[Ficlet] Nuna, I’ll Call You!

chanyeol-qri-background

Title: Nuna, I’ll Call You!

Author: @MeydaaWK

Casts:

-Choi Sooyoung

-Kim Jongdae

Genre: Romance

Length: Ficlet

Rating: Teenager

.

.

.

when my heart is adrift on a one

.

.

Ini aneh ketika secara tidak sadar mataku menatapnya, lebih aneh lagi dengan kenyataan ia tidak menatap balik ke arahku, tapi ke arah lain. Aku yakin ia tidak semenarik kedengarannya. Ia bahkan tidak punya wink yang mungkin akan kelihatan keren seperti milik Kris Wu, teman satu grupnya.

Tapi hatiku berpikir bahwa ia punya khas tersendiri. Ia punya citra yang berbeda dari keseluruhan temannya. Entahlah, aku sendiri tak tahu apa yang diriku pikirkan.

Member yang tampan? Itu sudah biasa disini, di Korea Selatan. Banyak aktor atau personil grup yang tampan dan keren. Tapi aku belum menemukan satupun yang memiliki wajah manis sepertinya. Aku tidak tahu apakah Kim Jong Dae EXO-M, bisa dikatakan manis. Aku tidak yakin sebenarnya, tapi hatiku berkata ‘ya’. Ia manis, dalam versinya sendiri.

Dan suara, ooh siapa yang berani meragukannya? Aku tahu Do Kyungsoo maupun Byun Baekhyun punya suara yang mungkin dianggap lebih bagus, lebih kuat, atau apalah, tapi hanya satu suara yang terus terngiang di  otakku, suara Kim Jong Dae.

Kini, kedua belas member sedang berada lima meter dariku. Yap, aku sengaja datang ke acara dimana mereka akan membagi-bagikan tanda tangan, dan mungkin foto bersama di akhir.

Aku tidak berpikir bahwa ternyata banyak perempuan yang lebih tua dari mereka datang kemari. Kupikir hanya akulah yang tak tahu malu datang kemari, hendak meminta tanda tangan salah satu member EXO itu, tapi ternyata tidak.

Agak kaget juga ketika mataku menangkap seorang Ahjumma ikut mengantri, mengambil undian siapa yang akan ia mintai tanda tangan. Tapi kupikir ini sudah wajar. Boyband itu sudah menyita perhatian khalayak sepertinya, terlebih perempuan.

Mungkin aku terlalu banyak melamun sampai-sampai aku tidak sadar sudah tiba saatnya untukku mengambil undian. Aku tidak berpikir lebih lama dan langsung mencomot salah satu kertas yang dibentuk kelintingan itu, keluar dari barisan dan berjalan ke belakang, sementara antrean semakin memanjang.

Begini ya, kupikir kau bingung dengan ini. Disini, kita harus mengantre dulu untuk mendapatkan undian berbentuk kelintingan untuk mengetahui siapa member yang akan kita mintai tanda tangannya. Tidak tidak, kau tidak boleh secara acak memilih. Kau mengambil undian sekaligus album terbaru mereka, dan dalam kelintingan itu akan tertulis nama si artis. Ya, begitulah.

Aku membuka kelintingan itu, dan entah kenapa dadaku terasa lega ketika tulisan ‘Baekhyun’ mengintip. Kupikir aku senang melihatnya.

-oOo-

Sepertinya aku datang terlambat karena kulihat aku berada pada barisan terakhir. Di sekelilingku para fansgirl remaja berteriak seperti kerasukan, menyerukan nama idolanya masing-masing. Dan parahnya, aku tidak tahu siapa idolaku.

Hei, aku memang menyukai EXO. Aku menyukainya, banyak. Tapi aku tidak bisa memilih satu. Aku tidak bisa memastikan hatiku menyukai siapa. Aku menyukai Kris, tapi aku juga menyukai Chen. Aku menyukai Sehun, tapi aku menyukai Luhan. Aku suka melihat wajah imut Xiumin, tapi aku juga senang melihat aegyo Huang Zitao. Entahlah, sepertinya aku terlalu banyak makan wajah tampan mereka.

“Eonni, kau mendapat siapa?” tanya seorang remaja si barisan samping, entahlah aku tidak tahu siapa.

“Eh, aku? Mendapat Baekhyun,” sahutku.

Remaja di sampingku terdengar gembira. “Eonni mau bertukar tempat?! Aku sangat menyukai Baekhyun, tapi rupanya keberuntungan sedang tidak padaku, jadi aku malah mendapat Chen. Bagaimana kalau Eonni meminta tanda tangan Chen sementara aku meminta tanda tangan Baekhyun?” tawarnya, terdengar penuh harap.

Kupikir tidak apa-apa juga, jadi aku menyodorkan album dengan tulisan ‘Baekhyun’ yang kubawa dan menukarnya dengan album gadis itu.

“Terima kasih, Eonni!”

Suaraku tenggelam oleh teriakan para fansgirl itu. Dan begitulah, sekarang aku sudah mengantre di barisan para fansgirl Chen.

“Eonni! Isi nomor teleponnya!” teriak gadis itu lagi, sambil menunjuk sebuah kolom undian yang ditempelkan di album. “Nomor teleponmu!”

Aku memandang album di tanganku. Benar, kolom nomor teleponnya masih kosong. Sepertinya gadis itu sengaja menyisihkannya. Aku mengubek-ubek tas Hermesku, mencari bolpoin yang kusisipkan kesana setelah belanja seharian.

Ketemu! Aku mengambil bolpoin itu, kemudian mengingat-ingat nomor teleponku sendiri (yah, penyakit pelupa itu benar-benar mencintaiku sehingga menempel terus), dan akhirnya aku ingat dan menuliskannya.

Antrian di depanku semakin sedikit, teriakan para fansgirl dan teriakan fansboy yang samar-samar membuat telingaku agak pengang dan kepalaku pusing. Tapi aku menyukainya, menyukai sensasi ketika orang-orang berteriak, dan aku berada di antara orang-orang yang sama sepertiku.

Dan tiba-tiba saja, meja panjang dengan para member EXO di belakangnya sudah berada di hadapan.

Aku agak bingung sebenarnya, apalagi entah kenapa jantungku berdebar ketika melihat Chen tersenyum, siap menerima album yang seharusnya kusodorkan sekarang. ah, ppabo Choi Sooyoung!

fansign

Igae..” ujarku pelan, menyodorkan album beserta kartu undian itu, sementara Kim Jong Dae menerimanya dengan senyuman khasnya. Oh, aku hampir gila sekarang. kutolehkan kepalaku ke kanan, melihat gadis yang bertukar album denganku sedang berfoto bersama Baekhyun dengan ponselnya. Sepertinya aku harus mengucapkan terima kasih padanya. Kembali kutatap Chen di depanku, entah kenapa ia memandangi albumku beberapa saat, agak lama sebenarnya.

Aku bertanya-tanya dalam hati, apa ada yang salah dengan albumku? Jangan-jangan tanpa sengaja aku mencoretnya? Atau aku merusak bungkusnya? Atau malah foto Chen disana hangus atau rusak?

“Ini..” Kim Jongdae menyodorkan kembali albumku yang telah ditanda tanganinya. Kemudian ia kembali tersenyum dan kakiku lemas begitu saja. butuh beberapa saat sampai akal sehatku kembali. “Terima kasih.” Katanya. Hei! Bukankah seharusnya aku yang mengatakannya, kenapa justru ia?

Kukira Kim Jongdae memang sosok malaikat berwujud manusia.

-oOo-

Baru saja aku akan terlelap ketika ponselku tiba-tiba berbunyi. Siapa? Rasa-rasanya Yuri atau Miyoung tidak pernah mengatakan akan meneleponku. Dengan malas aku bangkit dari kasurku dan merogoh saku jaketku, mencari ponselku. Ketemu! Aku mengeluarkannya dan mengernyit begitu saja ketika kulihat nomor tak dikenal.

Tanpa banyak pikir aku menerimanya, di seberang sana terdengar ramai, entah sedang dimana si penelepon gelap.

“Nuna?” ujar orang itu. Aku mengernyit, nuna?

Nuguseyo?”

“Mmm, bagaimana menjelaskannya ya,”

Apa-apaan! Tapi tunggu, suaranya terdengar akrab.

“Siapa namamu?”

“Kim… Jongdae.”

MWOYA?! KIM JONGDAE?! PASTI INI KERJAAN ORANG YANG ISENG INGIN MENIPUKU!

“Ayolah, berkatalah yang sejujurnya.” Ujarku malas. “Aku ingin tidur.”

“Aku memang Kim Jongdae. Atau Chen; itu aku.”

“Apa buktinya?”

“Coba lihat album Nuna yang tadi kutanda tangani.”

“Oke, sebentar.” Aku beringsut mengambil tasku dan mengeluarkan album itu. “Then?”

“Aku menulis sesuatu di bawah tanda tangannya.”

Aku menyalakan lampu, lalu berusaha membaca.

.

.

.

.

.

.

.

.

Nuna, aku akan meneleponmu nanti!

.

.

 

“Nuna, aku menyukaimu.”

Oh tidak, sepertinya aku akan pingsan sekarang.

f i n-

A/N:

Hula~

Ada yang kenal aku disini? Engga ya? Hehe.

Aku bukan Author baru, udah lama sebenernya jadi Author, tapi baru post untuk kedua/ketiga kalinya sekarang ._.v

Sebenernya ini ff udah pernah dipost di blog pribadiku, tapi karena iseng (halah) akhirnya aku ikut post disini aja. Hihi.

Gimana reader?Ancur ye? iya tahu kok ‘-‘)b

Udah gitu aja ne. Tinggalkan komentar setelah baca XD

-MEYDAAWK

18 tanggapan untuk “[Ficlet] Nuna, I’ll Call You!”

  1. Waaah jongdae you’re so sweet :’)
    Bener banget thor. Chen itu punya ‘manis’ versinya sendiri.
    Suaranya juga punya ‘indah’ nya sendiri. Like this ff!^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s