[Drabble] From Nerd to Beautiful

from-nerd-to-beautiful
Tittle : From Nerd to Beautiful
Author : Yaumila
Main cast :
Park Jiyeon | Oh Sehun
Support cast :
Kim Jong In (Kai) | And others
Rating : T
Genre : Shool Life, Romance
Length : Drabble
Poster by : http://nanachaagallery.wordpress.com

Disclaimer :

Para tokoh yang ada di FF ini milik Tuhan. Cerita ini murni hasil imajinasi saya.

 

 

Happy Rading ^^

 

***

 

Author POV

 

“Jiyeon-ah,” panggil seorang namja. Tapi yeoja yang dipanggil tak bergeming sama sekali ia masih tetap fokus dengan buku di hadapannya.

 

“Jiyeon-ah”.

 

“Jiyeon-ah,” ucapnya lagi kini sambil mengguncang bahu sang yeoja.

 

“Wae? Kenapa menggilku terus dari tadi?” tanyanya karena merasa sedikit terganggu.

 

“Kenapa kau jelek sekali?” tanyanya polos tanpa perasaan.

 

“Mwo? Ya! Pergi sana kalau hanya ingin menghinaku,” ucap yeoja yang bernama Jiyeon tadi sambil menggumam tidak jelas.

 

“Apa kau tidak punya keinginan untuk merubah penampilanmu? Kau terlihat sangat jelek dengan kaca matamu ini,” ucapnya sambil melepas kaca mata Jiyeon.

 

“Hentikan Sehun-ah, aku tidak bisa membaca tanpa kaca mataku,” ujar Jiyeon dan merebut kembali kaca matanya.

 

“Kau bisa menggunakan lensa kan? Kau ini sebenarnya hidup di abad keberapa?” tanyanya lagi.

 

“Aku tidak memerlukannya. Lagipula kenapa kau sangat mengurusi penampilanku? Urus saja dirimu yang belum terurus itu,” jawab Jiyeon ketus karena ia kesal jika ada yang mengganggu acara ritualnya—membaca buku.

 

“Bukankah kau menyukai Kai? Aku hanya ingin membantumu saja agar dia tertarik padamu, bukankah aku sangat baik?” ucapnya percaya diri disertai senyuman yang entah apa artinya. Jiyeon hanya dia mendengar pernyataan Sehun.

 

‘Dia ini bodoh atau apa?’ rutuk Jiyeon dalam hati.

 

“Tebakanku benar bukan? Baiklah sepulang sekolah aku akan mengantarmu ke salon untuk merombak penampilanmu,” ucapnya lalu kembali ke tempat duduknya.

 

Setelah bel pulang berbunyi para siswa berbondong-bondong agar segera ke luar kelas. Begitu pula dengan Sehun dan Jiyeon yang langsung melesat ke luar kelas dan menuju tempat parkir. Setibanya di parkiran Sehun memaksa Jiyeon untuk masuk ke mobilnya dan ia langsung melesat ke salon terbaik yang ia tahu.

 

“Kenapa kau bersemangat sekali sih? Aku tidak mau pergi ke salon Sehun-ah,” ucap Jiyeon agak memelas.

 

“Tentu saja, karena aku ingin menjadi orang pertama yang melihat perubahanmu,” jawabnya sambil tersenyum.

 

Jiyeon hanya pasrah dengan apa yang dilakukan Sehun. Lagipula itu tidak merugikan dirinya, malah mungkin akan memberikan dampak yang baik untuknya. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya mereka tiba di tempat tujuan. Sehun segera ke luar dari mobil dan menarik Jiyeon untuk mengikutinya. Sesampainya di sana sudah ada seorang wanita paruh baya yang seperti sedang menunggu kedatangan mereka.

 

“Annyeong Kang Ahjumma,” ucap Sehun memberi salam.

 

“Akhiranya kau datang juga, aku sudah menunggumu. Apa ini gadis yang kau ceritakan padaku?” tanya Ahjumma tersebut sambil melihat ke arah Jiyeon. Yang dilihat hanya menunduk karena merasa aneh dengan tatapan sang Ahjumma.

 

“Ne, apa bisa dimulai sekarang Ahjumma?” tanya Sehun seperti tidak sabaran.

 

“Tentu,” jawabnya sambil tersenyum dan mengajak Jiyeon untuk mengikutinya.

 

Selang beberapa waktu Ahjumma tersebut datang mendekati Sehun bahwa ia telah selesai mendandani Jiyeon. Sehun terlihat sangat antusias ingin melihat perubahan Jiyeon. Dan Jiyeon pun perlahan ke luar daengan tampilan barunya.

 

Rambutnya dicat berwarna coklat dan dibuat ikal, dipadu dengan make up yang tidak terlalu tebal. Tidak lupa dengan dress indah yang menempel ditubuhnya. Sehun tertegun melihat pemandangan yang ada di hadapannya. Ia tidak percaya bahwa Jiyeon akan berubah menjadi secantik ini.

 

“Wah kau terlihat sangat berbeda Jiyeon-ah, aku hampir tidak mengenalimu,” ucap Sehun.

 

“Benarkah? Apa perubahannya terlalu jauh?”

 

“Ani, hanya sedikit lebih cantik dari sebelumnya,” jawab Sehun sambil tersenyum.

 

Jiyeon tersenyum mendengar penuturan Sehun dan perlahan wajahnya bersemu merah.

 

“Ku rasa tugasku sudah selesai, kalian bisa kembali lagi lain waktu,” ucap Kang Ahjumma mengganggu momen mereka berdua.

 

“Ah ne, kamsahamnida. Kalau begitu kami permisi dulu, annyeong.”

 

Mereka berdua beranjak ke luar dari salon dan pergi menuju mobil Sehun. Sehun membukakan pintu untuk Jiyeon dan mempersilahkannya masuk. Jiyeon sedikit heran dengan perlakuan Sehun padahal tadi ia memperlakukannya dengan kasar dan menyeretnya ke sana ke mari. Sehun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang tidak terburu-buru seperti tadi.

 

“Dengan begini kau bisa mendekati Kai,” ucap Sehun memecah kesunyian.

 

“Apa maksudmu? Kenapa aku harus mendekati Kai?” tanya Jiyeon bingung.

 

“Sudahlah tidak usah berpura-pura lagi, aku tahu kau menyukainya,” ujar Sehun dengan nada yang agak sedih mungkin.

 

“Kenapa kau beranggapan seperti itu? Memangnya kapan aku bilang kalau aku menyukai Kai? Kau tidak tau apa-apa jadi jangan sok tahu,” ucap Jiyeon kesal.

 

“Kenapa kau marah? Bukankah itu benar, kau selalu memujinya bahwa Kai itu sangat hebat saat bermain basket. Kau juga bilang bahwa ia sangat tampan dan …”

 

“Ya! Aku menyukaimu bodoh!” ucap Jiyeon tanpa sadar dan langsung menutup mulutnya.

 

Sehun yang mendengarnya tak kalah terkejut dan langsung menghentikan mobilnya. Ia memandang ke arah Jiyeon yang sedang mengalihkan wajahnya ke arah jendela.

 

“Kau bilang apa tadi?” tanya Sehun karena masih belum percaya dengan apa yang ia dengar.

 

“A ani, aku tidak mengatakan apapun. Kau jangan seenaknya saja mengira aku menyukai Kai hanya karena aku sering memujinya. Aku memujinya bukan karena menyukainya, aku hanya merasa kagum,” ucap Jiyeon gelagapan.

 

“Jadi kau menyukaiku?” tanya Sehun telak.

 

“A a aku, tadi kan aku sudah mengatakannya kenapa kau tanya lagi?” ucap Jiyeon kesal.

 

“Jadi benar kau menyukaiku?” tanya Sehun—lagi sambil tersenyum evil.

 

Jiyeon hanya mengangguk menjawab pertanyaan Sehun. Sehun tersenyum senang atas pengakuan Jiyeon. Perlahan ia mendekat ke arah Jiyeon sedangkan Jiyeon semakin mundur dan terpojok di pintu mobil. Sehun mendekatkan wajahnya perlahan ke arah Jiyeon dan membisikkan sesuatu.

 

“Aku juga menyukaimu, saranghae.”

 

 

 

 

_From Nerd to Beautiful_

END

 

 

Note : Sekian untuk FF kali ini, maaf kalo ceritanya jelek. Keep RCL.

 

~Yaumila~

50 tanggapan untuk “[Drabble] From Nerd to Beautiful”

  1. So sweet bgt sich mereka… Dri slh paham jdi akhir’y saling ju2r dech sma perasaan mereka masing2, seneng’y ^^
    Meski cerita’y kurang pnjang, tpi te2p berkesan & aku suka bgt cerita’y thor. ^^
    Dri mulai kta2’y + alur cerita semua’y keren, DAEBAK dech pkk’y author. 😀

  2. Bagus banget ceritanya, tapi kenapa cepet amat end-nya? Tapi tetep kasih jempol buat thor! Hehe semangat untuk HunJi, kenapa ff HunJi tu jarang banget ya? Padahal aku suka banget ama couple HunJi, thor! Bikin ff HunJi yang banyak dong hehe,

  3. Lucu bangeeet perlakuaan sehun je jiyi, untung jiyi keceplosan kalo ga pasti udah dijodohin sama kai hahaha
    nice ff thor 🙂

  4. aaaaaaaa so sweet! xD ga bisa ku bayangin Sehun seromantis itu apalagi klo dia senyum ._. Singkat tpi manis lucu juga 😀 oh iy, ada typo chingu, yg kemari, kesana, sama keluar, itu jgn di spasi antara ke sama katanya itu hehe *soktauyaaku* okeee, keep writing ya~

  5. Hi author yaumila,,,drable yg bgus aq sk,,, bt g smpe bgt scene_y kurg biar dpt feelny,,nice read,,fiting dtggu ff lain dg maincast jiyeon..^_^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s