My Boyfriend Is Not My Idol (remake) ~ by ParkFitri [IE]

1398789928477

IE present-

Park Chanyeol (EXO) || Han Ji Yoo (OC) = JiYeol Couple

Oneshoot || Fluff || Universe || Romance || Comedy/ Crack || PG 15 ||

read note,please ^^ and sorry typo

Han Ji Yoo bernyanyi pelan ‘why so serious’ mengikuti irama yang didengarkan di earphonenya sambil meletakkan barang diatas meja ke dalam tas. Poster, tiket, lightstik, dompet. Ji Yoo kembali mengecek barang yang sudah didalam tasnya itu. Sedangkan ada beberapa barang seperti kamera lensanya yang memang tak dimasukkan kedalam tas, karena tak cukup.

“cha~ semua sudah siap,” ia menutup resleting tasnya.

Ji Yoo berjalan menuju meja riasnya. Untuk kesekian kalinya ia merapikan rambut yang dibiarkan tergerai. Ia mengerutkan alis. Sepertinya ia tak bisa pergi dengan rambut yang tergerai lumayan panjang itu. Lalu, ia mengambil salah satu ikat rambut warna peach senada dengan roknya itu dan mengucir semua rambutnya keatas.

Setelah mengikat rambut selesai ia mengamati dirinya-lagi didepan kaca melihat wajahnya. Berharap tak ada noda bertender disana. Tiba-tiba suara panjang ponsel nya berbunyi. Menandakan panggilan masuk. Tanpa melihat penelpon ia langsung menempelkan pada telinga. Ji Yoo mengira penelpon itu adalah sahabatnya Lee Soo Rim. Namun, bukan..

baby?!” Ji Yoo hendak memanggil Soo Rim. Namun, tertahan di kerongkongan ketika mendengar suara bass yang ceria diseberang.

“halo?! Baby? Apa ini tersambung?”

“Chanyeol,” tanpa sadar Ji Yoo mengucap apa yang dipikirkannya.

“Yes! One and only you’re handsome boyfriend hahaha,” Chanyeol tertawa.

Setelah sadar ia segera menanyakan pacarnya itu hingga ia tak bisa menyembunyikan kegugupannya. “ke-kenapa kau menelponku?”

“why? Apa aku tak boleh menelpon pacarku sendiri?”

Ya! Jawab Ji Yoo dalam hati. Chanyeol tak seharusnya menelpon sekarang atau beberapa jam kedepan. Namun, ia hanya berani menjawab.

“boleh kok! Euhm tapi, aku sekarang sedang tak enak badan. Haaciww,” Ji Yoo membuat nada bersin semirip mungkin.

“kau sakit? Apa kau sudah minum obat? Apa perlu aku panggilkan dokter kim untuk datang memeriksamu,” terdengar nada khawatir dari namja yang menyandang sebagai pacar seorang Ji Yoo.

Ji Yoo malah melirik jam tangan yang melingkar ditangan mungilnya itu. Ia menggigit bibirnya.

“tidak! Tidak usah. Aku akan kesana besok. Sekarang aku hanya ingin istirahat, Chanyeol-ah,” Ji Yoo mengatakan dengan nada memelas.

“oh! Baiklah. Aku akan menelponmu besok lagi,” Ji Yoo menangkap sedikit nada kecewa dan itu membuat sepercik rasa bersalah pada dirinya.

“ne. gomawo Chanyeol-ah,”

“istirahatlah. I love you,” ini kebiasaan mereka selama mereka berpacaran. Meski mereka hampir tak pernah bertemu. Chanyeol dan Ji Yoo selalu mengakhiri percakapan telpon dengan kata ‘I love you’ . kata itu seperti magic yang membuat Ji Yoo selalu berdesir mendengarnya.

“I love you too,” Ji Yoo menarik bibirnya membentuk senyuman.

Mereka mengakhiri sambungan telepon. Sebenarnya Ji Yoo sedikit kehilangan ketika memutus telponnya tadi. Karena dengan kesibukan pacarnya yang akan comeback bersama grup nya. Park Chanyeol sangat disibukkan oleh latihan-latihan sebelum ia mengeluarkan album baru mereka. Ditambah dengan beberapa konser diluar Korea yang harus mereka hadiri.

Agensi mereka sangat ketat dalam mengasuh anak didiknya. Beberapa bulan sebelum comeback EXO sangat disibukkan dengan latihan-latihan dari pagi-malam. Chanyeol akan menelpon Ji Yoo bila ada waktu istirahat dan itu sangat jarang. Chanyeol memang tak pernah mengeluh saat menelponnya. Namun, Ji Yoo sendiri sadar ketika menelponnya Chanyeol sangat lelah. Namun, ia masih meluangkan sedikit waktu untuk sekedar mendengar suaranya.

Yaps, Park Chanyeol merupakan salah satu grub idol yang sekarang sedang naik daun. EXO. Siapa yang tak menegenal anggota exo dengan tinggi diatas rata-rata ini? Hampir seluruh pelosok Korea bahkan se-Asia terlebih yeoja pasti mengidolakannya. Bahkan, dalam mimpipun mereka mengharapkannya.Namun, tanpa banyak yang mengetahui, Chanyeol memiliki seorang pacar dari orang biasa, bukan dari kalangan artis yaitu seorang Han Ji Yoo. Seorang mahasiswa salah satu universitas di Seoul.

***

Kembali ke Ji Yoo. Ia menghela nafas panjang sambil sesekali mengecek ponselnya. Sahabatnya Soo Rim terakhir mengirim line bahwa ia berangkat 20 menit lalu. Keresahannya menghilang ketika suara bel rumahnya terdengar. Ia membuka tasnya dan meletakkan ponsel didalamnya lalu berjalan menuju pintu.

“Rim-ah kenapa la-,” kata Ji Yoo terhenti seketika melihat orang yang didepannya kini bukan sahabatnya Lee Soo Rim.

“baby, kau mau kemana? Bukankah kau bilang sedang sakit?”

Seperti halilintar ditengah padang pasir Ji Yoo terkejut bukan main. Ia menatap Chanyeol dengan mata terbelak. Ji Yoo melihat mata Chanyeol menatapnya dari ujung kaki kembali keujung kepala.

“kau mau kemana? Bukankah kau sakit?” Tanya Chanyeol sekali lagi dengan mengangkat satu alisnya Sedangkan Ji Yoo menggigit bawah bibirnya.

“euhmm itu…” setelah bergumam Ji Yoo menatap kakinya dan kembali diam.

lama Ji Yoo bungkam cukup membuat Chanyeol sedikit frustasi. Lalu ia berkata dengan dingin, “ bisakah kita masuk? Kau bisa jelaskan didalam,”

Ji Yoo sedikit terpenjat mendengar nada dingin Chanyeol. Lalu, ia bergeser sedikit memberi jalan Chanyeol masuk. Ia menatap punggung namja itu memasuki rumahnya dan menggigit bibirnya.

‘apa yang harus aku lakukan?’ ujarnya dalam hati dan mengacak rambutnya. Lalu, mengikuti pacarnya memasuki ruang tamu.

***

Chanyeol berdiri diruang tamu dengan melipat kedua tangannya didepan dada. Tak lama Ji Yoo menyusulnya masih dengan wajah tertunduk. Kini Ji Yoo tengah berdebat dengan pikirannya alasan apa yang digunakan untuk dapat keluar dan menonton konser idolanya.

“kau membohongiku?” Pikiran Ji yoo meleset. Ia baru menyadari ada masalah yang lebih besar, ia berpura-pura sakit tadi. Sebenarnya ada alasan ia berbohong kepada Chanyeol.

Malam ini ia ingin menonton konser idola. Shinee. Ya! Ji Yoo adalah seorang fangirl dari Shinee yang sering disebut Shawol. Hari ini adalah konser special mereka, dan selama ini diam-diam Ji Yoo selalu hadir dalam konser bahkan fanmeeting yang diadakan Shinee tanpa sepengetahuan Chanyeol.

“ti-tidak! Maksudku..,” mata Ji Yoo beralih ke Chanyeol yang mengangkat satu alisnya.

“kau mau kemana? Jangan bilang kau mau membeli obat! Karena tak mungkin untuk membeli obat harus membawa kamera. Terlebih oleh orang sakit,”

Ji Yoo menatap kamera lensanya yang menggantun dilehernya. Dan, Chanyeol mengatakan alasan yang sudah direnacanakan Ji Yoo dalam pikirannya. Oh tuhan! Apa pacarnya itu sudah bisa membaca pikirannya.

“So-soo Rim mengajakku nonton konser Shinee op-. maksudku Shinee,” untuk kali ini saja ia menjadikan sahabatnya itu ‘kambing hitam’.

“kenapa dia mengajakmu? Kenapa tak mengajak yang lain. Yang aku tau kau tak menyukai konser. Dulu, kau selalu menolak melihat konserku langsung,” tanya Chanyeol masih dengan posisi yang sama.

Dan satu lagi kebohongan Ji Yoo yang muncul dipermukaan. Ji Yoo selalu menolak melihat konser grup pacarnya-EXO, karena ia memang bukan Fans mereka. Bahkan lagu pacarnya pun ia hanya hafal beberapa. Sungguh pacar yang jahat si Ji Yoo

“euhm, kau tau kan. Aku sahabatnya, apalagi dia seorang yeoja. Katamu tak baik membiar kan yeoja pergi sendiri, bukan? Nanti kalau dijalan ada sesuatu bagaimana??” Ji Yoo membuat alasan se-real mungkin. Namun, matanya berkedip cepat. Membuat Chanyeol menyipitkan mata.

“kau berbohong padaku?” sedilik Chanyeol

“Mwo!! Aniyo!!,” mata Ji Yoo malah berkedip dengan cepat.

Chanyeol mendekatkan wajahnya. “kau tau? Meski kita jarang bertemu, aku mengetahui kebiasaanmu ketika kau berbohong matamu akan berkedip cepat,”

Dekatnya mata Chanyeol membuat jantung Ji Yoo berdetup kencang. Matanya membelak menatap mata besar Chanyeol dan ia mengamati wajah pacarnya berubah menjadi serius.

“apa kau selingkuh?” ujar Chanyeol masih menatap dengan lekat mata Ji Yoo. Anehnya Ji Yoo tak berkedip sama sekali.

Apakah pertanyaan itu ada pisaunya? Entah kenapa mendengar pertanyaan itu membuat hati Ji Yoo sedikit tertusuk. Bahkan seperti bukan 1 pisau yang menusuknya. Mealinkan, ribuan. Apa Ji Yoo seperti yeoja yang suka berselingkuh?

Memang benar Ji Yoo dan Chanyeol sangat jarang bertemu. Namun, Ji Yoo bukan tipe wanita yang haus akan kemanjaan dan kasih sayang. Justru ia sangat pemalu dan memiliki gengsi tinggi. Ia tak pernah menuntut Chanyeol harus memuinya, menemaninya belanja, mengantarkan ia kemanapun, atau hal seperti pasangan normal lain diluar sana. Ji yoo tak pernah mengharapkannya. Ia hanya mengharapkan cinta dan pengakuan seorang Park Chanyeol. Tidak lebih!

“apa kau menilaiku seperti itu? Apa aku terlihat seperti tukang selingkuh?” Ji Yoo balik bertanya dengan dingin. Chanyeol mengamati mata pacarnya itu yang tak suka, bahkan benci dengan pertanyaannya barusan.

“ma-maafkan aku. Aku tak bermaksud-,” Chanyeol menyesali pertanyaan yang diajukan tadi. Dilihatnya Ji Yoo menghela nafas dan memejamkan mata.

“Yak! Telinga alien! Issh.. jangan lagi kau menanyakan pertanyaan itu lagi! Atau aku akan berselingkuh sungguhan,” teriak Ji Yoo dengan nada mengancam. Namun, tak serius seperti sebelumnya.

“kau mau mati huh? Siapa juga yang mau berselingkuh denganmu?” Chanyeol menjulurkan lidahnya mencoba mendinginkan suasana. Itulah kebiasaan Chanyeol, ia selalu membuat suasana menjadi baik. Maka dari itu dia sering disebut mood boster dan untungnya Ji Yoo juga memiliki sifat yang hampir sama dengannya.

“Yak! Alien!”

“sudahlah! Sebenarnya kau mau kemana sampai berbohong padaku bahwa kau sakit? Jangan bilang kau mau menemani- siapa tadi namanya? Entahlah.. menemani temanmu itu, karena kulihat kau berbohong tadi. Dan jangan coba-coba berbohong lagi atau aku akan menelpon eommanim, kalau kau berbohong padaku dan kau keluar malam ketika eomma dan appamu pergi,” ujar panjang lebar Chanyeol.

“sebenarnya siapa sih anak ibuku? Kau atau aku?”

Chanyeol tersenyum lebar dan menatap Ji Yoo dengan tatapan skak mat dengan mengancam melaporkan eomma Ji Yoo. Dan, itu lumayan ampuh bagi Chanyeol karena nyonya Han-ibu Ji Yoo- sangat menyukai Chanyeol. Bahkan, sangat memanjakan namja itu dibanding anaknya sendiri ketika mereka bertemu. Si alien itu mengancam melaporkan bahwa ia menonton konser malam hari. Ugh, Ji Yoo tak ingin membayangkan bagaimana kedua orang tuanya akan mengomel padanya.

“baiklah…” Ji Yoo mendorong bahu Chanyeol menjauh. Kerena posisi wajah mereka sebelumnya sangat dekat. Ia tak ingin membuat jantungnya lompat keluar.

“aku ingin menghadiri konser Shinee dan itu atas keinginanku sendiri. Aku juga melihat konser dengan sahabatku Lee soo Rim,” Chanyeol menatap mata Ji Yoo. Namun, tak menemukan tanda kebohongan disana. “demi tuhan Park Chanyeol!” tambahnya.

Setelah itu Chanyeol mengerutkan kedua alisnya, “jadi, selama ini kau melihat konser sunbae tanpa sepengetahuanku?”

‘sial! Kenapa ia harus menanyakannya?’ ujar Ji Yoo dalam hati. Ia juga baru ingat Shinee adalah sunbae pacarnya. Sebenarnya ia sangat menahan untuk tak menanyakan apapun tentang Shinee pada Chanyeol. Ia sangat menahannya untuk menjaga agar pertanyaan Chanyeol barusan tak keluar.

“euhm.. itu..” Ji Yoo hanya berani bergumam.

“jangan bilang kau seorang fangirl Shinee. Shawol?” Chanyeol memperhatikan penampilan pacarnya yang seperti fans nya saat menonton konsernya. Bahkan barang yang dibawa pacarnya itu dengan fansnya sama-lighstik, poster,dll.

Ji Yoo membelakkan mata. Ommo! Apa yang harus dikatakannya sekarang? Ia sudah terlanjur tertangkap basah. Akhirnya ia hanya mengangguk.

‘Astaga! Pacarku seorang fangirl sunbaeku sendiri?’ ujar Chanyeol dalam hati.

“itu sama saja kau berselingkuh dariku!” Chanyeol kembali melipat kedua tangannya.

“yak! Bagaimana itu bisa disebut selingkuh huh?” Ji Yoo mengangkat dagunya membalikkan pertanyaan.

“kau menyukai namja lain selain aku!itu namanya selingkuh. Terlebih mereka sunbaeku sendiri,”

“kau sendiri lebih sering bilang ‘saranghae fansku’, ‘aku mencintai kalian’ kau bahkan bilang di reality show kau paling mencintai ibu dan fansmu didunia ini. Apa itu berarti kau selingkuh dengan fansmu, Park Chanyeol?”

“itu berbeda-,”

Belum Chanyeol melanjutkan, Ji Yoo memotongnya. “berbeda bagaimana? bilang saja cemburu padaku?” Ji Yoo menyipitkan matanya.

“aku? Cemburu padamu?” Chanyeol menujuk dirinya dan Ji Yoo bergantian dan pacarnya mengangguk. “haha lucu sekali,” Chanyeol berjalan menuju dapur.

Ji Yoo melihat namjachigunya itu semakin yakin. Ia jadi ingin menggodanya. Mengekorlah Ji Yoo ke Chanyeol sambil menggoda.

“sudah bilang saja kau cemburu padaku,” goda Ji Yoo menaik-turunkan alisnya.

Dilihatnya Chanyeol membuka kulkas dan menjawab, “ I was never jealous of you,”

really? Kalau begitu biarkan aku pergi nonton konser hari ini ya?”

Chanyeol membalikkan badan menatap Ji yoo dengan tatapan tak suka. “mulai sekarang kau tak boleh menonton konser namja lain. Kecuali denganku, arraseo,” Chanyeol memperingatkan Ji Yoo lalu berjalan melalui gadis itu.

Ji Yoo tak percaya. Bisa-bisanya si alien yang beruntung adalah pacarnya itu melarangnya menonton konser Shinee bahkan konser lain tanpa Chanyeol. Ia memutar badannya melihat pacarnya itu berjalan melaluinya sambil meneguk minuman yang diambil dikulkasnya tadi. Ji Yoomenghentkkan kakinya dan mengejar Chanyeol menuju meja makan didekat dapur rumahnya.

“Chanyeol-ah biarkan aku pergi kali ini saja. Konser hari ini sangat special. Bahkan aku sudah menabung untuk mendapatkan tiket VIPnya,”

“….” Chanyeol masih meneguk minumannya.

“Chanyeol-ah..” Ji Yoo memasang wajah memelas.

“….” Chanyeol hanya menatapnya.

“babe. Please…,”

“Yak!! Aku hanya baru bisa keluar hari ini setelah sekian lama terkurung kau tau. Bukannya menyambutku malah akan kau tinggal melihat namja lain,” Chanyeol memaki pacarnya itu.

“salah siapa kau tak menghubungiku jauh-jauh hari,” cibir Ji Yoo

“kau tak tau kejutan huh? Ka-,”

makian Chanyeol terhenti karena dering telpon dari ponsel Ji Yoo diatas meja dapur. Kedua kepala itu memutar bersama detik kemudian mereka berdua lomba mengambil ponsel itu. Sialnya Chanyeol yang meraih terlebih dahulu.

Tanpa menyapa, suara diseberang sana langsung menerjang. “Ji Yoo-ya aku sudah didepan rumahmu. Cepatlah keluar. Aku malas turun dari mobil. Cepatlah sebelum kon-,”

“maaf. Ini Lee Soo Rim-ssi?” Mendengar nama sahabatnya Ji yoo berusaha mengambil ponselnya dari tangan Chanyeol. Tapi namja itu dapat menghindarinya dan mendorong dahi Ji Yoo agar menjauh dan tak mengganggunya, dan Ji Yoo akhirnya pasrah hanya bisa mendengar.

“ya aku Lee Soo Rim. Bukankah ini ponsel Han JiYoo? Dimana Ji Yoo? Dan kau siapa?” pertanyaan langsung membanjiri telinga Chanyeol.

“oh! Maaf Soo Rim-ssi. Ji Yoo tak bisa pergi nonton konser Shinee sunbae denganmu hari ini atau kapanpun. Jadi mulai sekarang cari teman lain. Atau kau boleh mengajaknya tapi hanya konser EXO. Kudengar mereka sangat keren dan membernya sangat tampan. Terlebih rappernya. Dan, lucu kau bertanya aku siapa. Karna aku adalah pacar Han Ji Yoo yang tampan,”

Chanyeol sedikit menarsiskan dirinya dan grubnya. Tak salah kan? Grup nya dan dia memang keren haha. Melihat kata pacarnya barusan Ji Yoo ingin muntah dan sepertinya Soo Rim sudah mual mendengarnya diseberang sana.

“Ya! EXO lebih keren katamu? Pacar siapa? Dan di-,”

Tut..tut..tut. Chanyeol memutus sambungan telepon itu sepihak.

“temanmu berisik sekali,” ujar Chanyeol sambil berjalan kembali ke meja makan menghiraukan tatapan tajam dari Ji Yoo yang dilanyangkan padanya kini.

“Yak! Kau tak sopan sekali. Dia sahabatku kau tau,”

“ya. Tapi temanmu itu berisik sekali. Aku harus menjaga telingaku hingga comeback nanti,”

Rahang Ji Yoo mengeras. Sungguh ia seperti balon yang diisi udara yang semakin membesar dan tinggal tunggu meledaknya saja.

“kau menyebalkan, Park Chanyeol!!” teriak Ji Yoo, sedetik kemudian terdengar suara isakan darinya.

Chanyeol yang melihat sebulir airmata turun dari pelupuk Ji Yoo gelagapan. Ia segera memegang tangan gadisnya dan berkata, “ji-ya kau menangis?” . namun, Ji Yoo menghempaskan genggaman Chanyeol.

“lepaskan aku! Dasar alien!!” Ji Yoo membalikkan badan dan masih terdengar isakan dibalik punggungnya. Chanyeol mengikuti badan Ji Yoo dan berdiri didepannya. ia menurunkan kepalanya mencoba menatap Ji Yoo.

“hei..hei.. jangan menangis! kau tampak jelek ketika menangis,”

Dua detik kemudian suara tangis Ji Yoo pecah. Membuat Chanyeol semakin kalang kabut.

“kau menyebalkan! Bahkan eommaku tak pernah mengatakan aku jelek!! huwaaa eommaa!” Ji Yoo teriak sambil menangis.

“sst.. uljima! Jangan menangis!! Ji Yoo yeoppo. Neomu neomu yeoppo. Bahkan miss korea kalah, ”

Chanyeol berkata percuma karna suaranya kalah jauh oleh tangisan gadis itu. Ia hanya bisa menarik rambutnya karena frustasi. Bila didunia ini ada lagu paling mengerikan didunia, maka Chanyeol akan memberi peringkat tangisan Ji Yoo di nomor satu.

Gadis itu masih menangis bahkan sekarang lagu tangisannya diiringi seenggukan yang menambah tangisan itu semakin mengerikan. Chanyeol merasa bingung bukan main. Sebuah kenyataan ia sangat lemah bila ada seorang wanita menangis. terlebih Ji Yoo. Tanpa ingin membuat rumah itu roboh, Chanyeol menarik tubuh Ji Yoo kedalam pelukannya. Mendekap gadis itu membuat Chanyeol melupakan sesuatu saat memeluk Ji Yoo. Ia lupa bahwa konsekuensinya akan ditanggung oleh jantungnya yang siap lari dari sana.

Pelukan itu ternyata ampuh membuat Ji yoo mereda. Setidaknya Ji yoo tak berteriak dan sehisteris tadi. Cukup lama mereka dalam posisi seperti itu hingga Chanyeol melonggarkan pelukannya. Diraupnya wajah gadis itu oleh kedua tangannya. Ia baru sadar betapa mungilnya wajah pacarnya. Diangkatnya wajah yang sudah mulai sebam itu.

“kau tau sungguh waktu yang sangat sulit untuk kita bisa bersama bahkan untuk sekedar aku melihatmu? Terlebih 2bulan ini yang membuatku tak bisa mengisi energiku dengan senyumanmu…,” Chanyeol masih mendengar seenggukan Ji yoo. Namun, gadis itu sudah lebih tenang sekarang.

Chanyeol melanjutkan. “… dengan kesempatan yang kumiliki malam ini. Aku ingin mengisi seluruh energiku sehingga aku bisa tersenyum dan bahagia lagi. Namun, saat aku menemuimu kau malah ingin melihat namja lain..,”

dilihatnya Ji Yoo melotot padanya. Buru-buru ia meralat, “-baiklah melihat idolamu atau apapun terserah. Itu membuatku seluruh energiku yang sudah menipis menjadi kosong. Dan itu membuat efek marah dan frustasi kau tau!…” Chanyeol menghembuskan nafas dan Ji Yoo masih menatapnya dengan mata hitam yang selalu menghipnotisnya.

“ tapi aku tak ingin kau sebut sedang cemburu! Perasaan yang aku rasakan sekarang bisa disebut seperti tersiksa. Lebih tepatnya aku sangat tersiksa oleh kerinduan ini,”

Dilihatnya sudut mata Ji yoo sedikit menggenang. O-oh! Apa gadis ini akan menangis? Chanyeol siap menutup telinganya jika benar gadis itu akan menangis semakin keras dibanding sebelumnya. Namun yang didengarnya suara lembut yang juga dirindukannya.

“aku lebih merasakan siksaan itu, Chanyeol. Bahkan ketika aku ingin mendengar suara mu saja aku hanya bisa menangis dan menahan rindu ini menyayatku perlahan,” Ji Yoo mendorong dirinya kembali memeluk Chanyeol. Ia tak ingin Chanyeol melihat wajah memalukannya sekarang.

“maafkan aku membuatmu juga merasakan siksaan ini. Jika saja aku bukan seorang id-“

Ji Yoo memotong ucapan Chanyeol dan memandang namja didepannya itu. “sst jangan pernah kau menyesali impianmu sejak kecil. Sekalipun jangan pernah!! Entah kau idol atau bukan aku akan tetap mencintaimu sebagai Park Chanyeol yang memiliki cinta yang sama dengaku,”

Kata dari mana yang keluar dari mulut gadis itu? Ini merupakan hal langka bagi Chanyeol. Selama mereka pacaran, Chanyeol lah yang selalu mengatakan dan melakukan hal romantic. Selain happy virusnya, sekarang romantic virusnya kini menular pada pacarnya. Kata itu cukup membuat genangan disudut mata Chanyeol.

Tak ingin Ji Yoo melihat namjachigunya yang menangis karna katanya barusan-karena ia masih memegang penuh gengsinya didepan Ji Yoo- Chanyeol segera menempelkan bibirnya pada bibir lembut milik Ji Yoo. Ada desiran pada kedua insane itu ketika permukaan bibir mereka bersentuhan. Mereka saling menutup mata, menikmati sentuhan bibir mereka seperti ada heroin di masing-masing bibir mereka. Membuat mereka melayang jauh meninggalkan bumi. Chanyeol sempat merasakan sedkit ada rasa asin ciuman mereka. Mungkin bekas air mata Ji Yoo atau air mata Chanyeol berhasil menetes?

Ciuman mereka berlangsung lumayan lama. Chanyeol melepaskan ciuman itu sebelum pasokan oksigen mereka habis. Tangan Chanyeol memegang kedua pipi Ji Yoo. Menatap lekat-lekat mata hitam gadis itu. Dilihatnya pipi gadis itu merona lucu dan menambah keinginan Chanyeol ingin kembali menciumnya.

“sekarang waktunya kita bersama! Hapus keinginanmu untuk memikirkan sunbaeku atau namja lain selain aku,” ujar Chanyeol

“tapi bagaimana dengan tiketku? Aku membeli tiket ini mahal kau tau! Bahkan beberapa hari aku pulang bersama Soo Rim untuk menghemat pengeluaranku,”

“salah siapa kau melihat konser namja lain tanpa sepengetahuanku. Aku akan menukarnnya dengan tiket konserku Exoluxion mendatang. Aku akan memberi tiket paling mahal dan paling dekat panggungku, bahkan kau bisa melihat cincin yang kupakai nanti. Bagaimana?” Chanyeol menaik-turunkan alisnya mengikuti gaya Ji Yoo tadi.

“Yak!! kau mau mati huh?” ancam Ji Yoo mengangkat dagunya.

“sebenarnya siapa yang kau suka di Shinee sunbae?”

“euhm..menurutku Taemin oppa paling tampan disana,” Ji Yoo terkekeh malu mengingat wajah Taemin, semburat merah menyembur dipermukaan wajahnya.

‘lihatlah wajahnya! Ketika menyebut Taemin Hyung tampan’ Chnayeol melihat pacarnya dengan pandangan tak suka.

“mwo? Taemin hyung tampan? Bahkan tinggi hyung tak lebih dari hidungku,”

Ji Yoo mendongak menatap Chanyeol dengan sebal. ‘apa alien ini menyinggung tinggi? Bahkan tinggiku tak lebih dari pundaknya!’ Ji Yoo memang sedikit sensitive ketika menyinggung tentang tinggi.

“setidaknnya ia bisa membuat gerakan tangan serigala di lagu Wolfmu 1000 kali lebih baik, dan sexy dibanding kau!” Ji Yoo menyinggung salah satu koreografi di awal MV wolf milik Chanyeol. Sedangkan namja itu memang sedikit sensitive ketika menyinggung tentang gerakannya.

“dia memiliki eye smile yang imut, dia juga tak memiliki telinga besar sepertimu. Bahkan Tae-,”

Cukup gadis itu membuat kesabaran Chanyeol hilang dan ia kembali meraup bibir gadis itu.

“hhmmpp-,” kali ini Ji Yoo mencoba melepas ciuman mendadaknya itu. Ini sangat tak baik untuk jantungnya kau tau.

“aku tidak akan melepaskan jika kau terus menyebut namja lain selain aku!” ujar Chanyeol disela-sela ciumannya. Dirasakannya Ji Yoo mengangguk. Namun, terlambat Chanyeol terlanjur tak ingin melepaskannya.

***

“lain kali jika aku mendapatkan tiket konser alien itu lagi, aku akan langsung membuangnya!”

Ji Yoo menatap geram Chanyeol diatas panggung itu dan meremas poster bergambar Chanyeol itu. Bahkan namja itu memaksa-lebih tepatnya mengancam- untuk membawa poster bergambar dirinya dan menyuruh menaikkan tinggi-tinggi selama konser berlangsung. Namun, dilihatnya barusan Chanyeol dan kawan-kawannya ganti pakaian mereka diatas panggung hanya ditutupi papan panjang disana. Ia melihat namjachigunya berganti pakaian didepan ribuan yeoja didalam stadium itu. Parahnya yeoja-yeoja itu berteriah histeris melihat pemandangan indah itu, meski masih aman dengan adanya penutup seleher Chanyeol.

Siapa yang mengusulkan fans servise seperti ini? Ji Yoo tak habis fikir. Memang di konser Shinee Ji Yoo pernah melihat fanservise lebih dari ini, dan ekpresinya kala itu kurang lebih seperti para yeoja didalam stadium ini. Namun, melihat pacarnya yang melakukannya cukup membuat semua darah ditubuhnya naik.

lihatlah! Dia melambaikan tangannya ketika baru melepas bajunya. Memperlihatkan otot pada lengannya yang menonjol. Tanpa sadar Ji Yoo meneguk salivanya.

‘mungkin karna efek lampu yang membuat ototnya err.. seperti itu’ Yakin Ji Yoo pada diri sendiri. Menolak kenyataan bahwa ia terpesona dengan tubuhnya. Hei! Ji Yoo pernah-sering- memegang lengan Chanyeol, tapi kenapa ia baru menyadari otot-otot itu.

Ji Yoo akhirnya datang ke konser Exoluxion pacarnya itu. Selama konser berlangsung ji Yoo menghindari dirinya untuk memuji Chanyeol. Itu sulit baginya. Ia juga baru menyadari perbedaan Chanyeol ketika bersamanya dan diatas panggung sekarang. Ia tampak sangat bersinar diatas panggung. Kenapa idol selalu bersinar ketika diatas panggung? Sudah beberapa kali gadis itu menelan salivanya sendiri melihat Chanyeol saat ia menyanyikan bagiannya, ketika posisinya didepan bahkan ketika ia tersenyum seperti sekarang sambil mengganti bajunya. ‘hell!! Berhentilah tersenyum alien!!’

Untung acara mengganti pakaian tak berlangsung lama. Beberapa waktu kemudian Exo kembali menyanyikan lagu mereka. Ji Yoo juga baru menyadari lagu mereka sangat bagus! Apa yang dipikirkan barusan? Oh Ji Yoo harus berhenti menjadi 2 sosok sekaligus. Pengagum dan pembenci!

Semua member EXO tiba-tiba keluar dari panggung. Ji Yoo hampir mengira konser itu berakhir dan akan meninggalkan tempat itu terlebih dahulu. Namun, selanjutnya beberapa yeoja keluar dari lubang ditengah panggung. Semua penghuni tempat itu terlihat kebingungan termasuk juga Ji Yoo. Tak lama satu-persatu member Exo keluar sambil bernyanyi salah satu lagu mereka. Beberapa diantara mereka langsung disamping yeoja-yeoja yang terlihat seperti lucky fans itu.

Member exo bernyanyi bersama lucky fans itu. Tak jarang beberapa diantara mereka menangis diatas panggung sana. Dan saat dirasa lagu akan berakhir detik itu mata Ji Yoo membelak dan berteriak.

“YAAAAAKKK!!!” suara Ji Yoo menghambur bersama teriakan fans lain. Karena dilihatnya Chanyeol memeluk fans yang menangis itu. Ralat mendekapnya!!!!

“YAAAK!!! AWAS KAU ALIEN!! LIHAT SAJA NANTI! DASAR ALIEN TELINGA BESAR BODOH!” Ji yoo memaki pacarnya dengan menginjak-injak poster yang ia remas sampai tak berbentuk barusan. Setelah melihat ada yang aneh ia melihat sekitarnya. Benar saja! Kini ia sedang ditusuk oleh tatapan fans disekelilingnya yang melihat Ji Yoo menghina dan menginjak salah satu idol mereka.

Sepertinya ia harus menyelamatkan dirinya sekarang sebelum ia habis tak tersisa disana! Lalu, ia melirik atas panggung melihat Chanyeol yang memegang bahu fansnya sambil tersenyum

‘kau akan mati Park Chanyeol. Tunggu saja!’

FIN

hai everyone. aku mau mengklarifikasi dulu. kejadian itu emang buak keadaan waktu konser Exoluxion kemaren. aku hanya mengambil beberapa aja. so, lainnya hanyalah imajinasi liarku saja hahaha

entahlah kenapa aku membuat ff ini. bukannya meneruskan ffku yg lain. aku dilanda kebuntuan haha*ampuni saya.><. sebenernya aku buat ff ini karena abis menggalau ria nonton Exoluxion lewat TL. ada yang senasib denganku??. itupun aku nggak sampe selesai karna nggak kuat mental. jadi, sambil menggalau aku buat ff ini. aku juga pernah buat ff yg hampir mirip dengan ini dulu. tapi doloe sekali dan aku yakin beda kok ^^

oke maunya sih aku buat cerita lain JiYeol couple ini. tapi liat dulu ini ada yang suka apa nggak hehe. aku mau buat kisah gila, absurb mereka 😛

oke Don’t forget RCL guys 😀 sekalian belajar menghargai karya orang lain. karna jujur menulis tak semudah dan secepat kita membaca. kita butuh waktu, otak, dan cemilan. haha. karna bila kita menghargai karya orang lain. niscaya berlipat orang akan menghargaimu ^^

50 tanggapan untuk “My Boyfriend Is Not My Idol (remake) ~ by ParkFitri [IE]”

  1. yaaakkkk park chan yeol astagaaaa, sengaja bgt lu chan hahhahah. Klo ekye pacarnya chan apakabar hati ye liat pcr peluk cewe laen dpn mata. Liat fancam aje uda teriak” wkwkwk keren keren thor sukaaa

  2. Bagussss thooorrr… Bagus, aku suka. Seru. . 🙂 bikin crita kayak gini lagi yaa author 🙂 yang lebih lucu , lebih gila lagi.. 🙂 🙂

  3. Ini ff bgus sekaleeww!!! daebak,, tapi kasihan chanyeol dikatain alien tpi tetep bgus kok, keepwriting author

  4. sumpeehh mau mewek gegara nonton TLP sama Exoluxion lewat utube T_T
    maklum gak modal hiks….
    btw dirimu kah yg membuat ff Wolf!!! yg sampai part 5b kalo gak salah……?
    tolong dilanjutin ya, penasaran sama Chanyeol n Nana nihhh :3
    mian bnyk maunya haha 😀

    1. sama aku juga bisa nontonya paling depan. depan layar laptop maksudnya -_-”
      hahaha masih ingat ff itu ya 😛
      ff itu aku re-make dan chapter setelah itu masih proses. dan jujur aku kena writer’s block pas ff itu 😦
      anggap saja series ini nana ama chanyeol wkwkw *plak*abaikan

    1. hehehe kalo chapter mungkin aku pikir-pikir dulu ya. soalnya takut kena writer’s block..
      tapi untuk ff ini aku buat series 😀 ditunggu ya ^^

  5. Ff nya keren banget lohh thor!! XD
    Dibuat series dong thor, saya yakin reader pasti pada seneng kalau dibuat series 😀 . Keep Writing ne ! FIGHTING

  6. wahaha Ji Yoo emosi jg itu… hehe
    Chanyeol sengajakah ? biar Ji Yoo jelous mngkin ?
    Spertinya ini klo dibikin series lnjutn nya bkl mkin bagus…
    ditunggu ya… semangat Fitri… 😉

  7. Jiahh lucu amat wehh… Si chanyeol bales dendam ceritanya kkk :v wkss… Seru2 gue malah streamingan –” itupun masih di marahin sama nyokap karena malem2 nyalain wifi -,- keep writing dah ya buat elu oke??

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s