It’s about Late&Egoism&Love

Title : It’s about Late&Egoism&Love(KaiRin)

Author : BeeYixing/Felicia

Length :One Shot (longshot)

Genre : Romance,Angst(?),Sad

Rating : Teen,17+(Tidak lebih dari NC kok)

Main cast :Hwang Yerin (Me/You/OC)

             Kim Jongin/Kai EXO (Himself)

        Oh Sehun EXO (Himself)

Park Jiyeon TARA

Disclaimer : Cerita ini murni dari aku sendiri,jalan cerita dari aku. Hwang Yerin itu nama koreaku? Hehehe Kai,Sehun,Jiyeon milik orang tua,dan Tuhan mereka masing masing. Read,sama comment ya semuanya..Sorry kalau ada typo,bahasa yang tidak menyenangkan. Dan kalau mau next chapter mungkin bisa comment dibawah..hehehe ^^ aku usahain yang terbaik buat kalian ^^ KaiRin couple.. ❤

Summary

“Ini bukan karena terlambat,ini karena keegoisanku sebagai laki laki,maafkan aku Yerin”

“Kau kenapa sih oppa?Hiks”

“Kai..ahhh hentikaaan”

 

Yerin Side

“ Kai,kau kenapa sih daritadi melamun terus? Apa jangan jangan kau…”

“ Aku sedang memikirkan keadaan Jjiyeon sekarang,apa dia baik baik saja? Bersama lelaki itu?Siapa namanya aku bahkan tidak mau mengingat nama lelaki itu..”

“Oh Sehun?Hahaha kau cemburu rupanya Kim Kai?”

“Wajar kan?Dia wanita yang amat kucintai dan kusayangi,bahkan akupun tidak rela melihat dia bersama lelaki yang tak bermoral seperti Oh Sehun itu.”

Apa dimatamu aku tidak ada apa apanya? Apa sebegitunya kau mencintai Jiyeon? Apa kau tidak tahu? Aku memendam perasaan yang cukup berlebihan ini ke kau Kai?

“Sudahlah..lebih baik kita pulang saja,bosan juga disini tidak ada apa apa. Kau kenapa mengajakku ke tempat seperti ini sih Yerin?”

“Bukannya dulu ini tempat kita waktu kecil main bersama ya Kai?Kau bahkan lupa dengan kejadian lucu waktu kecil dulu?”

“Aku ada dimasa depanku sekarang Yerin,kau mengertilah keadaanku sekarang,bahkan kau tidak mengerti aku sedang memikirkan siapa saat ini? Hah?”

“Kai,bukan maksudku untuk…”

“Aku lebih baik pulang,kau mengajakku kesini hanya membuang buang waktuku saja,sampai besok”

Kai?Mengapa dia berubah?Bahkan dulu dia tidak seperti ini padaku,apa karena dia sudah mengisi hatinya , oleh Park Jiyeon? Aku cemburu Kai asal kau tahu itu.

~~ Esokan Harinya(Ditaman) ~~

“Hey Yerin.”

“Oh,Hey Sehun oppa,kau sedang apa disini kok tumben ke tempat seperti ini?bukannya kau ada band hari ini sepulang kuliah?”

“Haruskah aku mengikuti band itu?Sedangkan ketuanya sedang berpacaran?”

“Berpacaran?Maksudmu?Kai dengan Jiyeon?”

“Eumm bingo kau benar sekali,aduh Yerin ternyata kau pintar ya”

DEG!

Apa ini? Tidak mungkin kan aku terlena dengan sentuhan hangatnya Sehun diatas rambutku ini? Aku ingin Kai yang melakukan ini padaku tapi kenapa..Sehun?Sahabatku sendiri…

“Yerin… kau ingin makan eskrim ngga?Aku sepertinya ingin membeli es krim untukmu,soalnya dari tadi yang kulihat kau hanya diam dan melamun,sebelum aku kesini juga kau seperti tidak ada tujuan hidup.. ada apa dengan kau sebenarnya? Ada masalah?Cerita denganku Yerin-ah.”

“Aku tidak apa apa kok Sehunnie,nan gwenchana (Aku tidak apa apa) aku hanya memikirkan sesuatu.. sesuatu yang menyakitkan.. lebih tepatnya soal cinta.”

“Apa itu soal Kai dengan Jiyeon?”

DEG

Untuk kesekian kalinya aku kaget dengan sikap Sehun yang menggengam tanganku dengan tiba tiba,aku tahu ini sudah memasuki musim dingin dan sepertinya dia tahu bahwa tanganku sedang kedinginan tapi aku perjelas.. dia menggengam tanganku sangatlah ERAT. Ya Tuhan,jangan biarkan perasaan ini untuk sahabatku sendiri Sehun,aku hanya ingin Kai melakukan ini padaku.

“Hikss shh hiks”

“Hey Yerin?Kau kenapa?Yerin?Mengapa kau menangis?Hey ceritakan padaku,aku disini hmm?”

Sehun pun menenangkanku dengan cara memeluk dan mengelus rambutku,Sehun mengapa kau begitu baik padaku? Setiap ada masalah kau pasti ada disampingku… aku bahkan tidak mengerti sekarang dengan perasaanku sendiri Sehun-ah.Ku beranikan diri untuk memeluk Sehun,walaupun dalam hati aku sangat sangat gugup karena aku sedang memeluk Sehun dalam keadaan yang kacau,yang ah entahlah bahkan aku tidak mengerti dengan keadaanku sekarang.

“Hey,Yerin,aku disini.. kau kenapa hmm?jangan menangis Yerinnie aku disini untukmu Yerin.”

Tangisku pecah,hati ini rasanya hancur melihat dan mendengar fakta bahwa lelaki yang kusukai sudah berpacaran dengan wanita lain. Rasanya juga aku tidak kuat dengan semua ini.Bahkan bisa dibilang ini sangatlah berlebihan kalau soal cinta.Tapi mauapa? Aku menyukai Kai sejak dulu,bahkan sebelum mengenal Sehun.

“Sehun?Boleh aku minta tolong padamu?Bisakah kau mengantarkan aku pulang?Aku ingin beristirahat dirumah.”

“Tentu Yerin,tapi apa kau yakin? Apa mungkin kau sakit? Atau…”

“Aku baik baik saja Sehun,kau percaya pada sahabatmu ini bukan?”

“Eumm okay kalau begitu,aku bawa mobil kok. Kajja?”

Kai Side

Aissh kemana anak itu sekarang?Selalu saja seperti ini,hah lihat saja nanti kau Yerin,kalau aku menemukanmu di taman lagi.

“Oppa,aku lapar aku ingin makan..bagaimana kalau kita makan diluar saja?”Tanya Jiyeon.

“Eumm ya sayang,kau ingin makan dimana?”

“Yang dekat disini saja oppa?It’s fine for me kok yang penting ada oppa yang menemaniku.”

“Oh bagaimana kita makan pasta dekat taman itu,katanya sih enak..kita coba ya sayang?”

“Kajja oppa,aku sudah tidak sabar hehe aku bahkan sudah sangat lapar sekarang.”

“Aduh Jiyeon manisku,lucu sekali sih.”

Akhirnya kuputuskan untuk makan di restorant dekat taman yang Yerin suka bukan karena aku ingin mengingat masa lalu atau apalah yang dikatakan oleh Yerin..tapi karena aku ingin memastikan apa dia dating ke taman ini lagi tanpaku atau tidak kan bisa saja dia tidak dating karena tidak ada aku hahaha

“Loh oppa,itu bukannya Sehun? Teman bandmu?Dan itu ahhh wanita itu bukannya Yerin?Teman kecilmu kan? Mereka serasi sekali?Aku tidak tahu kalau Sehun dan Yerin bisa serasi seperti itu.”

Aku langsung menoleh kearah dimana Jiyeon menunjuk bahwa disana ada Sehun dan Yerin dan benar saja..apa apaan ini? Jadi kalau tidak ada aku,diadatang dengan laki laki lain? Dan laki laki itu kenapa harus Sehun?Aku langsung melepas kaitan tanganku dengan Jiyeon dan menghampiri Sehun&Yerin.Marah?Ya tentu saja,bahkan Yerin baru saja kemarin mengatakan bahwan taman ini adalah kenangan aku dengannya dulu semasa kecil tapi sekarang kenapa dia mengajak laki laki lain?

BUUUUGGHHHH

“YA! KAI! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN SEHUN? Sehun oppa?Gwenchana?(Tidak apa apa?).”

“Oppa,kau kenapa memukul Sehun tiba tiba?”

Aku… aku bahkan tidak tahu mengapa?Aku memukul Sehun barusan,apa yang telah kulakukan? Marah?Cemburu?Tidak mungkin itu terjadi..bahkan aku tidak mencintai Yerin,aku hanya mencintai Jiyeon..!

“Kai,kau kenapa sih dari kemarin marah marah terus,kemarin kau meninggalkan aku sendirian disini,dan sekarang? Lihat?Apa yang kau lakukan terhadap Sehun oppa? Hah?”

Dan baru pertama kali aku dibentak olehnya,oleh Yerin.. aku terpaku diam ditempatku sendiri,bahkan aku sudah tidak peduli dengan keberadaan Jiyeon sekarang.

“Maafkan aku Yerin,aku hanya…”

“HANYA APA KAI? KAU BAHKAN MELUKAI SEHUN OPPA,TEMANMU SENDIRI,TANPA ADA ALASAN.. APA YANG ADA DI OTAKMU SEKARANG KIM JONGIN?”

DEG .. !

Rasanya malu?Bukan malu,tapi aku tidak pernah melihat Yerin semarah dan semurka ini didepan umum bahkan didepanku. Yerin?Apa kau sadar apa yang telah kau lakukan denganku sekarang?

“Apa kau sadar sekarang kau membentakku di depan umum?Yerin ssi?”

“Aku tidak peduli, Sehun oppa,lebih baik kita pulang sekarang. Apa kau baik baik saja? Ya Tuhan ada darah di sudut bibirmu,lebih baik kita ke rumahmu sekarang..aku

Apa yang telah aku lakukan? Aku melukai temanku sendiri tanpa sebab,apa aku…

“Oppa?Apa kau mencintai Yerin? Sepertinya kau cemburu melihat mereka berdua seperti tadi,oppa.. aku tidak terima kalau kau mencintainya oppa.. kau tahu kan aku sangat…”

“Aku tidak pernah mencintainya Jiyeon,kecamkan itu.. lebih baik kita pulang sekarang..aku tidak nafsu makan.”

~~ Di Rumah kediaman Kai(kamar Kai) ~~

Author Side

Kai yang sedang berkutat dengan pikirannya karena kejadian tadi membuat dia frustasi dan membuat dia menjadi hilang kendali

“ARGHH ADA APA DENGANKU SEKARANG? AKU TIDAK SUKA JIKA YERIN MENDEKATI LAKI LAKI ITU”

“ARGGHHH INI GARA GARA YERIN EUGGGHH!!!!”

“Tuan muda,ada anda tidak apa apa?”Tanyasalah satu pelayan dikamar Kai khawatir,mereka berniat mendobrak pintu kamar Kai dengan paksa tapi…

“BISAKAH KALIAN KELUAR SEKARANG? PERGI DAN JANGAN MENGANGGUKU aaiisshh”

“Apa aku harus menghubungi Yerin?Apa aku harus menjelaskan apa yang terjadi? Apa aku harus arrghhh sial”

Siapa sangka sekarang kamar Kai hancur berantakan hanya karena melihat Yerin dengan Sehun padahal dalam hati Kai,dia tidak berniat untuk mencintai Yerin sedikitpun.. tapi ada yang terjadi dengannya saat ini?

Sehun side

Argh sial mengapa aku tadi bertemu dengan Jiyeon dan Kai disaat aku ingin bersama dengan Yerin?Dan kenapa juga Kai memukul seperti aku mempunyai salah saja,apa jangan jangan dia menyukai Yerin? Terus Jiyeon dikemanain kalau begitu? Dasar bocah labih temperamental..

“Oppa,apa sudah baikan? Sini biar aku mengobati lukamu dahulu.”

Aku melihat Yerin yang ingin menghampiriku di suduh tempat tidurku,ya dia maksa untuk mengobati lukaku karena dia sendiri merasa tidak enak. Padahal kan aku yang seharusnya menemani dia karena dari tadi dia kelihatan galau dan tidak bersemangat. Ini gara gara bocah labih itu..sudah mengambil Jiyeon sekarang? Dia melakukan ini padaku..? mau apa sih dia sebenarnya?tapi tunggu,mengapa wajahku dan Yerin menjadi sangat dekat seperti ini? Bibirnya..manis juga,tapi kenapa dari tadi dia seperti menghindari tatapanku? Hahaha aku ingin menggodanya kali ini..

“Yerin,bibirmu terlihat sexy loh,dan sepertinya bibirmu terlihat kering.”

“A..ap..apa sih oppa,aku ingin membersihkan lukamu sini ih jangan goyang goyang kepalamu.”

“Tapi jujur bibirmu sangat sexy,aku penasaran siapa yang akan menikmati bibir mungilmu ini hmmm.”

“Dasar pervert,huh.”

Hahaha lucu sekali dia,lihat pipi dia sekarang menjadi merah seperti buah tomat..

“Yerin,kau sakit?”

“Tidak kok,kenapa sih?”

“Pipimu memerah.”

Langsung saja kucium pipinya yang memerah itu hahaha lihat sekarang pipinya tambah memerah. Kucium lagi pipi disebelahnya,bahkan lebih lama dari yang sebelumnya.

“Oppa,apa yang kau lakukan?”

“Mencium pipi tomatmu,kenapa?”

Aku langsung memasang muka andalanku,muka polos hahaha dia sepertinya malu karena sedari tadi dia memainkan bagian bawah dari kemejanya. Lucu,bahkan sangat menggemaskan..

“Oh,sekarang kan pukul 8 malam,lebih baik kamu menginap disini… tidak baik kau pulang sekarang.. udara juga sangat dingin diluar?bagaimana? aku tidur di bawah,kau tidur disini saja.. it’s fine..”

“Ah tidak perlu oppa, ini kan kamarmu jangan lebih baik kau tidur disini dan aku disofa bagaimana? Aku kan tamu dan tidak baik kan wanita sepertiku tidur di tempat tidurmu?”

Polos sekali dia,bahkan dia masih mempunyai peraturan kuno seperti itu. Sungguh menggemaskan.. DEG! Perasaan itu mencul kembali,aahh ada apa dengan hatiku ini? Tidak mungkin aku menyukai Yerin,sahabatku sendiri..

“Begini saja,kau tidur disini dan aku akan tidur di sofa dalam kamarku ini? Bagaimana?”

“Hmmm…”

Sepertinya dia lagi mempertimbangkan ucapanku barusan hmmm sungguh menggemaskan hahaha.

“Baiklah tapi kau jangan…”

“Iya aku tidak akan apa apakan dirimu Yerin,tenang saja hahaha.”

“Baiklah tapi kan aku tidak membawa baju dan alat mandi gimana dong?Kan ngga mungkin aku meminjam alat mandimu,pasti berbeda.”

“Aku ada alat mandi baru kok tenang saja,dan kau bisa memakai bajuku jika kau mau..”

“Ya sudahlah,aku mandi dulu.. mana alat mandinya?”

“Hahaha baiklah..akan kucarikan Yerin hahaha”

Kai Side

Apa lebih baik aku menemui Yerin sekarang dan meminta maaf lagi untuknya? Tapi buat apa? Toh dia tidak akan mengerti keadaanku dan perasaan aneh ini,aku benci dengan diriku sendiri bahkan rasanya aku ingin terjun saja dari kamarku ini. Oh lebih baik aku ke apartemennya Sehun saja,dan menjelaskan semuanya.. ya walaupun aku malas sekali untuk bertemu dengan lelaki yang mencintai Jiyeon juga. Tapi apa boleh buat..demi nama “Band EXO” kita yang sudah berdiri sejak lama..

Akhirnya kuputuskan untuk mengunjungi apartemen Sehun,sesampai disana aku langsung memencel bel apartemennya.

“Ya tunggu sebentar.”Jawab Sehun.

“Oh Kai,kau ngapain kesini malam malam?bukannya..?”

“Apa kau baik baik saja?Maaf tadi aku memukulmu dengan tiba tiba.”Jawabku lansgung masuk ke dalam apartemennya tanpa persetujuannya.Sudah biasa bukan?

“Kai,kau jangan masuk dulu Kai,aku sedang ada tamu lebih baik kau pulang saja,dan soal tadi tidak masalah kok,aku masih bisa mengatasinya sendiri dan…”

“Sehun oppaa… kau dimana kau bilang tadi ingin membeli maka… Kai?.”

Aku terkejut ketika melihat seorang wanita dengan kemeja kebesaran panjang selututnya dengan celana hotpants ketatnya (Milik Yerin) yang kuyakini kemeja itu milik Sehun sedang menghampiri ruang tamu dengan rambut basahnya bahkan bisa dibilang ini adalah penampakan bukan maksudku penamping yang tersexy yang dimiliki oleh Yerin,dan tunggu.. mengapa dia berarda di apartemen Sehun dengan pakaian seperti itu?

“Sedang apa kau disini Yerin?Oh bermesraan dengannya? Dengan Sehun? Hahaha selamat ya kalian memang sangat serasi kok,oh ya jangan lupa besok aku ingin mengundang kalian untuk double date bagaimana?hmm?”

Eramku sedikit kesal melihat Yerin yang menyembunyikan dirinya dibelakang Sehun,sebegitu takutnya dia terhadapku? Atau dia malu karena ketangkap basah olehku karena dia dengan berduaan dengan Sehun..?

“Sehun..yang kau bilang tamu itu ternyata pacarmu?Yerin?hahaha.”

“Kita tidak pacaran Kai,tadi Yerin ingin pulang tapi aku mencegahnya karena sudah malam juga dan udara dingin.. dan ini tidak seperti apa yang kau kira Kai,kau tahu kan kami hanya…”

“Sahabat?Dan apa urusannya denganku jika kalian berduan pacaran? Bahkan bagus bukan?Tidak ada yang bisa merebut perhatian Jiyeon lagi?Yakan Sehun?.”

“Kai..bisakah kau berhenti untuk berbicara tidak normal seperti itu? Sejak kapan aku ingin Jiyeon?Sejak kapan aku menarik perhatian Jiyeon?hah?”

“Sudahlah Sehun.. Kai lebih baik kau pulang Kai,ini juga sudah malam.”

“Kau Yerin,ikut denganku.Sekarang!!!.”

Aku tarik paksa lengan Yerin tidak peduli dengan Sehun yang terus menghalangiku untuk membawa Yerin pergi dari apartemennya.Bahkan aku tidak peduli jika hawa dingin mulai menusuk tubuh mungil Yerin.

“Kai lepaskan..kaii arghh ada apa denganmu akhir akhir ini sih? Sakit kai awww.”

“BISAKAH KAU DIAM YERIN DAN TURUTILAH PERINTAHKU,AKU TEMAN SEMASA KECILMU BUKAN?” teriakku tanpa memperdulikan orang orang disekitar.

Aku tarik dia paksa dan memasuki dia ke dalam mobil.Marah?Jujur aku marah melihat Yerin berpakaian seperti itu di rumah orang lain bahkan orang lain itu adalah Sehun!

“Kai hikkss apa yang kau lakukan,kau kenapa kasar sekali hiks.”

Aku tidak menjawanya,belu saatnya aku menjawabnya sebelum aku membawa dia ke rumahku.

Sesampai di rumah,semua pelaya rumahku seperti bertanya Tanya,ada apa denga nona Yerin,mengapa pakaiannya kacau seperti itu?mengapa tangannya sangat merah bahkan Yerin pun menggigil kedinginan,bahkan aku sendiri tidak peduli dengan tatapan para pelayan rumahku terhadap aku yang membawa Yerin paksa kedalam kamarku. Padahal aku benci di rumah orang lain,tapi mengapa sekarang aku mengajaknya dia ke dalam rumahku? Tepatnya kamarku.

Aku dudukan Yerin di tempat tidurku dan melihatnya yang mengenaskan sekarang,menangis,muka memerah dan arghh aku melakukan kesalahan lagi.

“Yerin,aku… minta maaf aku tidak bermaksud untuk menyakitimu seperti ini.”

“Kai..ada apa denganmu hiks kau kenapa seperti ini hiks kau jahat huaaaa hiks hiks.”

Tangisannya yang pecah membuat hatiku sesak,melihatnya yang terus menerus memukul dadaku,mengatakan aku jahat dan sebagainya. Masih tetap dengan keadaan seperti ini,dia berarda di hadapanku sekarang. Memukul dadaku keras keras tapi tidak sesakit apa yang dia rasakan sekarang karena perbuatanku.

“Yerin hentikanlah,aku minta maaf padamu Yerin, geumanhe(Berhenti).”

“Aku tidak mau,kau sudah melukai Sehun dan sekarang aku… apa yang kau mau Kai?”

Buughh buughh buuughh

Lagi lagi dia memukul dadaku dan bahuku,maafkan aku Yerin,aku tidak bermaksud..

“Kau lebih mementingkan lelaki itu dibanding aku?Hmm?Sejak kapan?”

“Buat apa aku memperdulikanmu?Bukannya sudah ada Jiyeon hiks hiks.”

Apa yang dikatakannya itu benar tapi sepertinya….

“Apa kau cemburu?Hahaha cemburu melihatku dengan Jiyeon?”

“Buat apa kau cemburu Kai?Itu juga sama sekali tidak penting di dalam hidupku jika kau mempunyai hubungan khusus dengan Jiyeon eonni,bahkan aku sangat menyesal sudah mengenalmu sejak kecil yang dulunya kau lembut dan baik tapi sekarang kau selalu bertindak kasar dan berbicara kasar bahkan padaku hiks hiks,bahkan kau melukai sahabatku sekaligus teman band mu sendiri Kai,sadarlah!!!.”

“Maumu apa sekarang Yerin? HAH? MAUMU APA SEKARANG? AKU SUDAH MINTA MAAF KAN ATAS KEJADIAN TADI SIANG DAN KAU MASIH MENGUNGKITNYA LAGI? HAH? MAUMU APA SEKARANG?”

Aku sudah tidak bisa menahan emosiku lagi kalau dia tetap membicarakan Sehun di depanku,bahkan mendengarkan namanya saja aku sudah muak. Kudorong Yerin kasar ke tempat tidurku,buat apa aku harus peduli dengan apa yang ada disekitarku sedangkan orang yang berarda diatas tempat tidurku tidak memperdulikanku?

“Apa yang ingin kau lakukan hiks Kai,hentikan hiks aku ingin pulang..aku ingin Sehun hiks.”

“Eumpppphhh Kai… hentikan KAAIII empphh”

Ku hentikan kata kata dia melalui ciuman kasarku,aku tidak peduli dia yang terus meronta dibawah kurungan badanku. Yang ingin aku lakukan adalah,memberi Yerin pelajaran yang sangat berharga. Bahkan mungkin dia akan menikmatinya bukan?

PLAAAAKKK

Sebuah tamparan mulus tepat di pipi kananku,tanpa kusadari.. aku tetap saja menciumi bibir Yerin seperti akan haus akan bibir mungilnya tersebut. Aku tidak peduli jika orang orang disekitarku mengatakan aku egois dan kasar.Aku tidak peduli,dan kadang aku benci dengan diriku sendiri. Mengapa ini semua bisa terjadi?Ada apa denganku sekarang? Ya jujur aku dulu tidak seperti ini,tapi mengapa? Sekarang aku berubah seperti ini?Terlebih lagi melihat Yerin dan Sehun seperti kemarin apalagi tadi malam di apartemen Sehun.Bahkan aku,teman semasa kecilnya saja tidak pernah membawa Yerin masuk ke dalam rumahku tanpa seijin orang tuaku dulu. Bahkan tempat privasiku,kamarku sendiri.

“Kai… kau kenapa menangis?Kai?”

Aku hentikan ciumanku barusan,dan melihat lekat mata Yerin,ada apa denganku sebenarnya? Aku cemburu melihat dia dengan Sehun.Bahkan rasanya aku berniat membunuh Sehun pada saat itu.Dia sudah merebut Jiyeon dulu dan sekarang Yerin.Aku egois?Rakus?Ya mungkin..tapi aku masih tidak mengerti mengapa sekarang yang berarda di kamarku dan dibawah tubuhku adalah Yerin? Teman semasa kecilku?

“Kai,hiks kau kenapa? Kau membuatku takut hiks..mengapa kau menciumku seperti tadi Kai? Hiks kau jahat Kai hiks”

Yerin terus menghujaniku dengan pukul pukulannya yang tidak terasa sama sekali di bahu dan dadaku,rasanya aku ingin berdiri dan menghilang dari dunia ini,tapi apa mungkin bisa? Semua ini sudah terlanjur,aku mengambil first kiss’nya,mungkin? Ya Yerin tidak pernah berhubungan seperti pacaran,apalagi berciuman.. mustahil untuk melihat gadis kecil ini. Gadis polos,aku menodainya.. maafkan aku.. aku salah Yerin. Kupeluk langsung tubuh dia yang mungil menggigil dibawahku,merengkuhnya erat di dalam pelukanku,menghirup aroma shampoo (milik Sehun pastinya) di rambutnya. Aku benci dengan aroma ini,tapi aku harus melakukan apa untuk mengatakan bahwa aku membenci aroma ini?aku terus memeluknya erat,bahkan sangat erat. Dia sudah tidak meghujaniku dengan pukulannya di dadaku,bahkan sekarang tangisannya makin memecah. Apa aku begitu jahat padanya? Apa akhir akhir ini perkataanku sungguh membuat dia sakit hati? Tapi mengapa jika itu semua membuat dia sakit hati?Apa dia menyukaiku? Tidak mungkin,dia kan sudah tahu aku hanya mencintai Jiyeon,Park Jiyeon. Tapi..di sisilain,aku mencintai seseorang juga,bahkan baru sekarang aku merasakannya. Apa seseorang itu Yerin? Hwang Yerin? Tidak mungkin,argh mengapa aku terus mengelak dengan fakta bahwa aku manaruh hati pada Yerin?

“Kai…aku hiks.”

“Bisakah kau memanggilku dengan sebutan oppa?Aku lebih tua darimu,bahkan kau memanggil Sehun dengan sebutan oppa,jangan tanyakan mengapa aku seperti ini. Ini semua salahmu..panggil aku oppa mulai dari sekarang,tanpa alasan.”Tegasku padanya.

“Aku tidak mau,aku ingin pulang..lepaskan aku Kai! Arghhh Kai ahhh.”

Kuhujani lehernya dengan ciuman intens dan jilatan yang membuatnya menyerukan namaku terus menerus,bahkan aku berniat melakukan lebih padanya saat ini,tapi.. apa dia percaya padaku sekarang? Bahwa dia yang pertama yang aku lakukan seperti ini?Di dalam kamarku?Bahkan Jiyeon saja aku tidak pernah membawanya kesini,bahkan kerumahku.. aku selalu ada alasan jika dia ingin bermain kerumahku.

“Eughhhnn Kai,berhentilah ahhh shh Kai.”

Binggo,Dia mendongakan lehernya seperti ini tambah membuatku ingin melakukan hal yang lebih,lehernya yang mulus dan mengeluarkan aroma khasnya,khas susu yang masih melekat di tubuhnya membuat gairahku meningkat. Bahkan aku lupa bahwa aku sudah mempunyai pacar,Park Jiyeon. Aku mencintainya,ya benar perasaan ini tidak salah,aku mencintai Yerin,Hwang Yerin…

“Aku mencintaimu Hwang Yerin,maafkan aku..”

“Ngghhh Kai,apa yang kau katakan barusan?”

“Aku mencintaimu Hwang Yerin.”

Kuhentikan ciumanku pada lehernya,banyak bercak merah disana.. ya itu sign dariku nona Yerin. Pasti ini yang pertama untuknya,aku yakin itu.

“Kau sudah mempunyai Jiyeon,bisakah kau jangan berperilaku seperti lelaki playboy? Apa yang sedang ada di otakmu sekarang Kai?”

“Aku sudah mengira kau tidak akan mempercayaiku,mempercayai kata kataku ini,aku berkata seperti ini karena jujur aku mencintaimu dan aku baru merasakannya sekarang Yerin,bisakah kau percaya akan hal itu?”

Yerin Side

Apa apaan ini? Apa dia ingin mempermainkan perasaan aku sekarang? Apa dia tidak tahu aku mencintainya juga? Tapi tidak seperti ini yang kumau.Bisakah dia sedikit lembut dan tidak kasar seperti tadi?Saat ini tepatnya.Dia terus menghujaniku dengan ciuman lembutnya disekitar pipi dan sudut bibirku.Bahkan first kissku sudah kurelakan untuk lelaki seperti dia?Senang?Jujur aku senang,tapi tidak dengan kekasarannya yang membabi buta seperti ini. Di sela sela ciumannya padaku,tersirat rasa senang dan kasihan. Ya senang karena dia mengatakan bahwa dia mencintaiku dan menghujaniku dengan ciuman lembut&kasarnya walaupun aku bingung bagaimana untuk membalas ciumannya tersebut.

“Tak usah membalas ciumanku,kau diam saja dan ikuti permainanku,aku sungguh sungguh mencintaimu,maaf aku baru sadar sekarang.. maaf kan aku.”

Ralat,di sela sela ciumannya padaku,dia terus mengatakan kata “maaf” yang jarang aku dengan dari lelaki seperti Kai ini. Apa aku harus membalas ciumannya? Tapi dia menyuruhku untuk diam saja,tapi aku ingin merasakan hal yang lebih. Ya Tuhan aku tahu ini dosa,ini seperti aku melakukan hal yang tidak wajar dalam hidupku. Melakukan ini bersama lelaki yang sudah mempunyai pacar yakni Park Jiyeon.Tapi disisi lain,aku ingin merasakan hal yang lebih bersama Kai,disini.. diatas tempat tidurnya Kai. Tangan halusnya yang terus mengelus pipiku,bibirnya yang hmm sexy menghujani bibir dan leherku terus menerus,bahkan mungkin leherku sudah penuh dengan tanda tanda yang Kai beri padaku. Kuberanikan diriku untuk menggantungkan tanganku di lehernya,sepertinya dia agak kaget melihat tindakanku ini.

“Yerin….”

Tatapannya yang senduh,memanggilku dengan suara yang lirih. Tatapan yang kucari selama ini dari mata seorang Kai..lelakipopuler di kalangan para wanita diluar sana. Pujaan setiap wanita termasuk aku,bahkan aku lupa bahwa Sehun juga sangat tampan dan populer. Tapi mengapa aku bisa mencintai lelaki ini?Yang terkenal dengan kasar dan temperamental?Karena aku yakin,Kai bisa berubah..

“Apa aku harus mengatakan yang sejujurnya padamu Kai?”

“Panggil aku oppa,tolong..”

“Hmm baiklah,Kai oppa..”

Aku melihatnya tersenyum penuh arti,apa sebuah kata “oppa” bisa membuat dia tersenyum seperti ini? Kata “oppa” dariku bisa membuat dia seperti ini?Apa yang kualami sekarang bukanlah mimpi? Melihat keadaan kami yang tidak sepantasnya berarda disini,diatas tempat tidur.. bahkan di dalam kamar Kai. Dengan dia sedang berarda dibawahku,mengelus pipiku dengan lembut,menatapku senduh&tajam. Ini semua seperti mimpi bagiku.

“Ini bukan mimpi Yerin,ini nyata..aku berarda disini,bersamamu..tidak ada orang yang berani menganggu kita hmm? Katakana tadi kau ingin bicara apa?”

“Hmmm aku…”

Kenapa dia terus menggodaku disaat seperti ini?Dengan tatapan nakalnya,terus menciumi hidupnya,bibirku berkali kali. Bagaimana aku bisa mengatakannya?

“Aku ..aku juga mencintaimu oppa,iya aku mencintaimu juga sejak lama maafkan aku,aku tidak jujur denganmu. Maaf,dan aku tidak bermaksud ingin menghancurkan hubunganmu dengan Jiyeon eonni,sama sekali tidak. Bagiku melihatmu bahagia adalah kebahagianku juga…”

“Dan kau harus tahu bahwa aku mencintaimu juga,dan disini aku yang salah. Aku baru mengakuinya sekarang.Dan baru tahu perasaan aku sekarang ketika aku sering melihat dirimu dengan Sehun sangatlah dekat.Bahkan sangat dekat..aku cemburu,aku marah tak terkendali itu juga karena aku cemburu,aku tidak bisa mengatakannya padamu. Aku minta maaf Yerin,ini semua salahku bukan salahmu.Maafkan aku.”

Aku langsung memeluknya erat,aku bahkan lupa kalau dia mempunyai pacar sekarang,aku mencium bibirnya..dia tampak kaget seperti tadi,tapi dia bisa membawa suasanya yang tadinya dingin menjadi lebih baik. Aku terus mencium bibirnya,bahkan aku sudah berani untuk membuka bibirku agar dia bisa dengan leluasa mengerjai isi mulutku… eumm ini sedikit menjijikan sih tapi.. aku senang jika orang yang melakukan itu adalah Kai.

“Aku mencintaimu Yerin,sungguh aku mencintaimu.”

“Apa tidak apa apa denga Jiyeon? Aku tidak mau jadi penghalang buat kalian aku…”

“Maukah kau menikah denganku? Hwang Yerin?”

Menikah?Apa? Menikah?Dia sedang melamarku?Apa? Oh Tuhan,ini bukan mimpi kan? Aku tidak mungkin menerima lamarannya kalau dia masih berhubungan dengan Jiyeon eonni.Aku bukannya munafik tapi aku tidak ingin karma datang padaku.Hanya karena Kai baru sadar sekarang jika dia mencintaiku..aku tidak ingin,tapi disisi lain aku menginginkan dia untuk menjadi suamiku.. bagaimana ini?

“Kau tidak mau?Eumm soal Jiyeon,aku bisa mengurusinya..”

“Kau pikir aku wanita seperti apa Kai? Melamarku dengan keadaan yang seperti ini?Bagaimana dengan Jiyeon?Kau mengatakan padaku jika kau bisa mengurusinya?Hahaha dia sangat mencintaimu Kai,bisakah kau mengerti perasaanya?”

“Dan kau menyuruhku untuk tidak memikirkan perasaan kamu?Ketika kau mengatakan jika kau mencintaiku sejak lama,dan biar tebak.. bahkan sebelum aku mengenal Jiyeon?”

“Oppa,bisakah kau jangan mempersulit masalah ini?”

“Kau yang mempersulitnya bodoh,aku kan sedang melamarmu,kau malah memikirkan perasaan Jiyeon,dia bahkan belum menjadi pacar sahku.”

“Maksudmu?Belum menjadi pacar sah?Maksudnya kau dengan Jiyeon hanya…?

“Dia yang menyukaiku terlebih dahulu,sedangkan aku biasa saja dengannya,tapi banyak yang mengira aku dengannya malah pacaran termasuk Sehun,ya sekali sekalli mengerjai sahabatmu itu tidak apa lah…dia juga menyukain Jiyeon bukan? Hahaha”

“Kau masih bisa tertawa?Oh baiklah kalau begitu.”

“Hey kau mau kemana?”

“Pulang.”

“Terus bagaimana dengan lamaranku?Kau menolakku?Tidak ada kesempatan kedua loh ya.”

“Aku masih bisa menerima lamarannya Sehun oppa kok.”

“Maksudmu apa?Jangan buat aku naik darah lagi Yerin…”

“Bodo :p”

Kai Side

Wah apa apaan ini,dia sedang mengerjaiku ternyata?

“Ya!Kesini kau,sial kau mengerjaiku? Hah? Sini tidak.”

Aku terus mengejarinya hingga ke balkon,menurutku tempat paling indah di dalam kamarku ini.

“Sudah oppa,aku lelah hahaha.”

Kupeluk dia langsung dan mengbenamkan kepalaku di lekukan lehernya,menghidup oksigen dari sana,hmm masih harum ternyata.. mengapamala mini terasa sangat lama? Bahkan aku tidak mengenal waktu jika bersama Yerin.

“Apa kau menerima lamaranku?”

“Aku masih memikirkan bagaimana hubunganmu dengan Jiyeon,oppa.. bukannya aku tidak mau,tapi dia kan mencintaimu.”

“Kau memikirkan ku dengannya apa kau sedang memikirkan Sehun?”

“Bu.. buat apa aku memikirkannya,dasar bodoh.”

“Kalau begitu terima lamaranku,kita akan menyiapkan semuanya maksudku,aku yang akan menyiapkan semuanya.. bukannya ini yang kita mimpikan selama ini..?”

“Kita?Kau menyindirku rupanya karena aku telah jujur padamu barusan bahwa aku mencintaimu juga sejak dulu?”

“Ya bukan begitu maksudnya sayang…”

“Jadi apa?Berani mengelak?Dasar lelaki.”

“Jadilah istri untukku dan ibu untuk anak anakku,kelak.. bersediakah kau menjadi istriku? Aku serius Yerin.”

Tampaknya dia masih memikirkan lamaran aku,buat apa dia masih memikirkannya sih?

“Bisakah kau langsung bilang iya saja?Tanpa harus mikir lama seperti ini.?”

“Kau tidak sabar sekali sih oppa?Aku kan harus berfikir matang matang karena ini menyangkut masa depanku,bagaimana dengan kuliahku? Bagaimana dengan kerjaanku di café?Aduh aku tidak bisa membayanginya.”

“Aku yang menanggung semuanya,sudahlah.. terima saja lamaranku,aku mencintaimu sungguh.. maafkan aku selama ini aku kasar,aku akan berubah demi masa depan kita Yerin.”

“Hmmm baiklah,aku menerimanya.. tapi oppa janji jangan kasar kasar atau bersikap dingin atau cuek ya?”

“Aku janji sayang,soal hubunganku dengan Jiyeon akan kuurusi besok,dan.. terima kasih sudah menerima lamaranku… aku mencintaimu.. Hwang Yerin oh bukan Kim Yerin.”

“Kim? Sejak kapan aku mengganti margaku menjadi Kim?.”

“Sejak kau menerima lamaranku sayang,marga aku kan Kim,bahkan kau lupa dengan marga calon suamimu ini?”

“Oh..bukan lupa ya tapi ya itu..”

“Itu apa sayang?Hmm?”

Aku terus menggodai dia dengan kelitikan di pinggangnya,haha memang aku kasar,labil dan egois tapi tentu saja sekarang aku tahu tujuan hidup dan masa depanku sekarang siapa… walaupun ini terlalu cepat dan aku baru menyadarinya sekarang.. tapi tidak ada kata terlambat sebelum cinta kita pergi dengan orang lain bukan? Aku mencintainya,Hwang Yerin.. mungkin kita akan membuat lembaran baru kedepannya.

“Oppa,kau harus mengurusi hubunganmu dengan Jiyeon ya,aku tidak mau jika hubungan kalian rusak karenaku lebih baik aku mundur saja.”

“Kau mundur,aku akan bunuh diri nih.”

“Loh kok begitu.?”

Aku langsung menggendong Yerin ke dalam kamarku dan memberi dia sebuah ciuman lembut di keningnya.

“Lebih baik kau tidur sekarang,kau tau.. pakaianmu ini mengundangku untuk menerkammu sekarang.”

“YA!Pervert banget sih oppa? Kau ingin aku hajar?”

“Yakin mau menghajar lelaki setampan diriku?Hmm?Sini tidur…”

Aku tarik dia langsung dalam pelukanku,yang ku inginkan hanyalah Yerin,Yerin,dan Yerin. Mungkin semua ini adalah salahku,tapi untuk kedepannya aku akan berjanji untuk menjadi yang lebih baik.. aku mencintainya,aku akan membuat lembaran baru bersamanya,walaupun aku bisa melihat bahwa kedepannya akan ada masalah yang datang,entah itu masalah besar atau kecil.. yang jelas,aku tidak ingin menyakitinya. Aku harus bisa berani untuk jujur kedepannya terutama terhadap Jiyeon,bukan kekasihku. Tapi aku harus jujur dengannya sebelum semuanya terlambat..

“Aku janji Yerin,aku akan membahagiakan dirimu,aku berjanji. Maafkan aku untuk kemarin kemarin dan hari ini..aku mencintaimu Yerin.”

Yang kudengar sekarang adalah dengkuran halus dari Yerin.Dia sudah terlelap ternyata.Aku tarik dia masuk dalam pelukanku erat bahkan kali ini sangat erat.Entah mengapa aku takut kehilangan Yerin.Aku salah..maaf, tapi semua ini terjadi karena keegoisanku selama ini terhadap Yerin. Teman masa kecilku.

Aku mencintaimu Yerin,sungguh mencintaimu. Aku janji akan membahagiakanmu

“ I love you Hwang Yerin,Kim Yerin.”Ucapku pelan sambil mencium keningnya lembut.Aku berharap bahwa dia ada pilihan yang tepat untukku.

 

Mencintai seseorang memang tidak ada yang salah selama ini,tidak ada kata terlambat dalam sebuah cinta. Cinta tidak salah..melainkan kita sebagai manusia yang harus banyak mempelajari cinta lebih dalam..

END

12 tanggapan untuk “It’s about Late&Egoism&Love”

  1. keren sih. Apalagi main cast.nx kai. . Tp saeng,maaf, ,bisa gak typo.nx dihilangkan. .trlalu bnyak kata2 yg amburadul jg, maaf. .
    Tp aq suka cerita.nx. .

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s