pelan namun masih dapat di tangkap oleh pendengaran Kyungsoo, Kyungsoo segera mendekatkan dirinya kepada Yeri.

“Apa dia akan menciumku, di bibir?” batin Yeri, wajahnya memerah. Degup jantungnya semakin kencang, ketika wajah Kyungsoo sudah berada di dekatnya dan.

CUP.

Bukan di bibir, Kyungsoo menciumnya di pipi.

“Sudah kucium” Kyungsoo tersenyum, berkebalikan dengan Yeri yang terlihat tidak senang.

Yeri menghembuskan nafasnya, membuat Kyungsoo sedikit heran dengan apa yang dilakukan Yeri.

“Tic Tac Toe, cinta itu sangat susah” ucap Yeri, membuat Kyungsoo makin bertambah heran.

“Apa maksudmu Yeri?” Tanya Kyungsoo, Yeri hanya menundukkan wajahnya.

“Aku tidak dapat mengendalikan hatiku yang berdegup kencang, wajahku merah dan terasa panas. Apa yang harus kulakukan?” ucap Yeri lirih.

“Ada apa denganmu Yeri?” Kyungsoo terlihat cemas sambil memegang bahu Yeri.

“Apa kau mencintaiku oppa?” Tanya Yeri sambil menatap Kyungsoo yang tepat disampingnya, yang juga menatapnya.

“Aku tidak tahu apa yang harus lakukan, apa kau terlihat seperti anak kecil di hadapanmu?” air mata mengalir di pipi Yeri, sungguh Ia tidak ingin menangis. Tapi air matanya keluar dengan sendirinya.

“Yeri…”

“Tolong, katakan bahwa kau mencintaiku oppa” tangis Yeri.

“Aku mencintaimu” ucap Kyungsoo, membuat Yeri menatap Kyungsoo sendu.

“Tapi kenapa oppa terus menciumku di pipi?” Tanya Yeri tersedu.

“Aku sudah bilang, kalau kau berusia 20 tahun, baru aku akan melakukannya”

“20 tahun terlalu lama oppa, apa kau bisa menungguku hingga saat itu? Apa kau tidak merasa bosan” air mata Yeri mengalir lebih deras, sampai Ia sesegukan.

“Aku tidak pernah merasa bosan, karena aku betul mencintaimu”

“Apa kau tidak percaya kepadaku, karena aku selama ini hanya menciummu di pipi?” pertanyaan Kyungsoo sukses membuat Yeri menganggukan kepalanya.

“Kau ini, aku ingin kau merasakan hal dewasa saat kau dewasa pula. Aku tidak ingin menjadi pacar yang tidak bisa mendidik yeojanya yang masih dalam perkembangan” Kyungsoo mengusap kepala Yeri.

“Tapi, teman-temanku sudah melakukannya”

“Mereka bukan contoh yang patut ditiru. Mereka itu memaksakan diri mereka dewasa”

Yeri terpaku mendengar penuturan Kyungsoo yang tenagh mengusap kepalanya, Ia merasa beruntung memilki pacar seperti Kyungsoo.

“Oppa, aku menyukaimu. Aku sangat mencintaimu” ucap Yeri sambil mengusap air matanya.

“Oppa aku mohon tunggu aku sampai dewasa” Yeri tersenyum membuat Kyungsoo juga ikut tersenyum.

 

“Aku akan menjadi dewasa untukmu, lihat aku terus sampai saat itu oppa”

Kyungsoo segera menarik Yeri ke dalam pelukannya,

“Aku akan tetap melihatmu terus sampai kapanpun”

 

~

I can’t help my heart is pounding

I think I’m already blushing

Oppa I like you, Really like you so much

Oh no

What will I do?

If I could make time go faster

If I had a spell to become an adult

I’m going for you, watch me

I’m going for you, watch me

~ Eighteen~

^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

Huahhhh, karena ada beberapa yang minta sequelnya. Jadi saya buatkan dah, kali ini karena terinspirasi dari lagu CLC- Eighteen yang lagi didengerin pas nyuci piring, langsung kepikiran.

“Eh ini lagu pas ya, buat sequelnya waiting. Yeri kan mau 18 tahun”

Setelah itu langsung deh, habis kerja langsung ke notebook buat ngerjain ini.

Terus girlband yang baru debut tahun ini, bagus-bagus ya ^_^ aku senangnya sama Gfriend dan CLC sama Oh My Girl.

Lagunya EXO yang ‘Love Me Right’ buat aku meleleh, sih Kyungsoo sama Baekhyun tambah mantap.
Mau teriak pas bagian Sehun bilang ‘Nobody’ tuh, sih Sehun ngelihat ke Layar gituh ( hati Author klepek langsung >_<)

*Malah ngobrol -_-

Mohon maaf bila ada kesalahan,

Terima kasih sudah mau membaca ^_^

Dan

Jangan lupa tinggalkan comment! ^_^

23 tanggapan untuk “EIGHTEEN ( Sequel of Waiting )”

  1. Wah. So sweett. Si bang dio keliatan dewasa bngt. Author nya jjjaaaanggg deh 👍!!
    Aku padamulah thor 😍
    Thor bisa request ff v sama irene gk😶. Please klo bisa, klo gk bisa yaudah👻

  2. uwiuwiuwiuwiuwiuwi! Buatin ff romance seulgi sama jin bts dong:( yang kayak gini juga tapi alurnya:( umurnya ubah ubah juga gapapa:( aku ngebayanginnya seulgi sama jin ini masalahnya/? *malah request:v

    BTW FF NYA UNYU SEKALEEEE JATUH CINTA AKU WAKTU BACANYA:3 BABANG DIYO BIJAK BANGET YA:’) MAKIN TAMBAH CINTA:* /plak.

    and last, fighting authornim^~^)9

  3. waaah Yeri gasabar banget dicium sama D.O 😀 sabar aja Yeri,aku juga sabar kok *eh
    ff nya rame eon,*soakrab* semoga ada sequel lagi pas Yeri udah 20 taun ya 😀 hehe 😀 Hwaiting!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s