[FF FREELANCE] TRAP Chapter 8

TRAP Chapter 8

Author: Kainear.wordpress.com a.k.a Ayuni Kartika

Main Cast
Kim Jong In a.k.a Kai (EXO)
Han Yurin (OC)

Other Cast
Han Yura (OC)
Xi Luhan (EXO)
Kang Jun (C-Clown)
Han Seung yun (LUNAFLY)
EXO’s Member

HAPPY READING AND STOP PLAGIAT

Yurin kini tampak sedang memandang keluar jendela, pikirannya betul-betul hanya di penuhi tentang perjodohannya dengan Kai, ingin sekali sebenarnya Yurin bercerita pada sahabatnya namun tak mungkin ia menyebarkannya

“Rin-ah” ucap Minah namun tak ada sama sekali respon dari temannya, tatapan Yurin hanya terus menatap langit biru diluar jendela

“Yak” kini Minah memukul tangan Yurin hingga membuat Yurin membuyarkan lamunannya

“Hm”

“Apa ada sesuatu yang tak beres?” pertanyaan Minah sontak membuat Yurin berbalik sambil tersenyum yang menandakan tak terjadi apa-apa

“Hentikan senyum bodohmu itu” ucap Minah membalikkan wajahnya ke arah berlawanan dengan Yurin sedangkan Yurin hanya bisa menatap sahabatnya itu dengan malas

………..

“Kai” teriak D.o

“hm” terlihat raut wajah Kai yang  datar merespon teriakan dari D.o sedangkan D.o memutar bola matanya saat melihat respon temannya itu

“Neo, mau bolos lagi huh?” Tanya D.o dan langsung mendapat anggukan malas dari Kai

“Cet, cet, cet. Kai ikutlah pelajaran tambahan sekali saja supaya bisa memperbaiki nilaimu Bodoh” gertakan D.o sia-sia saja kini Kai berjalan membelakangi D.o sambil tersenyum. Menurut Kai sangat lucu bila D.o mengertaknya karena bola matanya terlihat hampir keluar dari matanya

“Aku bisa mengurusnya Hyung” teriak Kai sambil berjalan santai meninggalkan D.o yang terlihat sedang mendengus kesal akibat ulahnya Kai yang selalu saja membuatnya kehabisan akal

“Anak itu benar-benar” ucap D.o melihat punggung Kai yang terus menjauh dari penglihatannya dan pergi dari tempatnya

Kai bejalan di koridor kelas 1 dan tak sengaja ia melewati kelas sosok gadis yang belum lama di jodohkan dengannya, ia berdiri di depan pintu kelas itu ia tak betul kini ada seorang gadis yang tengah duduk di sana menunggu kakaknya. Jujur saat ini Kai ingin sekali membuka pintu kelas itu dan melihat wajah gadis itu namun egonya  lagi-lagi menghalanginya untuk melakukannya

Tapi detik berikutnya kini ia telah berhasil membuka pintu kelas itu dan menurut Kai seharusnya dari awal ia meninggalkan tempat ini. Kang jun dan Yurin terlihat sedang tersenyum satu sama lain berhadapan dan entah mengapa melihat hal itu tiba-tiba mata Kai menjadi panas seketika, pancaran kemarahan kini terlihat benar di manik mata Kai

“Apa yang sedang kau lakukan?” ucap Kang jun menatap heran Kai yang berdiri tanpa bergeming sedangkan Yurin kaget saat melihat sosok Kai

“Lanjutkan kegitanmu, maaf mengganggu kalian” Kai membuang wajahnya dan berjalan pergi meninggalkan kelas itu dan saat ini namun Kang jun lagi-lagi bingung  saat melihat gadis kecil itu malah pergi meninggalkannya dan mengejar Kai

“Kai” teriak Yurin sambil berusaha mengejar Kai dan saat mendengar suara khas Yurin seketika Kai membalikkan tubuhnya dan melihat sosok gadis itu berusaha mengejarnya

Dan detik berikutnya Kai memegang pundak Yurin hingga membuat Yurin terkesiap seketika dan membuat mereka berdua saling bertatapan

“Hei, jangan berlari” ucap Kai dengan nada yang lembut serta tatapan yang melembut sedangkan Yurin hanya bisa diam tak bergeming saat mendengar ucapan Kai

Sadar terlalu lama menatap Kai, akhirnya Yurin mengangguk dengan pelan dan berusaha mengatur detak jantung serta nafasnya dan saat itu senyum mungil Kai kembali dapat dilihat oleh Yurin

“Kenapa kau mengejarku?” tanya Kai dengan nada yang kembali datar

Yurin saat ini bingung, baru pertama kali dia mengenal orang dengan kepribadian ganda baru saja dia berlaku lembut tapi sekarang dia berubah lagi ke bentuk semulanya. DATAR.

“aku juga tak tau, kenapa aku mengejarmu?” memang benar Yurin bingung mangapa ia harus mengejar Kai, apa sebabnya ia sendiri tak tau yang ia tau hati kecilnya menuntunnya untuk mengejar Kai

“Kembalilah, kurasa orang itu akan marah”ucap Kai lagi-lagi dengan nada datar tanpa menatap Yurin dan mulai melangkahkan tubunya menjauh namun baru selangkah Kai meninggalkna tempatnya tadi berdiri kini di lengannya sudah ada tangan mungil halus yang menahannya pergi

“Aku, aku tidak punya hubungan lebih pada Kang jun Oppa. Aku hanya menganggapnya kakakku sama seperti Seung Yun Oppa” jelas Yurin dan Kai terlihat tersenyum kecil saat melihat respon Yurin yang menurutnya berlebihan namun ada rasa lega saat mendengat penjelasan Yurin

Kai berbalik dan menatap manik mata Yurin yang terlihat tegang

“Kau sangat peka Han Yurin” ucap Kai dalam hatinya

“Kenapa aku harus peduli ?” ucap Kai dan saat yang sama Yurin lagi-lagi diam dan sedikit demi sedikit melepaskan tangannya dari lengan Kai

Kai pun kembali berjalan meninggalkan Yurin yang terlihat bodoh

“Pabo, memangnya kenapa aku harus menjelaskan padanya. Aist” ucap Yurin sambil berjalan berlawanan arah dengan Kai sambil mengacak-acak rambutnya karena sikap bodohnya di depan namja itu dan tanpa ia sadari sebenarnya Kai berbalik dan melihat semua tingkah Yurin hingga lagi-lagi ada senyum kecil menghiasi wajahnya

“Dasar gadis polos” ucapnya dan kembali membalik tubuhya dan berjalan menjauh

……………

Yura kini sedang duduk di sebuah taman sambil merenung, sejak sepuluh menit yang lalu ia mendapat kabar dari Oppanya kalau adiknya Yurin akan di jodohkan dengan namja yang bernama Kim Jong In yang ia ketahui namja yang paling brengsek di sekolahnya dan itu membuatnya tak tenang jika memikirkan naib adiknya.

“Hei” terdengar sebuah suara khas yang ia sangat kenal dan kini pemilik suara itu tengah tersenyum ke arah Yura

“Kau kenapa?” tanya Luhan

“Bingung” ucap Yura spontan dan itu membuat dahi Luhan mengerut

“Kenapa?” tanyanya lagi

“Adikku Yurin, akan dijodohkan dengan laki-laki yang menurutku tak baik dengannya” Yura berucap sambil menatap mata Luhan, entah sejak kapan melihat manik mata Luhan ada suatu kebiasaan baru untuk Yura

“Kalau begitu, Kau harus menentangnya” ucap singkat Luhan

Sebenarnya ingin sekali Yura menentangnya jika mengingat peraaan Yurin yang akan di sakiti, tapi jika ia berfikir tentang Kang jun ini berarti masih ada harapan agar Kang jun dapat melihatnya sebagai seorang yeoja bukan seorang adik namun lagi-lagi terdesir dipikiran Yura bahwa Kang jun hanya menyukai adiknya Yurin tapi bukanka itu berarti pejodohan ini akan menyakaiti perasaan laki-laki itu. Pikiran-pikiran seperti itulah yang menganggu pikiran Yura

“bagaimana menurutmu, jika aku kembali saja di Korea?” tanya Yura

“Apa?” saat mendengar ucapan Yura mata Luhan langsung berbulat terbelalak

“Kau mau kembali ke Korea, kau baru dua bulan disini Yura dan kau ingin kembali ke Korea. Kurasa itu bukan ide yang bagus, aku tidak akan mengizinkanmu pergi karena jika kau kembali ke sana bisa saja kau tak bia melupakan laki-laki itu” Jelas Luhan dan itu berhasil membuat Yura kembali berfikir bahwa benar apa yang dikatakan Luhan

“Dan dengar, itu hanya perjodohan belum pernikahan serahkan semuanya pada adikmu kurasa dia dapat mengatasinya” lanjut Luhan

“Kau tak mengerti Luhan, adikku sangat polos belum lagi ia menderita Asma. Aku sangat takut jika terjadi apa-apa dengannya” Yura berkata lirih, begitulah perasaan sebenarnya pada Yurin. Yura tak mungkin marah pada adiknya itu hanya karena seorang laki-laki karena jujur saja dia sangat, sangat dan sangat menyayangi adiknya itu

“Aku sangat mengerti Yura dan apa kau tau bagaimana perasaan Yurin dan orang tua mu? Kurasa orang tua mu melakukan hal yang menurutnya benar pada adikmu makanya jangan terlalu khawatir karena kau tau Yurin pasti tidak sangat suka jika di bayang-bayangi pada penyakitnya” jelas Luhan. Yura selalu bingung dengan Luhan karena Luhan selalu lebih mengerti bahkan paham dengan situasinya

“Baiklah, aku menurut padamu saja” ucap Yura sambil tersenyum dan detik berikutnya Luhan-pun menarik tangan Yura untuk menuju Kantin bersama

…….

Yurin kini sedang duduk di ruang keluarga rumah besar itu dikelilingi oleh Appa, Eomma dan Seung yun

“Jadi Rin-ah kau mau dijodohkan nak ?” tanya Eommanya dengan nada yang sangat lebut di hadapan Yurin

“Aku mengikuti Eomma dan Appa saja” ucap Yurin polos sedangkan Seung yun bingung dengan jalan pikiran adiknya

“Han Yurin?” tanya Seung Yun

“Maaf Oppa, aku hanya ingin sekali saja melakukan sesuatu hal yang dapat membantu Appa dan Eomma” ucap Yurin menunduk tanpa menata Oppanya yang terlihat mulai marah

“Han Seung Yun, tolong percaya pada pilihan Appa dan Eomma?” lagi-lagi Eommanya berusaha dan lagi-lagi Seung yun hanya bisa tersenyum paksa

“Kalau begitu, pernikahan akan diadakan minggu ini?” ucap Appanya santai

“MWO?” Yurin dan Seung Yun langsung terkaget-kaget saat mendengar ucapan Appanya

“Ada apa?” kini Appanya angkat bicara saat mendengar teriakan anak-anaknya

“Appa tak salah, MENIKAH?” tanya Seung Yun sambil menatap tak percaya kedua orang tuanya

“Iya, bukankah Yurin sudah setuju jadi kenapa tidak” Appanya berucap sambil masih menatap kedua anaknya

“Tapi, appa aku masih masu sekolah” elak Yurin

“Siapa bilang kalau sudah menikah tidak boleh Sekolah” kini Eommanya angkat bicara

“Tapi Appa, Eomma tidak boleh menikah dibawah umur ada undang-undang yang mengaturnya” Seung Yun mulai bingung dengan jalan pikiran kedua orang tuanya

“Kau benar nak, tapi pernikahan harus segerah dilakukan sebelum Appa dan Eomma kembali di paris bersama Appa Jongin” terang Eommanya edangkan kedua anknya lagi-lagi hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya

“Nanti Yura akan pulang minggu depan untuk hadir di pernikahan Yurin” Appa kembali bicara sambil mencoba meminum kopinya

“Ini benar-benar gila” ucap Seung Yun memijad kepalanya pelan dan pergi dari tempatnya tadi duduk ke kamarnya sedangkan Yurin hanya bisa mengikuti Oppanya dan pergi juga ke Kamarnya karena bosan mendengar ocehan-ocehan gila Appa dan Eommanya.

………….

Yurin kini sedang menemani Minah makan di Kantin, seperti biasa suara riuh selalu menghiasi kantin namun Yurin tampak sangat sibuk membaca novel terbaru yang baru terbit kemarin hingga tak merasa bahwa Minah terlihat sedang bosan

“Yak, Rin-ah kau tak bosan apa?” tanya Minah sambil menutup bacaan Yurin dan lagi-lagi Yurin hanya menggeleng sambil tersenyum

“Hanya sedikit haus, aku mau beli dulu. Kau mau pesan apa?” Ucap Yurin sambil melirik ke arah Minah yang tampak marah

“Ayolah Minah, Aku traktir” Ucap Yurin santai dan saat yang sama senyum bodoh Minah langsung memenuhi indra penglihatan Yurin

“Aku mau pesan Tea lemon Dingin dan roti isi daging itu saja” ucap Minah dan Yurinpun pergi untuk membeli

Tidak sampai 10 menit Yurin telah membawa mampan yang diatasnya ada Tea Lemon, Roti, Susu kaleng dan roti selai kacang

“Roti selai kacang dan susu lagi?, apa kau tak bosan?” tanya Minah sambil mengaduk-aduk tea miliknya

“Terserah padaku pabo” ucapan Yurin membuat Minah bungkam. Susu dan Roti selai kacang itu membuat Minah muak, bagaimana mungkin sahabatnya lebih menyukai dua hal itu sedangkan Minah seringkali diabaikan tapi Minah sadar bahwa Yurin masih seorang gadis yang sangat polos hingga hanya dua hal itu yang sering ia makan jika di sekolah

Mata Minah langsung terbelalak saat melihat seorang gadis lewat dihadapannya dan langsung merajut duduk di samping laki-laki tampan di sekolah mereka

“Akhirnya nenek sihir itu kembali” celoteh Minah sedangkan Yurin masih asik membaca bukunya

“Yak, kau mendengarkan aku tidak?” Minah memukullengan temannya itu dan langsung menutup buku yang sedang di bacanya

“Ada apa lagi Minah ku sayang?” tanya Yurin lembut dan Minah langsung memutar bola matanya

“Kau lihat itu?” Minah berucap sambil mengedarkan pandangannya dan saat yang sama juga Yurin mengikuti kemana arah pandang temannya itu

Dan Pemandangan yang kini ia lihat adalah seorang gadis yang sedang duduk dengan EXO, yang EXO atau teman-teman Kai. Namun bukan itu saja yang membuatnya bingung adalah gadis itu mengalungkan tangannya di lengan Kai sedangkan Kai tidak bersikap seolah terganggu atau resah namun ia terlihat menikmatinya. Dada Yurin kembali bergetar dan itu membuatnya bingung mengapa jika hanya sekedar melihat Kai dadanya akan seperti ini apalagi nanti ia akan menikah dengan laki-laki yang menurutnya mempunyai kepribadian ganda

DEG

Mata Kai dan Yurin saling menatap, tatapan mereka terkunci dan itu berhasil membuat kedua orang itu bagaikan hanya berdua di tempat ini sekarang, waktu tersa berhenti namun belum lama Yurin dan Kai langsung membuang mukatak ingin membuat orang-orang di sekitar mereka curiga

“Kai Oppa menatapmu” ucap Minah sedangkan Yurin hanya menunduk

“Kau hanya salah liat, sebenarnya gadis yang di dekat Kai itu siapa?” tanya Yurin, jujur Yurin sangat penasaran dengan gadis yang berada di dekat Kai sekarang, namun ia meraa ada sesuatu yang aneh ia merasa pernah bertemu dengan gadis itu sebelumnya namun entah dimana

“Gadis itu bernama Lee Seo Yong, dia gadis kaya, sombong, angkuh dan kau tau apa yang lebih tidak kusuka dari dia adalah mentang-mentang dia sepupu Dio Oppa dia bebas mendekati dan cari perhatian di depan Kai. Dia sangat menyukai Kai namun sayang Kai tak pernah melihat ke arahnya” terang Minah

Setelah mendengar penjelasan dari Minah, Yurin terlihat sedang memikirkan sesuatu

“Ah benar, aku bertemu dengannya saat tidak sengaja menabraknya” ucap Yurin

“Apa peduliku, Aist jangan mengangguku aku mau membaca” lanjut Yurin dengan mengalihkan pandangannya ke arah buku

“Ah Kang jun Oppa” seru Minah dan dengan langsung Yurin mengangkat wajahnya tersenyum namun sayang senyum yang biasa Kang Jun tunjukkan pda Yurin sekarang tak terlihat malah wajah Kang Jun terlihat sangaat gusar

“Minah aku pinjam Yurin dulu” seru Kang Jun terus menatap Yurin dengan tajam dan Minah hanya mengangguk

Kang jun langsung menarik Yurin pergi, sedikit berlari namun Kang Jun tau betul kondisi Yurin jadi ia hanya terus mengenggam erat pergelangan tangan Yurin. Yurin sebenarnya ingin meronta karena ke anehan dari Kang jun namun ia percaya ada sesuatu hal yang penting yang harus Yurin

Taman belakang sekolah kini sudah terlihat Yurin dan Kang jun sedang berdiri berhadapan. Tatapan Kang Jun masih terlihat tajam ke arah Yurin sedangkan Yurin bingung dengan sikap aneh Kang Jun

“Oppa, ada apa?” tanya Yurin menatap bingung Kang jun dan kini Kang Jun masih terlihat diam tak bergeming

Pikiran Kang jun saat ini sedang kacau, ah bukan hanya kacau tapi juga Gila. Setelah mendengar kabar dari Seung yun bahwa Yurin di jodohkan dengan Kai langsung membuat Kang jun lumpuh, Lumpuh lemas, pikirannya Lumpuh, lupa bernapas bahkan Kang Jun baru menyadari bahwa bila tak ada Yurin bernafas-pun juga terlalu menyakitkan.

Tanpa aba-aba Kang jun langsung menarik Yurin dalam pelukannya, erat sangat erat sampai-sampai Yurin bahkan tak bisa bernafas dengan baik

“Oppa, a,,aku taa,,ak bisa ber,,afas” ucap Yurin namun yang Yurin dengar sebuah isakan dan ia juga merasakan blazernya mulai basah

“Oppa? Kau kenapa?” Yurin berucap dengan lembut sambil sedikit demi sedikit melepaskan tautan tubuh mereka

Yurin melihat wajah Kang jun yang sembab dan mulai menatapnya lembut dan dengan gerakan cepat ia mengusap iar mata Kang jun yang masih ada di sekitar kelopak mata Kang jun

“Haruskah aku membawamu pergi? Haruskah aku menculikmu? Apa yang harus aku lakukan HAN YURIN” ucap Kang jun menatap intens Yurin tapi sayang Yurin hanya bisa mengerutkan dahinya mendengar perkataan Kan jun yang menurutnya sangat membingungkan

“Oppa, sebenarnya apa yang terjadi huh? Jangan membuatku khawatir” ucap Yurin menatap Kang jun

“Aku tak mau kau bersama dengan laki-laki itu, aku akan membawamu pergi jauh supaya kita bisa bersama” ucap Kang jun meremas bahu Yurin

“Oppa, kau menyakitiku” erang Yurin karena rasa sakit akibat genggaman Kang Jun yang sangat erat sedangkan Kang Jun kini mulai merai teguk Yurin mendekatkan wajahnya dengn wajah Yurin.

Yurin kini bingung dengan kelakuan Kang Jun, ia terus mundur hingga punggunggnya menyetuh salah satu Pohon, tnagnnya mengepal. Jujur saja saat ini Yurin ketakutan saat melihat tingkah Kang Jun, beningan air mata kini mulai memenuhi daerah pipinya, tubuhnya begetar

“Oppa” ucap Yurin kaku saat melihat mata Kang jun mulai tertutup

Dengan sigap ia menutup mata dengan takut, masih bisa terlihat Yurin terus menunduk tak mau jika Kang Jun menciumnya

BRUK

Satu pukulan berhasil Kai hempaskan tepat di pipi kanan Kang Jun. Yurin yang mendengarnya langsung membuka matanya dan tangan besar milik Kai menarik Yurin ke belakang tubuhnya, Kang jun mengusap sedikit darah di sekitar bibirnya

“Apa yang kau lakukan Huh?” Bentak Kai, ia tak sanggup melihat gadis kecil itu bergetar ketakutan akibat ulah sewenang-wenang Kang Jun

Kang Jun tampak sedang memamerkan smirknya dan mulai berdiri

“Apa pedulimu” ucap Kang Jun menatap tajam Kai. Tatapan yang baru pertama kali dilihat oleh Yurin, ia bingung sebenarnya apa yang membuat Kang Jun berubah se Frontal ini hingga berhasil membuat Yurin ketakutan

“Kau” Teriak Kai dan menendang Kang Jun tepat di dadanya. Rasa sakit tidak bisa terlewati, Kang Jun merasakan sakit luar biasa akibat tendangan Kai

“Jangan pernah kau mendekatinya dia milikku” Ucap Kai tepat di depan Kang Jun yang masih tersungkur

“Dia Milikku” Ulangnya dan berbalik membawa Yurin menjauh dari tempatnya semulanya

TBC

RLC JUSEO

60 tanggapan untuk “[FF FREELANCE] TRAP Chapter 8”

  1. Uwaaa,,, Syukur deh kai dijodohkan sm Yurin,,,
    Aduh apa2an si Kang Jun sm seo,,, ganggu moment KaiRin aja… ckckck
    Next Thor… #Bow

  2. ish si seo yong rusuh. bikin rusak moment kai ma yurin aja. kyaaaa!!! kai udah mulai suka ma yurin bukan karna balas dendam tapi karna cinta. suka banget pas kai bilang “dia milik ku”. daebak

  3. chapter 8
    plis thor jgn gantung giniii jd penasaraaan kaaan huhu
    kang jun itu sebenernya baik ato ga sih?
    kai is yurin’s herooo hehe

    next chapter min

  4. ini ceritanya gak bisa ditebak kirain yg bikin yura patah hati itu kai hahaha bagus thor, sukaaaaa hehehe

  5. Keren banget thorrr:333 ceritanya makin kerenn^.^ kapan kai ngakuin perasaannuyaTT-TT next chapter udah gasabar:D

  6. Annyeong^^
    maaf baru ninggalin jejak d’part ini doang, DAEBAK~ suka sma jalan cerita’a kirain yura suka’a sma kai…
    Next chap aqu tunggu 🙂

  7. Min? FF ny lmaa banget min dlanjutin padahal ak slalu nga sbar loh nungguny:D bwaanny penasaran trus nih min smaa next chap ny jan lam2 dong min lanjutiny ,- ak suka banget min ☺
    Dan FIGHTING ya min !!!biar mimin buad next chap mkin seruuu 😀

  8. WOW.. amazing seru bingit thor^^ OMG kai cool bgt si.. Kasian juga si Kang Junnya, apa jgn2 kerjasama ama si so yong lagi -__- Lanjut thor penasaran nih^^

  9. Kang Jun kok gitu sihh kecewa deh .. kyaaaaaaa Kai lope lope deh ihh greget jadinya xD
    itu udah pasti Yurin milik Kai wkwkkwkwk Kai milik Yurin >.<
    next chap thor^^

  10. Gue sampe lupa ama ni ff aishh ternyata bener ini Yurin ama Kai lama banget ga apdet thor tapi gapapa seru kok seru

    Penulisan diperhatikan thor keknya kurang moment,agak gimana gitu bacanya ga ngefeel

    Tapi overall merdeka liat postingan ini thor^^jjang

  11. wah sip lah pokok nya.
    eh iya kemaren tu aku baca ff nya sama kayak ini tapi author nya beda namanya? judulya sama, pemainnya sama. pokok nya sama lah. itu gimana ya??

  12. ini ceritanya kependekan apa krena saya terlalu menghayati yah…..?

    uhh aq bingung sama sifatnya kai yg berubah”,.

  13. Woooowwwww… Keren banget,, kayaknya orang ke3 dan ke 4 mulai muncul dan braksi nih,, lanjut thor…!! Penasaran banget sama chap selanjutnya,, kang jun, yurin itu cm buat kai, jadi kamu jauhi dia Ɣααααα☺ nak!!!! ☺”̮ћϱћϱћϱћϱ”̮☺

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s