Yeoljunghan Chapter 2

cute-couple-drawing-ideas-tumblr-tlgv521o

Author: Serrano Putri

Cast:      Oh Sehun

                Ahn Kyung Mi (OC)

                Han Hyori (OC)

Cho Ji Ho (OC)

                Other member exo

Genre: Romance,comedy

Rating: PG 15

Length : chapter

Be carefull typo everywhere. Promosi bentar ahh… follow my instagram @putrinajmi, my twitter @poetrynajmi, or my facebook putri najmi. FF ini juga di publish di wp aku di http://www.allfreakimagination.wordpress.com

Happy Read~

Kyung Mi POV

Hari ini aku terbangun dan berharap semua hanya mimpi. kejadian kemarin terus berputar-putar di kepalaku sampai aku hampir gila.

Tadi malam handphone ku berdering terus. Begitu kuangkat orang disebrang berkata,”hey!yeoja mesum! Benarkah ini nomor telepon genggammu?” suaranya asing, jadi kututup saja.

Setelah itu Hp-ku berdering lagi,” KAU INGIN MATI? KAU PIKIR KAU SIAPA BERANI MEMUTUS TELPON DARIKU?!”

dan akhirnya aku tahu, dia itu “S.E.H.U.N”. Reflek, kututup telponnya.

Dan setelah itu dia meneleponku berkali-kali. ah bukan, maksudku BERPULUH-PULUH kali. tetapi tak satupun yang kuangkat lantaran takut. Hiks. hiks

Telepon darinya baru berakhir setelah jam 3 subuh. Sudah kuduga, dia itu psikopat sinting tak ada kerjaan. Dan akhirnya aku bisa tertidur setelah itu, Dengan mimpi buruk tentunya.

Kembali ke realita. Aku sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah tetapi kupikir aku akan bolos sekolah saja dan pergi ke game center terdekat. bisa mati aku bila bertemu Sehun hari ini. Memikirkannya saja aku sudah merinding.

Yah baiklah! Bolos adalah pilihanku hari ini. Hahahaha..dan tolong jangan anggap aku penakut, kalian semua pasti akan mengambil keputusan yang sama bila menjadi ku kan?

“aku pergii…” teriakku.

Aku berjalan menuju game center dekat rumahku. Sialnya, game center yang biasanya buka 24jam itu tutup hari ini. AAARRGGH!!! Apa tak bisa aku lebih sial dari ini??

Mau tak mau, aku menuju sekolah.

Sesampainya di sekolah, semua anak berbisik-bisik sambil melihat ke arahku. Mereka pikir aku penyakitan atau apa? Ingin rasanya mencungkil mata mereka dan kubuat jadi pin bowling.

~TING TONG TING TONG~ TONG TING TENG TONG~~

bel tanda pelajaran dimulai berbunyi. dan begitu aku duduk, Ji Ho bertanya ,”kemarin teman Sehun meminta nomor teleponmu, Apa yang dilakukannya?”

“jadi kau yang beri dia nomor telepon ku? Di menelponku dari malam sampai subuh sepert orang sinting!” bisikku kepada Ji Ho.

“habis… Baekhyun oppa imut sekali….”

“Baekhyun? Yang seperti monyet itu?”

“terserah apa katamu, yang penting dia imut menurutku.”

pelajaran saat itu berjalan amat sangat lama dan membosankan. ditambah lagi perutku lapar dan aku mengantuk karena si sinting itu membuatku tidur hanya 3 jam semalam.

TING TONG TING TONG~~ bel istirahat berbunyi…

‘akhirnya…!’ pikirku lega, akhirnya aku bisa makan juga. aku bersiap-siap pergi ke kantin agar kebagian roti daging.

BRAAKK

pintu kelasku terbuka dengan sangat kencang. Siapapun itu orangnya, dia pasti kelainan jiwa dan tak punya pintu di rumah. Sehingga dia tak bisa membuka pintu dengan baik dan benar.

Betul saja perkiraanku, itu Sehun… dia masuk dengan Kai, Baekhyun dan Chanyeol, beserta segerombolan namja dari berbagai kelas. Aku heran kenapa para pengikutnya selalu ada kemanapun dia pergi. Perduli setan dengan yang lain, tapi kenapa Kai ikut-ikutan dia juga?? Oh tidak.

Dia masuk ke kelasku, menarik lengan gadis malang di urutan meja paling depan. kelihatannya gadis itu senang sekali dipegang Sehun. dan Sehun berteriak pada wanita itu.

“hey! mesum! Kenapa kau tak mengangkat teleponku semalam?” teriaknya

baru kemarin dia bilang dia akan tanggung jawab kepadaku, sekarang saja dia bahkan keliru mengenaliku dengan orang lain. Entah dimana ingatannya berada.

“heySehun.. hey!” kata Chanyeol

“apa? Jangan ganggu aku!”

“kau salah orang! Yang kau cari bukan dia. Tapi yang itu.” kata Chanyeol sambil menunjuk ke arahku. Saat dia menunjuk ke arahku, ingin sekali kujambak rambutnya sampai copot ke akar-akarnya.

“oh..?” akhirnya dia melepaskan lengan gadis itu dan menuju ke arahku.

“heyyeoja mesum! Kenapa kau tak angkat teleponku semalam?” teriaknya kepadaku

“kenapa harus teriak-teriak huh? Dan namaku bukan ‘yeoja mesum’! namaku Kyung Mi! Ahn Kyung Mi! Lagipula yang pantas disebut mesum adalah kau. Lihat saja wajahmu yang mesum itu di kaca.”

“hah? benar-benar yeoja ini. kau ingin mati?”

“apa kau tak ada perkataan lain huh? Kenapa terus menyebut kata ingin mati?”

“kalau kau tak mau mati lebih baik kau jangan menjawabku!! nanti pulang sekolah ikut aku pergi.”

“kemana?”

“Kalau tak mau mati jangan berani-beraninya kau pulang.”

setelah itu Sehun beserta pengikutnya pergi. Meninggalkanku yang hampir sinting ini tanpa keterangan mau kemana, dengan siapa, untuk apa, AARGGGHHH!!! BISA GILA AKU!!!

Jangan bilang dia serius ingin bertanggung jawab atau apalah itu namanya dan membuatku jadi pacarnya? Oh tuhaaann~~~~

*sepulang sekolah*

disini aku berdiri, tak berani bergerak, tak berani melangkah sedikitpun untuk pulang.

AAAAKHH!!! Kenapa aku jadi penakut begini sekarang?! Masa aku kalah sama si mayat psikopat itu? Aduh kepalaku sakit! Semakin memikirkannya makin sakit kepalaku!

Tapi aku tak mau sendiri menjalani siksaan ini…

Akhirnya aku menarik Ji Ho dengan paksa tentunya untuk menemaniku pergi bersama Sehun dan pengikutnya. kekeke, itulah gunanya teman….!!! yeaaahhh!!!

“Jebal Kyung Mi… biarkan aku pulang… aku takut..” kata Ji Ho, dari suaranya aku tahu dia benar-benar ketakutan. Tapi apapun yang terjadi dia tak boleh meninggalkan aku di sarang penyamun itu. Jadi, dia harus menemaniku apapun keadaannya!

BROOOM~  BROOOM~ CIIITTTTTT.

motor merah berhenti di depanku, diikuti beberapa motor lain di belakangnya. Tapi tak bisa kulihat siapa pengendaranya. Dia memakai helm yang ber-film gelap.

“cepat naik”

woah… itu Sehun! Tak kuduga dia punya motor sekeren ini. oh tuhan.. bukan seperti motor biasa, tapi ini motor balap yang harganya puluhan juta won.. dan dia menyuruhku untuk naik? Memegang bodi motor ini saja aku gemetar.

“CEPAT.NAIK!” teriaknya

“tidak. Aku tidak mau naik.” aku pasti sudah gila saat menjawab tak mau naik. Motor ini keren sekaliiii! Ingin sekali aku berteriak ‘AKU AKAN NAIK! PASTI NAIK!’ tapi kutahan dalam-dalam keinginanku itu.

“apa kau bilang? Kau ingin mati?”

“mati-mati lagi. aku tak akan naik sebelum temanku Ji Ho juga ikut pergi dengan kita.”

bisa kulihat Ji Ho gemetaran saat kusebut namanya.

“merepotkan! hhh…. hey Kai! Bonceng yeoja itu!”

Kai? Ji Ho dibonceng Kai? Betapa beruntungnya dia…

“aku! Aku saja yang memboncengnya! Aku aku aku!” teriak seseorang yang kutahu itu pasti Baekhyun. Huh… pasti Ji Ho senang sekali.

yah tak apalah, yang penting dia tak dibonceng Kai-ku.

“cepat naik! Sebelum aku menarikmu!” teriak Sehun padaku.

“ne.”

Namja ini benar-benar tak ada sopan santunnya, dan apa itu perkataannya kasar sekali… ckckckck

Akhirnya aku naik ke motor super ‘wow’nya itu. Tapi ada satu hal yang membuatku bingung.

“eum…. aku harus pegangan dimana..?” motor bagus ini sama sekali tak punya pegangan di bagian belakangnya. Motor mahal macam apa yang membahayakan pengendaranya.

“dimana saja, asal jangan coba-coba kau peluk aku dari belakang.”

“hah?!! Dasar sinting!”

“apa kau bilang?”

“anio.” untung dia tak mendengarnya.

akhirnya kuputuskan untuk berpegangan pada jaket yang digunakan Sehun. Dan, tentu saja dia mengendarainya dengan kecepatan yang bisa membuat umurku berkurang 7 tahun.

Di perjalanan, aku hanya menutup mataku rapat-rapat.

akhirnya sampai juga. Saat menginjak tanah, yang pertama kali kupikirkan adalah,’terima kasih Tuhan, Kau masih membiarkanku hidup’

Nama tempatnya adalah “cafe X2X” nama yang aneh, tapi design interiornya elegan dengan cat hitam-putih yang membuatku berpikir ‘tempat ini pasti mahal’.

“ayo masuk!” ajak Sehun. Aku dan Ji Ho, beserta pengikut Sehun pun masuk kedalam.

Woah, disini penuh dengan anak-anak seumuranku dari berbagai sekolah. Tapi mereka semua rata-rata merokok dan sedang minum minuman keras. Dan aku benci sekali dengan rokok dan minuman keras. Ingin rasanya pulang, hanya saja ketakutanku akan Sehun mengalahkan keinginanku untuk pulang.

“duduk disini!” kata Sehun, menyuruhku duduk persis di sebelahnya.

Semua gadis yang berada di sini melirik iri terhadapku. hahaha, asik juga ternyata punya pacar yang bisa bikin iri seperti ini… kekekeke

Dan Ji Ho kelihatannya sudah mulai menikmati keberadaannya disini karena adanya Baekhyun.

“Sehun oppa eotteoseyo?? Bogosipposo.”

kata seorang gadis yang akhirnya kutahu bernama Hyori kepada Sehun. Sehun mengacuhkannya dan melirik jijik sesekali kepadanya. Entah kenapa Sehun melakukan itu, padahal Hyori amat cantik seperti boneka. Kulitnya mulus, rambutnya hitam panjang terurai, dan bulu matanya terlihat amat lentik.

“jangan dekat-dekat denganku. Kau bau.” kata Sehun. Aku hanya tertawa dalam hati mendengarnya…hahaha

“anio oppa~~ oppa, ini pacar barumu?”

“bukan urusanmu. pergilah.”

“dia memang cukup cantik, tapi dadanya rata dan berjerawat… uhuk uhuk , hoek.”

hey hey hey, aku tahu dadaku rata dan aku punya jerawat. Lalu kenapa? Jerawatku tak sebanyak itu sampai dia bilang aku BERJERAWAT..!

“oppa pasti malu saat bersama dia.”

ingin sekali kusobek mulut anak ini dan kujahit mulutnya rapat-rapat dengan cinta disetiap jahitannya. Sekali lagi dia bicara seperti itu akan benar-benar kusobek mulutnya!

“malu? Tentu saja!” jawab Sehun.

Aku masih bisa tahan bila diledek oleh Hyori. Tapi Sehun? Dia yang mengajakku kemari dengan paksa dan dia malu terhadapku?

BRAK!

aku berdiri sambil memukul meja sekencang-kencangnya. Semua yang berada di kafe ini berhenti dari kegiatannya dan melihat kearahku.

Aku sudah tak peduli orang mau berpikir aku seperti apa. Yang pasti aku benar-benar marah pada Sehun saat itu yang tak melindungiku dan malah malu terhadapku!

“apa-apaan kau? Bisakah kau menjaga mulutmu huh? dasar gadis binal!” teriakku sambil menunjuk ke arah Hyori

aku beralih pada Sehun ,” dan kau namja pucat sialan! Berani-beraninya kau mengajakku kemari hanya untuk dipermalukan. Sebenarnya apa maumu? Belum puas menyiksaku? Aku benci dirimu! Lebih benci dari aku membenci kecoa! Lebih benci dari aku membenci nyamuk! Lebih benci dari aku membenci apapun!!!!!”

setelah berkata begitu,aku berlari keluar dari kafe. Bisa kudengar teriakan Ji Ho memanggil namaku. Tapi tak kuhiraukan dan aku terus berlari. Aku tak tahu aku berlari kemana, yang kutahu aku marah sekali sampai-sampai aku menangis dibuatnya.

BRUK!!

aku terjatuh. Bisa kulihat lututku berdarah parah juga. Disitu aku menangis dan akhirnya kusadari aku tak tahu dimana aku berada, dan ini sudah malam.

Ada 4 anak berseragam SMA yang berjalan ke arahku dan berkata,”kenapa menangis ? sini main saja sama kami biar kamu senang.”

NDEEE???!!! APA LAGI INI?! TAK BISAKAH AKU LEBIH SIAL DARI INI?!

“kajja… main sama kita.”

di otakku terbayang sampul koran harian untuk besok ,’SISWI SMA DITEMUKAN MENINGGAL DI PINGGIR JALAN’

oh tidak tidak….. aku tak mau jadi begitu… Cuma satu yang kupikirkan dan akhirnya kuteriakkan “SEEEEHUUUUNNN!!!!!!!”

28 tanggapan untuk “Yeoljunghan Chapter 2”

  1. Kyung mi yang sabar yeht….
    Si sehun ngapain sih ngajakin si kyung mi ke cafe X2X cuman buat malu maluin si kyung mi kaya kagak ada kerjaan aje.

    GOOD LUCK^^

  2. hihihi pada akhirnya manggil sehun jugaa wkwkwkwk
    lucu deh ff ini cuman alurnya kecepetan menurutku doang sih
    nggak tau yg lain

  3. konyol baca nye nyampe ngakak si sehun salah narik orang
    lajut thor tambah penasaran sama chapter selajutnya 😀

  4. Bruakakak….
    Dedek sehun nakal!
    Dasar.
    Duh, kai single? Boleh daftar gak? Jadi pendamping naik motornya… hahaha

  5. kasihan iya kyung mi kenapa nasib nya sangat tidak baik sabar iya sabar, nanti juga sehun nya berubah kok hahha
    next lah ditunggu

  6. Itu anak Sma tetangga kali ya hahaha trus gmn tuh??wehun bkal kyk superhero apa bkal gmn??kasian bgt ya si kyung mi..
    Next chpater ya jgn lama2 hehehe gomawo

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s