Promise Her The Moon

APRIL 02, 2015

Title                 : Promise Her The Moon

Author             : Li Ailyn

Length             : One Shoot

Genre              : Sad, Hurt, Romance, Song Fict

Rating             : PG-15

Main Cast        : Lay EXO-M  as Alex and Lyn (OC /You)

Disclaimer       : This is my first ff yang terinspirasi dari lagunya MR.BIG yang Promise Her The Moon dan EXO My Answer, I’m still newbie, maaf kalau ada typo dan salah dalam pengejaaan ^ ^v. Hope you enjoy it ^_^

 

‘You don’t know what you’ve got till the love is almost gone’

Flashback

November 20 2013, Seoul

Seorang gadis melihat lagi jamnya untuk kesekian kalinya, sudah 2 jam dia menunggu Alex di café favorit mereka. Saat akan beranjak sang pria datang dan duduk dihadapan sang gadis. “Maaf aku terlambat.” kata Alex dengan muka datarnya “kenapa ingin bertemu ada sesuatu yang terjadi padamu?” tanya Alex. “tidak ada apa-apa, hanya aku ingin memberikan ini padamu, hari ini sangat dingin diluar jadi aku membuatkan syal ini untukmu” kata Lyn sambil tersenyum hangat, lalu si pria melihat syal biru gelap tersebut dengan pandangan datar lalu memakai syal tersebut yang sangat cocok untuknya. Melihat itu Lyn senang dan memeluk Alex dengan hangat lalu Lyn berkata “I love you” sambil memeluk Alex dan Alex membalas pelukan Lyn “Hmmm aku juga”.

This time she’s giving up

Lyn pov

Lyn mulai menyadari bahwa Alex sudah berubah tidak seperti Alex yang saat itu menerima cintanya pada musim semi diperpustakaan kampus dan berjanji kepadanya bahwa dia akan selalu ada baginya,  karena Alex terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai direktur perusahaan ayahnya. Akhirnya Lyn menyerah untuk mencintai Alex karena meskipun mereka sedang dekat tapi Lyn merasakan adanya pembatas transparan antara mereka, jadi Lyn memutuskan untuk bertemu dengan Alex untuk menyelesaikan masalah ini. Lalu Lyn menelefon Alex agar ke cafe favorite mereka dulu untuk menyelesaikan masalah ini, “Aku ingin berbicara denganmu bisa kita bertemu di café angel in us coffee jam 5 sore?” kata Lyn, “baiklah aku akan kesana 20 menit lagi” kata Alex lalu langsung menutup hpnya tanpa memberi salam seperti biasanya pada Lyn.

“Ingin bicara apa dan mohon cepat karena 30 menit lagi aku ada rapat dengan klien dari china” kata Alex to the point ketika baru duduk didepan Lyn tanpa menyapa dan mencium pipi Lyn seperti biasanya, ketika mendengar itu Lyn menyadari bahwa Alex sudah tidak menyadari dan membutuhkan kehadirannya lagi dalam hidupnya. “Baiklah aku ingin kita berpisah Alex” kata Lyn dengan suara bergetar menahan tangis. “Jadi kamu ingin kita berpisah?” Tanya Alex datar sambil melihat kertas rapat di meja café sambil mengetuk-ngetukan ballpoint ke kertas tersebut sambilmenatap Lyn datar dan dingin.

“Aku tidak kuat lagi Alex kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu dan ketika aku datang ke ruang kerjamu pun untuk membawakanmu bekal pun aku melihatmu selalu sibuk Alex dan tidak menyadari kehadiranku atau kau langsung menyuruhku pulang Alex, aku selalu berusaha sabar Alex, tapi sekarang aku tidak bisa menahanya lagi. Aku tidak tahu lagi perbedaan antara bersamamu atau sendiri saja. Selama ini meskipun kita bersama aku merasa ada pembatas transparan diantara kita Alex.” Kata Lyn sambil menangis.

“Aku seperti ini. Jika kamu tidak menerima diriku apa adanya Lyn, lebih baik kita berpisah.” Kata Alex datar dan dingin. Lyn terkejut lalu pergi meninggalkanku. Aku hanya diam lalu melihat ke jam bahwa 10 menit lagi rapatnya akan dimulai, lalu aku pergi meninggalkan cafe itu dan kembali ke kantor tanpa mengejar Lyn.

Flashback end

2 years later

Alex pov

Aku sedang duduk  ditepian sungai han di musim dingin sambil merenungkan tindakan bodoh yang telah kulakukan 2 tahun lalu karena melukai hati malaikatku yang lembut dan ketika matahari mulai tenggelam aku berucap sambil melihat matahari tenggelam “Lyn aku mulai menyadarinya bahwa aku sangat mencintai dan membutuhkanmu di hidupku Lyn, dan aku mulai menyadari hal itu ketika kamu sudah menyerah mencintaiku Lyn. Kamu yang selalu ada disampingku mendukungku dan memberikan ketenangan lewat senyum dan sorot matamu yang menenangkan. Akhirnya aku menyadarinya ketika sudah terlambat untukku menyatakan aku juga mencintaimu Lyn. Apakah kamu baik-baik saja setelah aku menyakitimu dengan perkataan bodohku waktu itu?, tapi hatiku tidak bisa melepaskanmu Lyn dan selama ini aku sudah menjadi orang gila karena memikirkanmu Lyn, kau terlalu indah untuk kulupakan dan aku ingin kita kembali seperti dulu Lyn.” Ucapku sambil menangis seiring salju yang turun

Lyn pov

Sudah dua bulan sejak aku putus dengan Alex tapi kenapa dia selalu ada di pikiranku setelah dia memutuskan hubungan ini ketika aku berjalan dipinggir sungai han di sore hari di musim dingin setelah pulang bekerja, ketika aku melihat sosoknya yang tinggi dan maskulin itu tertangkap di indra penglihatanku sedang duduk di tepi sungai han di depanku dan dia terlihat sangat tidak baik saat ingin beranjak meninggalkan sungai han aku mendengar dia menangis lalu dia berkata “Lyn aku mulai menyadari bahwa aku sangat mencintai dan membutuhkanmu di hidupku Lyn, dan aku mulai menyadari ketika kamu sudah menyerah mencintaiku. Kamu yang selalu ada disampingku mendukungku dan memberikan ketenangan lewat senyum dan sorot matamu yang menenangkan. Akhirnya aku menyadarinya ketika sudah terlambat untukku menyatakan aku juga mencintaimu Lyn. Apakah kamu baik-baik saja setelah aku menyakitimu dengan perkataan bodohku waktu itu? , tapi hatiku tidak bisa melepaskanmu Lyn dan selama ini aku sudah menjadi orang yang bodoh karena menyakiti gadis berharga sepertimu Lyn, kau terlalu indah untuk kulupakan dan aku ingin kita kembali seperti dulu Lyn.”  Setelah dia mengatakan itu lalu matahari kembali keperaduannya yang diiringi hujan salju yang lebat seketika aku menangis ketika dia selesai berbicara dan akupun masih mencintainya seperti dulu. Dan ketika aku sudah  jauh pergi meninggalkan sosoknya tiba-tiba sepasang tangan yang dingin dan kokoh memeluk pinggangku dari belakang dan ketika aku ingin melepas tangan tersebut ada suara yang selalu ku rindukan, ternyata Alex yang memeluku dari belakang dan dia berkata “aku merindukanmu Lyn aku mencarimu selama dua tahun untuk mengatakan bahwa aku mencintaimu Lyn dan aku tersiksa ketika aku berpisah darimu, aku akui bahwa selama ini aku salah. Selama ini aku terkurung dalam kesibukanku hingga aku tidak menyadari kebeeradaanmu Lyn. Baiklah Lyn aku mencarimu selama 2 tahun bukan hanya untuk mengatakan aku mencintaimu tapi aku ingin kau menemaniku hingga aku tidak dapat merasakan eksistensimu Lyn”  dia memutar badanku mengahadapnya dan setelah itu seketika Alex berlutut dan mengambil sebuah kotak merah dengan pita putih yang indah lalu Alex membuka kotak tersebut lalu berkata “Lyn maukah kau menikahiku menjadi ibu dari anak-anaku dan istriku Lyn?” ucapnya dengan sunguh-sunguh, akupun ingin mengerjainya “tidak bisa Alex…” setelah mendengar itu Alex membeku dan ingin menutup kembali kotak cincin itu pada saat ingin menutupnya Aku menahan tangan Alex “ Hei aku belum menyelesaikan kalimatku Alex, tidak bisa Alex karena aku tidak bisa menolakmu” kata Lyn dengan senyuman hangat yang Alex rindukan. Lalu Alex memasangkan cincin itu di jari manis Lyn lalu mencium bibir Lyn dengan lembut dan di sela-sela ciuman Alex mengucapkan “Wo ai ni Lyn.” Akhirnya Alexku kembali ucap Lyn dalam hati. Lalu aku melepas syalku dan memakaikannya pada Alex karena dia sudah menggigil kedinginnan lalu dia menggenggam tanganku dan membawaku pergi ke cafe favorit kita untuk minum coklat panas dan menghabiskan malam musim dingin bersamanya my handsome unicorn

Alex pov

Ketika aku selesai bersantai di sungai han dan saat aku berbalik hendak meninggalkan sungai han aku melihat siluette gadis yang kurindukan selama dua tahun ini, lalu aku berlari dan memeluk pinggangnya yang ramping dan berkata “aku merindukanmu Lyn, aku mencarimu selama dua tahun untuk mengatakan bahwa aku mencintaimu Lyn dan aku tersiksa ketika aku berpisah darimu, aku akui bahwa selama ini aku salah. Selama ini aku terkurung dalam kesibukanku hingga aku tidak menyadari kebeeradaanmu Lyn. Baiklah Lyn aku mencarimu selama 2 tahun bukan hanya untuk mengatakan aku mencintaimu tapi aku ingin kau menemaniku hingga aku tidak dapat merasakan eksistensimu Lyn” aku mengatakannya sambil memeluknya dari belakang lalu aku memutar badanya agar dia menatapku dan akupun berlutut sambil mengambil dan membuka kotak cincin yang aku beli sebulan sebelum aku putus dengan malaikatku dan aku selalu membawanya agar ketika aku bertemu dengannya aku akan jelaskan semua dan langsung melamarnya. “Lyn maukah kau menikahiku menjadi ibu dari anak-anaku dan istriku Lyn?” ucapku dengan sunguh-sunguh, lalu Lyn menjawab “Aku tidak bisa Alex…” setelah mendengar itu akupun membeku dan akupun menutup kembali kotak cincin itu pada saat ingin aku menutupnya Lyn menahan tanganku  “ Hei aku belum menyelesaikan kalimatku Alex, tidak bisa Alex karena aku tidak bisa menolakmu” kata malaikatku dengan senyuman hangat yang ku rindukan. Setelah itu akupun memasangkan cincin itu di jari manis Lyn lalu mencium bibir Lyn dengan lembut dan di sela-sela ciuman Alex mengatakan “Wo ai ni Lyn.” Lalu Lyn melepas syal yang dia pakai lalu melilitkannya di leherku, mungkin dia melihatku yang sudan menggigil kedinginnan lalu aku menggenggam tangannya yang hangat dan membawanya pergi ke cafe favorit kita untuk minum coklat hangat dan menghabiskan malam musim dingin bersama malaikatku

end

8 tanggapan untuk “Promise Her The Moon”

  1. Itu yang bener udah pisah 2 bulan apa 2 tahun sih, aku bingung hehehehe 😀
    selain itu, udah bagus thor, kurang panjangin dikit lagi, pasti feelnya lebih ngena kkk … Keep writing thor 😉

  2. fighting! ceritanya udah bagus kok, tapi dibaca ulang ya waktu mau dipost supaya kalo ada kesalahan kata bisa di ganti hehe

  3. Hai authornim… aku suka sm konsep ceritanya.. semuanya udh bagus tapi ada satu hal yg perlu diperhatikan… untuk pov nya alangkah baiknya klo dialognya gausah diulang2.. ato mungkin lbh baik lg pke author pov aja…

    Saranghae ❤ jangan patah semangat~ tetep lanjutin passion nulis kamu yah ❤

  4. Bagus~ tpi pov nya k seringan bolak balik. Jd author pov aja biar ga bolak balik. Keep writing yes 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s