The life of a Twilight Vampire (Chapter 3)

Title: The life of a Twilight Vampire (Chapter 3)
Author(*) :@13_nnd & @Taniajung1329
Main Cast(*):Byun Beakhyun(Exo-K),Hwang Seulrin(You)&No Minwoo(BoyFriend)
Support Cast(*):
-EXO
-SNSD
-SJ
-f(x)
-SHINee
- Boy Friend
-A Pink
-Big Bang
-2NE1
-(Hwang Bora, Bae Seok-bin, Seo Hyun Jin, Heo Chanmi.‘Gagal debut jadi SNSD) dll.
-Para Yeoja:D
Family of Seulrin:
Hwang Dong Bin(Appa Seulrin).
Hwang Dong Hee(Kakek Seulrin).
Hwang Jae Ah(Nenek Seulrin)
Genre(*) :Family,Friend Ship and Romence.
Rating(*) G +15
A/N:
(PERHATIAN!JIKA KALIAN MENEMUKAN FF INI DENGAN JUDUL ATAU TANPA HURUF “a”itu karna kesalahan Author contoh kalian lihat di blog idolfanfiction.wordpress.com dan nama judul “The life of Twilight Vampire” bukan “The Life of a Twilight Vampire” itu karna Kami tidak engeh(?_?) Terimakasih!)
Diharapkan jika kalian menemukan ff ini dengan Author yang berbeda tolong beritahu kami, Terimakasih!
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-
“Seulrin-ssi bisa kita bicara?”Minwoo,ya dia Minwoo datang diantara Sejoli yang sedang bermesraan.
 
Seulrin menjauhi Baekhyun yang melihat jijik dan sinis kearah Minwoo.
 
“Tolong Jauhi dia!”
 
“Mwo?!”
******
“Hei apa yang kau katakan, eo?tanya Seulrin kaget sekaligus bingung.
“Aku akan memberitahumu kelak tapi, Kau harus menjauhinya, eotte?”tawar Minwoo.
“Mian, tapi aku tidak bisa!”
“wae?Ayolah,kumohon ini permintaan yang mudah!”
“kau siapa?menyuruhnya untuk menjauhiku, eo?”Tanya Baekhyun sinis yang sudah berada di belakang Seulrin.
“Baekhyun-ah…Mianhae.”ucap Seulrin.
“Gwaenchana, tapi apa dia memiliki hubungan khusus terhadap kau, hmm?”
“Aniyo, Kami baru saja berkenalan.”
“Ya, Kita memang baru mengenal, belum jauh. Tapi Seulrin-ssi percayalah pada apa yang kukatan.”
“Shireoo!”ucap Seulrin, yang membuat Baekhyun tersenyum kemenangan.
“Kau!!!”tunjuk Minwoo. “Dasar Pria Brengsek!”lanjutnya.
“Ya!Musungsuria?!”pekik Seulrin.
“Ani, ucap pada yang lain aku pulang lebih awal!”balas Minwoo dingin.
“Ya!Minwoo-ssi,neo eodiga?”teriak Seulrin lagi.
“Biarlah dia pergi!”ucap Baekhyun.
“keunde…”
“Aku pulang, Taeyeon Noona ingin aku segera pulang.”ucap Baekhyun memotong perkataan Seulrin. “Anyeong!”Lanjutnya mencium kening Seulrin.
“Anyeong!”
******
Seulrin memasuki rumahnya setelah melihat Baekhyun yang pergi dengan cepat. Ia bingung dengan perkataan Minwoo tadi, kenapa Minwoo melarangnya berdekatan dengan Baekhyun. Semua pertanyaan terngiang-ngiang di kepala Seulrin. Ia mendekati tamu ayahnya dan duduk disebelah Ayahnya.
“Minwoo eodi?”Tanya Tuan Hwang.
“Dia bilang ia ingin pulang lebih awal.”balas Seulrin.
“Ia hanya mengucapakan itu?”Tanya Heechul.
“Ye, Aku tidak tahu kenapa dia seperti itu.”
“Eo,”
******
Minwoo Pov.
Bajingan!
Untuk apa makhluk biadap itu datang lagi? Belum puaskah dia?isssshh…dasar! Harusnya Seulrin lebih memilihku!Pabo!
“huh, siapaku?biarkan saja dia mati!”gumamku.
“YA!!!Minwoo-ga,kenapa kau pulang duluan?”tanya Daesung Hyung, rupanya mereka sudah pulang.
“Perutku sakit, jadi aku pulang duluan,wae?Kau rindu padaku?”tanyaku.
“Iuuuhh!!!”Dasar Daesung hyung, padahalkan aku hanya bercanda u,u
“Seunghyun hyung!”panggilku.
“eo,Minwoo-ga?wae-yo?aahh kenapa kau pulang lebih awal?”sahutnya yang langsung menyemburku(?)dengan pertanyaan-pertanyaannya.
“Isshh, memangnya tidak boleh?Ah..Hyung aku ingin kasih tahu pada Hyung tentang putri Tuan Hwang.”
“Putri tuan Hwang?Seulrin maksudmu?”
“Ne,”
“Memangnya ada apa dengannya?”
“Aku akan menceritakannya padamu hyung,tapi bukan disini!”
“Lalu dimana?”
“yang jelas bukan disini hyuuunnggg!”
“Baiklah,di kamarku saja,ppppaaalli!”ajak Seunghyun hyung.
Aku berjalan bersama Seunghyun Hyung menuju kamarnya bersama Jiyong Hyung.
“Hyung,kau tahu kenapa aku keluar  rumah saat Nona Seulrin keluar begitu mendengar suara Klakson mobil?”ujarku bertanya to the point setelah kami berada dikamarnya
“memangnya kenapa?”
“Kau pasti mencium bau Makhluk penghisap darah itukan?”tanyaku padanya,dan terlihat ia sedang menerawang kemudian mengangguk.
“jangan kau bilang…”
“Ne,maka dari itu aku segera keluar dan betapa jijiknya aku saat melihat Seulrin-ssi sedang bermesraan dengan Namja yang kalau tidak salah bernama Baekhyun.”Aku masih mengingat mereka yang sedang tertawa ria, cihh..menjijikan menurutku!Eiitts? kenapa aku?“Aku sempat kaget saat mengetahui Vampire itu datang, tapi aku lebih terkejut saat mereka bertawa ria,sepertinya mereka akrab.”lanjutku.
“Mwo?itu tidak bisa diteruskan, lebih baik dihentikan!”gertak Seunghyun hyung, aku setuju dengan apa yang ia katakan.
“Kau benar Hyung,awalnya aku sudah membujuk Nona Seulrin agar menjauhi Makhluk penghisap darah tersebut, tapi ia tidak mau dan lebih memilih si Brengsek itu!”dengusku kesal.
“Minwoo-ya kita harus secepatnya menjauhi Nona Seulrin dari si Keluarga Vampire, bagaimana jika terjadi sesuatu dimasa lampau,seperti yang aku alami!”ujar Seunghyun hyung.Aku mengangguk. “hajiman.. bagaimana dengan yang lain?”lanjutnya.
“Entahlah,aku juga bingung.”
Author Pov.
Sore ini seorang Yeoja tengah tertawa ria dengan benda elektronic genggamannya, Hari Jum’at tanggal 6-Maret-****,Hari itu Diamond SHS memang libur dikarenakan penggantian warna dinding sekolah selama seminggu kedepan.
“Hyunie-ya,kau sedang apa?”tanya Seulrin di Via telfon.Ya,Ia sedang menelfon Baekhyun.
sedang memikirkanmu.”
“Haish…Geojitmal!”
aku sedang berkumpul bersama yang lain,kau ingin kemari?
“tidak mengganggu?”
Aniyo!jika kau ingin aku akan menjemputmu,eotte?
“ne,aku akan siap-siap”
Tunggu aku,chagi!!!
“Ne,Annyeong!!”
Annyeong!
Seulrin menyentuh simbol berwarna merah, Ia berjalan menuju lemari dan mencari baju yang pas untuk pergi kerumah Baekhyun. Ia berlari kecil keluar kamar dan menuju ke dapur tepatnya ia mencari Shin Ahjumma.
“Ahjumma!”panggil Seulrin, membuat wanita paruh baya itu melihat kearahnya.
“Wae-yo?”
“Ahjumma, sore ini aku akan pergi ke rumah temanku, tolong bilang pada Appa. Yeolga pergi.”
“Ne,Yeolga-ya.”balas Ahjumma tersenyum. Seulrin hendak berbalik tapi di urungkannya niatnya.
“Ahjumma,boleh aku minta tolong lagi?”tanya Seulrin.
“Boleh,memangnya Yeol-ga ingin Ahjumma melakukan apa?”Mendengar jawaban dari Shin Ahjumma Seulrin tersenyum senang.
“Iriwa,”Pintanya riang.
#Kamar Seulrin.
Sesampainya Seulrin dan Shin Ahjumma, Seulrin langsung menuju lemari.
“Ahjumma,Yeol-ga bingung harus memakai baju yang mana Ahjumma tolong bantu Yeol-ga,ne?”ujar Seulrin manja.
“Ahhh..ternyata hanya memilih pakaian,kenapa Yeolga tidak bilang dari tadi?”Balas Shin Ahjumma seraya mengelus puncak kepala Seulrin.
Shin Ahjumma mulai melihat pakaian-pakaian Seulrin yang tertata rapi, selama 15 menit Ahjumma mencari-cari pakaian yang cocok untuk Seulrin barulah ia menemukan Baju yang menurutnya cocok dengan tubuh mungil Seulrin.
“Bagaimana dengan yang ini?”tanya Ahjumma pada Seulrin,Seulrin tampak melihat lihat Gaun Sutra yang sedang di genggam Ahjumma berwarna merah jambu dengan pita bunga matahari yang lucu kemudian di bagian pinggangnya terdapat sabuk hitam yang feminime. Seulrin mengangguk.
“nah, kalau begitu kenakan dulu, Ahjumma akan mencari sepatu yang cocok dengan gaun ini,Yeolga tunggu sebentar ya!”
“Ne!!”
*****
TOK TOK TOK!!!
“Ahjumma masuk ya!”Terdengar teriakan keras dari Shin Ahjumma di luar kamar Seulrin.
“Ya!”Teriak Seulrin tak kalah keras.
“Ini,menurut Ahjumma sepatu ini sangat cocok dengan dengan gaunmu.”
“Ne,Yeolga setuju,gomawo Ahjumma”ujar Seulrin riang kemudian memeluk Shin Ahjumma yang dibalas oleh Shin Ahjumma.
TIN TIN!!
“Ahjumma mungkin itu suara mobil temanku!”Ucap Seulrin melepas pelukannya bersama Shin Ahjumma.
“Ne,hati-hati!”Pesan Ahjumma.
“Ne,Annyeong!”
“Annyeong!”
Seulrin menuju Baekhyun yang berdiri membelakangi dirinya.
“Baekhyun-ie!”panggil Seulrin.
Baekhyun menoleh, dan Blushh… wajah namja bermarga Byun itu memerah, Entahlah tapi yang jelas Ia sedikit, Kagum dan Malu karna memiliki yeoja yang imut nan cantik.
“Baekkie!”panggil Seulrin lagi.
“Eo,Mian.”balas Baekhyun kaku.
“gwaenchana, bisa kita berangkat sekarang?”tanya Seulrin, Baekhyun mengangguk.
Ia membuka pintu mobil untuk Seulrin. Seulrin tampak gugup di perlakukan layaknya putri, ini memang yang pertama untuknya di bukakan pintu dengan namja manis seperti Baekhyun. Sementara Baekhyun yang memperhatikan sikap Seulrin, tersenyum menyadari kegugupan dari Yeojanya tersebut walaupun ia sendiri tengah dilanda rasa kagum dan malu.
Baekhyun melangkah untuk duduk dibangku sopir, Ia melirik Seulrin yang sedang memandang tangannya dengan tatapan gugup. Ting!Sebuah ide untuk menjahili sang Yeoja melintas. Ia mendekatkan tubuhnya dengan Seulrin yang membuat yeoja itu menoleh bingung kearah Baekhyun. Baekhyun mendekatkan wajahnya, Seulrin terdiam membeku mendapat perilaku dari lawan jenisnya. Deg…Deg… Terdengar jelas bahwa jantungnya berdetak tidak normal seperti biasanya. Ia-Seulrin- meruntuki tubuhnya sendiri. Kau bodoh Hwang Seulrin,apa kau gila? Runtuk Seulrin dalam hati.
Perlahan Baekhyun menarik sabuk pengaman atau Sealt Belt pada Mobil tersebut, dan memasangnya di pinggang ramping Seulrin. “Kau sangat gugup,Rinie-ya..”bisik Baekhyun halus, yang membuat buluk kudung Seulrin berdiri.
“Anni,aku tidak gugup kok!”Elak Seulrin, Setelah Baekhyun manjauh dari tubuhnya. Terlihat jelas warna merah merona dipipi Seulrin yang mencoba mengalihkan wajahnya dari Baekhyun dan Baekhyun tersenyum melihatnya.
“Yasudah,Ayo berangkat.”Ajak Baekhyun.
******
Seulrin Pov.
 
Sepanjang perjalanan aku dan Baekhyun tidak banyak bicara,bahkan tidak bicara. Tentu saja itu membuat suasana menjadi Hening, aku sebenarnya tidak suka dengan keadaan seperti ini. Tapi jika hal ini bisa membuatnya konsen menyetir aku tak bisa berbuat apa-apa.
Ternyata perjalanan ke rumah Baekhyun tidaklah sebentar bahkan sekarang sudah pukul 17:47, benar-benar senja bahkan hampir menjelang malam. Padahal aku dan dia berangkat sekitar jam 16:50. Sedari tadi aku memandang keadaan luar karna bosan. Mobil yang kami tumpangi berhenti karna waktunya lampu merah yang menyala.
Tiba-tiba sebuah tangan  dingin menyentuh pinggangku, membuatku mau tak mau menoleh. Sudah kuduga pastilah ini tangan Baekhyun, jika bukan dia siapa lagi?
Ia tersenyum lembut kearahku, dan aku membalasnya dengan senyuman yang kikuk.
Aku tidak mengerti mengapa ia melakukan hal ini, Ia mendekatkan wajahnya padaku membuatku salah tingkah dan gugup. Ia terus memajukan wajahnya hingga hidung kami bersentuhan daaaan….Plumm…
Tepat!Ia menciumku, dia tidak menggerakan bibirnya. Aku tidak memejamkan mataku, Entahlah. Kulirik lampu merah dan bisa kulihat waktu detiknya hanya tersisa 15?!, aku ingin mendorongnya tapi Ia menahan, aku sedikit terhenyak karna sebentar lagi atau pasti kendaraan yang lain akan melaju,tapi bagaimana jika kami sedang berada di posisi seperti ini –berciuman-.
Tiba-tiba…Mobil kami melaju padahal aku dan Baekhyun masih berciuman. Aku membelalakan mataku,kaget. Sementara Baekhyun masih menikmatinya. Ia menggerakan bibirnya tapi, aku melapasnya dan ia tak mencegah. Beruntung.
“Ba,baekhyun-ah bagaimana mungkin?”tanyaku tak percaya.
“Eotte-yo?hmm,itu hal yang mudah chagi..”ujarnya santai,Ia masih melihat kearahku bahkan aku dan dia berhadapan. Maksudku Ia tidak sedang menyetir, hal ini membuatku sedikit gugup karna ia memandangku dengan tatapan –Aku ingin melanjutkan hal yang sempat tertunda-.
“Ya!Baekhyun,gerakan setirmu!Lihat, banyak sekali yang memperhatikan kita!Ppalli!” Aku mengalihkan wajahku bahkan aku menghindar dari tatapannya, Kudengar helaan Nafas darinya. Mianhae.
“Apa hubunganmu dengan No Minwoo dan keluarganya?”terdengar suara Baekhyun setelah 10 menit kami terdiam lagi. Aku menoleh kearahnya dengan tatapan bingung.
“Aku tak memiliki hubungan apapun, tapi sepertinya ayahku adalah temannya Heechul Ahjussi.”jawabku. “Memangnya kenapa?”tanyaku. Ia menoleh.
“Anniya, katakan pada Ayahmu jangan terlalu dekat dengan mereka.”balasnya.
Ia melirikku dan akupun begitu, Ia tersenyum membuatku sedikit bingung dibuatnya. Tapi yasudahlah.
“Baekkie-ya, Apa perjalanan rumahmu masih lama?”tanyaku.
“Sebentar lagi,”jawabnya.
@Rumah Baekhyun.
Aku dan Baekhyun telah sampai di rumah Baekhyun. Ia membukakan pintu penumpang untukku-_-‘. Kami berjalan bersama, Ia menggandengku menuju pintu. Saat kami telah berada di teras tepatnya kami sudah berada di depan pintu, Taeyeon membukakan pintunya dengan tatapan-Hey-Baekhyun-Kau apakan-dia-. Kulihat Baekhyun tersenyum memamerkan giginya.
“Hehehe…Noona kau memang tau segalanya.”Baekhyun berucap dengan suara yang tidak pernah kudengar sebelumnya, Menurutku suara itu cocok dengan wajahnya karna suaranya tadi bernada anak kecil yang sedang tertangkap basah mencuri.
“Ahh…Baiklah jangan terlalu lama di Luar ,disana sangat dingin. Ayo masuk!”ajak Taeyeon, aku mengangguk dan tersenyum. Tiba-tiba Sunny datang dengan wajahnya yang ceria dan diikuti dengan Sungmin di belakangnya.
“Kalian baru datang?”tanya Sungmin.Aku mengangguk.
“Mereka baru datang karna Baekhyun terus mengelilingi jalan hingga berputar 11 kali, makanya mereka baru datang,”ucap Sunny santai.
“Mwo?”pekikku kaget.
“Ya!Sunny Noona, jangan katakan disini!”ujar Baekhyun, aku melihatnya yang tengah menggaruk kepalanya dan menurutku kepalanya tidaklah gatal.
“Ia ingin berlama-lama berdua denganmu,Seulrin!”Aku menoleh kearah Taeyeon yang mengatakan hal tersebut.
“Ah, Musunguria Maldoandwae-yo?”(Bagaimana mungkin kau mengatakan hal yang tidak mungkin seperti itu?)ujarku gugup dan tak percaya dengan ucapannya-Taeyeon-.
“Aigoo,aku tidak bercanda mengatakan hal itu Seulrin!Kau harus percaya karna aku baru saja membaca pikirannya.”
Haisshh..pasti wajahku sudah memerah,Aigoo!Eotteokke?
“Ya,Noona!”
“Hahaha…Yasudahlah, Kajja di dalam sudah banyak yang menunggu!”
^SKIP^.^
Author Pov.
Sabtu ,tanggal 7-Maret-****
Minwoo tengah memakan cemilannya, Ia mencoba memfokuskan diri pada layar TV didepannya, Sesekali Ia mendengus kasar.
Neo,Waegeure?No Minwoo.Ia berujar dalam hati.
“Ya,Sepertinya kau sangat gelisah.Ada apa?”G-Dragon atau GD menepuk pundak Minwoo yang membuat Minwoo menoleh kearahnya.
“Anni-ya Jiyong Hyung,Keunde…”
“Keunde,Mwo?
“Ahhh,sudahlah lupakan!Aku ingin pergi,”
“Ya,Eodisseo?”pekik Jiyong saat Minwoo berdiri dan mengucapkan hal yang menurutnya aneh dari sikap Deongsaengnya itu.
“Biarlah dia pergi. Mungkin,Ia membutuhkan waktu untuk memikirkan urusannya.” Tiba-tiba Seunghyun atau T.O.P datang seraya mencegah Jiyong yang akan mengejar Minwoo.
“Kau seakan mengetahui bahwa Ia sedang memiliki urusan Hyung, apa kau memang tahu?”tanya Jiyong, Seunghyun tersenyum miring membuat Jiyong bergidik ngeri melihatnya. Seunghyun mengangkat bahunya hal itu membuat Jiyong penasaran.
Minwoo Pov.
Yak!Ada apa denganmu, No Minwoo? Entah kenapa aku merasakan hal yang sangat sangat tidak biasanya, seperti terbakar mengingat adegan si Vampir dan Nona Hwang tertawa layaknya manusia. Aneh bukan? Ya,kurasa aku memang sudah tidak waras lagi bagaimana tidak?Aku seperti merasa bahwa aku cemburu dan tidak rela!Mwo? Haisshh Lihat bahkan aku mengatakan hal yang diluar kendaliku, dasar Minwoo babo!
“Ya,Minwoo-ya!”Eh?kurasa ini suara Sandara noona, segera saja kumenoleh. Great! Benar bukan?
“Wae?”tanyaku malas.
“Sedang apa kau disini?”tanyanya. Isshh… Jika boleh jujur, wajah Sandara noona itu sangatlah menyebalkan sekarang.
“Haish,Harusnya aku yang bertanya seperti itu. Bukan Kau,Noona!”jawabku Kesal.
Cih..Neo Babo anniya?”Balasnya dingin,Mwo?Na Babo,aahh Jinjja! “Ini daerah kekuasaanku,Tuan No Minwoo.”lanjutnya. “Sebenarnya seberapa lama kau tinggal denganku sampai kau tidak tahu dimana wilayah Hutan milikmu dan milikiku,hmm?” sambungnya yang sukses membuatku merubah mimik wajah.
Haisshh…Jinjja sepertinya aku terlihat bodoh didepan si Ice Princess ini,Baiklah harus kuakui bahwa ia yang benar saat ini,issh malu sekali aku mengakuinya terlebih lagi didepannya-Sandara Noona-.
“Ne, Aku memang salah. Mian.”gumamku padanya.
“Siapa yang menyuruhmu untuk meminta maaf Tuan No?”
“Lalu apa maumu ,Noona?”
“Aku ingin kau pergi dari sini,Ppalli!”suruhnya sambil memerintahkanku dengan dagunya yang lancip.Ahhh, Eomma ini sangat memalukan!
******
Lihat betapa Bodohnya aku didepan Sandara Noona,menyebalkan huh! Ini semua karna aku memikirkan Hwang Seulrin,Yeoja itu memang membuatku gila dalam sekejap. Changkaman, bagaimana bisa aku memikirkannya hinggu membuatku seperti ini.Haish, ini bukan karna Nona Seulrin aku yakin bukan karna dia!Ayolah katakan bukan karna diakan?!
Aku memutuskan untuk pergi menggunakan Motorku.(Catatan: Bayangin aja motornya yang ada di Twilight saga New Moon, pas Jacob sama Bella naik motor itu. Ok?)
Aku berhenti ditoko buku ,sebenarnya aku tidak suka membaca buku tapi yasudahlah mungkin ini akan terlihat menyenangkan atau membosankan?
Aku memasuki toko Buku tersebut, dan aku menuju rak buku bertulisan “Komik”. Belum lama aku menginjakan kaki di tempat ini, Aku sudah menabrak seorang Yeoja. Huhf…sialnya aku.Aku membantunya mengambil buku yang tergeletak dilantai karna kami bertabrakan tadi. 

Sessange!mungkin ini memang hari sialku!Bagaimana tidak,aku bertemu dengan  Nona Seulrin, catat itu Hwang Suelrin. Keumanhae!Kau harus bersikap dingin No Minwoo, Minwoo-ya kau pasti bisa, Arasseo?Hwaiting!!!
“Eo?Minwoo-ssi,Jwoseonghamnida!”ujarnya membungkuk, akupun begitu bedanya aku hanya membungkuk tidak berbicara.
“Sedang apa kau disini?”tanyanya,Issh….Aku sedang tidak mau melihatnya, apalagi bila bertemu dengan kekasihnya itu!urgghh…eomma apa salahku?
“Hanya ingin membeli Novel dan Komik untuk Haeri,Kau sendiri?”balasku cuek, Aigoo kenapa aku seperti salah tingkah disini?!
“Ohh,Jinjja?apa kau hanya sendiri?”tanyanya dengan tatapan anak kecil.
“Ne,Kau sendiri bersama siapa?Apa dengan kekasihmu?”Yeahh,Aku memang sengaja menekan-kan kata “Kekasihmu”padanya .
“Anni, Aku sendiri. Aku sedang ingin sendiri, lagi pula ia ada acara pribadi, keluarganya.”jawabnya sambil tersenyum.
Bukan melakukan acara tapi memburu hewan untuk dihisap darahnya!gumamku dalam hati.
“Keurom,aku akan kesana.”
“Minwoo-ssi,Apa kau sudah makan?”
“Anni,wae?”
“Begini,bagaimana kalau kita makan dikedai favorit ayahku. Eotte?”tawarnya tersenyum.
Aku berfikir sejenak,kemudian mengangguk. Ia tersenyum senang lalu berucap.“Baiklah,kutunggu kau disana!Annyeong!”ujarnya kemudian berlalu.
Author Pov.
Seulrin dan Minwoo berjalan menuju mobil Seulrin, Seulrin membalikan badannya menghadap Minwoo membuat Minwoo sedikit terkejut.
“Wae?”tanya Minwoo bingung.
“Kau bawa motor sendiri,hmm?”balas Seulrin kaku.
“Ne,memangnya kenapa?”
“Begini kita kesana menggunakan…”Seulrin menggantung kalimatnya ,membuat Minwoo terdiam berfikir.
“Bagaimana kalau pakai motorku saja?”tawar Minwoo.
“Jeongmal?”tanya Seulrin. “Tapi bagaimana dengan mobilku?”lanjutnya.
“Aku akan mengantarmu kemari,eotte?”
“Keuromyeon,ppalliwa!”
******
Sunny Pov.
“Yak!Baekhyun itu milikku!”teriak Xiumin pada Baekhyun, Kami memang ada acara keluarga.
Oh God!
Aku menghampiri Baekhyun yang tengah meminum darah bersama Xiumin.
“Baekhyun-ah,kau tahu sekarang Seulrin sedang apa?”bisikku padanya.
“Anni,wae?”Ia berhenti dan menghadap kearahku dengan pandangan yang serius.
“Baekhyun,Seulrin bersama No..Minwo.”Ujarku pelan,Ia membulatkan matanya.
“Mwo?!”pekiknya, dengan cepat Ia melesat menuju mobilnya.
“Ada apa dengan Baekhyun?”Tanya Taeyeon.
“Aku melihat Seulrin yang berjalan bersama No Minwoo, komplotan Warewolf.” Jawabku,seketika wajah Taeyeon memerah mungkin menahan amarah. “Eonni, Kau tahu?Baekhyun akan berlaku kasar disana,Eotteokke?”sambungku lagi.
“Mwo?Kau yakin?”pekiknya tak percaya. Kulihat ia memejamkan matanya, kurasa membaca fikiran Baekhyun.
“Kita harus kesana,ppalli!”
*******
Author Pov.
“Seulrin-ssi,”panggil Minwoo,Seulrin menoleh.“Aku punya cerita, terserah kau percaya atau tidak tapi ini memang nyata.”ujar Minwoo.
“Memangnya cerita apa?”tanya Seulrin penasaran.
“Tentang Vampire dan Werewolf.”
“Mw,mwo?Vampire?”pekik Seulrin kaget sekaligus gugup karna yang akan dibahas Minwoo adalah kelompok dari  ‘Jenis’ kekasihnya. “memangnya ba..bagaimana?”lunjut Seulrin gugup.
“Kau tahu Seunghyun, ahh.. maksudku T.O.P.”
“Ne,memangnya ada apa dengannya?”
BRAAKKK!!!
Baekhyun datang dengan amarah yang mengebu-ngebu, terlihat jelas dari matanya bahwa ia sangatlah marah.
Baekhyun-ah…”panggil Seulrin pelan.
“Jangan mencoba untuk mempengaruhinya,Bajingan.”Desis Baekhyun, Hal itu menyebabkan hal yang sangat mencengkram.
“Wae-yo,Baekhyun-ssi?Kau tidak ingin dia tahu apa yang terjadi diantara kita dulu,eo?” Sinis Minwoo tajam yang membuat Baekhyun menggeram tertahan.Tiba-tiba Taeyeon datang bersama Sunny dan yang lainnya.
“Baekhyun-ah Keumanhae-yo,kau akan membuat manusia menyadari keberadaan kita. Pendam saja Amarahmu ,hmm.”terdengar suara Taeyeon di indra pendengaran Baekhyun tangan mungil nan halus dan dingin milik Taeyeon mengusap lembut pundak Baekhyun .Sementara Minwoo menampilkan Smirk sinisnya, Taeyeon melirik Minwoo dengan tatapan sinisnya.
Baekhyun menarik kasar tangan Seulrin membuat pergelangan yeoja itu memerah dan itu sangatlah sakit bagi sang empu-nya.Sunny menutup matanya untuk melihat hal yang terjadi dimasa depan. Ia mendesah lega mengatahui hal nantinya akan terjadi.
“Lepaskan tangannya,Bodoh!”bentak Minwoo pada Baekhyun karna Ia melihat wajah Seulrin yang meringis.
“Diam Kau!”balas Baekhyun. “Ini bukan urusanmu!”lanjutnya.
“Kau menyentuhnya dengan Jarummu,Kubunuh kau!”
“Cihh!”
Baekhyun menarik kasar tangan Seulrin menuju mobilnya, Sikap Baekhyun berubah dingin. “Pakai sabuk pengamanmu!”perintah Baekhyun dingin. Seulrin menurutinya, perlahan airmatanya jatuh.
“Jangan pernah dekati dia, Aku tidak suka!”ujar Baekhyun lagi masih dengan suara yang dingin.
“Wa-wae?”balas Seulrin takut.
“Aku akan memberi tahunya dilain waktu,”
“tapi Ia temanku, bahkan sahabat. Jadi aku tidak mungkin menjauhinya.”
“Aku atau Dia?!”gertak Baekhyun keras tanpa menatap Seulrin. Semakin lama laju mobil yang dikendarai Baekhyun mengencang membuat tubuh Seulrin menegang karna takut.
“Aku tidak tahu harus menjawab apa,Baek..”
CIIIIITTTTT…..(?)
Suara decitan mobil terdengar jelas,Baekhyun menginjak rem mobilnya tepat di sebuah Hutan.Terlihat jelas wajah Seulrin yang banjir dengan airmatanya,raut wajahnya munujukkan bahwa Ia takut dan tidak mengerti kenapa Baekhyun bersikap seperti itu.
“Katakan padaku Dia atau Aku?”gertak Baekhyun tajam dan dingin.
“Aku…pilih Minwoo,”jawab Seulrin pelan yang membuat Baekhyun mendesah berat mencoba menahan emosi. “ka,karna dia temanku Baekhyun!Aku tidak bermaksud untuk tidak memilihmu, tapi disaat kita putus nanti pasti teman bukan yang berada di sebelah kita?”
Mendengar jawaban Seulrin yang menurutnya menusuk membuat emosinya meluap seketika,dengan dinginya Baekhyun berucap. “Jadi kau fikir aku akan memutuskan-mu,eo?”
“Anniya,Baek…hyun-ah bukan begitu maksudku.”
“Jadi kau berfikir seperti itu,Nona Hwang?”ulang Baekhyun tajam.
“Itu mungkin saja terjadikan?”Seulrin berucap dengan suara yang bergetar,mungkin di 3 detik selanjutnya ia akan…terisak?
1…2…3…
“Baekhyun-ah dengarkan aku,aku ini hanya ingin terus terang. Tapi hal itu mungkin terjadikan?Ayolah, semua orang akan berfikir seperti itu jika ia patah hati. Sahabat akan memberi tangan untuk sahabatnya yang lain jika sedih,bukan?”Setengah terisak Seulrin berbicara walau dengan suara yang bergetar. “Kau mung…”
“Apa aku salah satu dari orang itu?”potong Baekhyun dingin.
“Ne?”
“Apa kau yakin aku berani untuk menyakiti hatimu?Apa kau tidak bisa berfikir disaat kau mengatakan bahwa ‘Aku akan memutuskanmu kelak?’ Kau mengatakan hal itu sebelum berfikir dua kali, Seulrin-ah. Bahkan kau harus berfikir lebih dari satu juta kali. Kau tidak dapat menebak apa perasaanku terhadapmu-kan?Aku tidak mungkin melepas Mutiara berhargaku, Tidak akan pernah sampai kapanpun. Aku mencintaimu selama bertahun-tahun bahkan sebelum kau lahir didunia ini sebagai Manusia. Aku mengenalmu sebelum kau mengenalku. Aku menunggumu sangatlah lama, Hwang Seulrin. Sangat-sangat lama.”Baekhyun mengatakan hal itu dengan suara yang err… dingin?
Seulrin sedikit terhenyak mendengar penurutan dari Baekhyun, Ia mencoba menahan tangisannya. Ucapan Baekhyun mampu membuatnya mengutuk dirinya sendiri Ia merasa bahwa ialah yang paling salah dan bodoh disini. Ya, memang benar apa yang dikatakan Baekhyun. Seulrin tidak pernah berfikir untuk ke-dua kalinya saat meluncurkan kalimat tersebut. Apa Mungkin?Apa mungkin ia mulai menerima Baekhyun di sisinya?Apa mungkin ia mulai mencintai seorang Byun Baekhyun? Apa mungkin ia menyayangi Baekhyun memang sejak dulu?
“Apa mungkin kau tidak mencintaiku?dan mungkin kau memang tidak pernah membuka hatimu untukku,hmm?”kali ini suara Baekhyun terdengar sangat miris. “Na Arayo, Seulrin-ah.”sambungnya. “Huuffh…mungkin salahku. Baiklah, Kita Akhiri saja hubungan ini.”Sedetik setelah mengatakannya Baekhyun membuka pintu kemudi…. Sebuah tangan mungil melingkar di pinggang Baekhyun,membuat Baekhyun mau tak mau terdiam menahan gerakannya.
“Keumanhae-yo!Mianhae Baekhyun-ah!Aku yang salah,aku yang tidak menyadarinya, aku memang bodoh. Kumohon jangan tinggalkan aku.” Tangan mungil milik Seulrinlah yang menahan tubuh Baekhyun untuk pergi. Dan dengan cepatnya Seulrin mengatakan hal tersebut.
Perlahan tangan Baekhyun melepas pelukan hangat dari Seulrin, yeoja itu menatap nanar hampir Ia terisak namun, dekapan Baekhyun membuatnya terdiam dan merasakan kehangatan walau Namja itu bertubuh dingin.
“Tidak ada yang salah disini. Mungkin aku terlalu protectiv. Aku hanya meminta satu permintaan untukmu…”kalimat Baekhyun menggantung. “Yaitu….”
-TBC
Hahaha….Eotte?Jelek ya?Sorry for Typo. Pas buat ff ini degangguin Sodara Readers, jadi maaf kalo ada yang kesel karena liat typo yang menguasai EXO Planet.*gak nanya Kkkk~ , Makasih untuk yang udah sempet baca apa lagi sampe ngelike dan ngoment. Buat Chingudeul yang mau tau Author lebih dalem *plaaak! bisa follow ke —.> @13_nnd dan @Taniajung1329. Maaf yah kalo makin Gaje karna kami berdua-Author- memang gaje +(plus) sarap(?)emang bener*eh?! Ok…Thanks keurigo Gomawo…
Ghamshamnida*boww>.<
About these ads

40 thoughts on “The life of a Twilight Vampire (Chapter 3)

  1. Anyeong!!
    aq reader bru… woww.. thor cerita.a…
    dri awal udh lngs ada konflik..
    thor.. minta pw chaptr 4 & 5 donk..

  2. annyeong, reader baru nihh ^_^ iseng nyari ff berbau twilight yg cast nya exo eh muncul ff ini dan seruuuuu bgt :D ada couple tercinta juga ternyata *nunjukHyoHyuk* kkkk~
    Mianhe thor dri chap pertama aku baru sempet komen disini hehe… boleh aku minta pw chap 4 sama 5 ? penasaran bgt ini endingnya begimanaaa soalnyakan vampirnya disini banyak ya jadi pasti beda kan sama plot nya twilight yg asli :D so exicited ^^

  3. Daebak Thor!!! tapi part 4 nya ada gak ya?? kok aku liat cuma sampai part 3?? tapi part 4 nya adain ya?? *Mian kalo ada, tapi aku gak tau*
    FF ini seru banget!!
    Lanjut ya thor!!! ^_^

  4. Wo,,wo,,ff.a daebak bngt!!! ~
    btw,baekki minta pa tuh sama seulrin??
    Jdi penasaran
    lanjut ne thor jngn lama2 arachi?? :D

  5. Aigooooo,co sweet bngt qhu iri dech jdinya. Lanjut ya thor,aku penasaran berat nich,, Baekhyun kayanya sayang banget sama Seulrin, Author aku jadi iri bngtz pas bgian Baekhyun sama Seulrin. Huhuhu…. Galau nich gara gara baca ff ini jadi ke inget sama mantan qhu yg dulu#kata Author: curcol lo,ha?

    Lanjut ya thor,mian qhu ke panjangan comentnya;)

  6. Omo Baekhyun kamu minta permintaan apa sama Seulrin….
    Sebelum jadi manusia Seulrin itu makluk apa yaaa pebasaran bangettt
    apa lagi tadi Baekhyun mengatakan udah nunggu Seulrin sangat lama, bahkan sebelum Seulrin terlahir sebagai manusia…oooooo

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s