Junmyeon & Yuri (Ficlet)

Junmyeon & Yuri (Ficlet)-Poster

 

Title                 :           Junmyeon & Yuri

Author                        :           BebhMuach

Main Cast      :          Kim Junmyeon (EXO)

                                    Kwon Yuri (SNSD)

Length           :           One Shot

Rating                        :           PG-15

Genre             :           Romance, Married life

Disclaimare   :           Fanfiction ini 100% milik author. Semoga berkenan dihati anda semua, hahaa.. SELAMAT MEMBACA^^

Summary       :           “Karena ingin kau manja aku jadi terlalu egois tak mengerti dirimu. Maafkan aku sayang.” Yuri memegang manja pipi Junmyeon.

Author POV

 

Malam ini suasananya hening.

Junmyeon masih berkutat dengan kertas berlembar-lembar miliknya yang kini sedang ia genggam. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam tapi ia masih menikmati pekerjaannya.

Dan Yuri..

Dia hanya menatap Junmyeon yang sedang sibuk sendiri. Tangannya yang menopang dagu dan bola matanya mulai memperhatikan semua berkas yang ada ditangan Junmyeon dan kembali ke wajah Junmyeon.

Ia melakukan itu berulang-ulang.

Semenjak Junmyeon harus ikut terjun dalam pemilihan artis baru, mereka jadi jarang mengobrol intens.

Kini Junmyeon juga memiliki posisi penting dalam Management yang juga menaungi grup nya itu.

Berbeda dengan Yuri yang memilih hengkang dari grup yang membesarkan namanya. Ia lebih memilih menjadi ibu rumah tangga setelah menikah.

Junmyeon dan Yuri sudah hampir setahun menikah. Beberapa waktu belakangan saat Junmyeon mulai sibuk, mereka mulai sering bertengkar. Masalah kecil saja pasti akan jadi penyulut api pertengkaran.

Yuri mulai bosan memperhatikan suaminya.

“Berhentilah bekerja.” Yuri membuka suaranya.

Bola mata Junmyeon melirik kearah istrinya yang sudah memasang pout facenya.

“Kau istirahatlah ini sudah malam.” Junmyeon mulai membereskan kertas-kertasnya menjadi satu tumpukan rapi.

Yuri mengubah posisi duduknya menjadi tegak.

“Maksudku kau keluarlah dari management lebih baik fokus pada bisnis yang sudah abeoji berikan padamu.” Yuri mulai menjelaskan keinginannya.

“Bukankah kita sudah membahas ini sebelumnya?” Junmyeon bertanya santai.

Ia tak ingin membuat sebuah pertengkaran lagi.

“Kau tahu kita seperti bukan suami istri. Kau pergi pagi pulang malam. Akhir pekan kau pergi pagi untuk mengurus artis baru lalu sore kau pulang dan tidur. Begitu dan begitu terus. Aku pikir setelah menikah kau akan sepuluh kali lipat lebih pengertian dan perhatian daripada saat kita pacaran.”

Yuri memulai rentetan opininya. Junmyeon tak membalas kata-kata Yuri.

Ia hanya melepaskan kacamatanya dan mencubit kecil tulang hidungnya yang terasa linu karena terlalu lama menggunakan kacamata.

Karena omongannya tak di gubris Yuri bangkit dari duduknya dan pergi kekamar.

***

Dua hari kemudian.

Junmyeon dan Yuri menghadiri acara talkshow. Acara ini ditayangkan secara live. Mereka bersikap biasa padahal habis terjadi pertengkaran dan diakhiri dengan diam membisu selama dua hari.

“Baiklah pemirsa, tamu kita pada malam ini adalah sepasang pengantin baru. Yang pria adalah leader dari satu grup terkenal dan yang wanita adalah mantan grup terkenal juga. Anda pasti sudah tahu siapa mereka. Siapa lagi kalau bukan Kim Junmyeon dan Kwon Yuri.”  MC memberikan sambutan pembuka pada opening acara.

Tepuk tangan dan suara riuhan para penonton menggema didalam ruangan studio.

Setelah MC memulai berbincang-bincang tibalah pertanyaan untuk Yuri yang sedikit menyentil hatinya.

“Dimatamu Junmyeon~ssi seorang suami yang seperti apa?” MC bertanya pada Yuri.

Kepala Junmyeon langsung menoleh kearah Yuri. Ia juga menantikan jawaban dari Yuri.

Bukan pertengkaran dan rasa kesalnya yang Yuri ingat tapi selintas kenangan manis saat Junmyeon mulai mendekatinya, mereka berkencan, dan Junmyeon melamarnya.

Semua kenangan manis itu terlintas dibenaknya. Senyuman tipis menghiasi wajah Yuri.

“Ia suami yang hebat tentunya.”  Yuri menoleh kearah Junmyeon dan tersenyum.

“Memang bukan tipe yang romantis tapi ia mampu memberikanku kebahagiaan. Ia tipe orang yang pengertian. Tidak akan pernah mengeluh bila aku sedang malas untuk memasak dan selalu memuji pilihan bajuku adalah yang terbaik padahal tak jarang aku selalu asal memilihkan untuknya.”

Yuri tertawa. Semua orang diruangan studio ikut tertawa bersama.

“Lalu  apa kekurangan atau keburukan dari Junmyeon~ssi dimatamu?” MC itu memberikan pertanyaannya lagi.

“Entahlah.” jawab Yuri singkat.

 

AAHHH…

Suara riuhan penonton yang kurang puas atas jawaban Yuri.

“Ayolah, pasti ada sesuatu. Kami semua ingin tahu.” MC membujuk Yuri.

“Ah..  aku tahu.” Yuri mulai mendapat jawaban.

MC, Junmyeon dan para penonton menantikan jawaban Yuri.

“Junmyeon~ssi tak memiliki kekurangan. Ia selalu sempurna dimataku.” Yuri mengatakannya dengan mantap.

Bola mata Junmyeon mulai berkaca-kaca, ia tersentuh dengan jawabannya Yuri. Ia sangat ingin memeluk istrinya sekarang.

Seluruh penonton bergemuruh mereka sangat iri pada pasangan romantis ini.

“Woaahh.. Ini sungguh membuatku tersentuh. Baiklah sekarang untuk Junmyeon~ssi apa  yang sekarang kau rasakan setelah menikah?” MC beralih pada Junmyeon.

Sekarang giliran Yuri yang menoleh menantikan jawaban Junmyeon.

“Aku sampai sekarang tak mempunyai kata-kata untuk mewakilkan perasaanku. Sudah pasti semua orang yang menikah akan merasa bahagia begitu juga dengan kami. Sudah banyak kata cinta, benci, rindu, kecewa yang kami utarakan satu sama lain…” Junmyeon menikmati percakapan ini.

Sepertinya ia juga menyampaikan perasaannya pada Yuri secara tak langsung.

“Bila ada kata diatas kata bahagia mungkin aku yang menjadi orang pertama yang menggunakannya.” lanjut Junmyeon.

Yuri ikut tersenyum. Mungkin dengan perbincangan seperti ini membuat  dingin suasana hati mereka sekarang.

***

Selesai acara mereka pergi untuk pulang. Belum sampai ke mobilnya Yuri mulai terasa pusing, badannya lemas, ia akan tumbang. Dengan cekatan Junmyeon langsung menggapai tubuh istrinya.

“Sayang..Kau tidak apa-apa.” Junmyeon khawatir melihat Yuri yang terlihat pucat.

Yuri tak dapat menjawab. Junmyeon langsung menggendong Yuri untuk masuk kedalam mobil. Ia membawanya ke rumah sakit.

Tersirat kecemasan pada wajahnya, ia tak ingin Yuri kenapa-napa. Junmyeon jadi merasa bersalah karena mengajak Yuri untuk syuting hari ini.

Setelah dirumah sakit dokter mulai bicara pada Junmyeon perihal Yuri.

“Selamat tuan Kim, istri anda sedang mengandung. Usia kandungannya sudah lima minggu karena ini masih muda jagalah kesehatan anda nyonya agar bayi anda sehat.” Dokter tersenyum pada mereka berdua.

Yuri baru menyadari kalau tamu bulanannya memang belum datang dua bulan ini. Pantas saja banyak hal aneh yang ia rasakan beberapa waktu belakangan ini.

Matanya berkaca-kaca ia tak bisa menahan rasa gembiranya.

***

Sepulang dari rumah sakit Yuri beristirahat diatas kasurnya. Ia memegangi terus perutnya dan tersenyum bahagia.

Terlihat momen ini yang ia nanti-nantikan. Betapa bahagia perasaannya sekarang.

Junmyeon datang dan memberikannya vitamin dari dokter dan segelas air putih. Yuri   pun meminumnya.

Junmyeon naik keatas kasur dan mengecup lembut kening istrinya.

Kini ia merosot kebawah kearah perut Yuri. Ia mengelus lembut perut Yuri membayangkan nanti perut Yuri akan membesar dan mereka segera memiliki malaikat kecil.

“Maafkan aku sayang.”  Junmyeon benar-benar menyesali perbuatannya.

Yuri membelai mesra kepala suaminya. Junmyeon mengecup manis perut Yuri.

“Aku akan keluar dari pekerjaanku sekarang. Aku akan mulai mendalami bisnis Appa agar aku punya banyak waktu untukmu dan malaikat kita nanti.” Junmyeon ingin punya waktu luang yang banyak untuk keluarga kecilnya.

“Kau tak perlu meninggalkan pekerjaanmu.” Yuri malah tidak setuju.

Junmyeon terlihat heran, ia menegakkan posisinya menatap wajah isrinya.

“Karena ingin kau manja terus setiap hari. Aku jadi terlalu egois tak mengerti dirimu. Maafkan aku sayang.” Yuri memegang manja pipi Junmyeon.

Junmyeon mengecup lembut bibir Yuri.

Dan membiarkan Yuri tidur dalam pelukannya.

End.

Siap-siap ditimpukin sama readers 😀 gegara ff abal-abalnya gaje.. Hahaaa.. Gomawoyo yang sudah berkenan membacanyah^^

po album po kaos

5 tanggapan untuk “Junmyeon & Yuri (Ficlet)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s