My Boyfriend is Wolf [chap.2]

mbw poster 3

Tittle : My Boyfriend is Wolf (part 2)

Author : Oh Mi Ja

Cast :

  • Cho Hyunra (you)
  • Oh Sehun

Other Cast :

  • Exo’s member
  • Hyunra’s father
  • Hyunra’s mother

Leght : Chaptered

Genre : Romance, Life, Mistery, Comedy (maybe) Etc.

Disclaimer : Annyeong yeorobun! chaper 2nya aku puplish nih kyaaa #peluk tehun 😀 . udh aku panjangin nih ffnya sampe 2000 word lebih loh, aku ngetiknya kemarin malam, jadi maaf jika ada typo hehe 😀 . Sebenarnya ending yang di chapter 1 sebernarnya gak kayak kemarin cuma aku persingkat dan lanjutannya di jelasin di chap 2.oke langsung aja biar gk bingung.

Chapter 1

“Di mna?” Tanya hyungku yang lain

 Aku tidak peduli dengan omongan para hyungku, hanya satu yang ingin ku ketahui akan ke mana yeoja itu pergi. Tanpa sadar tiba-tiba aku mengikutinya, bahkan aku tak menggubris panggilan hyungku aku tetap saja menggikutinya. Baru mendapat beberapa langkah yeoja itu berhenti karena takut aku segera bersembunyi di balik pohon, ternyata yeoja itu merasa bahwa ada yang mengikutinya. Aku merasa ada suara yang sangat familiar di telingaku dan aku segera menoleh ternyata para hyungku mengikutiku.

“Haii..” sapa Chanyeol hyung

Chapter 2

-Happy reading-

Saat aku bersembunyi di balik pohon kudengar ada suara berisik yang sangat familiar di telinggaku dari balik semak-semak dekat pohon tempatku bembunyi. Pasti yang di balik semak-semak itu adalah para hyungku. Kemudian aku mendekati semak-semak itu.

“mau sampai kapan kalian akan bersembunyi di situ, aku tau kalian mengikutiku!”ucapku yang sudah berdiri di depan semak-semak itu.

Satu demi persatu para hyungku keluar dari tempat persembunyianya. Dan mereka berdiri berjajar bak murid yang akan di hukum gurunya di depan kelas.

“hai!” sapa Chanyeol hyung yang ada di depanku

aku hanya diam menatap satu persatu para hyungku

“maafkan kami Sehunnie, kami hanya ingin tau kau akan pergi kemana? bukankah begitu?” jelas Suho hyung menunduk sambil menyikut lengan Lay hyung.

“ah n..ne” kata Lay hyung dan diikuti anggukan dari mereka semua.

“maafkan kami, kami tidak ingin terjadi apa-apa padamu, kami hanya mengkhawatirkanmu, kenapa tiba-tiba kau pergi meninggalkan kami?” kali ini Luhan hyung yang berbicara

“ne, maafkan aku juga karena telah membuat kalian khawatir.” ucapku menunduk

“kau tidak marah kepada kami?” tanya Kris hyung

“tentu saja tidak” jawabku serta memeluk semua hyungku

“maafkan kami” ucap hyungku di sela-sela pelukan kami

“ne, aku juga hyung” balasku juga di sela-sela pelukan ini

Setelah berpelukan cukup lama dengan kesebelas hyungku, aku jadi teringat tentang rencana awalku saat meninggalkan hyungku tadi, dengan cepat kulepaskan pelukan bersama hyungku dan menoleh kebelakang. Aku tau, pasti hyungku akan bertanya.

“Sehunnie.” panggil Kai hyung

“hmm” aku hanya berdehem dan berjalan mendekati pohon, saat ku sampai di sana ternyata yeoja itu sudah tidak ada

‘hey pergi kemana dia!’ umpatku dalam hati

“Kau mencari siapa?” Baekhyun hyung bertanya padaku.

“hyung, kau tau di mana yeoja tadi?” aku balik bertanya kepadanya

“yeoja, nuguya? Apa yeoja yang keluar dari rumah besar tadi yang sudah mencuri perhatianmu dan pergi meningalkan kami?” kali ini Tao hyung yang bertanya.

“ne” jawabku singkat.

“mungkin dia lari karena takut” ucap D.O hyung mengada ngada.

“apa kalian ingin ikut? jika tidak aku akan pergi mencari yeoja itu sendirian.” kataku

“izinkan hyungmu yang imut seperti bakpao ini ikut, jebal!” mohon hyungku yang paling imut, yaitu Xiumin hyung.

“izinkan hyungmu yang tampan ini juga, please!” kali ini Kris hyung yang memohon

“aku ingin ikut” mohon Luhan hyung

“aku juga!” kata Baekhyun hyung

“aku..”Chanyeol hyung berkata dan angkat tangan

“naega!” teriak D.O hyung

“na do!” ucap Lay hyung

“aku juga, Sehunnie!” teriak juga Suho hyung

“aku ikuuutt!” teriak Chen hyung dengan suara oktafnya

“si kkamjong ini boleh ikut tidak?” ucap Kai menunjuk dirinya sendiri

“aku ikut, jangan tinggalkan aku!” ucap Tao hyung

“baiklah, kajja!” ajakku

Aku dan para hyungku segera mencari yeoja tadi, kami mencarinya di gang-gang sempit, semak-semak, dan halaman rumah penduduk namun hasilnya tetap nihil. Kemudian Luhan hyung memberi tau kami.

“hey! kudengar-dengar jika di malam hari seperti ini penduduk disini suka datang ketempat di ujung jalan sana, mungkin yeoja itu ada disana!” ucap Luhan hyung yang menunjuk ujung jalan itu.

“kenapa kau tidak bilang dari tadi, ah!” omel Xiumin hyung

“hehe, tadi aku lupa tapi sekarang ingat.” jawab Luhan hyung cecengiran

“sifat pelupanya Lay hyung menular ke Luhan hyung, wah im in danger!” ucap D.O hyung dan menjauhi Luhan hyung.

“aish! Aku tidak pelupa seperti Lay!” teriak Luhan hyung

“sudah-sudah, ayo kita ke sana!” Kris hyung menenangkan mereka semua

“ayo!” ajak mereka dengan semangatnya.

Selang 50 menit akhirnya kita sampai di tempat tujuan. Tempat ini sungguh indah apalagi di malam hari seperti ini. Di hadapanku tepat terdapat hamparan sawah yang hijau, di sampingnya ada sungai kecil yang gemericik airnya terdengar sampai ketelingaku, serta banyak gubuk-gubuk kecil yang berdiri di sekitar sawah ini. Namun, aku tak yakin di sini tempatnya karena di sini sepi sekali.

“hyung kau yakin ini tempatnya?” tanyaku pada Luhan hyung

“hmm, ne di sini tempaynya! Indah bukan?” jawabnya

“indah! Tapi di sini sepi sekali, tidak ada orang sama sekali.” ucapku tak yakin dengan tempat tujuan kami.

“mungkin mereka menyepi.” Ucap Lay hyung dengan polosnya

“ah, tidak mungkin itu.” Kris hyung berkata sambil mengkibaskan tangannya

“coba aku kesana dulu!” Kai berlalu meninggalkan kami, namun beberapa menit kemudian dia kembali.

“yeoja itu di sana! Dia di seret seorang preman, cepat bantu dia, palli!” ucap Kai dengan nada errr, sangat khawatir.

“berapa jumlah premannya?” tanya Lay

“satu atau dua.” tanya Chanyeol hyung pada Kai

“banyak sekali.” kata Kai hyung

“banyak, berapa?”D.O hyung juga bertanya pada Kai

“banyak, tapi yang memyeret yeoja itu cuma satu orang.” kata Kai

“she in danger! No!” ucap Kris hyung

“wah, kita mangsa saja premannya kebetulan aku sangat lapar!”kali ini Tao hyung berbicara

“kau ini! Selalu lapar yang kau dahulukan, ada seseorang yang nyawanya terancam apalagi dia seorang yeoja, kajja kita tolong dia!” ucap Kris hyung dan mengajak kita lalu berubah menjadi serigala.

Tak perlu banyak bicara lagi akhirnya kami sudah berubah wujud dari manusia menjadi serigala. Ya aku dan para hyungku adalah manusia serigala.

Sehun POV End

Author POV

Setelah semuanya merubah dirinya menjadi serigala mereka mendekati gubuk yang tak jauh dari tempat itu dan menyerang preman di sana. Mereka ber12 sudah membagi misi untuk menyelamatkan yeoja misterius tadi.

Sesampainya serigala itu di disekitar gubuk, mereka langsung menerkam preman-preman di sana. Tetapi ada seorang preman yang sedang mengedor pintu gubuk itu dengan kasar dan berteriak. Dilihat dari raut wajahnya preman itu sungguh ketakutan.

“ddor ddor ddor, bos! bos! buka pintunya ada serigala!” teriak preman tadi sambil mengedor pintu gubuk itu.

“aku tak percaya! Benarkah itu?” tanya preman di dalam gubuk itu

“sungguh! aku tak bo..” ucapan preman tadi terpotong karena salah satu serigala yang bernama Sehun itu menerkamnya tanpa ampun.

Setelah memastikan bahwa preman tadi sudah tak bernyawa, Sehun pun mendobrak pintu gubuk itu dan ia melihat yeoja misterius tadi ada di sana, yeoja itu duduk di pojokkan gubuk tersebut. Namun, di sana ia juga melihat seorang preman dan kemudian menatap preman tersebut dengan penuh amarah bak seorang namja yang tidak rela yeojanya mendapatkan perlakuan yang tak senonoh. Dengan kasar Sehun langsung menerkam preman itu habis-habisan, ia bahkan menggigit dan mencabik-cabik preman itu. Kemudian, ia menghampiri yeoja yang duduk meringkuk dipojokkan itu.

“Si..si..siapa kau? Ja..ja..ngan mendekat!” ucap Hyunra terbata-bata karena takut sang serigala menerkamnya. Ya, yeoja misterius tadi bernamaHyunra. Semakin lama Sehun semakin mendekat ke arah Hyunra, dan kemudian masuklah 3 serigala temannya Sehun ke gubuk itu yang membuat Hyunra shock dan pingsan.

-My Boyfriend is Wolf-

At rumah Sehun

Sehun dan para hyungnya membawa yeoja misterius tadi ke rumahnya, rumah mereka terletak di tengah-tengah hutan belantara. Di hutan ini sangat sepi, para penduduk di sekitar hutan ini tidak ada yang berani untuk masuk hutan itu karena takut oleh mitos-mitos sebelumnya. Di tempat inilah Sehun dan hyungnya tinggal, karena tempat ini sangat aman untuk mereka tinggali.

Salah satu kamar di rumah itu ada seorang yeoja yang tengah berbaring di atas kasur berukuran king size, disampingnya ada serigala yang tak lain adalah Sehun, ia ingin memastikan apakah yeoja itu baik-baik saja dan segera sadar dari pingsannya. Tak lama kemudian Hyunra yeoja misterius tadi perlahan-lahan membuka kedua matanya.

“Euh, a..a..ku dimana?” ia bertanya pada dirinya sendiri

Ia baru menyadari bahwa dirinya di tempat yang sangat asing baginya, dan beberapa detik kemudian ia menyadari bahwa di sampingnya ada seekor serigala dan ia langsung berteriak.

“akhh~ si..si..apa kau? Jangan bunuh aku, ku mohon!” teriak Hyunra dan membuat serigala yang lain datang ke kamar tersebut.

“ada apa?” tanya serigala yang bernama Suho.

“Sehunnie, ada apa?” tanya serigala lainnya yang bernama Luhan

“entahlah, tiba-tiba dia berteriak.” jawab sehun

“siapa kalian? Kenapa kalian bisa berbicara?” tanya Hyunra

“tenanglah, jangan takut kami orangnya baik-baik kok?” jelas D.O

“mana mungkin kalian baik, aku tidak mempercayai kalian. Dan manaa ada serigala yang baik? Serigala selalu makan manusia.” ucap Hyunra dengan nada ketakutan.

“cepat berubah dia takut kepada kita!” suruh Chanyeol dengan berbicara pelan kepada temannya.

“ah~kami lupa” ucap Suho dan berubah menjadi manusia dan yang lainnya hanya mengikuti.

“apa sekarang kau sudah tidak takut lagi?” tanya Sehun pada Hyunra. Sedangkan Hyunra hanya mengangguk.

“perkenalkan namaku Suho, yang wajahnya imut seperti bakpao ini namanya Xiumin, disampingnya yang tinggi dan tampan namanya Kris, di sebelahnya lagi ada D.O yang matanya bulat.” ucap Suho

“hyung, mataku tidak bulat tapi belo.”protes D.O

“mianhae D.O ah~ , di sebelahnya D.O ada Kai, kami sering memanggilnya kkamjong karena kulitnya hitam”

“hyung, kau telah menginjak-injak harga diriku.” ucap Kai sambil mempoutkan bibirnya.

“tapi, itu kenyataannya kkamjong ah~” sahut Luhan yang ada di sampingnya

“araseo!” ucap Kai kesal

“nah, yang di sebelah kkamjong itu Luhan dia imut dan cantik kan?” Luhan hanya tersenyum karena dipuji oleh Suho barusan.

“disampingnya Kai ada Baekhyun, dia selalu memakai eyeliner.” ucap Suho

“annyeong, jika kau tidak bisa memakai eyeliner les privatlah di Baekhyun. Baekhyun ibnida.” tawar Baekhyun, Hyunra hanya mengangguk.

“di sebelahnya lagi ada Chanyeol, dia orangnya selalu tersenyum.” Chanyeol tersenyum kepada Hyunra dengan memperlihatkan deretan gigi-giginya yang putih.

“disampingnya Chanyeol ada Lay dia orangnya pelupa, lalu disampingnya ada Chen jika ia berteriak kau harus menutup telingamu, di sampingnya ada Tao dia memunyai lingkar mata yang lucu, dan terakhir yang di sebelahmu itu namanya Sehun dia yang termuda di antara kami.” mereka semua tersenyum kepada Hyunra dan menyapanya.

“annyeong!” Sapa mereka semua kepada Hyunra

“nado, annyeong!” Sapa Hyunra balik

“eh, satu lagi kumpulan kami bernama EXO” ucap Suho cecengiran

“ne, aku akan mengigatnya.” ucap Hyunra

“hey! Namamu siapa?” tanya Luhan ingin tau

“Cho Hyunra ibnida, kalian bisa memanggilku Hyunra.” Hyunra memperkenalkan dirinya kepada namja-namja yang menurutnya errr super aneh.

“ah! Annyeong Hyunra!” Mereka menyapa Hyunra, lagi.

“maaf bolehkah aku bertanya?” tanya Hyunra kepada namja tadi, EXO

“ne, silahkan!” Suho mempersilahkan

“kenapa kalian membawaku ke sini?” tanya Hyunra

“ehm, itu permintaan dari Sehun” jawab Kai, Hyunra menatap Sehun begitupun sebaliknya.

“ini sudah pukul set 2 pagi, apa kalian tidak ingin tidur. Aku akan tidur sekarang.” ucap Kai, Hyunra memalingkan pandangan ke dinding mencari di mana jam itu tergantung.

“ne, aku juga. Hyunra kau bisa tidur di kamar ini aku dan Sehun akan menumpang di kamar yang lainnya.” jelas Luhan

“ne, jal jayo emm” ucapan Hyunra terpotong karena ia bingung akan memanggil mereka apa.

“oppa, kau bisa memanggil kami oppa” kali ini Sehun yang berbicara.

“ne, oppa! Jal jayo!” ucap Hyunra.

“neo do jal jayo, Hyunra!” pamit Suho

Setelah yang lainnya keluar dari kamar Sehun dan Luhan ia segera membaringkan tubuhnya lagi di kasur king size untuk tidur.

Author POV End

Keesokan harinya

Hyunra POV

“euh.” lenguhku saat cahaya sang mentari yang melewati celah-celah gorden mengenai wajahku. Aku segera membuka mataku dan yap pagi sudah datang.

“sudah pagi, perasaan aku baru saja tidur.” ucapku kesal

Aku duduk di atas kasur king size ini dan melihat sekeliling kamar ini.

‘sungguh luas, sebesar apa rumah ini jika kamarnya seluas ini, pasti rumahnya sangat besar dan mahal.’ ucapku dalam hati

Kemudian aku segera bangkit dari kasur ini dan keluar dari kamar ini. Aku terkagum melihat rumah ini.

“dugaanku tidak salah rumah ini sangat besar bahkan melebihi rumahku sendiri, bagaimana caranya mereka membeli rumah ini?ah entahlah mungkin mereka menggunakan sihir atau apa.” ucapku kepada diriku sendiri

Aku sangat ingin ke kamar mandi karena ada panggilan alam dan ingin mencuci muka tapi di mana tempatnya? dan aku segera mencari penghuni rumah ini namun hasilnya nihil tak ada seorangpun di sini. Dengan terpaksa aku mencari kamar mandi itu dengan mengelilingi rumah ini. Dan tak sia-sia akhirnya aku menemukan kamar mandi itu di dekat dapur. Sebelum masuk aku mengetuk pintunya barangkali ada seseorang di dalam, setelah kupastikan tidak ada seseorang di dalam sana aku segera masuk ke kamar mandi itu.

Setelah selesai melaksanakan tugas karena ada panggilan alam dan mencuci muka aku ingin kembali ke kamar, saat melewati dapur aku menemukan salah satu penghuni asli rumah ini . Dia bermata bulat kalau tidak salah namannya D.O. Dan rupanya dia akan memasak.

“annyeong! D.O-sshi, bolehkah aku membantumu memasak?” tawarku

“tentu saja. Silahkan!” D.O menyetujui tawaranku.

“kita akan memasak apa?” tanyaku

“kita akan memasak nasi goreng kimchi dan bulgogi, kau yang memotong sayurnya dan aku yang memasaknya, ara!” jelas D.O

“di mana yang lainnya D.O sshi? Apakah mereka masih tidur?” tanyaku lagi kepada D.O

“jangan memanggilku D.O sshi itu terlalu formal, panggil aku D.O oppa!” aku hanya mengangguk menyetujuinya.

“yang lain masih tidur karena ini masih terlalu pagi.” ucap D.O oppa

“pekerjaan oppa setiap hari seperti ini?” tanyaku lagi

“yah, begitulah.” ucapnya

“oh!” Jawabku ber oh ria dan kemudian mulai menggambil pisau untuk memasak sayuran.

Saat aku memantu D.O  oppa memasak dan berbincang-bincang dengannya, tiba-tiba datanglah seseorang. Aku dan D.O oppa segera menoleh untuk mengetahui siapa yang datang dan ternyata yang datang adalah Sehun.

“Pagi hyung! pagi Hyunnie!” sapa sehun yang langsung duduk di salah satu kursi meja makan di dapur itu.

“annyeong Sehunnie!” jawab D.O oppa yang kembali berbalik membelakangi Sehun

“kau memanggilku apa barusan?” tanyaku pada Sehun karena panggilan Sehun barusan

“Hyunnie, wae? kau tak suka?” jawabnya dingin dan balik bertanya

“ani. Aku suka dengan panggilanmu barusan.” jawabku dan fokus kembali memotong sayuran.

“hyung, kau memasak apa?” tanya Sehun kepada D.O oppa

TBC

wah TBC,, bagaimana? apakah jelek? mianhae jika jelek ffnya dan ceritanya gak nyambung ama yang chap 1 😦 .di tunggu comment, saran dan kritik, gomawo yeorobun!

29 tanggapan untuk “My Boyfriend is Wolf [chap.2]”

  1. Ekspressi hyunra nya terlalu biasa thor.. Kalo d certa2 lain ada yg kaget n mrsa scary dgn hal itu kayak bella swan wktu ingin memastikan jacob itu looh pan agak shocked hehe 🙂 tp bagus thor jempolan..

  2. Yaahh..udah bc lagi aja -_-
    Kok hyunra gk takut sih? -_-
    Dia gk dicariin?
    Ituu sehun .__. Cieee tiba2 sok akrab #plak -_-v
    Lanjut yaa..jngan lama2 nee

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s